cover
Contact Name
Cepi Yazirin
Contact Email
cepiyazirin10@unisma.ac.id
Phone
+6289681629094
Journal Mail Official
cepiyazirin10@unisma.ac.id
Editorial Address
Jalan Mayjen Haryono No.193, Dinoyo, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65144
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
RING Mechanical Engineering
ISSN : -     EISSN : 28285174     DOI : https://doi.org/10.33474/rm.v3i1
RING Mechanical Engineering (RING ME) with the ISSN number 2828-5174 (online), is a multidisciplinary scientific journal published by Mechanical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Islam Malang. This journal contains articles in the fields of Energy Conversion, Materials, Production and Manufacturing. This jurnal is published twice a year, namely in June and December.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2024): RING Mechanical Engineering" : 5 Documents clear
PENAMBAHAN TONGKOL JAGUNG PADA BATUBARA TERHADAP PERFORMA PLTU 2X150 DENGAN PROSES CO-FIRING MENGGUNAKAN SIMULASI CYCLE-TEMPO Riyan Hidayat; Ena Marlina; Artono Raharjo
RING ME Vol 4 No 2 (2024): RING Mechanical Engineering
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/rme.v4i2.22596

Abstract

Co-firing adalah proses pembakaran campuran dua jenis bahan bakar untuk mengurangi emisi gas buang. Penelitian ini menggunakan simulasi Cycle-Tempo berdasarkan neraca panas Perusahaan Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2×150 MW. Bahan bakar utama adalah batubara highest heating value (HHV) 4200 kal/gram, dengan biomassa tongkol jagung yang memiliki kandungan sulfur rendah. Rasio campuran yang dianalisis adalah 0%, 25%, dan 50%. Hasil menunjukkan daya boiler tertinggi pada rasio 0% (28.702,97 kW, efisiensi 82%), sementara rasio 25% dan 50% menurun menjadi 28.427,09 kW (efisiensi 81%) dan 28.122,75 kW (efisiensi 79%). Daya bersih pembangkit juga menurun dari 15.625,9 kW (rasio 0%) menjadi 15.281,1 kW (rasio 50%). Penurunan performa disebabkan oleh pencampuran biomassa yang kurang optimal untuk pembangkit. Net Plant Heat Rate (NPHR) menunjukkan efisiensi terbaik pada rasio 0%, mendukung pembangkit menghasilkan energi dengan lebih mudah. Co-firing biomassa dapat mengurangi emisi tetapi menurunkan performa pembangkit secara keseluruhan.
ANALISIS TEGANGAN STATIK STANDAR SAMPING SEPEDA MOTOR MATIC MENGGUNAKAN BAHAN STEEL ALLOY DENGAN SOFTWARE SOLIDWORK Ratna Fajarwati Meditama; Diama Rizky Septiawan; Agus Dwi Putra; Bisyri Nur Wahid
RING ME Vol 4 No 2 (2024): RING Mechanical Engineering
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/rme.v4i2.22758

Abstract

This study presents a static stress analysis on the side stand of a matic motorcycle using Steel Alloy material, applying the finite element method and SolidWorks software. Motorcycles are a popular means of transportation, especially in rural areas where users often modify the side stand to support additional loads. The side stand is a critical component that allows the motorcycle to remain stable when parked. However, this component frequently encounters damage due to loads exceeding its initial design capacity. This research aims to evaluate the structural strength and safety factor of the side stand under a 2240 N load. Simulation results indicate that the maximum stress experienced remains below the yield strength of the Steel Alloy used. The obtained safety factor supports the material's application in side stand structures, provided that load limits are observed. This study is expected to contribute to the development of more load-resistant side stand designs, especially for rural usage needs.
Perbandingan Makrostrukture Hasil Cor dengan Variasi Komposisi Pasir Cetak Tsamroh, Dewi Izzatus; Yazirin, Cepi; Sasongko, Muhammad Ilman Nur
RING ME Vol 4 No 2 (2024): RING Mechanical Engineering
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/rme.v4i2.22885

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan makrostruktur hasil cor dengan variasi komposisi pasir cetak. Pasir cetak memegang peran penting dalam proses pengecoran logam, karena sifatnya memengaruhi kualitas produk cor yang dihasilkan. Variasi komposisi pasir cetak, seperti persentase pasir silika, binder, dan air, diuji untuk mengamati pengaruhnya terhadap struktur makro hasil cor, termasuk cacat permukaan, kekerasan, dan homogenitas. Proses pengecoran dilakukan menggunakan metode sand casting dengan bahan logam tertentu, serta parameter proses yang terstandarisasi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa variasi komposisi pasir cetak memberikan dampak signifikan terhadap kualitas permukaan dan struktur internal hasil cor. Komposisi pasir cetak yang optimal mampu menghasilkan struktur makro yang lebih seragam, minim cacat, dan sesuai dengan standar kualitas industri. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas proses pengecoran di industri manufaktur.
Analisis Struktur Mikro pada Baja St 60 Hasil Perlakuan Hardening dengan Menggunakan Variasi Media Pendingin Tsamroh, Dewi Izzatus; Agus Dwi Putra; Jibril Maulana
RING ME Vol 4 No 2 (2024): RING Mechanical Engineering
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/rme.v4i2.22886

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur mikro baja ST 60 setelah perlakuan pengerasan (hardening) dengan menggunakan variasi media pendingin. Baja ST 60 dipilih karena aplikasinya yang luas dalam industri konstruksi dan mesin, yang membutuhkan sifat mekanik tinggi seperti kekerasan dan ketangguhan. Proses hardening dilakukan dengan memanaskan baja hingga suhu austenisasi (850–900°C), diikuti dengan pendinginan cepat menggunakan tiga media berbeda, yaitu air, oli, dan larutan garam. Struktur mikro hasil perlakuan dianalisis menggunakan mikroskop optik untuk mengidentifikasi fasa-fasa yang terbentuk, seperti martensit, ferit, dan perlit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi media pendingin memiliki pengaruh signifikan terhadap struktur mikro dan sifat mekanik baja ST 60. Pendinginan menggunakan air menghasilkan pembentukan martensit yang lebih dominan, meningkatkan kekerasan namun berpotensi menyebabkan retakan. Pendinginan dengan oli menghasilkan struktur campuran martensit dan perlit dengan kekerasan sedang serta retakan yang lebih minim. Sementara itu, pendinginan dengan larutan garam memberikan hasil serupa dengan air, namun dengan distribusi martensit yang lebih seragam. Penelitian ini mengungkapkan bahwa pemilihan media pendingin yang tepat sangat penting untuk mengoptimalkan sifat mekanik baja ST 60 sesuai kebutuhan aplikasinya.
Perbandingan Laju Korosi dengan Menggunakan Spray Chamber Test dan Corrosion Coupon Rack pada Baja Karbon Rendah Suprapto, Agus; Tsamroh, Dewi Izzatus; Sentosa, Obaja Eden Riyanto
RING ME Vol 4 No 2 (2024): RING Mechanical Engineering
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/rme.v4i2.22887

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan laju korosi baja karbon rendah menggunakan dua metode pengujian, yaitu spray chamber test dan corrosion coupon rack. Baja karbon rendah dipilih karena penggunaannya yang luas di berbagai industri, seperti konstruksi dan peralatan, namun memiliki kerentanan terhadap korosi di lingkungan tertentu. Penelitian ini menggunakan metode spray chamber test dengan mensimulasikan lingkungan korosif dengan penyemprotan larutan garam secara terkontrol, sedangkan corrosion coupon rack menggunakan eksposur langsung terhadap larutan korosif dalam kondisi statis. Laju korosi dianalisis berdasarkan perubahan massa spesimen dan dievaluasi menggunakan perhitungan corrosion rate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju korosi yang dihasilkan oleh spray chamber test cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan corrosion coupon rack. Hal ini disebabkan oleh mekanisme penyemprotan yang meningkatkan kontak permukaan spesimen dengan larutan korosif, mempercepat reaksi oksidasi. Sementara itu, corrosion coupon rack menunjukkan laju korosi yang lebih lambat karena kondisi larutan statis yang mengurangi dinamika reaksi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5