cover
Contact Name
Indah Sulita
Contact Email
jurnal.amanjaya@gmail.com
Phone
+6281218382706
Journal Mail Official
jurnal.amanjaya@gmail.com
Editorial Address
https://e-jurnal.amanjaya.ac.id/index.php/matemar/Editorial-Team
Location
Kota adm. jakarta utara,
Dki jakarta
INDONESIA
Matemar Jurnal
ISSN : 27456048     EISSN : 27454444     DOI : https://doi.org/10.59225/matemar.v4i1
Core Subject : Engineering,
Journal Focus : Journal of Maritime Management and Technology AMAN JAYA (MATEMAR JURNAL) is a journal that focuses on maritime affairs and facilitates educators / lecturers, scientists, researchers, and shipping operators and practitioners, marine environmental observers, coastal and marine tourism activists, governments and technicians. Discusses the development of marine and port transportation management, technology, engineering, and science. Scopes : Journal Scope Follows: Shipping engineering. Nautical. Science. Navigation. Ship engine drive system. Marine energy and renewable energy Ship design and operational methodology. Technology products and ship maintenance. Dynamics and control systems. Materials science. Port and sea transportation management. Beach and sea tourism. Maritime ecotourism. Logistics. Shipping companies and in the field of maritime / shipping vocational education.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2020): Matemar Desember 2020" : 5 Documents clear
PENTINGNYA PENYELARASAN SPMI DAN SPME DALAM IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL PERGURUAN TINGGI: The Importance Of Alignment Of Spmi And Spme In The Implementation Of The Internal Quality Assurance System In Higher Education Sugiyo
Jurnal Matemar (Manajemen dan Teknologi Maritim) Vol. 1 No. 2 (2020): Matemar Desember 2020
Publisher : LPPM Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59225/a2bt6m39

Abstract

Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi (SPM PT) merupakan standar pendidikan tinggi yang terdiri dari Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang memiliki siklus tentang Penetapan Standar Dikti, Pelaksanaan Standar Dikti, Evaluasi (pelaksanaan) standar Dikti, Pengendalian (pelaksanaan) standar Dikti dan Peningkatan (pelaksanaan) standar Dikti yang disebut dengan PPEPP. Sedangkan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) yang memiliki siklus Evaluasi Data dan Informasi, Penetapan Status Akreditasi dan Peringkat Terakreditasi, Pemantauan dan Evaluasi Status Akreditasi dan Peringkat Akreditasi yang disebut dengan EPP. SPMI diimplementasikan pada semua bidang kegiatan perguruan tinggi yaitu Bidang Akademik, yang meliputi bidang pendidikan, bidang penelitian, Bidang pengabdian kepada masyarakat; dan Bidang Non-Akademik yang meliputi Sumber Daya Manusia (SDM), Keuangan, dan sarana dan prasarana. Perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, dan pengembangan SPMI dan SPME didasarkan pada Standar Dikti memiliki siklus PPEPP dan metode Evaluasi dilakukan melalui Audit Mutu Internal (AMI), dengan demikian menghasilkan luaran / Output bahwa luaran penerapan SPMI oleh PT digunakan oleh BAN PT atau LAM PT untuk penetapan Status dan peringkat terakreditasi PT dan Program Studi
ASPEK DIGITALISASI DALAM PENINGKATAN MARKETING PADA PERUSAHAAN JASA ANGKUTAN LAUT (STUDI KASUS PT. YICHENG LOGISTICS- JAKARTA): Aspects Of Digitalization In Improving Marketing In Sea Transport Services Companies (Case Study Pt. Yicheng Logistics- Jakarta) Kwartama, Agung
Jurnal Matemar (Manajemen dan Teknologi Maritim) Vol. 1 No. 2 (2020): Matemar Desember 2020
Publisher : LPPM Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59225/n3zavd18

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor marketing yang terdiri dari keahlian teknologi, Service dan keamanan dalam pengiriman terhadap pengiriman barang PT. Yicheng Logistics – Indonesia. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian ini adalah pelanggan PT. Yicheng Logistics – Indonesia . Sampel penelitiannya adalah 55 responden dengan menggunakan teknik simple random sampling dan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh variable dependen terhadap variabel independen digunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukan Kemudahan (X1), Konten (X2), Respon (X3), Keamanan (X4) dan Kepercayaan (X5) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Peningkatan penjualan jasa Angkutan Laut (Y) pada Perusahaan jasa angkutan laut.
HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS KELOMPOK SEBAYA DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI PADA TARUNA/I TEKNIKA DAN NAUTIKA AMAN JAYA : The Relationship Between Peer Group Conformity And Achievement Motivation In Aman Jaya's Engineering And Nautics Cadets Nor Fauziah
Jurnal Matemar (Manajemen dan Teknologi Maritim) Vol. 1 No. 2 (2020): Matemar Desember 2020
Publisher : LPPM Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59225/7xrbm898

Abstract

Dalam sejarah kehidupannya, manusia tidak luput dari upaya untuk membina hubungan dengan orang lain. Dalam bergaul, orang cenderung untuk membina relasi yang lebih akrab dengan seseorang atau sekelompok orang, begitu juga dengan taruna yang masuk kategori usia remaja akhir. Pada usia remaja, pengaruh orang tua mulai berkurang karena remaja sudah masuk kekelompok teman sebaya dalam rangka mencapai perkembangan otonominya. Selama periode remaja ini, kelompok teman sebaya dipandang dapat menawarkan atau memberikan ganjaran sosial yang lebih menarik dibandingkan dengan keluarga. Masa ini juga merupakan salah satu masa dalam perkembangan manusia yang menarik perhatian untuk dibicarakan karena seseorang banyak mengalami perubahan serta kesulitan yang harus dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara konformitas kelompok sebaya dengan motivasi berprestasi pada remaja, khususnyaTaruna/i Teknika dan Nautika di AkademiMaritim Nasional Jakarta Raya. Penelitian ini dilakukan dengan Subjek Taruna/i yang memilikikarakteristikberusia 18-21 tahun. Jumlah Subjek dalam penelitian ini terdiri dari 80 orang Taruna/i. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa ada hubungan positif yang signifikan antara konformitas kelompok sebayadengan motivasi berprestasi pada Taruna/iTeknika dan Nautika, yang berarti bila konformitas kelompok sebaya pada Taruna/itinggimaka motivasi berprestasi pada Taruna/ijuga tinggi, sebaliknya bila konformitas kelompo ksebaya pada Taruna/i rendah mak amotivasi berprestasi pada Taruna/i juga rendah.
PERAN DOSEN PEMBIMBING AKADEMIK DALAM MENINGKATKAN SEMANGAT BELAJAR DI LINGKUNGAN AKADEMI MARITIM NASIONAL JAKARTA RAYA : The Role Of Academic Supervisors In Increasing The Spirit Of Learning In The National Maritime Academy Environment, Jakarta Raya Sumiyatiningsih
Jurnal Matemar (Manajemen dan Teknologi Maritim) Vol. 1 No. 2 (2020): Matemar Desember 2020
Publisher : LPPM Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59225/sbx4bk49

Abstract

Penelitian ini di lakukan untuk melihat sejauh mana dosen pembimbing akademik dapat membantu mahasiswa untuk meningkatkan semangat belajar mereka. Penelitian ini melibatkan mahasiswa program studi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan tingkat I, II dan III. Terdapat perlakuan yang berbeda kepada mahasiswa di masing-masing tingkat, hal ini mengingat cara belajar mahasiswa di masing – masing tingkat mengalami perubahan. Untuk mahasiswa tingkat I bimbingan yang di berikan harus intensif untuk memacu mahasiswa agar lebih aktif lagi ikut dalam setiap pembelajaran dan kegiatan di kampus. Pendampingan yang diberikan berupa pengarahan, nasehat dan menggali permasalahan yang di hadapi untuk mencari solusi bersama. Untuk mahasiswa tingkat II yang sudah bisa beradaptasi dengan lingkungan kampus pendampingan yang diberikan berupa arahan, nasehat dan mencari solusi bersama dari masalah yang dihadapi. Sedangkan untuk mahasiswa tingkat III yang sudah memasuki tahap akhir belajar dan persiapan untuk Praktek Darat, pendampingan yang diberikan berupa arahan dan mencari solusi dari masalah yang di hadapi.
PENGARUH PENERAPAN WAJIB RAPID TEST TERHADAP MINAT PENGGUNAAN PENYEBERANGAN MELALUI KAPAL RORO: The Effect Of Implementing Mandatory Rapid Tests On Interest In Use Of Crossings Via Roro Vessels Aditya Mutiara Dewi; M Aji Luhur Pambudi
Jurnal Matemar (Manajemen dan Teknologi Maritim) Vol. 1 No. 2 (2020): Matemar Desember 2020
Publisher : LPPM Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59225/d0d7kh03

Abstract

Rapid Test atau tes cepat, merupakan langkah awal identifikasi apakah seseorang sedang terinfeksi virus, termasuk SARS-CoV-2 atau tidak. Dalam hal ini para sopir dan kernet terutama angkutan logistik yang akan masuk atau keluar area Pelabuhan harus melakukan rapid test. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk (i) mengetahui pengaruh penerapan aturan yang diberlakukan KKP & KSOP terhadap wajib rapid bagi sopir dan kernet truk (ii) mengetahui cara mengantisipasi apabila terjadi penurunan muatan dikarenakan muatan akan memilih melalui lintasan Merak-Bakauheni yang tidak melakukan penerapan wajib rapid (iii) mengetahui wajib rapid test diberlakukan bagi sopir dan kernet truk yang akan naik dari Pelabuhan Semarang, sedangkan dari pelabuhan panjang tidak diwajibkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep data informasi; kualitas informasi dan nilai informasi. Konsep data informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang berguna bagi pemakainya. Metode penalaran yakni proses berpikir yang berasal dari pengamatan empirik yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Hasil analisis menunjukan Penerapan aturan yang diterapkan oleh KKP dan KSOP ditujukan untuk memutus penyebaran Covid-19,dan untuk mengantisipasi penurunan muatan di lintasan Merak-Bakauheni maka Pihak Perusahaan / Operator Kapal menyediakan rapid gratis dan meminta adanya penyamaan aturan di seluruh Pelabuhan di Indonesia, lalu dengan tidak diberlakukannya Rapid Test untuk sopir dan kernet truk maka pihak KKP dan KSOP akan meningkatkan pengawasan terhadap pelaku perjalanan, dan pemeriksaan dokumen kesehatan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5