cover
Contact Name
Arifin Hidayat
Contact Email
arifin@uinsyahada.ac.id
Phone
+6281228269512
Journal Mail Official
jurnalhikmah@uinsyahada.ac.id
Editorial Address
http://jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id/index.php/Hik/about/editorialTeam
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
HIKMAH: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam
ISSN : 2085113     EISSN : 24069485     DOI : https://doi.org/10.24952/hik.v16i2
Core Subject : Social,
Jurnal Hikmah terbit 2 kali setahun ini diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi IAIN Padangsidimpuan pada tahun 2007 dalam bentuk edisi cetak dan online. Tim redaksi menerima tulisan ilmiah baik merupakan hasil pemikiran konseptual maupun hasil penelitian yang berkaitan dengan kajian dakwah dan komunikasi Islam yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Tim penyunting berhak untuk melakukan revisi terhadap tulisan yang masuk ke meja redaksi untuk keseragaman format tanpa mengubah isi dan maksud tulisan. Alamat redaksi Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Jl. H.T. Rizal Nurdin Km. 4,5 Sihitang Padangsidimpuan Telp. 0634 - 22080.
Articles 192 Documents
Pelecehan Seksual Dalam Kacamata Sosial Media Muhammad Irhamna Putra
Hikmah Vol 15, No 1 (2021): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v15i1.3297

Abstract

Sexual harassment is a social problem that is quite concerning and a serious problem that must be monitored. Sexual harassment is not free from acts of sexual violence, where the victims of this problem are both adults and children. This problem is a serious concern for the author, because there is still a lack of preaching and in-depth study of this issue. There is only one da'wah figure who discusses sexual harassment, Buya Yahya, through YouTube, explaining the issue. Using a qualitative approach with the message analysis method, this study found that the lack of information and information about sexual harassment was a separate task for preachers to overcome this problem in the future.
Komunikasi Verbal Dalam Bentuk Pergeseran Kata Sapaan Pada Masyarakat Angkola di Kota Padangsidimpuan Siti Meutia Sari
Hikmah Vol 11, No 1 (2017)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v11i1.707

Abstract

Penelitian ini berjudul Komunikasi Verbal Pergeseran Kata Sapaan padaMasyarakat Angkola di Kota Padangsidimpuan, yang bertujuan untuk : 1.Mendeskripsikan kata sapaan yang digunakan pada masyarakat Angkola diKota Padangsidimpuan, 2. Menemukan bentuk kata sapaan apa saja yangsudah mulai bergeser pada masyarakat Angkola di Kota Padangsidimpuan, 3.Menemukan faktor – faktor yang mempengaruhi pergeseran kata sapaan padamasyarakat Angkola di Kota Padangsidimpuan. Teori yang digunakan dalampenelitian ini adalah teori Kata Sapaan menurut Fasold dengan konsep katasapaan Angkola menurut Siregar, teori Ranah Penggunaan Bahasa menurut2Fishman dan teori Etnografi komunikasi menurut Hymes, dan faktor-faktorpergeseran bahasa menurut Fasold. Metode yang digunakan dalam penelitianini adalah metode kualitatif dengan mengadopsi teori Jane Richie. Hasil yangdiperoleh setelah data dianalisis adalah kata sapaan yang mengalamipergeseran dalam bahasa Angkola yang tertinggi adalah pada kelompok anakremaja yang usianya berkisar dari 12 sampai 25 tahun, faktor-faktor yangmenyebabkan kata sapaan tersebut mengalami pergeseran adalah prestise,urbanisasi, pemilihan bahasa dan transmisi bahasa.
Karakteristik Komunikator dalam Kepemimpinan Nurfitriani M Siregar
Hikmah Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v10i1.684

Abstract

Hubungan antara kepemimpinan dan komunikasi sangat erat, bahkan dapatdikatakan bahwa tidak ada kepemimpinan tanpa komunikasi. Karakteristikkomunikator dalam kepemimpinan penting untuk dipahami karena pemimpindapat mempengaruhi moral dan kepuasan kerja, keamanan, kualitas kehidupankerja, terutama tingkat prestasi suatu organisasi. Kemampuan dan keterampilankepemimpinan dalam mengarahkan bawahan merupakan faktor terpentinguntuk efektivitas kerja. Komunikasi sangat menentukan keberhasilan ataukegagalan kepemimpinan. Ini merupakan kebutuhan komunikator untukmemahami karakteristik komunikasi interpersonal , massa, organisasi,masyarakat, komunikasi antar budaya dan Islam.
SOSIAL BUDAYA DALAM KONSELING MULTIKULTURAL Risdawati Siregar
Hikmah Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v11i2.746

Abstract

Bese taw of counseling guidance as factor that have to note by counselor in serving counseling guidance. On multicultural counseling have to see differences of socio culture in process of shapping behavior and attitude of connected individual. Aspect of multicultural counseling have to understood consept of reality and self understanding also social constructional.Multicultural counseling have to hald principle which are principle of privacy counselor and privacy client, so a counselor have to understood characteristic of complexity socio culture in a social life. In serving guidance and counseling its can not be same with solving. So counselor have to understood of value, tradition and habit of a clent.Keywords: Multicultural Counseling
PENGARUH MEDIA MASSA TERHADAP EKONOMI Indri Tri Asti
Hikmah Vol 13, No 1 (2019): HIKMAH: JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v13i1.1339

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berjudul Pengaruh Media Massa Terhadap Ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media massa terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Hal positif dari pengaruh media massa terhadap ekonomi adalah semakin cepatnya proses pertukaran barang dan jasa, terjadinya industri dimana-mana, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kemajuan iptek dapat meningkatkan kemampuan produktifitas dalam skala besar. Sedangkan pengaruh negatifnya ialah terjadinya persaingan antar industri yang tidak sehat, industri yang punya modal besar akan mampu berkembang dan mematikan industri-industri kecil, perkembangan perdagangan luar negeri yang lebih bebas.Kata Kunci: Pengaruh Media Massa, Ekonomi
Menciptakan Komunikasi Media Sosial yang Beradab Sandi Ibrahim Abdullah
Hikmah Vol 16, No 1 (2022): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v16i1.4476

Abstract

Media sosial merupakan penanda dari hadirnya industri informasi 4.0, di saat informasi menjadi pusat perhatian khalayak yang saling bertukar satu sama lain dengan pola asimetris. Kehadiran media sosial telah meruntuhkan penguasaan dan pengendalian komunikasi massa. Kehadiran media sosial sebagai konsekuensi kemajuan komunikasi yang ditopang oleh kecanggihan teknologi  informasi sangat memerlukan intervensi moral. Media sosial tidak hanya menjadi ruang dakwah namun juga fungsi ukhuwah, yang satu sama lain dapat membangun jalinan yang dapat saling memberikan manfaat bagi kehidupan, karena sebaik-baiknya manusia adalah bermanfaat bagi manusia lainnya. Keterampilan komunikasi Islam sangat fundamental dibutuhkan pada komunikasi di media sosial. Upaya ini dapat dimulai dilakukan pada lingkungan komunikasi inti antara lain keluarga, saudara, dan lingkungan sekitar. Selain itu, prinsip Pendidikan komunikasi Islam perlu ditanamkan sejak dini sehingga akan terbentuk resiliensi, kemampuan manusia mengelola dan menghadapi gejolak arus informasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif diskriptif dengan memaparkan persoalan dan berharap mampu menyelesaikan serta memberi solusi terhadap persoalan-persoalan yang berkaitan dengan fenomena komunikasi di media sosial.
Analisis Khalayak Dalam Perspektif Komunikasi Terkait Kebijakan New Normal Dimasa Pandemi Covid-19 Moh Muslimin
Hikmah Vol 14, No 2 (2020): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v14i2.2948

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis khalayak terkait kebijakan new normal yang telah dilakukan oleh pemerintah upaya memutus rantai penyebaran covid-19. Artikel ini merupakan sebuah kajian pustaka dari beberapa artikel terkait, dalam artikel ini diketahui bahwa Khalayak merupakan salah satu unsur penting dalam komunikasi, terkait kebijakan new normal upaya yang dilakukan pemerintah dimasa pandemic ini khalayak harus lebih diperhatikan lagi dari segala aspek dan karakteristiknya, agar pesan dan tujuan kebijakan new normal dapat terealisasikan dan tersampaikan kepada seluruh masyarakat dengan baik.
POLITIK DAN PEREMPUAN: PERSPEKTIF ISLAM Al Husaini M. Daud
Hikmah Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v10i2.702

Abstract

Tulisan ini mengilustrasikan tentang kiprah perempuan dalam ranahpolitik yang sarat kontroversi dan menjadi topik hangat untukdiperbincangkan hingga kini. Lalu, bagaimana Islam memposisikanperempuan dalam kancah pergulatan politik. Dari hasil tela’ah penulis,ditemukan bahwa posisi perempuan dalam dunia politik melahirkandua bentuk jawaban yang keduanya bersandar pada dalil al-Qur’andan al-Hadist. Jawabn pertama Islam tidak mengakui prinsippersamaan antara laki-laki dan perempuan dalam hak-hak politik, danKedua Islam tidak menghalangi perempuan untuk mendapatkan hakhakpolitiknya sekalipun ada segolongan yang berpendapat bahwamasyarakat kita belum siap jika perempuan menggunakan hak-hakpolitik itu.
KEARIFAN LOKAL : Refleksi Diri Masyarakat To Lotang Sebagai Khalayak Media Jalaluddin Basyir
Hikmah Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v12i2.857

Abstract

Masyarakat To Lotang adalah masyarakat minoritas yang hidup dan tumbuh dengan segala macam kearifan lokal yang menjadikan mereka berada sekaligus membedakannya dari masyarakat mayoritas lainnya. Studi ini bertujuan untuk memeroleh pengetahuan mengenai bagaimana kearifan lokal yang diyakini pula sebagai kearifan spiritual ini dijawantahkan oleh mereka pada aktivitas mendapatkan informasi dari media massa. Metode penulisan ini adalah kualitatif konstruktivisme dengan menitikberatkan pada konstruksi realitas atas sosial sebagai sebuah pendekatan dan konsepsi Miles dan Huberman, yaitu Reduksi data, Penyajian data, dan Penarikan kesimpulan, sebagai model analisis penelitian. Hasil penulisan ini menerangkan bahwa potensi kearifan lokal atau kearifan spritual masyarakat To Lotang hadir tidak hanya sebagai sebuah konsep, namun mampu pula diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai alat referensialis dalam bertindak berupa filterisasi arus informasi dari media massa. Implikasi penulisan ini menerangkan bahwa diskursif-diskursif tradisional sedikit banyak menggeser fakta sosial yang selama ini dibangun atas dasar gagasan-gagasan teknorat modernisme yang cukup hegemonik dan berkembang sebagai paradigma tertentu.Kata Kunci: Kearifan Lokal, Masyarakat To Lotang, Media Massa, Identitas.
Dakwah Pada Masyarakat Multikultural Tomi Hendra
Hikmah Vol 14, No 1 (2020): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v14i1.2536

Abstract

 Abstract:Religion is a blessing given by Allah to humans, with that diversity humans to know each other. Both from the socio-cultural aspects and in other aspects. God has created people with tribes and nationalities so that they know each other. Indonesia is one of a very large nation and a country that is very rich, both from the wealth of agricultural products and rich in cultural diversity, language and do not forget from the aspect of religion. In this case the Indonesian community belongs to a multicultural society, which is seen from the aspects of religion, ethnicity, language and culture.Cultural richness, such as diversity or multiculturalism is something to be proud of and grateful for by the Indonesian people, but behind it all can not be denied it can also be a trigger or a factor that can bring conflict, especially when talking about preaching for now. clashes or conflicts that can arise in the form of physical clashes that lead to anarchist actions, can also give birth to movements that are radical. This can be caused by understanding, material or the way of delivering a da'wah interpreter, let alone accompanied by unwise in involving the Progress of technology to preach. This would actually bring new problems in da'wah especially those related to multicultural societies.Preaching to Indonesian people who are very multicultural, it is very much needed by a preacher's policy in delivering the message of preaching especially accompanied by the use of social media to preach so as not to trigger or create new conflicts.In this research the researcher offers a da'wah strategy to multicultural societies. This research itself uses a qualitative descriptive method by describing the problem and hopes to be able to solve and provide solutions to problems related to the Da'wah phenomenon in multicultural societies. Keywords: Da'wah, Multicultural Society     Abstrak:Keberagama merupakan sebuah nikmat yang diberikan oleh allah kepada manusia, dengan keberagamaan itulah manusia untuk saling mengenal satu sama lainnya. Baik dari aspek sosial budaya maupun dalam aspek lainnya. Allah telah menciptakan manusia itu bersuku- suku dan berbangsa- bangsa dengan tujuan agar mereka saling mengenal satu sama lainnya. Indonesia merupakan salah bangsa yang sangat besar dan Negara yang sangat kaya raya, baik dari kekayaan hasil bumi maupun kaya akan keanekaragaman budaya, bahasa dan tidak lupa dari aspek agama. Dalam hal inilah masyarakat indoesia tergolong kepada masyarakat yang multicultural, yang dilihat dari aspek agama, suku, bahasa dan budaya.Kekayaan budaya, semisal dengan keanekaragaman atau multicultural tersebut merupakan sesuatu yang patut dibanggakan dan disyukuri oleh bangsa Indonesia, tapi di balik itu semua tidak bisa dinafikan justru juga bisa menjadi sebuah pemicu atau faktor yang bisa mendatangkan konflik, khususnya bila berbicara tentang dakwah untuk saat ini. bentrokan atau konflik yang timbul bisa berupa bentrokan fisik yang berujung pada tindakan anarkis, bisa juga melahirkan gerakan - gerakan yang berpaham radikal. Hal ini bisa disebabkan dari pemahaman, materi atau cara penyampaian seorang juru dakwah, apalagi yang diiringi dengan tidak arifnya di dalam melibatkan Kemajuan teknologi untuk berdakwah. Hal ini sebanranya akan membawa persoalan baru dalam dakwah khususnya yang terkait dengan masyarakat multicultural.Berdakwah pada masyarakat Indonesia yang sangat multikultural, sangat dibutuhkan kebijakan seorang da’I di dalam menyampaikan pesan dakwah apalagi yang diiringi dengan pemanfaatan media sosial untuk berdakwah supaya tidak menjadi pemicu atau yang melahirkan konflik baru.Dalam penelitiaan ini peneliti menawarkan strategi dakwah pada masyarakat multikultural. Penelitian ini sendiri menggunakan metode kualitatif diskriftif dengan memaparkan persoalan dan berharap mampu menyelesaikan serta memberi solusi terhadap persoalan-persoalan yang berkaitan dengan fenomena Dakwah pada masyarakat multikultural. Kata Kunci: Dakwah, Masyarakat Multikultural 

Page 8 of 20 | Total Record : 192