cover
Contact Name
Cindy Paloma
Contact Email
cindy@agr.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
Joseta.faperta@gmail.com
Editorial Address
JOSETA, Jurusan sosial ekonomi pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Andalas, Kampus Unand Limau Manis, Padang, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Socio Economics on Tropical Agriculture (Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Tropis) (JOSETA)
Published by Universitas Andalas
ISSN : -     EISSN : 26860953     DOI : https://doi.org/10.25077
Agricultural economics, Farming development, Agricultural management, Agricultural policy, Agricultural extension and communication, Agricultural finance and micro-credit, Rural sociology, Rural planning and development, Rural landscape and natural resources management, Sustainable agriculture, Agro-industry, entrepreneurship in agriculture, Other research on economics and agribusiness
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2021): April" : 6 Documents clear
Analisis Kelayakan Finansial Usahatani Buah Naga (Hylocereus SP) di Nagari Aripan, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok Dwi Rahmadhani; Yusmarni Yusmarni; Lora Triana
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 3 No. 1 (2021): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v3i1.407

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan profil usahatani buah naga (2) menganalisis kelayakan finansial usahatani buah naga di Nagari Aripan, Kecamatan X Koto Singkarak. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling yang mewakili setiap umur tanaman dari umur 1 sampai 5 tahun. Hasil penelitian menunjukan Analisis kelayakan finansial usahatani buah naga di Nagari Aripan layak untuk dilaksanakan pada tingkat suku bunga 12%, berdasarkan analisa kriteria investasi diperoleh nilai B/C ratio 1,93 (B/C>1, berarti layak), nilai NPV Rp 246.292.482,091 (NPV>0, berarti layak) dan nilai IRR 31,4% (IRR>OCC, berarti layak). Pada analisa payback periode diperoleh 5 tahun 4 bulan untuk mengembalikan investasi yang ditanamkan. Analisis sensitivitas penurunan benefit 11% diperoleh hasil IRR 26,85% (IRR>OCC) artinya usaha masih layak untuk dilaksanakan. Analisis sensitivitas kenaikan biaya 1,4% diperoleh hasil IRR 31,2% (IRR>OCC) artinya usaha masih layak untuk dilaksanakan. Analisis sensitivitas penurunan benefit 11% dan kenaikan biaya 1,4% diperoleh hasil IRR 26,7% (IRR>OCC) artinya usaha masih layak untuk dilaksanakan. Adapun saran yang diberikan adalah sebaiknya petani lebih memperhatikan petunjuk teknis budidaya yang dikeluarkan oleh Kementerian Pertanian untuk memaksimalkan hasil yang diperole dan disarankan kepada petani untuk tetap mengembangkan usahatani buah naga di Nagari Aripan, Kecamatan X Koto Singakarak.
Dampak Program Perhutanan Sosial terhadap Pendapatan Masyarakat di Hutan Nagari Sungai Buluh Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman Lisa Aletrino; Mahdi Mahdi; Rina Sari
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 3 No. 1 (2021): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v3i1.408

Abstract

Perhutanan sosial merupakan sistem pengelolaan sumber daya hutan pada kawasan hutan Negara yang melibatkan masyarakat yang tinggal disekitar hutan sebagai pelaku dalam meningkatkan kesejahteraannya. Tujuan program perhutanan sosial adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui mekanisme pemberdayaan namun tetap menjaga kelestarian hutan. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui besarnya pendapatan masyarakat dari hasil hutan dalam kawasan perhutanan sosial dan mengetahui sejauh mana program perhutanan sosial merubah pendapatan masyarakat dari hasil hutan dalam kawasan program perhutanan sosial. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan survey, dengan alat analisis Uji Paired Sample T Test. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada 29 responden masyarakat Sungai Buluh yang termasuk dalam anggota LPHN Sungai Buluh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan masyarakat per bulan setelah adanya program perhutanan sosial yaitu sebesar Rp 4.924.063 lebih besar daripada pengeluaran rumah tangga masyarakat per bulan yaitu sebesar Rp 3.433.621 sehingga dapat dikatakan bahwa masyarakat pengelola Hutan Nagari memiliki ketergantungan terhadap sumber daya hutan dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa adanya dampak program perhutanan sosial terhadap pendapatan masyarakat Hutan Nagari Sungai Buluh. Hal ini diperoleh dari hasil Uji Paired Sample T Test yang memperoleh nilai t-hitung sebesar 11.127> t-tabel sebesar 2.048 sehingga H0 ditolak Ha diterima. Sehingga masyarakat Nagari Sungai Buluh diharapkan selalu menjaga kelestarian hutan agar dapat dimanfaatkan dengan baik.
Peran Stakeholder dalam Pengusulan Izin Hutan Nagari di Sumatera Barat (Studi Kasus Hutan Nagari di Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman) Visca Ramadhany; Mahdi Mahdi; Rusda Khairati
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 3 No. 1 (2021): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v3i1.409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran para pihak (stakeholders) dalam pengusulan Penetapan Areal Kerja Hutan dan Hak Pengelolaan Hutan Nagari di Nagari Sungai Buluh Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Untuk mencapai kedua tujuan tersebut, dilakukan wawacara mendalam dengan key informan, yakni orang yang berperan dalam pengusulan Penetapan Areal Kerja dan Hak Pengelolaan Hutan Nagari Sungai Buluh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengusulan Penetapan Areal Kerja Hutan dilakukan atas inisiatif masyarakat sendiri yang didampingi oleh Pemerintah dan LSM disetiap tahapan. Pemerintah dan LSM tidak ikut campur dalam pengambilan keputusan. Pada pangusulan Hak Pengelolaan Hutan Nagari, semua stakeholder berperan berdasarkan tanggungjawabnya masing-masing. Dengan demikian, stakeholders sudah berperan sesuai dengan tanggungjawabnya masing-masing. Namun dalam pengelolaan Hutan Nagari selanjutnya diperlukan transparansi dan keterlibatan masyarakat yang lebih luas.
Analisis Ketahanan Pangan Rumah Tangga Miskin di Kelurahan Padang Tinggi Piliang di Masa Pandemi Covid-19 Tahun 2020 Maulia Usni; Faidil Tanjung; Lora Triana
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 3 No. 1 (2021): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v3i1.410

Abstract

PenelitianinibertujuanuntukmenghitungproporsipengeluaranpanganrumahtanggamiskinselamaPandemiCovid-19 dan  untukmenganalisiskondisiketahananpanganrumahtanggaselamaPandemiCovid-19. PenelitiandilakukandiKelurahanPiliangPadangtinggi,KotaPayakumbuh.Pemilihanlokasipenelitiandilakukan dengan cara purposing sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptifdengan pendekatan kuantitatif. Untuk menentukan sampel digunakan metode random sampling sederhanadan rumus slovin. Jumlah responden sebanyak 39 responden. Hasil penelitian menunjukkan  mayoritasresponden berusia >50 tahun, dengan jumlah tanggungan sekitar 3-4 orang, dan pendapatan rumah tanggaresponden selama Pandemi Covid-19 tahun 2020 rata-rata sebesar Rp. 2,158,974 per bulan Proporsipengeluaran makanan responden sebesar 63,17%, dengan tahan pangan/kurang pangan. Konsumsi energidanproteindiklasifikasikansebagaikurangpangan,dalamhalenergirata-rataaktualAKGadalah4.258,69kkaldanproteinAKGaktualrata- rata120,49gram.Kesimpulan,ketahananpanganrumahtanggaresponden berada pada kondisi kurang pangan. Peneliti memberikan saran agar rumah tangga respondendapat memperbaiki pola konsumsi pangan sesuai kecukupan energi dan protein yang dianjurkan danmengendalikanpengeluaranpangansecaratepat.
Resiliensi Pemenuhan Kebutuhan dimasa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus: Usaha Kecil di Sekitar Perguruan Tinggi, Sekolah dan Tempat Wisata Terdampak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)) Yulistriani Yulistriani; Rika Hariance; Rahmat Syahni
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 3 No. 1 (2021): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v3i1.411

Abstract

Masalah pangan merupakan permasalahan yang menjadi prioritas bagi pemerintah di masa pandemi. Penelitian ini mencoba menemukan bagaimana pemenuhan pangan keluarga sebelum dan dalam masa pandemi pada Usaha Kecil. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif melalui wawancara terhadap 100 responden yang mendapat penghasilan dari aktivitas berdagang di sekolah, perguruan tinggi dan kawasan wisata yang aksesnya ditutup pada masa pandemi Covid-19. Hasil wawancara di tabulasi kemudian dianalisis dengan SPSS 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80% responden di sekolah dan perguruan tinggi dan 62% di tempat wisata kehilangan pekerjaan pada saat PSBB diberlakukan. Dalam pemenuhan kebutuhan, menggunakan tabungan pada urutan pertama, lalu bantuan pemerintah dan yang ketiga meminjam ke tetangga terdekat. Dalam aktivitas jual beli 60% responden di sekolah dan perguruan tinggi dan 72% responden di tempat wisata melakukan aktivitas jual beli ke tetangga terdekat dan menghindari keramaian. Masalah krisis pangan dimasa pandemi bisa diatasi melalui beberapa alternatif yaitu Pola pemasaran yang terintegrasi, manajemen stok pangan, meningkatkan solidaritas antar warga sehingga dapat mengatasi masa krisis pada saat pandemi dan peningkatan kemampuan dalam penggunaan teknologi pemasaran online sehingga memudahkan konsumen untuk mendapatkan bahan pangan dan memudahkan produsen dalam memasarkan produk.
Analisis Modal Sosial pada Kelompok Tobo Konsi dan Keompok Tani Tobo di Nagari Sijunjung Fitria Ramadhani Firlia; Sri Wahyuni; Nuraini Budi Astuti
Journal of Socio-economics on Tropical Agriculture Vol. 3 No. 1 (2021): April
Publisher : UNIVERSITAS ANDALAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/joseta.v3i1.412

Abstract

Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mendeskripsikan karakteristik kelompok tobo konsi dan kelompok tani tobo di Nagari Sijunjung (2) menganalisis modal sosial pada kelompok tobo konsi dan kelompok tani tobo di Nagari Sijunjung. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 14 Agustus 2019 sampai 14 September 2019. Metode yang digunakan adalah metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah 210 petani dari 4 kelompok tobo konsi dan 174 petani dari 4 kelompok tani tobo. Penetapan sampel menggunakan teknik proporsional random sampling. Penetapan jumlah sampel menggunakan rumus slovin. Berdasarkan teknik tersebut didapatkan sampel sebanyak 68 petani mewakili kelompok tobo konsi dan 64 petani mewakili kelompok tani tobo. Analisis data yang digunakan ialah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok tobo konsi dan kelompok tani tobo mempunyai tujuan yang sama, yaitu membantu anggota dan mengeratkan rasa saling tolong menolong. Modal sosial pada kelompok tobo konsi dan kelompok tani tobo tidak terlalu jauh berbeda, dimana untuk bonding dan bridging nya sama-sama kuat, dan linking nya sama-sama lemah. Hal ini disebabkan oleh tingginya ikatan kedalam dan ke sesama pada kedua kelompok. Sedangkan pada kelompok tani tobo walaupun memiliki relasi terhadap pihak luar/pemerintah akan tetapi linking nya masih tergolong rendah.

Page 1 of 1 | Total Record : 6