cover
Contact Name
Arifin Hidayat
Contact Email
arifin@uinsyahada.ac.id
Phone
+6281228269512
Journal Mail Official
jurnalhikmah@uinsyahada.ac.id
Editorial Address
http://jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id/index.php/Hik/about/editorialTeam
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
HIKMAH: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam
ISSN : 2085113     EISSN : 24069485     DOI : https://doi.org/10.24952/hik.v16i2
Core Subject : Social,
Jurnal Hikmah terbit 2 kali setahun ini diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi IAIN Padangsidimpuan pada tahun 2007 dalam bentuk edisi cetak dan online. Tim redaksi menerima tulisan ilmiah baik merupakan hasil pemikiran konseptual maupun hasil penelitian yang berkaitan dengan kajian dakwah dan komunikasi Islam yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Tim penyunting berhak untuk melakukan revisi terhadap tulisan yang masuk ke meja redaksi untuk keseragaman format tanpa mengubah isi dan maksud tulisan. Alamat redaksi Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Jl. H.T. Rizal Nurdin Km. 4,5 Sihitang Padangsidimpuan Telp. 0634 - 22080.
Articles 192 Documents
AGAMA FORMAL VS KECERDASAN SPRITUAL (ANALISIS KONSELING SPRITUAL TERHADAP FENOMENA KORUPSI) Devi Adriani
Hikmah Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v11i2.749

Abstract

Corruption is a negative action that a person undertakes to gain his own advantage. Not infrequently corruption is done by someone who has a high education and religion. Formal religion is a set of externally charged rules and beliefs. It is top-down, inherited from priests, prophets and scriptures or inculcated through family and tradition. Spiritual intelligence is the intelligence to deal with and solve the problem of meaning and value, the intelligence to gain behavior and live in the context of broader and more rich meaning, the intelligence to judge that one's actions or way of life are more meaningful than others. spiritual intelligence can not be equated with religion. Although some people improve spiritual intelligence through religious approach. But that does not mean people are not religious can not have high spiritual intelligence. Counseling approach to the phenomenon of corruption is spiritual counseling with the method of counselor prayer, then giving information about spiritual concepts, referring to scripture, spiritual disclosure, spiritual confrontation, prayer with counselor and counselee, encouragement, use of community or religious group , counselee prayer and religious bibilioterapi.Keywords: corruption, formal religion, spiritual intelligence,spiritual counseling
PROBLEM MIGRASI SIARAN TV ANALOG KE DIGITAL Redi Panuju
Hikmah Vol 13, No 1 (2019): HIKMAH: JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v13i1.1712

Abstract

This article reveals the problem of TV broadcast migration from analog systems to digital systems. The method used in this study is textual construction by analyzing reliable text sources from reports, journals, regulations, and others. The existing text is analyzed based on the Functional Structural approach of Talcott Parson. The results of this study indicate that Indonesia's delay in migrating to a digital system cannot be separated from the interests of old players who tend to be safe in their current position. Old players tend to extend the status quo to continue to enjoy the capital effects of the channel monopoly provided by the old law (Law No.32 of 2002). Moreover, these old players tend to have a strong political role, because the owners are status as administrators of Political Parties or even the chairman of Political Parties. Thus the influence of dictating the legislature in Senayan is also very strong.Keywords: Analog Systems, Digital Systems, Broadcast Migration, Status Quo, Party Chair.Artikel ini mengungkapkan problem migrasi siaran TV dari sistem analog ke sistem digital. Melalui sistem ini satu saluran dapat digunakan untuk bersiaran 5 sampai 6 stasiun Televisi. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah kontruksi tekstual dengan menganalisis sumber- sumber teks terpercaya dari pemberitaan, jurnal, regulasi, dan lainnya. Teks yang ada dianalisis berdasarkan pendekatan Struktural Fungsional dari Talcott Parson. Hasil kajian ini menunjukkan keterlambatan Indonesia bermigrasi ke system digital tak lepas dari kepentingan pemain lama yang cenderung sudah aman dalam posisinya sekarang. Pemain lama cenderung memperpanjang status quo untuk tetap menikmati efek capital dari monopoli saluran yang diberikan oleh undang undang lama (UU No.32 tahun 2002). Apalagi para pemain lama ini cenderung memiliki peran politik yang kuat, disebabkan para pemiliknya berstatus sebagai pengurus Partai Politik atau bahkan ketua Parpol. Dengan demikian pengaruhnya mendikte legislatif di Senayan juga sangat kuat.Kata Kunci: Sistem Analog, Sistem Digital, Migrasi Penyiaran, Status Quo, Ketua Partai.
Platform Tik Tok Sebagai Media Dakwah Di Kalangan Remaja Milenial (Studi Analisis Konten Dakwah Akun @Bayasman00 Milik Husain Basyaiban) Tsalits Maratun Nafiah; Hazmi Ihkamuddin; Luluk Fikri Zuhriyah
Hikmah Vol 16, No 2 (2022): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v16i2.6609

Abstract

ABSTRAKAdanya new media ini juga berpengaruh pada pola komunikasi para pendakwah yang sebelumnya menggunakan media konvensional dengan cara ceramah secara langsung maupun tidak langsung. Transisi media ke zaman digital tidak terlepas dari pengaruh internet, sehingga internet menjadi sangat penting dan berpengaruh di era ini. Digitalisasi media yang terjadi menyebabkan banyak platform – platform yang menyediakan banyak fitur dalam menyajikan konten-konten yang dibuat oleh user dalam berbagai kebutuhan contohnya adalah Tik Tok. Salah satu kreator yang menyajikan konten-konten dakwah adalah Husain Basyaban pemilik akun tiktok @basyasman00. Husain Basyaban merupakan remaja asal Bangkalan Jawa Timur yang lahir di Mekkah pada tahun 2002. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan Teori Uses and Gratification Model yang merupakan pergeseran fokus dari tujuan komunikator kepada tujuan komunikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bentuk pemanfaatan tik-tok dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah seperti pada akun @basyasman00 dengan menggunakan kelebihan dari platform yakni fitur-fitur yang disediakan. Pesan dakwah yang di sampaikan oleh Husain Basyaiban adalah sesuai syariat islam yang berdasarkan dengan Al-Quran dan Hadist, contoh kontennya adalah tentang pentingnya Toleransi. Adapun kekurangan dari platform tik-tok adalah keterbatasan audio visual dan durasi yakni maksimal 3 menit. Adapun pesan yang disampaikan oleh Husain dalam konten berjudul “Toleransi” adalah anjuran kepada umat muslim untuk saling menghargai dan tidak menghina kepercayaan agama lain. Analisis khalayak dari proses perencanaan komunikasi pada dakwah ini adalah kaum remaja milenial memiliki keterbukaan befikir dan diharapkan mampu memberikan pengaruh terhadap orang-orang disekitarnya. 
Efektivitas Komunikasi Pemangku Adat Dalam Pencegahan Konflik Keagamaan Di Kecamatan Siporok Kabupaten Tapanuli Selatan Latip Kahpi; Asriana Harahap
Hikmah Vol 14, No 2 (2020): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v14i2.2958

Abstract

AbstractThis study is a qualitative research,the method  of the study is descriptive interpretative methods, which describe and interpret what their research results. The Source of the data  are primary and secondary sources of data. The primary  source of dataisTraditional Leadersin the district of Sipirok, SouthTapanuli,  which consists of MangarajaTenggar, Sire Marduri, Mangaraja Hurning, Mangaraja Lintong, Sutan Soripada Parlindungan, Hamdan Siregar. Secondary sources of data is chairman of  KUA (Office of Religious Affairs in the district of  Sipirok), Akhirul Pane (MUI in the districts of Sipirok) Rev. A. Sinaga, and Rev. Maruli Hutagalung. The objective of research is to find out how the forms of communication of traditional leaders  in the prevention of religious conflicts in the district  Sipirok, to know the effectiveness of  forms of traditional leaders’communication. To know the obstacles and the implications of traditional leaders’ communication in the prevention of religious conflict in the district of Sipirok, South Tapanuli. The result of the research which  there are three forms of traditional leaders’ communication   in the prevention of religious conflicts, they are interpersonal communication, group communication, and communication that  using mass media. The obstacles of traditional leaders’ communication namely, internal and external obstacles. The internal obstacle is exclusive, traditional leaders is very  closed off to the public, and also there is  no room for the public to provide space and opportunity to express their opinions openly and freely. External obstacles include the occurrence of language differences especially with immigrant communities that cause misunderstanding between traditional leadership and the community.Keywords: Effectiveness, Indigenous Holders, and Religious Conflict.
AKTUALISASI DAKWAH MUHAMMADIYAH MELALUI PESANTREN Lazuardi Harahap
Hikmah Vol 11, No 1 (2017)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v11i1.705

Abstract

Bagi Muhaammadiyah pondok pesantren memiliki posisi yang sangat strategis karena sangatterkait dengan prinsip Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang berarti gerakan agama.Karena tanpa penguasaan agama, makna Muhammadiyah sebagai gerakan Islam akankehilangan ruh, elan vital dan makna gerakan Islam akan kabur. Kajian terhadap beberapaliteratur tentang Muhammadiyah dan pesantren telah mendapatkan bahwa Muhammadiyahsecara kuantitas telah menggerakkan 65 buah pesantren di seluruh Indonesia dengan berbagaibentuk, dari pesantren yang mengelola santri di tingkat sekolah dasar sampai ke perguruantinggi yang menjadi basik gerakan dakwah Muhammadiyah
PERASAAN KEPUASAN MUALAF DALAM KEHIDUPAN ISLAM: KEPENTINGAN DAN IMPLIKASINYA DARI ASPEK DAKWAH Mariam Abd Majid
Hikmah Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v12i2.937

Abstract

This article is intended to introduce the concept of satisfaction associated with the lives of the converts in life after Islam. Writing focuses on the elements of satisfaction in the aspect of faith, practice of worship (syariat) and aspects of morality. This data is obtained through content analysis of the Qur'anic verses and Hadiths and documentation sources. It is found that the satisfaction of the mualaf is manifested when the situation has come to something that is desired or gets what is expected in accordance with the goals set out to achieve. The sense of satisfaction of mualaf can be felt when it comes to the sweetness of the result of a steadfast faith in Allah SWT, to gain the result of the charitable acts performed in accordance with the hadeeth of the Shari'a and to receive the noble moral service. This effort requires the support and assistance that is the responsibility of all Muslims. Keywords: Feeling Satisfaction, Mualaf, Islamic Life, Da'wah
Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Efektivitas Dakwah Afif Abdul Rosid; Ade Yuliar
Hikmah Vol 14, No 1 (2020): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v14i1.2178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana pengaruh media sosial terhadap efektivitas dakwah. Perkembangan teknologi komunikasi yang semakin canggih memberikan tantangan kepada seorang da’i dalam berdakwah di era modern seperti ini. Da’i dituntut untuk lebih kreatif dalam penggunaan teknologi komunikasi. Salah satu teknologi komunikasi yang dapat dijadikan sebagai perantara penyampaian pesan dakwah adalah dengan media sosial. Dengan penggunaan media sosial dapat meningkatkan keefektivitas dalam berdakwah. Media sosial merupakan tempat dimana seseorang dapat saling berbagi informasi kepada orang lain secara mudah dan cepat. Instagram adalah salah satu media sosial yang banyak digunakan oleh masyarakat. dengan menggunakan instagram seseorang dapat membagikan informasi kepada orang lain berupa foto maupun video.Kata kunci: media sosial, instagram, efektifitas, da’wah.
Strategi Dakwah Pada Masyarakat Multikultural Di Desa Singgahan Kabupaten Ponorogo Tsalits Maratun Nafiah
Hikmah Vol 15, No 2 (2021): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v15i2.4088

Abstract

The dynamics of the development of society is now more advanced. Indonesia as a multicultural country is rich in diversity ranging from religion, ethnicity, language, and socio-culture. In a multicultural society, of course, da'wah is faced with various challenges and complex problems. Moreover, Indonesia is currently facing a very worrying situation, namely the Covid-19 pandemic. So in achieving the mission, namely the delivery of da'wah messages, he needs a strategy in preaching. The purpose of this study was to determine the da'wah strategy used for multicultural communities during the COVID-19 pandemic in Singgahan Village. This study uses a qualitative descriptive research approach. The results showed that there were two da'wah strategies carried out, namely the first by conventional or face-to-face da'wah. This method is carried out with the aim of proselytizing the elderly while still complying with health protocols and limiting the number of worshipers. The second strategy is done online through social media. This strategy is applied to teenagers and people who are technology literate and understand social media. It is hoped that this strategy will be able to minimize the spread of Covid-19.Keywords: Da'wah, Multicultural Society, Covid-19 Pandemic
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PERSPEKTIF AL QUR’AN Tomi Hendra, M.Sos
Hikmah Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v11i2.744

Abstract

Empowerment is an effort to provide power (empowerment) or strengthening (strengthening) to the community. In other words, community empowerment is defined as the ability of individuals with the community in building community empowerment in question. Community empowerment is also interpreted as an attempt to change people's behavior in a better direction, so that the quality and welfare of their lives can gradually increase ". Allah does not change The state of a people so they change the conditions that exist in themselves. and if Allah willed evil for a people, then no one can reject it; and there is no protector for them besides Him. "(Q.S Ar-Ra'd: 11)Community empowerment is an effort done in the form of real activities in the community. Activities that strive to awaken the community in order to use and choose their lives to achieve a better level of living in all aspects. The study in this paper seeks to express the meaning of empowerment and matters related to community empowerment in the perspective of the Qur'an.Keywords: Empowerment, Community, Perspective of The Qur’an
AMAR MA’RUF NAHY MUNKAR DALAM PERSPEKTIF DAKWAH Ali Anas
Hikmah Vol 13, No 1 (2019): HIKMAH: JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v13i1.1337

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk memahami makna amr ma’ruf nahy munkar dalam perspektif dakwah. Dalam literatur Islam, banyak ditemukan para aktivis, akademis serta para sarjana muslim yang memfokuskan tentang amr ma’ruf nahy munkar. Usaha pengkajian tersebut berdasarkan kebutuhan serta tingkatan pengetahuan masing-masing. Namun, pengkajian tersebut hanya pada tingkat relatif dan sesuai dengan situasi dan kondisi, karena pengkajian terhadap makna yang terkadung dalam al-Qur’an selalu terbuka untuk dianalisis dan dapat ditemukan hasil yang berbeda walaupun dengan cara yang sama.  Amr ma’ruf nahy munkar adalah anjuran untuk melaksanakan kebaikan dan mencegah dari keburukan. Amr ma’ruf nahy munkar suatu yang umum ditemukan di lingkungan masyarakat Islam karena melaksanakan amr ma’ruf nahy munkar merupakan suatu jalan yang ditempuh dalam mengembangkan ajaran Islam tersebut. Amr ma’ruf nahy munkar dikatakan sebagai esensi dakwah, karena tugas dai adalah menyampaikan pesan agama berdasarkan syari’at Islam, mentauhidkan bagi yang kafir, menghidupkan hati yang mati, menyelamatkan dari kesesatan, solusi terhadap problem, keyakinan bagi yang ragu dan membawanya kepada kebahagiaan dunia dan keselamatan di akhirat.

Page 2 of 20 | Total Record : 192