cover
Contact Name
Arifin Hidayat
Contact Email
arifin@uinsyahada.ac.id
Phone
+6281228269512
Journal Mail Official
jurnalhikmah@uinsyahada.ac.id
Editorial Address
http://jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id/index.php/Hik/about/editorialTeam
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
HIKMAH: Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam
ISSN : 2085113     EISSN : 24069485     DOI : https://doi.org/10.24952/hik.v16i2
Core Subject : Social,
Jurnal Hikmah terbit 2 kali setahun ini diterbitkan oleh Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi IAIN Padangsidimpuan pada tahun 2007 dalam bentuk edisi cetak dan online. Tim redaksi menerima tulisan ilmiah baik merupakan hasil pemikiran konseptual maupun hasil penelitian yang berkaitan dengan kajian dakwah dan komunikasi Islam yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Tim penyunting berhak untuk melakukan revisi terhadap tulisan yang masuk ke meja redaksi untuk keseragaman format tanpa mengubah isi dan maksud tulisan. Alamat redaksi Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Jl. H.T. Rizal Nurdin Km. 4,5 Sihitang Padangsidimpuan Telp. 0634 - 22080.
Articles 192 Documents
Dinamika Dakwah Dalam Perspektif Komunikasi Tomi Hendra
Hikmah Vol 13, No 2 (2019): HIKMAH: JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:               Da'wah and communication have a very strong relationship, especially in the development of Islam as a referee of the process of improving the people. It is undeniable that in order to improve the Ummah from all the problems that have occurred, it is necessary to handle and the right way in conveying the message of da'wah. In order to realize good propaganda, a preacher must be able to master good communication. Communication has an important role in conveying da'wah messages so that there will be a shift and change in honey for the realization of amar makruf nahi mungkar. This paper aims to explore the dynamics of da'wah in a communication perspective. Communication as the main key in conveying the message of da'wah, but in some practice the da'wah material is not well received by madu due to the communication of da'I itself Keywords: Da'wah Dynamics in Communication PerspectiveabstrakDakwah dan komunikasi mempunyai hubungan yang sangat kuat khususnya dalam perkembangan Islam sebagai wasilah terhadap proses perbaikan umat. Tidak bisa dipungkiri bahwa untuk memperbaiki umat dari sekian persoalan yang terjadi, maka hal ini sangat diperlukan penanganan dan cara yang tepat di dalam menyampaikan pesan dakwah. Demi mewujudkan dakwah yang baik, maka seorang da’í harus mampu menguasai komunikasi yang baik. Komunikasi memiliki peran penting di dalam menyampaikan pesan-pesan dakwah agar terjadi pergeseran dan perubahan pada mad’u demi terwujudnya amar makruf nahi mungkar. Tulisan ini bertujuan untuk mengupas dinamika dakwah dalam perspektif komunikasi. Komunikasi sebagai kunci utama di dalam menyampaikan pesan dakwah, namun dalam beberapa prakteknya materi dakwah tidak diterima dengan baik oleh mad’u yang disebabkan oleh komunikasi da’I itu sendiri  Kata kunci: Dinamika Dakwah Dalam Perspektif Komunikasi
Strategi Komunikasi BNNK Tapanuli Selatan Dalam Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan Dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Mhd. Latip kahpi
Hikmah Vol 16, No 2 (2022): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v16i2.6028

Abstract

Abstract             South Tapanuli BNNK as a vertical agency representing BNN in the South Tapanuli jurisdiction has tried to take concrete actions in dealing with this drug disaster, although with various limitations it has not been able to cover the wider community of South Tapanuli to socialize the dangers of drugs in order to prevent drug abuse which is increasingly concerning. . The purpose of this study was to identify and analyze the Communication Strategy of the South Tapanuli BNNK in the Prevention, Eradication, and Drug Abuse (P4GN). This type of research is field research (Field Research). By using descriptive research methods, with qualitative data types. Descriptive research is research contained in the research problem. The representation is done by describing the symptoms as data or facts as they are. The communication strategy carried out by the South Tapanuli BNNK in the Prevention, Eradication, Abuse and Illicit Trafficking of Drugs with various strategies including first, redudency (Repeat Communication Messages) so that it is remembered by the public. The second Bonding is strengthening the relationship between the South Tapanuli BNNK and people who have been involved with drugs and anti-drug volunteers formed by the South Tapanuli BNNK, the third is Bridging bridging the community who are cases or affected by drugs to the rehabilitation party for treatment to improve the affected people. The fourth linking builds connectivity to all elements that have an interest in eradicating P4GN.Keywords: Strategy, Comunication, P4GN 
Etika Komunikasi Dalam Berdakwah Tomi Hendra
Hikmah Vol 15, No 1 (2021): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v15i1.3225

Abstract

AbstractIn the context of social relations, each individual will interact with each other. Interactions that are carried out because there is an intention, either only limited to conveying information, or influencing individuals to achieve certain other goals. In the process of interaction, this is the meaning of communication.Communication cannot be separated from moral bonds which implicitlt constitute the nature of communication actors to be reated well and politely. Da’wah activities are activities that cannot be separated from communication ethics. So in this case the extent of communication ethics in preaching in current conditions. This paper seeks to discuss explanations related to the theme in question. Meanwhile, the purpose of this study is to examine communication ethics in preaching. The approach method used in this research is library research, with a descriptive analysis methodThe results of research by preachers when communicating should stich to a strong ethical foundation, both ethical foundations relating to norms prevailing in society as well as those that have been stated firmly in the al quran and hadith.Key words: communication ethics, da’wah        AbstrakDalam konteks hubungan sosial, setiap individu akan berinteraksi satu sama lainnya. Interaksi yang dilakukan karena ada maksud, baik hanya sebatas menyampaikan informasi, atau mempengaruhi individu untuk mencapai tujuan- tujuan tertentu lainnya. Dalam proses interaksi inilah pengertian komunikasi. Komunikasi tidak dapat dilepaskan dari ikatan- ikatan moral yang secara tersirat merupakan fitrah pelaku-pelaku komunikasi agar diperlakukan dengan baik dan santun. Kegiatan dakwah merupakan kegiatan yang tidak bisa dipisahkan dengan etika komunikasi. Maka dalam hal ini sejauh mana etika komunikasi dalam berdakwah pada kondisi saat ini. Tulisan ini berupaya membahas pemaparan yang berhubungan dengan tema yang dimaksud.Sementara itu tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji etika komunikasi dalam berdakwah. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu library reseach, dengan metode deskriptif analisis.Hasil penelitian para juru dakwah ketika berkomunikasi selayaknya berpegang teguh kepada landasan etika yang kuat, baik landasan etika yang berkaitan dengan norma-norma yang berlaku di tengah-tengah masyarakat maupun yang telah dituangkan dengan tegas di dalam Al Quran dan Hadis. Kata kunci: Etika Komunikasi, Berdakwah 
OPTIMALISASI FUNGSI PESANTREN SEBAGAI AGEN PENGEMBANGAN SDM PERSPEKTIF DAKWAH Dedi Susanto
Hikmah Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v12i2.890

Abstract

AbstractPesantren as community development agents, are expected to prepare a number of concepts for developing students' resources, both for improving the quality of the boarding school and for improving the quality of community life. In order to carry out his da'wah as the realization of amar ma'ruf, pesantren does not only carry out preaching verbally only but needs to be developed with a model of da'wah in terms of empowering students. Robbi Rodliyya Pesantren is one of the social agents to make changes to the welfare of the people by adopting multi-media technology, but in the discourse in the community and students / students, they see that the use of internet media has a bad impact on children's development and affect their morals who tend to think negatively However, there needs to be an approach to change the mindset of the community and santri in relation to the use of modern media, therefore social engineering needs to be done. Keywords: Da'wah, Community Empowerment, Social Engineering AbstrakPesantren sebagai agen pengembangan masyarakat, sangat diharapkan mempersiapkan sejumlah konsep pengembangan sumber daya santri, baik untuk peningkatan kualitas Pondok pesantren itu maupun untuk peningkatan kualitas kehidupan masyarakat. Dalam rangka untuk melakanakan dakwahnya sebagai realisasi amar ma’ruf, pesantren tidak hanya melakukan dakwah secara lisan saja namun perlu dikembangkan dengan model dakwah bil hal dalam bentuk pemberdayaan terhadap santri. Pesantren Robbi Rodliyya merupakan salah satu agen sosial untuk melakukan perubahan kesejahteraan terhadap umat dengan mengadobsi teknologi multi media, namun dalam wacana di masyarakat dan santri/ siswa, mereka memandang bahwa penggunakan media internet membawa dampak yang buruk bagi perkembangan anak dan mempengaruhi akhlaknya yang cenderung berfikir negatif, namun hal tersebut perlu ada pendekatan untuk mengubah pola pikir masyarakat maupun santri terkait dengan penggunaan media modern, oleh karenanya perlu dilakukan social engineering.Kata Kunci: Dakwah, Pemberdayaan Masyarakat, Social Enggineering
Sistem Interaksi Antar Unsur dalam Sistem Dawah dan Impilikasinya dalam Gerakan Dakwah Anas Habibi Ritonga
Hikmah Vol 14, No 1 (2020): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v14i1.2033

Abstract

Manusia adalah makhluk individu dan makhluk sosial. Dalam hubungannya dengan manusia sebagai makhluk sosial, terkadang suatu maksud bahwa manusia bagaimanapun juga tidak dapat terlepas dari individu lain atau secara kodrati manusia akan selalu hidup bersama antara manusia akan berlangsung dalam berbagai bentuk komunikasi dan situasi. Dalam kehidupan seperti inilah akan terjadi sebuah interaksi.Interaksi akan selalu berkaitan dengan istilah komunikasi atau hubungan. Dalam proses kegaitan dakwah, dikenal dengan adanya unsur unsur dakwah; dianataranya da’i dan mad’u. Hubungan antara da’i dengan mad’u biasanya karena adanya kegiatan untuk meng interaksikan sesuatu, yang dikenal dengan istilah maudhu’ (pesan) untuk menyampaikan atau mengontakan maudhu’ (pesan) itu diperlukan adanya asaalib (media) atau wasiilah (saluran). Jadi unsur-unsur yang terlibat dalam dakwah itu adalah Da’i, Mad’u, Maudhu’, Wasiilah dan Asaalib dakwah. Begitu juga hubungan antara manusia yang satu dengan yang lain, proses interaksi itu pasti akan selalu ada. Lalu bagaimana sebenarnya sistem interaksi antar unsur dakwah dalam sistem dakwah, tulisan ini akan mencoba menjelaskannya.
Peran Majelis Taklim dalam Menjembatani Dakwah Indonesia-Malaysia; Analisis Jalinan Intelektual Ustaz-Jamaah Fauziah Nasution, M.Ag
Hikmah Vol 15, No 2 (2021): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v15i2.4424

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan rumusan analitik-kritis tentang  peran  majelis taklim dalam menjembatani dakwah Islam Indonesia-Malaysia.  Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan. Adapun sumber data primer penelitian ini adalah: Ulama dan Wacana Islam dalam Hubungan Intelektual di Tanah Melayu dan Indonesia Badlihisham Mohd Nasir dkk. Jaringan Ulama karya Azyumardi Azra, dan Kumpulan Makalah Seminar Internasioanal Dakwah Serumpun IAIN Imam Bonjol Padang. Sumber primer ini kemudian didukung oleh beberapa sumber skunder lainnya. Penelitian ini menemukan bahwa majelis taklim telah melahirkan hubungan intelektual ustaz-jamaah antara Indonesia-Malaysia, hubungan intelektual inilah yang menjadi jembatan dakwah Indonesia-Malaysia. Beberapa nama ustaz  Indonesia yang memiliki pengaruh pada pemikiran, pemahaman dan kehidupan beragama masyarakat Malaysia diantaranya adalah Buya HAMKA, Imanuddin, dan Abdul Shomad. Berbeda dengan jaringan intelektual antara Kyai-santri, maka jaringan intelektual  dalam majelis taklim dilahirkan oleh tradisi lisan yaitu verbalisasi pesan-pesan Islam. Kuatnya jalinan dakwah antara Indonesia-Malaysia, menjadikan kajian tentang hubungan intelektual ustaz-jamaah majelis taklim menjadi penting untuk diteliti.
PERKEMBANGAN DAKWAH ISLAM DI LHOKSEUMAWE ACEH Mauliddin Iqbal
Hikmah Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v10i1.690

Abstract

Tulisan ini untuk menjelaskan perkembangan dakwah Islamiyah diKota Lhok Seumawe dari sejarah zaman dahulu hingga denganperkembangan yang ada saat ini. Tulisan ini hasil dari kajian bukubukuyang terkait dengan sejarah perkembangan dakwah Islamyang terjadi selama ini. Sehingga ditemukan dalam kajian iniperkembangan dakwah Islam yang cukup menggembirakan dari segikuantitas maupun kualitas. Banyaknya program kegiatan dakwahdan berdirinya Islamic centre menambah kuat lagi pondasipergerakan dakwah di sana.
NEUROSIENCE DAN PENGALAMAN KEAGAMAAN ( SPRITUAL) KASUS KORUPSI Hammi Latifah
Hikmah Vol 11, No 2 (2017)
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v11i2.751

Abstract

Day by day people are always faced with deviant behavioral symptoms. Lying is no longer in a personal capacity even though it includes self-denial, but is done through its power, the power of the public. A power which, according to a healthy soul and a clear mind, is to carry out the mandate of the people. What is the relitasnya? That is a lie to lie covering these (political) power processes is a "structural lie".A power structure controlled by "liars". As the one held in anti-corruption institutions, along with 720 personal staff in the corruption eradication commission (KPK), is always faced with an increasingly creative mode of corruption as a product of mental lying.Day after day corruption experienced the dynamics of its mode, run systematically, synergistically, calmly and "solemnly". The age around forty years down marks some young, wealthy people, with a pragmatic lifestyle and hedonist. They are the middle class with the predicate scholarship a number of public and private universities. As explained in neurosciences that the soul as well as spirituality is the product of the human brain although the mechanisms for bringing the two are different.It is interesting to understand the necessity of recruiting candidates for the professional leaders of this state organization by finding out what is the relationship between a healthy brain, a close connection to the meaning of life and spirituality. The theory of neurosciences is highly recommended, at least learn from interpreting the perpetrators of corruption including the class of learned, a method of recruitment of public leaders capable of producing human elected. And neuroscience can be a government policy to involve a spiritual neuroscience approach in doing the fit and proper test of a country's stakeholder candidate. So that eventually hopefully through neuroscience and ISHA can contribute to the form of recruitment methods that can capture healthy and sane leaders of the brain, the fruit of the presence of God in the human brain. Keywords: neuroscience, spritual, corruption, ISHA.
Studi Pelacakan Peran dan Pekerjaan Alumni Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi IAIN Padangsidimpuan Mohd. Rafiq
Hikmah Vol 13, No 2 (2019): HIKMAH: JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v13i2.2107

Abstract

This study aims to describe the profile of the role of alumni from 1998 to 2018 Department of Islamic Broadcast Communication Communication IAIN Padangsidimpuan FDIK in society and the world of work; explain the suitability of alumni of the Department of Islamic Broadcast Communication Communication with alumni work; reveal the facts of the obstacles of alumni of the Islamic Broadcasting Communication Department in getting a job; explain the factors that cause the difficulty in carrying out the competence of KPI Department alumni in the community.This research is a Mixing study because it uses two approaches at once, namely qualitative and quantitative suppressors. Qualitative sword is used to analyze data based on interviews with KPI Alumni. While the quantitative approach is used to process numerical statistical data from the distribution of questionnaires to respondents of 46 people who were sampled in this study.The results showed that, firstly; the role and progress of KPI alumni in the community is very positive. Nominally have an important position in the community because they have the ability to communicate well, able to become a drafter who has many new ideas and ideas that are needed by the community. Second; KPI alumni generally work in accordance with KPI alumni profiles, namely as Dai, Public Relations Workers, although they work in many professions, but they do not leave their profession as preachers and public relations workers.
Pemanfaatan Instagram sebagai Media Dakwah Pesantren Perspektif Perencanaan Komunikasi (Study Pada Lembaga Yayasan Al-Hasany Sumber) Syaif Uddin Ali; Rahmadi Rahmadi; Karunia Maulidiyah; Agoes Moh. Moefad
Hikmah Vol 16, No 2 (2022): JURNAL ILMU DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
Publisher : IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/hik.v16i2.4729

Abstract

Keberadaan media sosial memberikan kemampuan untuk memperluas volume informasi untuk menjadikan individu memegang kontrol yang lebih besar, juga mudahnya bertukar komunikasi yang melakukan interaksi lewat media online, media ini tidak terbatas oleh ruang dan waktu selama pengguna terhubung dengan konneksi internet. Dengan kemudahan media ini, Pengelola Pesantren memiliki inisiatif untuk membuat akun Instagram @alhasanymedia. Metode peneltian yang digunakan dengan pendekatan kualitatif lapangan, prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa perkataan lisan atau urutan kata yang tertulis dari orang-orang yang diamati dan pendekatan ini diarahkan pada latar individu secara holistis (utuh). Dalam penelitian kualitatif, penulis menjadi instrumen kunci (human instrument) yang berfungsi menetapkan fokus penelitian, mencari dan memilih informan sebagai sumber data, mengumpulkan data, menilai kualitas data, analisis data, menafsirkan data dan membuat kesimpulan atas hasil temuan. Adapun hasil penelitian ini bahwa akun Instgaram @alhasanymedia menjadikannya sebagai media yang memberikan kontribusi bagi pesantren sebagai lembaga pendidikan yang meliputi media dakwah, informasi, silaturrahmi, promosi, nostalgia, dan dokumentasi bagi pesantrem dan para alumni PonPes Al-Hasany Sumber, wali santri dan Abituren. 

Page 7 of 20 | Total Record : 192