cover
Contact Name
Arifin Hidayat
Contact Email
arifin@uinsyahada.ac.id
Phone
+6281228269512
Journal Mail Official
jurnalhikmah@uinsyahada.ac.id
Editorial Address
http://jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id/index.php/Hik/about/editorialTeam
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
HIKMAH: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam
ISSN : 2085113     EISSN : 24069485     DOI : https://doi.org/10.24952/hik.v16i2
Core Subject : Social,
Jurnal Hikmah terbit 2 kali setahun ini diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi IAIN Padangsidimpuan pada tahun 2007 dalam bentuk edisi cetak dan online. Tim redaksi menerima tulisan ilmiah baik merupakan hasil pemikiran konseptual maupun hasil penelitian yang berkaitan dengan kajian dakwah dan komunikasi Islam yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Tim penyunting berhak untuk melakukan revisi terhadap tulisan yang masuk ke meja redaksi untuk keseragaman format tanpa mengubah isi dan maksud tulisan. Alamat redaksi Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Jl. H.T. Rizal Nurdin Km. 4,5 Sihitang Padangsidimpuan Telp. 0634 - 22080.
Articles 192 Documents
Representasi Dakwah Dalam Film Ayat-Ayat Cinta 2 (Analisis Semiotik Tokoh Fahri) Laily Bunga Rahayu
Hikmah Vol 16, No 1 (2022): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v16i1.4055

Abstract

This research was conducted to examine the representation of da'wah contained in the film Ayat-Ayat Cinta 2. To find out, there is a focus on the problem, namely: How is the representation of da'wah in the film Ayat-Ayat Cinta 2?. To answer the focus of the problem above, the researcher uses a qualitative descriptive research approach with the type of media text research. The analytical method used is the semiotic analysis of the Roland Barthes model with two stages of significance, namely denotation and connotation as the key to the analysis. The data collection technique used is documentation. The results of this study, the representation of da'wah in the film Ayat-Ayat Cinta 2, including: trustworthiness, religious tolerance, patience and steadfastness and morals towards neighbors.Keywords: Representation of Da'wah, Film, Semiotics Roland Barthes.
Rintangan-Rintangan Mental Masyarakat Terhadap Peningkatan Ekonomi Melalui Usaha Koperasi di Era Globalisasi Hj Replita M.Si
Hikmah Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v10i1.695

Abstract

Masyarakat Indonesia pada umumnya telah mengetahui bahwaperkembangan koperasi di Indonesia dewasa ini cukup baik dari segikuantitas. Akan tetapi jika di lihat dari segi kualitas sangatmemprihatinkan. Di satu sisi koperasi dikatakan mampumensejahterakan masyarakat, namun disisi lain koperasi belum bisamenjadi tolak ukur dalam perekonomian masyarakat. Sampai saat inikoperasi belum menghasilkan SDM dan metode yang bagus. Peranpemerintah soyogianya diarahkan pada upaya pembinaan lembagapencetak kader sumber daya manusia koperasi, bukan pada praktekusaha koperasi. Karena hal yang terakhir akan lebih banyakmenciptakan ketergantungan permanen, sedangkan yang pertamaakan menjamin kesinambungan pembangunan koperasi sebagaiwujud demokrasi ekonomi
Peranan Ulama Nusantara Abad Ke-18 Dalam Dakwah Sholeh Fikri
Hikmah Vol 12, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v12i1.851

Abstract

This article explains that the Arabic relationship with the archipelago takes place in several phases, the first phase, from the late 8th to 12th centuries in trade relations, the next phase to the end of the fifteenth century. Arab and Persian Muslims whether traders or Sufi travelers, intensify the spread of Islam in various regions of the archipelago. The third stage is from the 16th century until the second half of the seventeenth century, in this period the relationship is more political in addition to religious. The archipelago's relations with the Arab country made some Muslim Nusantara start studying religion to Arab countries especially to Makkah and Madinah, after they learn from the source of Islam religion sebahagiannya settled in Arab land and sebahagiannya da'wah to their respective country, and they all have contribution for the development of da'wah in the archipelago
Peran Media Sosial Dalam Membangun Kerukunan Umat Beragama Latip Kahpi Nasution
Hikmah Vol 13, No 2 (2019): HIKMAH: JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v13i2.1949

Abstract

AbstractThis study aims to understand how the role of social media in building religious harmony. The development of the digitalization era now allows everyone to convey information including the issue of religious harmony. The use of social media has a good impact on religious harmony when interpreted as a unifying media between religious communities. But on the contrary, social media can also be a cause of divisions between religious communities. For this reason, social media as a product of civilization must be used in a civilized manner so that its usefulness can be felt by the whole community, especially among religious communities. Advances in technology should be a solution to the difficulty of getting information, so that it can be a media of checks and blance on various issues in religious harmony.Keywords: Social Media, Harmony, Religious People. AbstrakKajian ini bertujuan untuk memahami bagaimana peran media sosial dalam membangun kerukunan umat beragama. Perkembangan era digitalisasi saat ini memungkinkan setiap orang untuk menyampaikan informasi termasuk isu kerukunan umat beragama. Penggunaan media sosial memberikan dampak yang baik kepada kerukunan umat beragama ketika dimaknai sebagai media pemersatu antara umat beragama. Namun sebaliknya, media sosial juga bisa menjadi penyebab terjadinya perpecahan antara umat beragama. Untuk itu media sosial sebagai salah satu produk dari pradaban harus digunakan secara beradab sehingga kebermanfaatannya bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat terutama antar umat beragama. Kemajuan teknologi semestinya menjadi solusi terhadap kesulitan mendapatkan informasi, sehingga bisa menjadi media cek and blance terhadap berbagai persoalan dalam kerukunan umat beragama.Kata Kunci: Media Sosial, Kerukunan, Umat Beragama. 
Adab Komunikasi Dalam Islam;Bijak Dalam Bermedia Sosial Kemas Ridho Aufa
Hikmah Vol 16, No 2 (2022): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v16i2.6492

Abstract

Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia telah menemukan isu hoaxs priode Agustus 2018 – 31 Maret 2020 sebanyak 5.156 berita hoaxs dengan kategori: bidang politik berjumlah 1.025, pemerintahan 922, kesehatan 853, kejahatan 390, fitnah 292, ujaran kebencian 283, bencana alam 258, penipuan 265, agama 208, mitos 182, perdagangan 34, pendidikan 33 dan lain-lain 411 isu. Kenyataan di atas menunjukkan bahwa adab komunikasi di media sosial perlu dibangun agar hubungan antar netizen di media sosial bisa terjalin harmonis dan damai. penelitian ini membahas mengenai adab komunikasi di media sosial menurut pandangan Islam dan bagaimana membangun sikap bijak dalam bermedia sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologis dan metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Adab komunikasi dalam Islam bertujuan membentuk sikap bijak bermedia sosial. Sikap ini dianggap mampu menjadi tameng untuk menjaga kualitas informasi dan memelihara stabilitas media agar tidak kehilangan arah tujuannya. Sehingga, pesan tidak menjadi desecend class. Persoalan adab komunikasi di media sosial diatur dalam Al-Quran dan Hadits. Untuk membangun sikap bijak bermedia sosial maka dapat dilakukan langkah-langkah berikut: 1. Menggunakan Perkataan yang Baik dan Santun. 2. Menyebarluaskan Informasi yang Bermanfaat. 3. Tidak Menyebarkan Kebohongan, Fitnah, dan Ujaran Kebencian. 4. Meluruskan Informasi yang Salah dan Memberikan nasihat.Kata kunci: Komunikasi, Media Sosial, Islam
Pengaruh Komunikasi Interpersonal terhadap Perwujudan Keluarga Sakinah Sri Ayu Rayhaniah
Hikmah Vol 15, No 1 (2021): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v15i1.3100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh komunikasi interpersonal terhadap perwujudan keluarga sakinah. Penelitian di lakukan di Kelurahan Loa Bakung, Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini bersifat eksplanasi kuantitatif, yaitu dengan statistik inferensial melakukan pengujian  hipotesis di lapangan untuk mencari hubungan (korelasi). Dari jumlah populasi 3.830 kepala keluarga diambil sampel 98 responden (terdiri dari 49 laki-laki dan 49 perempuan), dengan teknik penentuan sampel yang digunakan adalah cluster sampling.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner (angket) dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data digunakan rumus korelasi Pearson product Moment.Setelah dilakukan penelitian, maka diperoleh hasil bahwa pengaruh komunikasi interpersonal terhadap perwujudan keluarga sakinah adalah sedang, yaitu dengan nilai r = 0,521. Angka korelasi antara komunikasi interpersonal (X) dan keluarga sakinah (Y) tidak bernilai negatif, berarti di antara kedua variabel tersebut terdapat korelasi positif.Selanjutnya dilakukan uji t dan mendapatkan hasil bahwa thitung lebih besar daripada ttabel signifikansi 5 %, yaitu 11,35 1,980. Maka hipotesis alternatif diterima dan hipotesis nol ditolak. Dan ini berarti memang ada pengaruh (korelasi  yang signifikan) antara komunikasi interpersonal (X) dan keluarga sakinah (Y).Sedangkan sumbangsi komunikasi interpersonal terhadap perwujudan keluarga sakinah adalah . Artinya perwujudan keluarga sakinah mendapat sumbangan dari komunikasi interpersonal sebesar 27,14 %, dan 72,86 % disumbangkan oleh faktor lain.
Metode Dakwah Kiai Pesantren Di Youtube (Studi Pada Pendekatan Dakwah Kiai Di Channel Alamien TV) Moh. Lukman Hakim; Lilik Hamidah
Hikmah Vol 15, No 2 (2021): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v15i2.4054

Abstract

Dalam perspektif masyarakat Islam, kiai merupakan sosok figur yang biasa panutan khususnya dalam hal keagamaan, dalam dunia pesantren, biasanya kiai merupakan pemegang keputusan tertinggi, disamping itu juga merupakan teladan utama bagi seluruh elemen dalam pesantren tersebut dan masyarakat di sekitarnya. Perkembangan teknologi menarik dakwah untuk mengembangkan jangkaunnya menggunakan media sosial, salah satunya adalah Youtube, kiai yang secara langsung juga menjadi seorang da’i mulai juga mengadopsi Youtube sebagai sarana memperlebar syiar Islam, diantaranya adalah kiai Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan melalui channel Youtube alamienTV. Menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, penelitian iniingin mengetahui metode dakwah yang digunakan oleh kiai Al-Amien Prenduan dalam berdakwah melalui alamienTV. Pada akhir penelitian ditemukan bahwa kiai Al-Amien Prenduan menerapkan dua dari tiga bentuk utama metode dakwah yakni Hikmah, Mau’idah Hasanah tanpa Mujadalah.
TATA KELOLA MESJID SEBAGAI PUSAT DAKWAH DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT ISLAM Kamaluddin M.Ag
Hikmah Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v10i1.689

Abstract

Masjid ini memiliki beberapa fungsi, yaitu sebagai sarana fasilitas sosial, tempatibadah, pendidikan dan penyiaran Islam dan fungsi pemberdayaan masyarakat.Kondisi masjid saat ini umumnya hanya berfungsi sebagai sarana ibadah dandakwah meskipun mendapatkan fisik yang baik, tetapi pada aspek kesejahteraanmasjid masih kurang mendapat perhatian. Oleh karena itu, harus diberikanpencerahan kepada masyarakat umum tentang fungsi masjid, terutama fungsimasjid untuk pemberdayaan masyarakat. Nazir Masjid harus dikembangkandengan manajemen modern yang lebih kompleks dalam rangka melaksanakanprogram pembangunan pedesaan. Masjid seharusnya memiliki kompetensi dibidang kewirausahaan dan sistem akuntansi ekonomi Syariah. Dengan posisimasjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, pembangunan sosial dan masyarakat,di pedesaan masjid diharapkan meiliki manajemen yang transparan danakuntabel.
IMPLEMENTASI BIMBINGAN KARIR DALAM MENCAPAI PRESTASI KERJA KARYAWAN DI RESTORAN LOMBOK IDJO YOGYAKARTA Husni Ismail
Hikmah Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v11i2.750

Abstract

Facing the challenge of globalization today, employees as human resources who have the ability, attitudes, values, needs, and characteristics must get great attention in an organization or company. Through guidance in the form of education and training can be viewed as one invesment, so that any organization or company that wants to grow and develop requires guidance for employees. This study aims to determine the implementation of career guidance in achieving employee performance in restaurants Lombok Idjo Yogyakarta. Understanding of career becomes important for employees in achieving targets and goals set by the company. By running the duties and responsibilities as employees will result in employee performance. Work is not just about getting money or economical course. But many things that make employees able to survive and continue to perform their duties as workers. Career concept and understanding is given by the management in the form of guidance in the form of individual and group. This research method uses qualitative research that describes the phenomenon that appears in the field. The data collection conducted by researchers are : observation, interviews, and documentation to obtain valid and accurate data. The results of this study indicate that there is a significant influence of career guidance on employee performance is given by the management. Achievement of position and promotion of office due to the achievement shown by employees through the attitude and good skills and duties and responsibilities carried out by employees during work in Lombok Idjo Yogyakarta.Keywords : career guidance, employee performance
KONSEPTUALISASI MEKANISTIS DALAM PRESPEKTIF KOMUNIKASI Rubino MA
Hikmah Vol 13, No 1 (2019): HIKMAH: JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v13i1.1336

Abstract

Tulisan ini menjelaskan tentang perspektif mekanistis dalam komunikasi. Perspektif mekanistis merupakan salah satu perspektif dalam kajian komunikasi. Perspektif ini merupakan perspektif yang paling tua dalam kajian komunikasi. Menurut perspektif ini, komunikasi dikonseptualisasi sebagai proses yang mekanistis antara manusia. Dalam arti, proses komunikasi berjalan berdasarkan atau mengikuti mekanisme yang baku yakni secara sederhana proses komunikasi adalah proses penyampaian atau pengoperan lambang atau simbol yang disebut dengan pesan (komunike) dari sumber (komunikator) kepada penerima (komunikan). Banyak wilayah penelitian komunikasi yang dapat dilakukan berdasarkan perspektif mekanistis yakni seperti persuasi, efek media, jaringan komunikasi dan difusi.

Page 4 of 20 | Total Record : 192