cover
Contact Name
Jajang Suhayat
Contact Email
analysis.edupedia@gmail.com
Phone
+6282218560919
Journal Mail Official
arifin1169@gmail.com
Editorial Address
Jln. Raya Trajaya Kecamatan Palasah
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Accounting, Management, Economics, and Business
Published by Edupedia Publisher
ISSN : 29861713     EISSN : 29856205     DOI : 10.56855
Core Subject : Economy,
ANALYSIS: Accounting, Management, Economics, and Business invites academics and researchers who do original research in the fields of economics, management, Business and accounting, including but not limited to: Economics Monetary Economics, Finance, and Banking International Economics Public Economics Economic development Regional Economy Business Science Buyer behavior Finance Organizational theory and behavior Marketing Risk and insurance International business Management Science Marketing Financial management Human Resource Management International Business Entrepreneurship Accounting Sciences Taxation and Public Sector Accounting Accounting information system Auditing Financial Accounting Management accounting Behavioral accounting
Articles 72 Documents
Optimalisasi Manajemen Bisnis melalui Artificial Intelligence di Industri Ritel Maulina Agustin; Nanda Andreas Octavini; Levina Rachmawati Putri
Journal of Accounting, Management, Economics, and Business (ANALYSIS) Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/analysis.v4i3.2136

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Artificial Intelligence (AI) dalam meningkatkan efisiensi operasional, pengelolaan keuangan, kinerja pemasaran, dan proses pengambilan keputusan pada sektor ritel. Metodologi – Penelitian ini menggunakan metode literature review kualitatif dengan mensintesis temuan dari 18 artikel jurnal peer-reviewed yang diterbitkan pada periode 2021–2025. Artikel diperoleh dari basis data akademik seperti Google Scholar dan ScienceDirect. Data dianalisis menggunakan pendekatan tematik kualitatif untuk mengidentifikasi pola dominan dan hubungan konseptual terkait implementasi AI dalam manajemen bisnis ritel. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional melalui otomatisasi proses keuangan rutin, deteksi kecurangan, analisis pasar prediktif, analisis perilaku pelanggan, strategi pemasaran yang dipersonalisasi, serta penyediaan business intelligence secara real-time. Selain itu, AI berkontribusi terhadap optimalisasi biaya dan mendukung inovasi model bisnis yang adaptif melalui teknologi machine learning seperti Artificial Neural Networks dan Random Forest. Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada sintesis komprehensif mengenai penerapan AI yang mencakup aspek manajemen keuangan dan pemasaran dalam industri ritel. Penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai tantangan utama, seperti perlindungan privasi data, kesiapan infrastruktur, biaya implementasi, dan kompetensi sumber daya manusia. Signifikansi – Temuan penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian manajemen bisnis digital serta menawarkan implikasi praktis bagi transformasi bisnis ritel yang berkelanjutan di era kecerdasan buatan.
Pengaruh Penggunaan Metode Pembayaran Cashless terhadap Kontrol Pengeluaran Uang Jajan pada Siswa SMA Generasi Z di Kota Bandung Almira Amanda
Journal of Accounting, Management, Economics, and Business (ANALYSIS) Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/analysis.v4i3.2141

Abstract

Pendahuluan – Pesatnya penggunaan metode pembayaran nontunai (cashless payment) di kalangan siswa SMA Generasi Z menimbulkan kekhawatiran terhadap menurunnya kemampuan mengendalikan pengeluaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan cashless payment terhadap pengendalian pengeluaran siswa SMA Generasi Z di Kota Bandung. Metode – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei potong lintang (cross-sectional). Sampel berjumlah 100 responden yang dipilih secara purposive sampling dari populasi 64.061 siswa SMA di Kota Bandung berdasarkan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana. Hasil – Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan cashless payment berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengendalian pengeluaran (B = 0,528; t = 9,778; p < 0,001) dengan koefisien determinasi sebesar 49,4% (R² = 0,494). Kemudahan penggunaan pembayaran digital, khususnya melalui QRIS dan promosi dompet digital, cenderung melemahkan pengendalian diri (rata-rata indikator Y3 = 3,08) serta pengelolaan anggaran uang saku (rata-rata indikator Y1 = 3,21). Kebaruan – Penelitian ini memberikan bukti empiris mengenai pengaruh penggunaan cashless payment terhadap pengendalian pengeluaran pada siswa SMA Generasi Z di Kota Bandung, kelompok yang masih relatif jarang dikaji dalam konteks perilaku keuangan digital di Indonesia. Signifikansi – Hasil penelitian ini menjadi dasar bagi sekolah, orang tua, dan pembuat kebijakan dalam merancang program literasi keuangan digital yang mendorong penggunaan pembayaran nontunai secara bijak serta memperkuat kemampuan siswa dalam mengelola pengeluaran.
Analisis Prosedur Administrasi Perjalanan Dinas oleh Sekretaris Umum Divisi DJK Bank BJB Kantor Pusat Bandung Nasywa Nabila; Fenny Damayanti; Siti Rochmah
Journal of Accounting, Management, Economics, and Business (ANALYSIS) Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/analysis.v4i3.2142

Abstract

Tujuan – Administrasi perjalanan dinas merupakan bagian penting dari administrasi perkantoran yang mendukung efektivitas organisasi dan keberlangsungan operasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan prosedur administrasi perjalanan dinas di Bank BJB Kantor Pusat Bandung, khususnya pada Divisi DJK, yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan. Metodologi – Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan General Secretary Divisi DJK, sedangkan data dokumentasi diperoleh dari Human Capital System (HCS), sistem My Activity, dan dokumen resmi perjalanan dinas. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengevaluasi pelaksanaan prosedur serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur administrasi perjalanan dinas telah dilaksanakan sesuai ketentuan dan didukung sistem digital yang meningkatkan efisiensi serta transparansi. Namun, masih terdapat kendala berupa ketidaklengkapan dokumen, keterlambatan proses persetujuan, dan kurangnya ketelitian pegawai dalam melengkapi persyaratan administrasi. Kendala tersebut memengaruhi efektivitas proses reimbursement dan efisiensi administrasi. Secara umum, prosedur yang diterapkan telah sesuai dengan teori administrasi perkantoran, meskipun masih memerlukan optimalisasi. Kebaruan – Penelitian ini memberikan gambaran mengenai implementasi prosedur administrasi perjalanan dinas berbasis digital di sektor perbankan melalui pemanfaatan Human Capital System (HCS) dan sistem My Activity. Signifikansi – Hasil penelitian diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi organisasi dalam meningkatkan efisiensi administrasi, ketelitian pegawai, dan pengelolaan perjalanan dinas berbasis digital.
Strategi Keberlanjutan dan Pengembangan Ekonomi Lokal pada Industri Kecil Kacang Sangrai di Kelurahan Kinali Satu Kecamatan Kawangkoan Helmiyanti Sampe Martinus; Rahel W. Kimbal; Supriyanto Supriyanto
Journal of Accounting, Management, Economics, and Business (ANALYSIS) Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/analysis.v4i3.2165

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi keberlanjutan usaha dan pengembangan ekonomi lokal pada usaha kacang sangrai skala kecil di Desa Kinali Satu, Kecamatan Kawangkoan. Penelitian ini didasarkan pada pentingnya industri lokal dalam mendukung pendapatan masyarakat, melestarikan identitas ekonomi lokal, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah. Metodologi – Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan dipilih secara purposive yang terdiri atas pemilik usaha dan pelaku usaha kacang sangrai. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Selain itu, analisis SWOT digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor strategis yang memengaruhi pengembangan dan keberlanjutan usaha. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha kacang sangrai memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan pendapatan masyarakat. Strategi keberlanjutan yang diterapkan oleh pelaku usaha meliputi menjaga kualitas produk, mempertahankan loyalitas pelanggan, meningkatkan kualitas kemasan, memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, serta memperluas jaringan pemasaran. Berdasarkan analisis SWOT, pengembangan usaha perlu difokuskan pada pemanfaatan kekuatan dan peluang secara optimal untuk meningkatkan daya saing, sekaligus meminimalkan kelemahan dan mengantisipasi ancaman dari lingkungan eksternal. Strategi tersebut diharapkan mampu memperkuat perekonomian lokal dan mendukung keberlanjutan usaha dalam jangka panjang. Kebaruan – Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian mengenai pengembangan ekonomi lokal dengan menyajikan analisis yang komprehensif mengenai strategi keberlanjutan pada industri pangan tradisional skala kecil melalui pendekatan kualitatif berbasis analisis SWOT. Signifikansi – Hasil penelitian ini diharapkan memberikan manfaat bagi pelaku usaha mikro, pemerintah daerah, praktisi pemberdayaan masyarakat, serta akademisi yang memiliki perhatian terhadap pemberdayaan usaha mikro dan pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Pengaruh Latar Belakang Keluarga Petani, Persepsi Risiko, dan Efikasi Diri terhadap Minat Agripreneurship Generasi Z di Kabupaten Tasikmalaya Muchamad Akmaluddin Al-ansori; Alfin Nur Arifah; Herdiyanti Herdiyanti; Yudi Setia Rachmand
Journal of Accounting, Management, Economics, and Business (ANALYSIS) Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/analysis.v4i3.2200

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh latar belakang keluarga petani, persepsi risiko, dan efikasi diri terhadap minat agripreneurship Generasi Z di Kabupaten Tasikmalaya. Metodologi – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden Generasi Z di Kabupaten Tasikmalaya yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang keluarga petani dan efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat agripreneurship Generasi Z, sedangkan persepsi risiko berpengaruh negatif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel independen berpengaruh signifikan terhadap minat agripreneurship. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,523 menunjukkan bahwa 52,3% variasi minat agripreneurship dapat dijelaskan oleh latar belakang keluarga petani, persepsi risiko, dan efikasi diri. Kebaruan – Penelitian ini mengintegrasikan latar belakang keluarga petani, persepsi risiko, dan efikasi diri dalam satu model penelitian untuk menjelaskan minat agripreneurship Generasi Z pada konteks lokal Kabupaten Tasikmalaya. Signifikansi – Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah, lembaga pendidikan, dan pemangku kepentingan lainnya dalam merancang program yang mendorong peningkatan minat Generasi Z terhadap agripreneurship.
Islamic Employer Branding and Social Media Engagement for Attracting Generation Z Talent Agus Supriyanto
Journal of Accounting, Management, Economics, and Business (ANALYSIS) Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/analysis.v3i3.2209

Abstract

Purpose – The digital transformation era has reshaped recruitment practices, requiring organizations to develop innovative employer branding strategies to attract Generation Z talent. This study aims to explore how Islamic values-based employer branding communicated through social media influences the attractiveness of organizations among Muslim Generation Z job seekers. Methodology – This study employed a descriptive phenomenological qualitative design using a multi-case study approach. Data were collected from three Islamic-oriented digital companies and creative technology agencies in Indonesia. Purposive sampling was used to select 35 participants, consisting of 15 HR practitioners and digital business owners, as well as 20 Muslim Generation Z job seekers. Data were gathered through in-depth semi-structured interviews and analyzed using thematic analysis involving data reduction, coding, categorization, and interpretation. Findings – The findings reveal that Islamic employer branding effectively enhances organizational attractiveness when communicated through social media platforms such as Instagram Reels and TikTok. Core Islamic values, including amanah (integrity and accountability), 'adl (fairness and equitable compensation), itqan (professional excellence), and hifz al-nafs (mental and spiritual well-being), emerged as key dimensions influencing Generation Z’s employment preferences. Transparent and authentic digital narratives strengthened employer value propositions and reduced concerns regarding toxic workplace cultures and exploitation in the digital industry. These findings suggest that integrating Islamic ethical principles into employer branding can improve talent acquisition outcomes among Muslim Generation Z. Novelty – This study extends the Islamic Human Resource Management literature by proposing a social media-driven Islamic employer branding framework tailored to Generation Z talent attraction. Significance – The findings provide practical guidance for HR professionals, digital entrepreneurs, and organizations seeking to design value-based recruitment strategies in the digital labor market.
Pengaruh Intensitas Adopsi Fintech dan Penerapan Green Accounting terhadap Akses Pembiayaan pada UKM di Kabupaten Kuningan Amir Hamzah; Teti Rahmawati
Journal of Accounting, Management, Economics, and Business (ANALYSIS) Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/analysis.v4i3.2217

Abstract

Tujuan – Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kabupaten Kuningan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian daerah, namun akses terhadap pembiayaan formal masih menghadapi berbagai kendala akibat rendahnya tingkat digitalisasi dan terbatasnya penerapan praktik akuntansi hijau (green accounting). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas adopsi financial technology (fintech) dan penerapan green accounting terhadap akses pembiayaan pada UKM di Kabupaten Kuningan. Metodologi – Penelitian ini menggunakan desain survei eksplanatori dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 170 UKM yang ditentukan menggunakan teknik simple random sampling dari populasi UKM yang beroperasi di Kabupaten Kuningan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan perangkat lunak SmartPLS. Analisis meliputi evaluasi outer model (validitas konvergen, validitas diskriminan, dan reliabilitas) serta evaluasi inner model (R-Square dan Q-Square), sedangkan pengujian hipotesis dilakukan menggunakan teknik bootstrapping. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas adopsi fintech dan penerapan green accounting masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap akses pembiayaan, baik secara parsial maupun simultan. UKM yang memanfaatkan layanan fintech secara lebih intensif serta menerapkan praktik pengakuan, pengukuran, dan pengungkapan biaya lingkungan memiliki peluang yang lebih besar untuk memperoleh akses pembiayaan. Temuan ini sejalan dengan Technology Acceptance Model (TAM) dan Legitimacy Theory. Kebaruan – Penelitian ini menawarkan kebaruan dengan mengintegrasikan intensitas adopsi fintech, bukan sekadar status adopsi (ya/tidak), serta penerapan green accounting sebagai prediktor simultan terhadap akses pembiayaan. Kombinasi kedua variabel tersebut masih jarang diteliti, khususnya pada tingkat kabupaten di negara berkembang seperti Kabupaten Kuningan. Signifikansi – Penelitian ini memberikan manfaat bagi pemilik UKM dalam meningkatkan kelayakan memperoleh pembiayaan, bagi lembaga keuangan dalam merancang produk pembiayaan yang lebih inklusif dan berorientasi pada keberlanjutan, serta bagi pemerintah daerah dalam menyusun program peningkatan kapasitas digital dan kepedulian lingkungan bagi pelaku usaha kecil.
The Role of Electronic Word of Mouth and Brand Image in Purchase Decisions for The Miracle Mates Brand on Tokopedia Henny Utarsih; Helmy Deliana Putra
Journal of Accounting, Management, Economics, and Business (ANALYSIS) Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/analysis.v4i3.2300

Abstract

Purpose – This study aims to examine the role of Electronic Word of Mouth and Brand Image in influencing consumer Purchase Decisions for the Miracle Mates brand on Tokopedia. The study is based on the growing importance of online reviews, digital consumer opinions, and brand perception in shaping purchasing behavior in e-commerce, particularly in the local fashion industry. Methodology – This research used a quantitative method with descriptive and verificative approaches. The sample consisted of 100 Miracle Mates consumers selected using non-probability sampling with a purposive sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using descriptive analysis, validity and reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression, correlation analysis, coefficient of determination, t-test, and F-test. Findings – The results show that Electronic Word of Mouth and Brand Image are categorized as good, while Purchase Decision is categorized as less good. Partially and simultaneously, Electronic Word of Mouth and Brand Image have a significant influence on Purchase Decision. The coefficient of determination shows that both variables explain 15.6% of Purchase Decision, while the remaining 84.4% is influenced by other factors outside this study. Novelty – This research contributes by examining the combined role of Electronic Word of Mouth and Brand Image in purchasing decisions for a local fashion brand on Tokopedia. Significance – This study benefits Miracle Mates, digital marketers, e-commerce sellers, and future researchers in consumer behavior and digital marketing.
Content Marketing, Brand Image, and Consumer Purchase Decisions in the Local Cosmetics Industry: Evidence from Sariayu TikTok Followers Henny Utarsih; Diva Sri Dhamayanti
Journal of Accounting, Management, Economics, and Business (ANALYSIS) Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/analysis.v4i3.2301

Abstract

Purpose – This study aims to examine the influence of Content Marketing and Brand Image on consumer Purchase Decision of Sariayu cosmetic products among TikTok followers of @sariayu_mt. The study is based on the growing role of social media marketing in the cosmetics industry, where TikTok content and brand perception may shape consumer evaluation and purchasing behavior. Methodology – This study used a quantitative method with descriptive and verificative approaches. The sample consisted of 100 respondents selected using non-probability sampling with a purposive sampling technique. Primary data were collected through questionnaires distributed to respondents who were followers of TikTok @sariayu_mt and had knowledge or purchasing experience related to Sariayu cosmetic products. The data were analyzed using validity and reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression, correlation analysis, coefficient of determination, and hypothesis testing through t-test and F-test with SPSS version 27. Findings – The results show that Content Marketing and Brand Image partially have a significant influence on Purchase Decision. Simultaneously, both variables also significantly influence Purchase Decision. The coefficient of determination shows that Content Marketing and Brand Image explain 86.3% of Purchase Decision, indicating that digital content and brand perception are important factors in encouraging consumers to purchase Sariayu cosmetic products. Novelty – This research contributes by examining TikTok-based content marketing and brand image in the context of a local Indonesian cosmetic brand. Significance – This study benefits cosmetic companies, digital marketers, social media managers, and future researchers in consumer behavior and digital marketing.
The Effect of Environmental, Social, and Governance Disclosure on Firm Value: The Moderating Role of Firm Size in Indonesian Energy Companies (2022–2024) Erlynda Yuniarti Kasim; Daris Aviceena
Journal of Accounting, Management, Economics, and Business (ANALYSIS) Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/analysis.v4i3.2309

Abstract

Purpose: The increasing emphasis on sustainable investment has encouraged investors to evaluate companies based not only on financial performance but also on Environmental, Social, and Governance (ESG) practices. This study examines the effect of ESG Disclosure on firm value, with firm size serving as a moderating variable, in energy sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2022–2024 period. Methodology: This study employed a quantitative approach with an associative research design. Secondary data were obtained from annual reports and sustainability reports. Using purposive sampling, 20 energy sector companies were selected, resulting in 60 firm-year observations. ESG Disclosure was measured using an ESG Disclosure Index, firm value was proxied by Tobin's Q, and firm size was measured by the natural logarithm of total assets. Data were analyzed using multiple linear regression and Moderated Regression Analysis (MRA) with IBM SPSS Statistics 31. Findings: The results reveal that ESG Disclosure has a positive and significant effect on firm value. Moreover, firm size significantly moderates the relationship between ESG Disclosure and firm value, indicating that larger firms are better able to translate ESG initiatives into enhanced corporate value. These findings suggest that effective ESG disclosure supported by greater organizational resources can strengthen investor confidence and improve market valuation. Novelty: This study contributes to the ESG literature by examining the moderating role of firm size in the relationship between ESG Disclosure and firm value within Indonesia's energy sector, which remains relatively underexplored. Significance: The findings provide valuable insights for corporate managers, investors, regulators, and academics in understanding the strategic role of ESG disclosure in enhancing firm value and supporting sustainable business practices.