cover
Contact Name
Rahmiati
Contact Email
rahmiati@fmipa.unmul.ac.id
Phone
+6281355258687
Journal Mail Official
kutaibasin@fmipa.unmul.ac.id
Editorial Address
Jalan Barong Tongkok No.4 Gunung Kelua Samarinda, East Kalimantan Province Indonesia - 75123
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Geosains Kutai Basin
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 26155176     DOI : https://doi.org/10.30872/geofisunmul.v5i2
Core Subject : Science,
Coastal and Ocean Dynamics Environmental of Geophysics Geodesy and Geography Geographic Information System Geology Geophysics Exploration Geotechnical/ geo-engineering Hazard Mitigation Hydrology Meteorology and Climatology Mining Engineering Seismology and Volcanology Oceanography
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2018)" : 9 Documents clear
IDENTIFIKASI MATERIAL PASIR DESA SAMBERA MARANGKAYU MENGGUNAKAN XRF DAN XRD Muliawan, Arief
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geofisunmul.v1i1.107

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang karakterisasi pada Pasir Sambera Marangkayu. Penelitian ini bertujuan untuk studi awal material penyusun sumber daya pasir yang bersumber dari alam. Sampel pasir kemudian dibersihkan dari kotoran kemudian dihaluskan dengan mengunakan ball milling. Setelah halus kemudian sampel dikarakterisasi menggunakan alat XRF dan XRD. Berdasarkan hasil XRF Pasir Sambera memiliki kandungan senyawa Si sebesar 79.1% -79.5 % dan Al sebesar 14.9% -15.2%. Jika dibandingkan dengan hasil XRD Pasir Sambera jarak bidang difraksi pada intensitas tertinggi (100%) yang dapat dilihat yakni pada sudut dan dengan bidang difraksi 3,33Å mengidentifikasi fase kuarsa. Dengan demikian pasir sambera dapat dimanfaatkan sebagai sumber Silika dan aluminium oksida.
GAMBARAN RESISTIVITAS BATUAN BAWAH PERMUKAAN DAERAH INTURSI AIR LAUT (STUDI KASUS PULAU TERNATE) Salam, Ramdani; Nagu, Nani; Lessy, Mohammad Ridwan; Achmad, Rahim
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geofisunmul.v1i1.165

Abstract

The measurement of 2D geoelectrical using Wenner-Schlumberger configuration has been conducted, in order to know the distribution of seawater intrusion in each depth. The result inversion is showed the seawater intrusion untuil 20m depth. The measurement result of rock ressitivity ranging from 0-10 Ωm is salt water, for brackish water between 10 Ωm untill less than 30 Ωm and the value more than 30 Ωm is estimated as fresh water. Another measurements namely water quality of dug well also carried out to measure such as: Electrical Conductivity (mS/cm), Total Dissolved Solid (g/L) and Salinity (ppt). The dug wells which on a line with PDAM wells, have a high DHL, TDS and Salinity value. The value of water quality measured then presented as a map of sea water intrusion. The combination of methods reported here is very important to be applied at coast vurnarable to seawater intrusion
ANALISIS SPASIAL PERGERAKAN MASSA AIR DI LAUT HALMAHERA DAN LAUT BANDA MENGGUNAKAN METODE EMPIRICAL ORTHOGONAL FUNCTION (EOF) Fachrudy, Muhammad Adi; Munir, Rahmawati; Mandang, Idris
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geofisunmul.v1i1.159

Abstract

The movement of water masses that occurred in the Indonesian Sea is the result of the interaction of two ocean, Pacific and Indian Ocean demonstrated by the change in salinity and temperature levels. Oceanographic research in Halmahera and Banda Sea have been carried out by analyzing changes in the level of temperature, salinity and currents on the surface of each season, West Monsoon and East Monsoon in 2010 by using Empirical Orthogonal Function (EOF). The verification of the data was done by comparing the temperature and salinity data were obtained from output of HYCOM model (Hybrid Coordinate Ocean Model) + NCODA Global 1/12 Reanalysis to observation data for 8 days in the Halmahera and Banda Sea. The results of the research showed changes in temperature and salinity that occurred in Halmahera Sea and have ranged between 28.5 ºC - 29 ºC and 34.1 psu - 34.6 psu was strongly influenced by water masses from the Pacific Ocean. The range of temperature and salinity have occurred during the West Monsoon, these water masses comes from the South Pacific moved towards Halmahera Sea brought by the New Guinea Coastal Current and that current was strong (1.06 m/s) at the time of East Monsoon took place in Indonesia. Unlike the Halmahera Sea, Banda Sea has a tendency to have temperature changes (26.9 ºC – 29.8 ºC) during the period of seasonal cycles that caused by its large region and the confluence of the water masses that come from Java Sea, Makassar Strait and affected by the temperature of Arafura Sea which has strong interaction from Indian Ocean.
Studi Sebaran Batuan Intrusi Menggunakan Metode Geolistrik Resistivitas Massinai, Muh. Altin
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geofisunmul.v1i1.166

Abstract

Perselingan batuan pada Formasi Tonasa dan Formasi Gunungapi Camba memunculkan batuan intrusi. Batuan intrusi tersebut muncul pada Formasi Tonasa. Sebaran batuan instrusi dan jenis batuan diidentifikasi dengan metoda Geolistrik konfigurasi Wenner-Schlumberger. Pengukuran terdiri dari 4 lintasan yang berarah baratlaut- tenggara dan 3 lintasan berarah baratdaya-timur laut. Setiap lintasan memiliki panjang bentangan 480 meter dan spasi antar elektroda 10 meter. Pengolahan data menggunakan perangkat lunak Res2Dinv untuk menghasilkan penampang 2D dan Voxler untuk mengasilkan 3D. Hasil analisis data diidentifikasi tersusun atas batugamping pasiran, lempung, zona lemah, aquifer, dan batuan intrusi yang merupakan batuan basal. Batuan intrusi memiliki nilai resistivitas yang tinggi daripada batuan disekitarnya dengan rentang nilai resistivitas 277-23842 Ωm dan terakumulasi di bagian tenggara lokasi penelitian serta sebaran berarah utara-tenggara.
ANALISIS STRUKTUR TANAH PADA MATA AIR DUSUN SALENRANG KAWASAN KARST KABUPATEN MAROS Sulistiawaty, Sulistiawaty; Arsyad, Muhammad; Ihsan, Nasrul
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geofisunmul.v1i1.162

Abstract

Daerah karst yang berada di Dusun Salenrang Desa Rammang-rammang Kabupaten Maros terdapat mata air pertemuan antara air asin dan air tawar yang tidak saling bercampur satu sama lain yang digunakan masyarakat sebagai salah satu sumber air bersih pada saat musim kemarau. Berdasarkan hal tersebut maka penelitian dilakukan guna mengetahui komposisi mineral dari tanah pertemuan air asin dan air tawar di Dusun salenrang serta pada mata air Ma’rung, dengan cara mengkarakterisasi sampel tanah dengan menggunakan alat XRD (X-Ray Diffraction) dan SEM-EDS (Scanning Electron Microscopy-Electron Dispersive Spectroscopy). Adapun hasil uji SEM-EDS diperoleh adalah silikon, aluminium, dan besi, dimana molar oksida besi yang terbentuk yaitu SiO2, Al2O3 dan FeO, serta struktur yang terbentuk dominan adalah monoklinik. Sedangkan berdasarkan uji XRD diperoleh hasil dari kedua sampel tanah adalah berbentuk kristal, dimana dominan komposisinya adalah sanidine.
Studi Dinamika Sedimen Kohesif di Perairan Teluk Balikpapan dengan Menggunakan Model Numerik Tiga Dimensi Susyanto, Medi
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geofisunmul.v1i1.168

Abstract

Studi ini membahas tentang permasalahan sedimentasi di daerah teluk yang paling dipengaruhi oleh pasang surut air laut dan DAS (Debit Aliran Sungai). Proses Sedimentasi terjadi akibat adanya pergerakan arus pasang surut dari lepas pantai (offshore) dan debit sungai. Proses ini yang menyebabkan terjadinya erosi dan deposisi pada permukaan dasar teluk. Studi ini dilakukan pada bulan Juli 2014 hingga Januari 2015. Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dinamika sedimen kohesif di Teluk Balikpapan. Analisa data yang saya lakukan pada studi ini adalah berapa besar konsentrasi sedimen, deposisi, erosi, bed shear stress, dan kecepatan arus di Teluk Balikpapan. Pemodelan menggunakan bantuan ECOMSED, yang merupakan model numerik untuk mensimulasikan hidrodinamika dan sedimentasi di Teluk Balikpapan. Pengambilan data verifikasi dilakukan langsung di Teluk Balikpapan pada 3 titik lokasi. Waktu simulasi dimulai pada 24 Agustus hingga 23 September 2014. Hasil yang diperoleh dalam studi ini yaitu rata-rata konsentrasi sedimen kohesif yang berada di hulu sungai Semoi dan Riko adalah 18 10-6 hingga 4.20 10-5 gr/cm3, pada hilir sungai hingga ke mulut teluk memiliki rata-rata nilai 6.06 10-6 hingga 1.2 10-5 gr/cm3, sedangkan untuk lepas pantai memiliki rata-rata nilai 1.00 10-6 gr/cm3. Untuk nilai deposisi ataupun erosi, hanya terjadi di hulu sungai Semoi, sungai Riko dan lepas pantai paling timur. Deposisi yang terjadi di hulu sungai Semoi selama 30 hari memiliki kisaran nilai dari 0 hingga 4 mm, pada hulu sungai Riko memiliki nilai rata-rata 0 hingga 2 mm, sedangkan pada lepas pantai paling timur Teluk Balikpapan terjadi erosi dengan kisaran nilai 0 hingga 68 mm. Untuk nilai Bed Shear Stress berkisar dari 0 hingga 16 dyne/cm2 yang terletak di sepanjang Sungai Semoi hingga menuju lepas pantai dalam kurun waktu 30 hari. Nilai arus pasang surut berkisar dari 0 hingga 0.75 m/s yang terjadi di sepanjang Teluk Balikpapan.
ANALISIS VARIABILITAS SPASIAL DAN TEMPORAL KONSENTRASI NITRAT DI LAUT HALMAHERA DAN LAUT BANDA MENGGUNAKAN METODE EMPIRICAL ORTHOGONAL FUNCTION (EOF) Sihotang, Zetsaona; Mandang, Idris; Munir, Rahmawati
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geofisunmul.v1i1.163

Abstract

The East Indonesian ocean water is highly complex waters where it has become the passage of water masses from Pacific Ocean to Indian Ocean. Halmahera Sea and Banda Sea has an important role as one of the global ocean current trajectory from Pacific Ocean to Indian Ocean. The movement of water masses that occuring in this region has affect the condition and its fertility. One of the nutrients that affect the process of the growth of the pythoplankton and other microorganism is nitrate and it has become one of the indicators of waters fertility. This research aims to find out the effect of temperature and salinity on the change of nitrate concentration using Empirical Orthogonal Function (EOF) method. This method is used to separate the spatial and temporal data linkage in order to obtain the dominant spatial and temporal patterns. The data that used for the analysis was obtained from the output of the HYCOM (Hybrid Coordinate Ocean Model) model + NCODA Global 1/12º Reanalysis. The result of the analysis showing that the nitrate concentration was highly sensitive on the change of temperature in the ocean specifically in the Banda Sea region. The nitrate concentration increased during the East Monsoon where the sea surface temperatures dropped to 25ºC. In the West Monsoon, the sea surface temperature is warmer than usual so that the Banda Sea has a low nitrate concentration. In other hand, salinity did not show a significant effect on changes of nitrate concentration in the region of the Banda Sea and Halmahera Sea.
Interpretasi Data Magnetik Menggunakan Dekonvolusi Euler Studi Kasus: Lembah Bada Poso Sulawesi Tengah Efendi, Rustan; Fazri, M; Rusydi H, M; Kasim, Sandra
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geofisunmul.v1i1.169

Abstract

Salah satu teknik interpretasi pada data magnetik adalah dekonvolusi Euler. Teknik ini relatif efektif mendeteksi struktur-struktur geologi yang tertanam. Pada studi ini telah dilakukan interpretasi data geomagnet menggunakan teknik tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengeksitimasi letak dan kedalaman sumber anomaly magnetic serta mengidentifikasi struktur-struktur geologi yang tertanam di daerah penelitian. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa lokasi studi teridentifikasi struktur geologi berupa sesar, kontak dan silk. Kedalaman sumber anomaly dengan geometri berupa sesar antara 23 – 102 meter yang memanjang utara selatan dan bersesuain. Struktur geologi berupa sill menyebar di daerah penelitian dengan kedalaman antara 45 sampai 78 meter
Aplikasi Metode Geolistrik Resistivitas untuk Pendugaan Struktur Batuan serta Keberadaan Air Tanah (Studi Kasus Sulamu Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang) Wahid, Abdul
GEOSAINS KUTAI BASIN Vol. 1 No. 1 (2018)
Publisher : Geophysics Study Program, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/geofisunmul.v1i1.164

Abstract

Telah dilakukan penelitian Geolistrik Resistivitas di Kelurahan Sulamu, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang yang bertujuan untuk menduga struktur perlapisan batuan dan mengidentifikasi potensi air tanah berdasarkan nilai resitivitas. Metode yang dilakukan adalah geolistrik resistivitas konfigurasi Sclumberger serta proses pengolahan data digunakan software Res2dinv. Nilai resitivitas batuan berbeda-beda antara 0,541 Ωm - 14711 Ωm. pengukuran lintasan Sulamu I mempunyai resistivitas berkisar dari 0,541 Ωm sampai 14,711 Ωm, pengukuran lintasan Sulamu II mempunyai resistivitas berkisar dari 1,52Ωm sampai 1883 Ωm, pengukuran lintasan Sulamu III mempunyai resistivitas berkisar dari 2,59 Ωm sampai 575 Ωm, pengukuran lintasan Sulamu IV mempunyai resistivitas berkisar dari 1,64 Ωm sampai 4560 Ωm. Jenis batuannya adalah batuan aluvium dan batuan gamping. Batuan aluvium mempunyai resistivitas berkisar dari 0,541 Ωm sampai 185 Ωm dengan ketebalan berkisar dari 1,25 m sampai 36,9 m dan batuan gamping mempunyai resistivitas berkisar 190 Ωm sampai 14771 Ωm dengan ketebalan berkisar dari 1,25 m sampai 36,9 m.

Page 1 of 1 | Total Record : 9