cover
Contact Name
Ridhatullah Assya'bani
Contact Email
assyabani@gmail.com
Phone
+6287814515588
Journal Mail Official
adminjurnal@globalpustakailmiah.com
Editorial Address
Jl. Norman Umar No. 117 Rt. 7 Kelurahan Kebun Sari Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara Kode Pos 71415
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora
ISSN : -     EISSN : 29887232     DOI : https://dx.doi.org/10.61590/srm
Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah In this journal, researchers discuss the latest issues related to Islamic education, explore the potential for innovation in teaching methods, and present in-depth research contributions to enrich understanding of the dynamics of madrasah. Through its articles, the journal aims to promote intellectual dialogue and facilitate the exchange of ideas among educators, researchers, and practitioners of Islamic education. By focusing on critical aspects such as curricula, learning methods, and contemporary challenges faced by the madrasah, it is a valuable source of reference for those interested in improving the quality of islamic education in the environment.
Articles 91 Documents
Teachers as Digital Facilitators: A Qualitative Study on Professional Adaptation in Technology-Based Curriculum Garry Brumadyadisty; Siska Armawati Sufa; Gardena Smoro Laksmi; Suprayitno Suprayitno
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 3, No. 2 : SERUMPUN (JULY-DECEMBER 2025)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v3i2.210

Abstract

The development of digital technology has driven significant changes in educational practices, particularly in the role of teachers, who have transformed from knowledge deliverers to digital facilitators. This study stems from the problem of low pedagogical readiness and institutional support experienced by teachers in facing the demands of technology-based learning. The purpose of this study is to analyze the process of reconstructing teachers' professional identities, supporting and inhibiting factors, and their implications for pedagogical practices in the digital era. The research methodology used a qualitative approach with NVivo-assisted thematic analysis, involving in-depth interviews with teachers from various school contexts. The results show that the changing role of teachers requires cognitive, emotional, and social adjustments. Self-efficacy proved to be a central factor in successful adaptation, while infrastructure limitations and ambiguous administrative policies caused emotional stress. Peer collaboration and reflective practices strengthen resilience and serve as sources of pedagogical innovation. The study concludes that digital adaptation is not merely a technical skill, but a process of reconstructing pedagogical identity influenced by internal agency, social structures, and institutional support. Recommendations include strengthening continuous training, equitable infrastructure policies, and establishing teacher practice communities to support sustainable transformation.
Penurunan Angka Pernikahan dan Kelahiran di Indonesia: Pengaruh Media Sosial dan Transformasi Nilai Generasi Muda Fauziyyah Amaani; Nanda Amelia; Siti Lulu Awaliah; Mirna Nur Alia Abdullah
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 4, No. 1 : SERUMPUN (JANUARY-JUNE 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v4i1.227

Abstract

Penelitian ini membahas fenomena penurunan angka pernikahan dan kelahiran di Indonesia yang semakin terlihat dalam beberapa tahun terakhir. Perubahan tersebut berkaitan dengan dinamika sosial, ekonomi, serta transformasi nilai pada generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tren penurunan pernikahan dan kelahiran di Indonesia, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta mengkaji peran media sosial dalam membentuk persepsi generasi muda terhadap pernikahan dan keluarga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui kajian literatur dan wawancara mendalam dengan informan yang dipilih secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan tersebut dipengaruhi oleh kombinasi faktor ekonomi, meningkatnya pendidikan, perubahan orientasi hidup, serta pengaruh narasi yang berkembang di media sosial. Pernikahan dan memiliki anak kini semakin dipandang sebagai pilihan personal yang dipertimbangkan secara rasional oleh generasi muda.
Fenomena “Married Is Scary” dalam Perspektif Konstruksi Sosial dan Dampaknya terhadap Sikap Generasi Muda Kontemporer Muhammad Firdhi Al Ghifary; Ulwan Naezi Rabbani M Noer; Zacky Akbar Saputro; Mirna Nur Alia Abdullah
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 4, No. 1 : SERUMPUN (JANUARY-JUNE 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v4i1.236

Abstract

Fenomena narasi “married is scary” yang berkembang di media sosial menunjukkan peran ruang digital dalam membentuk cara generasi muda memaknai institusi pernikahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh konstruksi sosial digital terhadap persepsi dan sikap generasi muda terhadap pernikahan melalui perspektif konstruksi sosial Berger dan Luckmann. Hasil kajian menunjukkan bahwa narasi mengenai konflik rumah tangga, perselingkuhan, ketimpangan relasi, dan tekanan ekonomi keluarga yang tersebar di media sosial membentuk pemahaman baru bahwa pernikahan merupakan institusi yang kompleks, penuh tantangan, dan membutuhkan kesiapan multidimensional. Paparan yang berulang terhadap narasi tersebut mendorong generasi muda untuk memandang pernikahan secara lebih kritis, reflektif, dan rasional, sehingga pernikahan tidak lagi diposisikan semata sebagai kewajiban sosial, tetapi sebagai keputusan personal yang memerlukan kesiapan psikologis, emosional, dan finansial. Di sisi lain, konstruksi sosial digital juga mendorong munculnya standar serta ekspektasi yang lebih tinggi terhadap relasi pernikahan. Temuan ini menegaskan bahwa media sosial telah menjadi agen sosialisasi baru yang berpengaruh dalam mentransformasikan cara generasi muda memahami dan menilai pernikahan.
Dampak Perkembangan Teknologi terhadap Pelestarian Permainan Tradisional Anak di Desa Naumbai Kecamatan Kampar Niswatul Hasanah; Ansharullah Ansharullah; Rissi Anggela
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 4, No. 1 : SERUMPUN (JANUARY-JUNE 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v4i1.336

Abstract

Perkembangan teknologi digital, terutama penggunaan smartphone, telah mengubah cara anak-anak bermain dengan sangat besar, termasuk di daerah pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan kebiasaan anak-anak dalam menggunakan teknologi di Desa Naumbai, Kecamatan Kampar, Provinsi Riau. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis bagaimana penggunaan teknologi tersebut mempengaruhi keterlibatan mereka dalam permainan tradisional. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel purposif terhadap 60 responden yang berusia antara 8 hingga 12 tahun. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang sudah diuji untuk memastikan kevalidan dan keandalannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85% anak menggunakan smartphone setiap hari, 75% di antaranya lebih suka bermain dengan smartphone daripada bermain permainan tradisional, dan hanya 28,3% yang masih aktif bermain permainan tradisional. Temuan ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang negatif antara seberapa sering teknologi digunakan dan minat terhadap permainan tradisional. Keadaan ini membahayakan keberlangsungan budaya lokal di Desa Naumbai. Diperlukan langkah-langkah seperti mengadakan festival permainan tradisional dan memasukkan permainan tradisional ke dalam pelajaran di sekolah untuk membantu menjaga warisan budaya lokal.
Pandangan Generasi Z pada Standar Hubungan Romantis dalam Konten “Couple Goals” di TikTok Cintia Putrie Albina Dinata; Desy Safitri; Sujarwo Sujarwo
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 4, No. 1 : SERUMPUN (JANUARY-JUNE 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v4i1.333

Abstract

Perkembangan TikTok sebagai media sosial populer di kalangan Generasi Z memunculkan berbagai konten romantis bertema “couple goals” yang menampilkan hubungan ideal dan harmonis. Konten tersebut turut memengaruhi cara Generasi Z memahami hubungan romantis di kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan Generasi Z terhadap standar hubungan romantis dalam konten couple goals di TikTok. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam terhadap lima informan Generasi Z pengguna aktif TikTok yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma TikTok dan intensitas interaksi pengguna membuat konten couple goals sering muncul di For You Page (FYP). Konten tersebut membentuk gambaran hubungan romantis yang ideal sehingga memengaruhi ekspektasi, praktik perbandingan sosial, serta penilaian mengenai kelayakan hubungan di kehidupan nyata. Informan perempuan cenderung lebih mudah membangun standar hubungan ideal, sedangkan informan laki-laki lebih memandang konten tersebut sebagai hiburan dan bukan acuan utama dalam hubungan.
Wacana Tafsir Al-Qur'an dan Hak Asasi Manusia: Antara Idealisme Ilahi dan Kontroversi Epistemologis dalam Diskursus Islam Kontemporer Wira Syuhada; Tjatur Sapto Edy; Utsmani Abdul Bari
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 4, No. 1 : SERUMPUN (JANUARY-JUNE 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v4i1.250

Abstract

Kajian ini membahas relasi epistemologis antara metodologi tafsir Al-Qur'an dan wacana Hak Asasi Manusia (HAM) dalam konteks intelektual Islam kontemporer. Artikel ini mengidentifikasi tiga simpul ketegangan mendasar: pertama, ketegangan antara universalisme HAM yang berbasis hak individu dengan partikularisme syariah yang berbasis kewajiban kolektif; kedua, kontroversi metodologis dalam penggunaan hermeneutika kritis terhadap ayat-ayat yang dianggap berbenturan dengan prinsip HAM universal; dan ketiga, debat seputar otoritas mufasir dalam mengkontekstualisasikan nas Al-Qur'an di tengah tantangan modernitas. Dengan menggunakan pendekatan Kritik Wacana Tafsir dan kerangka maqashid al-syariah, artikel ini berargumentasi bahwa ketegangan tersebut bukanlah kontradiksi final, melainkan cermin dari belum tuntasnya proyek rekontekstualisasi tafsir yang sistematis. Artikel ini menyerukan epistemologi tafsir yang mampu menjembatani nilai-nilai universal Al-Qur'an tentang karamah insaniyyah (martabat manusia) dengan tuntutan keadilan global yang terus berkembang.
Evaluasi Pelayanan Persetujuan Teknis Andalalin pada Dinas Perhubungan Provinsi Riau Silvia Indriani; Sufian Hamim; Dia Meirina Suri; Raden Imam Al Hafis
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 4, No. 1 : SERUMPUN (JANUARY-JUNE 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v4i1.352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelayanan Persetujuan Teknis Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN) pada Dinas Perhubungan Provinsi Riau. Permasalahan penelitian meliputi pelayanan yang masih manual, masyarakat atau pemohon masih diharuskan datang langsung ke kantor pelayanan serta melakukan kunjungan berulang dalam proses pelengkapan dokumen dan revisi administrasi, belum optimalnya transparansi pelayanan, keterbatasan tenaga IT dan arsiparis, serta pengelolaan arsip yang belum tertata dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan Persetujuan Teknis ANDALALIN telah berjalan namun belum optimal, terutama pada aspek pelayanan digital, kecepatan pelayanan, dan pengelolaan arsip. Masalah lainnya, Pelayanan Persetujuan Teknis ANDALALIN belum terintegrasi dalam sistem OSS, meskipun Persetujuan Teknis ANDALALIN merupakan bagian dari persyaratan perizinan lingkungan yang telah terintegrasi melalui sistem OSS. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengkajian ANDALALIN dari perspektif administrasi publik yang selama ini lebih banyak diteliti dari aspek transportasi dan teknik sipil. Selain itu, penelitian ini mengembangkan indikator SERVQUAL dengan menambahkan aspek digitalisasi pelayanan, pengelolaan arsip, dan transparansi pelayanan berbasis elektronik. Kata kunci: Evaluasi Pelayanan, ANDALALIN, Pelayanan Publik.
Tafsir 'Ilmi Kontemporer di Timur Tengah: Analisis Epistemologis atas Pemikiran Mustafa Mahmud Rasyid Hidayatullah; Sugiro Abdillah; Muhammad Rayya Akmal; Taufik Warman Mahfuz
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 4, No. 1 : SERUMPUN (JANUARY-JUNE 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v4i1.324

Abstract

Artikel ini mengkaji pemikiran tafsir ilmi Mustafa Mahmud sebagai representasi penting penafsiran saintifik Al-Qur'an di Timur Tengah kontemporer. Dengan menggunakan pendekatan epistemologis, penelitian ini bertujuan menganalisis landasan metodologis, sumber pengetahuan, dan validitas klaim keilmuan dalam karya-karya tafsir Mustafa Mahmud, khususnya dalam buku Al-Qur'an: Muhawalah li al-Fahm al-'Asri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mustafa Mahmud membangun epistemologi tafsir yang bersifat integratif, yakni memadukan nalar saintifik modern dengan pendekatan spiritual-metafisik dalam memahami ayat-ayat kauniyah. Meskipun pendekatannya memperoleh sambutan luas di kalangan pembaca awam, terdapat sejumlah kritik metodologis dari kalangan mufasir akademis terkait ketatnya standar verifikasi ilmiah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kontribusi Mustafa Mahmud terletak pada upayanya mendialogkan sains dan wahyu secara populer, sekalipun masih memerlukan penguatan dalam aspek konsistensi metodologis dan ketelitian hermeneutis.
Koperasi Merah Putih Perannya dalam Mengurangi Ketergantungan Ekonomi Masyarakat Winda Yuniar; Hendra Riofita
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 4, No. 1 : SERUMPUN (JANUARY-JUNE 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v4i1.367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Koperasi Merah Putih dalam mengurangi ketergantungan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif melalui studi literatur terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Koperasi Merah Putih memiliki peran strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui beberapa aspek utama, yaitu penyediaan akses permodalan yang terjangkau, penguatan sistem distribusi ekonomi, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain itu, integrasi koperasi dengan teknologi digital turut mendorong peningkatan inklusi keuangan dan perluasan akses pasar. Koperasi juga berperan dalam mendukung sektor ekonomi lokal, khususnya pertanian, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Namun, dalam implementasinya masih terdapat berbagai tantangan, seperti rendahnya literasi keuangan dan digital, keterbatasan sumber daya manusia, serta belum meratanya infrastruktur teknologi. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan yang komprehensif melalui peningkatan kapasitas pengelolaan koperasi, edukasi masyarakat, serta dukungan kebijakan pemerintah.
Manajemen Kegiatan Ekstrakurikuler dalam Meningkatkan Prestasi Non Akademik Peserta Didik di SMP Negeri 1 Kota Solok Srimayanti Srimayanti; Muhammad Fazis; Nina Suzanne
SERUMPUN : Journal of Education, Politic, and Social Humaniora Vol. 4, No. 1 : SERUMPUN (JANUARY-JUNE 2026)
Publisher : Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61590/srp.v4i1.307

Abstract

Fokus penelitian ini meliputi tiga aspek utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan manajemen kegiatan ekstrakurikuler non akademik serta bertujuan untuk mengetahui bagaimana manajemen kegiatan ekstrakurikuler dalam meningkatkan prestasi non akademik peserta didik di SMP Negeri 1 Kota Solok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan analisis dokumen. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, pembina ekstrakurikuler dan pelatih kegiatan ekstrakurikuler. Data yang terkumpul dianalisis secara induktif, dimulai dari pengorganisasian data, penyusunan kategori, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan kegiatan ekstrakurikuler non akademik di SMP Negeri 1 Kota Solok dilakukan secara sistematis dengan mempertimbangkan kebutuhan sekolah, sumber daya manusia (guru dan peserta didik), jadwal kegiatan, materi, sarana dan prasarana serta pembiayaan. Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler non akademik dilaksanakan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan sekolah sesuai dengan visi misi sekolah.

Page 5 of 10 | Total Record : 91