cover
Contact Name
Arifin Hidayat
Contact Email
arifin@uinsyahada.ac.id
Phone
+6281228269512
Journal Mail Official
jurnalhikmah@uinsyahada.ac.id
Editorial Address
http://jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id/index.php/Hik/about/editorialTeam
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
HIKMAH: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam
ISSN : 2085113     EISSN : 24069485     DOI : https://doi.org/10.24952/hik.v16i2
Core Subject : Social,
Jurnal Hikmah terbit 2 kali setahun ini diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi IAIN Padangsidimpuan pada tahun 2007 dalam bentuk edisi cetak dan online. Tim redaksi menerima tulisan ilmiah baik merupakan hasil pemikiran konseptual maupun hasil penelitian yang berkaitan dengan kajian dakwah dan komunikasi Islam yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Tim penyunting berhak untuk melakukan revisi terhadap tulisan yang masuk ke meja redaksi untuk keseragaman format tanpa mengubah isi dan maksud tulisan. Alamat redaksi Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Jl. H.T. Rizal Nurdin Km. 4,5 Sihitang Padangsidimpuan Telp. 0634 - 22080.
Articles 199 Documents
STANDAR DAN UKURAN KINERJA DALAM MENILAI KINERJA SUATU ORGANISASI {KASUS: KOPERASI JASA KEUANGAN SYARIAH (KJKS) BAITUL MALL WAT TAMWIL (BMT) SEJAHTERA BELIMBING} (KAJIAN DALAM TEORI MANAJEMEN DAKWAH) Yummil Hasan
Hikmah Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v11i2.743

Abstract

Penilaian kinerja adalah penentuan secara periodik efektivitas operasional suatu organisasi, bagian organisasi, dan personelnya, berdasarkan sasaran strategik, standar, dan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. Dengan penilaian kinerja itulah kita bisa memprediksikan kedepannya perusahaan ini akan tetap berjalan atau kalah bersaing dengan organisasi-organisasi yang memiliki karyawan yang lebih kompetitif, karena karyawan yang kompetitif bisa lebih cepat untuk merealisasikan tujuan dan sasaran yang diinginkan oleh perusahaan, jika karyawan yang dimiliki tidak bisa berkembang atau tidak melaksanakan program dan sasaran yang dibebankan organisasi dengan baik maka sama pula dengan organisasinya itu sendiri akan sama dari tahun ke tahun tidak ada perubahan karena karyawan yang dimiliki tidak bisa merealisasikan tujuan dan sasaran yang diinginkan oleh organisasi atau perusahaan.
Pesan Dakwah Dalam Film Ustad Milenial Terhadap Masyarakat Perkotaan fuad dakwah uinsatu
Hikmah Vol 16, No 1 (2022): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v16i1.5212

Abstract

The world of cinema has developed rapidly. Various types of films have been produced, and shown on TV media, Social Media and other applications such as WeTv, Iflix, etc. With the development of the film world, it can also be used as a medium for preaching. With da'wah through films whose message can be taken through behavior, his words can also be used as changes for the better. As in this Ustad Millenial film which describes everyday life. In this film tells about love, life, and also about religion in everyday life. This study aims to determine the message of da'wah in the film Ustad Millenial. The author is interested in studying this research because this film is interesting to serve as an example of da'wah in film media. The methodology that the author uses is a qualitative research methodology, with the method of da’wah bil lisan. The research data was obtained from the observation of the Ustad Millenial film epsd 1-20 and then took a scene that contained the message of his da'wah.
Elit Agama dan Perdamaian: Pertemuan Imam Besar Al-Azhar dan Paus Fransiskus dalam Konstruksi Media Yanuardanah Yanuardanah; Mualimin Mualimin
Hikmah Vol 14, No 2 (2020): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v14i2.2718

Abstract

The focus of this study was to analyze the framing carried out by the Kompas daily towards the meeting of the High Priest of Al-Azhar with Pope Francis in Dubai on 4th of February 2019. The subject of this study was text in the Kompas daily. Meanwhile, the object of study was related to the news framing of the 6th – 7th of February 2019 edition by the printed media of Kompas regarding the meeting of Pope Francis and the High Priest of Al-Azhar. Data were collected through documentation technique. The data obtained were then analyzed through the Zhongdang Pan and Gerald M Kosicki framing analysis models. Based on the analysis of the research data, it was concluded that Kompas framed the meeting of the Catholic Pope and the High Priest of Al-Azhar by emphasizing human aspects. The construction that Kompas wanted to build in its news was related to the importance of openness and dialogue between religious communities. Also, in its news, Kompas framed that coexistence was the main step to achieve peace among people, as to create tolerance among religions and respect for one another. Keywords: Pope Francis, High Priest of Al-Azhar, Media Framing, Kompas Daily
Pemanfaatan Aplikasi Whatsapps sebagai Media Pembelajaran Prodi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah Dan Ilmu Komunikasi Nurfitriani M. Siregar
Hikmah Vol 17, No 1 (2023): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v17i1.7194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegunaan media dalam dunia pembelajaran selain untuk berkomunikasi dan penyampaian pesan dalam dunia perkuliahan. Maraknya kecanggihan teknologi menempatkan posisi pemakai agar dapat bijak dalam penggunaannya. Sistim pembelajaran ini dapat di tuangkan dalam E-blended Learning yang merupakan kajian perpaduan teknologi dan komunikasi yang menarik untuk ditelusuri berdasarkan fungsi media sebagai pembelajaran. Penggunaan yang baik merupakan keputusan yang bijak dalam pemanfaatan teknologi. Adanya kemajuan di bidang teknologi memudahkan dalam pembelajaran, penyaluran pesan melalui media yang tepat dan cepat yang sangat digemari oleh semua orang berbanding terbalik dengan masa terdahulu dimana saat ini semua dapat terakses dengan mudah dan cepat sehingga pemanfaatan yang tepat sangat terasa bermanfaat terutama dalam dunia perkuliahan.
Efektivitas Media Dakwah Feed Instagram Sebagai Konsep Dakwah Bagi Generasi Milenial Afaf Wafiqoh Nusaibah
Hikmah Vol 17, No 1 (2023): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v17i1.5056

Abstract

This study discusses the Effectiveness of the Instagram Feed Da'wah Media as a Da'wah Concept for the Millennial Generation. The purpose of this study is to find out how the millennial generation can use social media as a means of da'wah and can be well received by the community, namely by explaining how to use social media, especially Instagram as a medium of da'wah and explaining what are the supporting and inhibiting factors in preaching on social media, especially on Instagram. The method used in this research is qualitative research, the type of library research method or it can also be called the type of library research, the data sources are obtained from various journals related to this research. The results in this study are the application of the type of library research method or can be called the type of literature study in the effectiveness of Instagram feeds as propaganda media in the millennial era. The Instagram feed invites attraction for users, even most users can receive and consume da'wah material easily and not boringly, because on the Instagram feed there is a feature that can upload videos, images and audio so that users don't get bored and can receive da'wah material properly. . In this case, the da'i are also required to be creative in order to give their da'wah well. The findings obtained in this article are that the use of Instagram feeds as propaganda media is quite effective in its implementation.Keywords: Millennial Generation, Da'wah, Instagram Feed. AbstrakPenelitian ini membahas tentang Efektivitas Media Dakwah Feed Instagram Sebagai Konsep Dakwah Bagi Generasi Milenial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana generasi milenial bisa memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah dan dapat diterima baik oleh masyarakat yaitu dengan menjelaskan bagaimana pemanfaatan media sosial terutama Instagram sebagai media dakwah serta menjelaskan apa faktor pendukung dan penghambat dalam berdakwah dimedia sosial terutama pada instagram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa penelitian kualitatif, jenis metode penelitian kepustakaan atau bisa disebut juga dengan jenis penelitian kepustakaan, sumber datanya diperoleh dari berbagai jurnal yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil dalam penelitian ini adalah penerapan tipe metode library research atau bisa disebut tipe studi pustaka dalam efektivitas feed Instagram sebagai media propaganda di era milenial. Feed instagram mengundang daya tarik bagi pengguna, bahkan sebagian besar pengguna dapat menerima dan mengkonsumsi materi dakwah dengan mudah dan tidak membosankan, karena pada feed instagram terdapat fitur yang dapat mengupload video, gambar dan audio yang membuat pengguna tidak bosan dan dapat menerima materi dakwah dengan baik. Dalam hal ini, para da’i juga dituntut untuk kreatif agar dapat memberikan dakwahnya dengan baik. Temuan yang didapatkan dalam artikel ini adalah dalam pemanfaatan feed instagram sebagai media dakwah terbilang efektif dalam pelaksanaannya.Kata Kunci: Generasi Milenial, Dakwah, Feed Instagram.
Pemanfaatan Channel Youtube sebagai Media Dakwah Oleh Masjid Al-Irsyad Surabaya Rahmat A Abdina
Hikmah Vol 17, No 1 (2023): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v17i1.6032

Abstract

The times have made it easier to carry out da'wah activities, especially through social media. One of the most popular social media in Indonesia is Youtube. Al-Irsyad Mosque Surabaya is one of the mosques in Indonesia that has a Youtube channel as a medium for preaching. This study aims to determine the effectiveness of the use of the Youtube channel as a medium for preaching the Al-Irsyad Mosque in Surabaya. This research is a library research with the source of the data is obtained from the content uploaded on the Masjid Al-Irsyad TV channel. The results showed that Al-Irsyad Mosque Surabaya in terms of utilizing the Youtube channel as a propaganda medium was very effective, both in quantity and quality. In quantity, it was found that the contents uploaded through the Masjid Al-Irsyad TV channel have been watched by millions of viewers from all over the world. Meanwhile, in terms of quality, the results of video editing are also considered to attract the interest of the audience. This can be seen from the audience's responses through the positive comments column, both Muslim and non-Muslim viewers.Keywords: Al-Irsyad, Mosque, Da'wah Media, Youtube Channel
Analisis Gaya Komunikasi Ustadz Adi Hidayat Dalam Berdakwah Monica Indriya Pramesti
Hikmah Vol 17, No 1 (2023): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v17i1.6825

Abstract

Di era sekarang berdakwah tidak selalu tentang ceramah formal  yang dilakukan di masjid atau secara tatap muka langsung, namun dakwah di era sekarang bisa dimana saja karena teknologi sekarang semakin canggih. Penggunaan media sosial sekarang sudah marak digunakan untuk alat berdakwah, salah satunya adalah melalui media sosial Youtube. Youtube adalah platform media sosial yang penggunanya dapat membuat, menonton berbagai kelip video. Objek dalam penelitian ini adalah dakwah yang dilakukan ustadz Adi Hidayat secara umum menggunakan data yang bersumber dari youtube . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya komunikasi ustadz Adi Hidayat dalam berdakwah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan analisi isi.  
Tiktok: Media Baru dan Jalan Terang Dakwah Modern M Wahyu Abdi Nugroho; Agoes Moh Moefad
Hikmah Vol 17, No 1 (2023): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v17i1.5757

Abstract

This study aims to discuss Tiktok as a new media that is now developing and is in great demand by social media users. Islamic da'wah which also definitely needs the media in its activities cannot be separated from the problems surrounding the use of Tiktok as a medium. This study uses a qualitative approach through literature analysis methods related to the research topic. Literature analysis is carried out by collecting various libraries from books or books, journals and other relevant sources. The results of this study indicate that Islam in the perspective of fiqh does not curb the use of Tiktok as a propaganda medium, but Islam regulates with religious boundaries and references regarding what content is allowed in Islam for its use as a propaganda medium.
Peran Citizen Journalism Sebagai Media Informasi Bagi Masyarakat Kota Padangsidimpuan Berbasis Instagram (Studi Akun @Visitsidimpuan)) Mhd. Latip Kahpi
Hikmah Vol 17, No 1 (2023): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v17i1.8068

Abstract

AbstrakCitizen journalism yang juga dikenal sebagai jurnalis warga berkembang  sejalan dengan masifnya peningkatan teknologi komunikasi dan informasi . perkembangan itu bisa dilihat dengan berbagai informasi yang mudah didaptkan karena banyak warga yang menyebarluaskan informasi terutama melalui media sosial mereka masing-masing. Perkembangan citizen journalism di Indonesia menjadikan banyak akun media sosial yang lahir yang memberikan informasi secara cepat kepada masyarakat bahkan tidak hanya tingkat kabupaten/ kota tetapi juga masuk pada wilayah pedesaan sekalipu  sudah ada akun media sosial yang memberikan informasi kepada masyarakat selingkup khususnya masyarakat desa. Penelitian    ini       menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif kualitatif agar peneliti berfokus untuk mendeskripsikan dan menggambarkan peran dari citizen journalism dalam menyajikan informasi dan peneliti harus melakukan wawancara mendalam (in-depthinterview) dan turun langsung ke lapangan melakukan observasi agar mengetahui penyajian informasi tersebut pada akun @visitsidimpuan. Berdasarkan hasil wawancara yang didapatkan oleh 2 (dua) orang key-informan peneliti mendapatkan beberapa peranan citizen journalism yang sangat penting dalam penyajian informasi pada akun @visitsidimpuan. Mempermudah dalam mendapatkan informasi.Membantu         mendapatkan  informasi yang up-to-date.  Mendapatkan   jenis   informasi    yang beragam.Informasi         yang       bersumber       dari masyarakat untuk masyarakat. Peneliti juga melakukan wawancara mendalam pada 5 (lima) orang informan untuk mengetahui kegiatan mereka dalam mengumpulkan informasi dengan menggunakan konsep dari Tony Rodgers yaitu 5 Langkah untuk Memulai Kegiatan Citizen Journalism. Kesimpulan yang dapat ditarik dalam penelitian ini yaitu bahwa peran para citizen journalism sangatlah penting dalam penyajian informasi Kota Padangsidimpuandalam akun media sosial Instagram @visitsidimpuan.Kata Kunci: Sosial Media, Istagram dan Citizen Journalism AbstrackCitizen journalism, which is also known as citizen journalism, is developing in line with the massive increase in communication and information technology. This development can be seen from the various information that is easy to get because many residents disseminate information, especially through their respective social media. The development of citizen journalism in Indonesia has resulted in many social media accounts being born that provide information quickly to the public, not only at the district/city level but also in rural areas even though there are already social media accounts that provide information to the surrounding community, especially village communities. This study uses a qualitative approach and qualitative descriptive method so that researchers focus on describing and describing the role of citizen journalism in presenting information and researchers must conduct in-depth interviews and go directly to the field to make observations in order to know the presentation of this information on the @visitsidimpuan account. . Based on the results of interviews obtained by 2 (two) key-informants, the researcher found several roles of citizen journalism which are very important in presenting information on the @visitsidimpuan account. Making it easier to get information. Helping to get up-to-date information. Get various types of information. Information sourced from the community for the community. The researcher also conducted in-depth interviews with 5 (five) informants to find out their activities in gathering information using the concept from Tony Rodgers, namely 5 Steps to Starting Citizen Journalism Activities. The conclusion that can be drawn in this study is that the role of citizen journalism is very important in presenting information on the City of Padangsidimpuan in the Instagram social media account @visitidimpuanKeywords: Social Media, Instagram and Citizen Journalism
Perancangan Teknologi Informasi Sebagai Media Komunikasi Dakwah Muhammad Irhamna Putra
Hikmah Vol 17, No 1 (2023): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v17i1.4075

Abstract

Teknologi informasi berimbas pada munculnya tantangan bagi aktivis dakwah Islam di Indonesia untuk merubah pola dakwahnya yang bersifat konvensional kepada dakwah yang berbasis teknologi informasi atau mengkombinasikan antara dakwah konvensional dengan dakwah berbasis teknologi informasi. Alhasil, pelbagai ormas Islam pun tidak ketinggalan untuk menciptakan situs-situs resmi atau bahkan media-media sosial sebagai sarana menyampaikandakwah, demi menjawab tantangan tersebut.