cover
Contact Name
Ria Buana
Contact Email
Jurnal.eberspapyrus@gmail.com
Phone
+628129657508
Journal Mail Official
jurnal.eberspapyrus@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Ebers Papyrus
ISSN : 08548862     EISSN : 27981630     DOI : https://doi.org/10.24912/ep.vxxxx.xxxxx
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ebers Papyrus adalah jurnal kedokteran dan kesehatan yang dikaji oleh pakar yang ahli dalam bidangnya. Ebers Papyrus berfokus meningkatkan wasasan dan pengetahuan ilmu kedokteran dasar, kedokteran klinis dan kedokteran komunitas dengan pendekatan Evidence-Based Medicine berupa artikel asli, studi kasus dan tinjauan pustaka. Konten Ebers Papyrus meliputi artikel-artikel terkini dalam bidang Biologi Molekuler, Histopatologi, Alergi dan Imunologi, Studi Sel Punca, Gizi, Geriatri, Farmakologi, Herbal, Infeksi dan Penyakit Tropis, Ilmu Penyakit Dalam, Ilmu Kesehatan Anak, Ilmu Obstetri dan Ginekologi, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ilmu Bedah, Neurologi, Oftalmologi, Otolaringologi, Dermatovenerologi, Psikiatri, Radiologi, Forensik, Rehabilitasi Medik dan Kedokteran Olah Raga.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 19 No. 2 (2013): EBERS PAPYRUS" : 9 Documents clear
Endang Rahayu Sedyaningsih Andri Wanananda
Ebers Papyrus Vol. 19 No. 2 (2013): EBERS PAPYRUS
Publisher : Medical Faculty Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum Pendidikan Kedokteran Indonesia Tom Surjadi
Ebers Papyrus Vol. 19 No. 2 (2013): EBERS PAPYRUS
Publisher : Medical Faculty Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengaruh Minuman Probiotik Mengandung Lactobacillus Casei Shirota Strain Terhadap Penyembuhan Lesi Mukosa Mulut (Kajian Pada Tikus Sprague Dawleys) Janti Sudiono; Gabriella Nasseri; Angelina Angelina; Okkinardo Arief
Ebers Papyrus Vol. 19 No. 2 (2013): EBERS PAPYRUS
Publisher : Medical Faculty Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minuman probiotik yang mengandung mikroorganisme hidup berperan penting bagi kese­ hatan dengan mempengaruhi sistem imun sehingga dapat mengurangi peradangan. Lac­tobacillus  casei mempengaruhi sistem imun melalui mekanisme selular dan humoral.  Tu­ juan penelitian  ini adalah  untuk mengetahui  efek minuman  probiotik  yang mengandung Lactobacillus  casei strain Shirota terhadap proses penyembuhan lesi mukosa mulut. Se­jumlah 36 tikus Sprague dawley digunakan dalam penelitian ini dibagi secara radom dalam 4 kelompok (n=9): K- (kelompok kontrol negatif), P-1 (kelompok perlakuan dengan pembe­ rian larutan probiotik secara sistemis), P-2 (kelompok perlakuan dengan pemberian larutan probiotik secara topikal), K+ (kelompok kontrol positif dengan aplikasi topikal gel asam hialuronik). Lesi mukosa mulut dibuat dengan menggosok mukosa labial menggunakan larutan H202 3%. Proses penyembuhan diamati secara histopatologi pada hari ke 2, 4, dan 7. Berdasarkan uji Kruskal Wallis, ada perbedaan bermakna antara kelompok perlakuan (p=0,001<0,05). Pada hari ke 2, tidak ditemukan perbedaan bermakna antar kelompok (MRD=4,67<5,33). Pada hari ke 4, ditemukan perbedaan bermakna antara kelompok per­ lakuan (P-1 dan P-2) dengan kelompok kontrol negatif (K-) dan kontrol positif (K+) dengan MRD=14 dan 9,33 (>5,33). Pada hari ke 7, kelompok P-1 menunjukkan nilai MRD yang sama dengan kelompok K+, namun menunjukkan perbedaan bermakna dengan kelompok K- dan P-2 (MRD=6>5,33). Penelitian ini menyimpulkan bahwa aplikasi minuman probiotik yang mengandung Lactobacillus  casei strain shirota baik secara sistemik maupun topikal dapat mempercepat penyembuhan lesi mukosa mulut. Aplikasi sistemis lebih efektif pada stadium yang lebih lanjut (hari ke 7) sedangkan aplikasi topikal lebih efektif pada stadium awal (hari ke 4).
Aktivitas Antioksidan Rambutan Binjai (Nephelium Lappaceum Linn) Taty Rusliati Rusli
Ebers Papyrus Vol. 19 No. 2 (2013): EBERS PAPYRUS
Publisher : Medical Faculty Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian aktivitas antioksidan  tumbuhan  rambutan (Nephe/ium  /appace­ um Linn) jenis binjai, dari berbagai  jenis yang terdapat  di Indonesia  di antaranya  lebak, rapia, nona, binjai, aceh dan lain-lainnya. Tumbuhan ini merupakan salah satu bahan obat tradisional yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti demam dan disentri. Tumbuhan rambutan mengandung senyawa tannin dan polifenol yang diketahui bersifat antioksidan.  Penelitian  ini bertujuan  untuk memanfaatkan  dan mengembangkan penggu­ naan ekstrak kulit rambutan binjai sebagai antioksidan. Metoda   yang digunakan untuk ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol dan aktivitas anti­ oksidan ditentukan dengan pengujian terhadap 2,2-dipheny/-1-picry/ hidrazy/ (DPPH) seba­ gai radikal bebas dengan mengukur absorbansi DPPH pada panjang gelombang  517 nm. Hasil uji aktivitas  antioksidan  secara  kuantitatif  menunjukkan bahwa  ekstrak  etanol kulit rambutan binjai mempunyai nilai IC_ 50 sebesar 3,6945, IJglmL dan Asam askorbat sebesar 3,0467   IJglmL Dapat disimpulkan  dari penelitian  ini bahwa ekstrak etanol kulit rambutan binjai mempunyai aktivitas antioksidan yang sebanding dengan senyawa Asam askorbat
Profil Status Gizi Mahasiswa Teknik Mesin Universitas Tarumanagara Angkatan 2010-2011 Susilodinata Halim
Ebers Papyrus Vol. 19 No. 2 (2013): EBERS PAPYRUS
Publisher : Medical Faculty Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di negara maju seperti Amerika Serikat, kegemukan  semakin banyak dari tahun ke tahun, ini disebabkan  karena asupan makanan yang berlebihan dan aktifitas fisik yang serba mi­ nim. Penelitian mengenai profil status gizi mahasiswa  teknik mesin Universitas Tarumana­ gara angkatan 2010/2011 sebanyak 26 orang mahasiswa didapatkan 2 orang mahasiswa kegemukan  (8%), 6 orang mahasiswa  kelebihan  berat (23%), 17 orang mahasiswa  berat badan normal (65%) dan 1 orang mahasiswa  kurang berat (4%).
Masalah dan Penatalaksanaan Herpes Genitalis Rekuren Metta Suryani; Linda Yulianti Wijayadi
Ebers Papyrus Vol. 19 No. 2 (2013): EBERS PAPYRUS
Publisher : Medical Faculty Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Herpes  genitalis  (HG)  merupakan  penyakit  infeksi  menular  seksual  {IMS)  yang  sema­ kin banyak dijumpai pada usia remaja dan dewasa muda yang seksual aktif. Penyakit  ini cenderung  sukar disembuhkan dan penularan  dapat terjadi dari penderita  tanpa gejala. Masalah  utama HG adalah frekuensi  rekurensinya  yang seringkali  sangat tinggi, kronis, dan efeknya terhadap hubungan personal dan kehidupan seksual pasien. Herpes Genitalis Rekuren (HGR) lebih banyak terjadi pada pasien dengan penurunan daya tahan tubuh, di antaranya  pada wanita hamil dan penderita  imunokompromais. Diperlukan  penatalaksa­ naan yang baik dalam pemberian terapi dan kepatuhan yang tinggi dari pasien untuk dapat menurunkan angka kejadian rekurensi HG
Defisiensi Vitamin D dan Terapinya Idawati Karjadidjaja
Ebers Papyrus Vol. 19 No. 2 (2013): EBERS PAPYRUS
Publisher : Medical Faculty Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Defisiensi  vitamin D   mungkin  dianggap  tidak menjadi masalah  karena  Indonesia  terle­ tak di katulistiwa. Defisiensi vitamin D dianggap masalah di negara-negara  dengan letak geografis  yang terletak 35 o lintang Utara atau Selatan terutama di musim dingin ketika kemungkinan terpapar  matahari sedikit, sehingga  tidak terjadi sintesis vitamin D di kulit. Namun,  beberapa penelitian menunjukkan bahwa defisiensi vitamin D dapat juga te adi negara-negara  dengan matahari bersinar sepanjang tahun. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan tentang asupan dari makanan sumber vitamin D dan memakai pakaian yang tertutup. Dahulu defisiensi  vitamin D diketahui hanya  mengakibatkan masalah di tulang yaitu Rickets pada masa kanak-kanak  dan osteo osteomalacia  pada orang dewasa yang kelak akan menimbulkan masalah osteoporosis  di usia lanjut. Deasa ini defisiensi vitamin D juga berhubungan dengan insidens beberapa  penyakit seperti penyakit infeksi, diabe­ tes melitus, reumatoid artritis, hipertensi, penyakit  jantung dan pembuluh darah serta be­ berapa keganasan. Perlu diteliti apakah defisiensi vitamin D menjadi masalah di Indonesia dan perlu disebarluaskan cara pencegahan  yang mudah, karena matahari yang bersinar cukup banyak.
Peran Asam Lemak Omega 3 Terhadap Hipertrigliseridemia Pada Penderita HIV/AIDS Sari Dewi Rosady
Ebers Papyrus Vol. 19 No. 2 (2013): EBERS PAPYRUS
Publisher : Medical Faculty Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penderita Human Immunodeficiency Virus/acquired immune deficiency syndrome (HIV/ AIDS) mengalami berbagai kelainan proses biologis dalam tubuh karena infeksi virus yang menyerang sellimfosit T CD4+ sehingga menyebabkan gangguan sistem kekebalan tubuh. Salah satu akibat dari proses infeksi HIV/AIDS dan pengobatan anti retrovirus highly active antiretroviral therapy (HAART) adalah gangguan metabolisme lemak yang menyebabkan terjadinya lipoatrofi subkutan, penumpukan lemak di bagian central dan peningkatan lemak viseral baik absolut maupun relatif. Pada hasil pengamatan yang dilakukan pada penderita HIV ditemukan peningkatan kadar trigliserida dan  penurunan kolesterol total, sedangkan pasien AIDS didapatkan terjadi penurunan kadar kolesterol-lipoprotein berkerapatan tinggi (high density lipoprotein-cholesteroi/HDL-C), dan kolesterol-lipoprotein berkerapatan ren­ dah  (low density lipoprotein-cholesteroi/LDL-C), penurunan clearance trigliserida plasma dan peningkatan kadar asam lemak bebas (ALB). Komposisi tubuh yang tidak normal ini dilaporkan terjadi pada sekitar 40-50 pasien yang terinfeksi HIV. Asam lemak omega 3 dinilai sangat berperan penting dalam penyakit kardiovaskular terutama dalam mengatasi dislipidemia. Mekanisme penurunan kadar trigliserida oleh omega 3 pada pasien HIV be­ lum diketahui dengan jelas tetapi diduga bahwa asam eikosa-pentaenoat (EPA) dan asam dokosaheksaenoat (DHA)           dapat menurunkan sintesis lipoprotein berkerapatan sangat rendah (very low density lipoprotein!VLDL)- trigliserida, meningkatkan clearance trigliseri­ da dari partikel VLDL, dan atau meningkatkan konversi VLDL remnants menjadi LDL.
Mastering OSCE Sony Sugiharto
Ebers Papyrus Vol. 19 No. 2 (2013): EBERS PAPYRUS
Publisher : Medical Faculty Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Page 1 of 1 | Total Record : 9