cover
Contact Name
Mahsup
Contact Email
mahsup.math@gmail.com
Phone
+6281805211294
Journal Mail Official
mahsup.math@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No. 1 Pagesangan Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Abdimas Mandalika
ISSN : -     EISSN : 28075943     DOI : -
Journals that disseminate every thought and idea on the results of research and the use of technology to be implemented to the community include; (1). The fields of science, Natural Sciences (Physics, Chemistry, Biology), Applied Sciences, Social, Cultural, Economics, Health, Law, Religion and Psychology (2). Training and improvement of educational, agricultural, information and communication outcomes and (3). ICT Development
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2022): Februari" : 8 Documents clear
Membangun Pemahaman Kebencanaan Melalui Focus Group Discussion Kuliah Kerja Luar Negeri Rio Khoirudin Apriyadi; Sobar Sutisna; Lasmono Lasmono
Abdimas Mandalika Vol 1, No 2 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v1i2.7350

Abstract

Abstract:  Focus Group Discussion Overseas Work Lectures (FGD KKLN) is one of the efforts made by the Disaster Management Study Program in increasing students' understanding of disaster science. The study was conducted using a qualitative method with data collection using the Focus Group Discussion technique with the help of the Zoom Meeting application. The stages of activities in the implementation of the KKLN FGD include opening and remarks by the Secretary of the Disaster Management Study Program at The Republic of Indonesia Defense University, prayer readings by officers, presentation by Tohoku University resource persons, a joint discussion between resource persons and students, and the last one is closing. The results of the research and the KKLN FGD activities showed that the implementation of the KKLN FGD activities provided benefits for increasing students' understanding of disaster science, this increase in understanding was evidenced by the results of analysis of student discussions related to non-structural mitigation of earthquake disasters in Japan based on the point of view of experts from Tohoku University.Abstrak: Focus Group Discussion Kuliah Kerja Luar Negeri (FGD KKLN) merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Program Studi Manajemen Bencana dalam meningkatkan pemahaman mahasiswanya terkait ilmu kebencanaan. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif yang pengumpulan datanya menggunakan teknik Focus Group Discussion dengan bantuan aplikasi Zoom Meeting. Tahapan kegiatan pada pelaksanaan FGD KKLN meliputi pembukaan dan sambutan oleh Sekretaris Program Studi Manajemen Bencana Universitas Pertahanan Republik Indonesia, pembacaan doa oleh petugas, presentasi oleh Narasumber Universitas Tohoku, diskusi bersama antara narasumber dan mahasiswa, dan yang terakhir adalah penutup. Hasil penelitian dan kegiatan FGD KKLN menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan FGD KKLN memberikan manfaat peningkatan pemahaman mahasiswa terkait ilmu kebencanaan, peningkatan pemahaman tersebut dibuktikan dengan hasil analisis diskusi mahasiswa terkait mitigasi nonstruktural bencana gempa bumi di Jepang berdasarkan sudut pandang pakar dari Universitas Tohoku.   
Pendidikan Kesehatan Keluarga Tentang Diare Pada Balita Sulistiyowati Sulistiyowati; Vera Febrianti Sukma; Putri Alifia Octaviyana; Faradila Ranantia
Abdimas Mandalika Vol 1, No 2 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v1i2.7298

Abstract

Abstract:  Diarrhea is still a major cause of illness and death in almost all of the world with a high incidence occurring mostly in infants and toddlers. The purpose of this community service is to provide health education to families about diarrheal diseases, especially how to prevent and treat diarrhea at the family level. The health education methods provided are lectures and questions and answers as well as the provision of leaflets so that it can facilitate the provision of health education and can be well received by the family which is divided into 4 stages, namely opening, core, question and answer and closing. In health education activities about diarrhea in toddlers, there is a level of understanding in the families of toddlers about diarrhea, especially in the prevention and treatment of diarrhea that is good and correct, and the participants are active and enthusiastic during the question and answer session. Abstrak: Diare masih merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian hampir di seluruh dunia dengan kejadian yang tinggi lebih banyak terjadi pada bayi dan balita Tujuan Pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pendidikan kesehatan kepada keluarga tentang penyakit diare terutama cara pencegahan dan pengobatan diare di tingkat keluarga. Metode Pendidikan kesehatan yang diberikan adalah ceramah dan tanya jawab serta pemberian leaflet sehingga dapat memudahkan pemberian pendidikan kesehatn dan dapat diterima dengan baik oleh keluarga yang dibagi menjadi 4 tahap yaitu pembukaan, inti, tanya jawab dan penutup. Kegiatan Pendidikan kesehatan tentang diare pada balita terjadi tingkat pemahaman pada keluarga balita tentang diare terutama dalam pencegahan dan pengobatan diare yang baik dan benar terlihat dan keaktifan peserta dan antusias saat sesi tanya jawab. 
Sosialisasi Vaksinasi dan Pembagian Sembako pada Masa Pandemi di Desa Cangakan, Wironanggan, Gatak, Sukoharjo Makhabbah Jamilatun; Ria Istiqomah
Abdimas Mandalika Vol 1, No 2 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v1i2.7290

Abstract

Abstract:  Covid-19 is an infectious disease caused by the coronavirus. WHO has declared Covid-19 a pandemic. The Covid-19 pandemic has become one of the toughest periods for all countries experiencing it, including Indonesia. The government has taken various measures by issuing regulations to deal with the Covid-19 pandemic. In addition to implementing health protocols, the government has implemented a policy of vaccinating Covid-19. Even though the vaccination program has been carried out, some people still have doubts about vaccines, it can be said that people do not understand the use of vaccines. Based on this description, community service activities were carried out regarding the socialization of Covid-19 vaccination in Cangakan villages, Wironanggan, Gatak, Sukoharjo, and distribution of necessities to surrounding communities who were undergoing independent isolation. The method of activity used in this community service activity uses several stages, namely a survey of the target group, identification of program needs, preparation of facilities and infrastructure, implementation, and evaluation. The results of this community service activity are that residents in Cangakan Village, Wironanggan, Gatak, Sukoharjo have come to understand the covid-19 vaccination and understand the importance of covid-19 vaccination as an effort to prevent covid-19, and by distributing necessities to the surrounding community can help ease the burden on residents. affected by the Covid-19 pandemic.Abstrak: Covid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona. WHO telah menetapkan Covid-19 sebagai pandemi. Pandemi Covid-19 menjadi salah satu periode yang berat bagi semua negara yang mengalaminya, termasuk Indonesia. Berbagai cara dilakukan pemerintah dengan mengeluarkan aturan untuk menanggulangi pandemi Covid-19. Selain penerapan protokol kesehatan, pemerintah menerapkan kebijakan melakukan vaksinasi Covid-19. Meskipun program vaksinasi sudah dilakukan, masih terdapat keraguan pada sebagian masyarakat terhadap vaksin, bisa dikatakan masyarakat belum paham mengenai kegunaan vaksin. Berdasarkan uraian tersebut, maka dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai sosialisasi vaksinasi covid-19 di Desa Cangakan, Wironanggan, Gatak, Sukoharjo dan pembagian sembako pada masyarakat sekitar yang sedang menjalani isolasi mandiri. Metode kegiatan yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dengan menggunakan beberapa tahapan, yaitu survei kelompok sasaran, identifikasi kebutuhan program, persiapan sarana dan prasarana, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah warga di Desa Cangakan, Wironanggan, Gatak, Sukoharjo menjadi paham tentang vaksinasi covid-19 dan paham pentingnya vaksinasi covid-19 sebagai upaya pencegahan covid-19, dan dengan pembagian sembako pada masyarakat sekitar dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak pandemi covid-19.
Pelatihan Ekonomi Kreatif Dan Pendampingan Edukatif Untuk Meningkatkan Mutu Masyarakat Di Desa Sambiroto Muzaiyanah Muzaiyanah; Mohammad Syaifuddin; Wahid Wachyu Adi Winarto
Abdimas Mandalika Vol 1, No 2 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v1i2.7275

Abstract

Abstract: The quality of society is a changing condition of a value that is part of the character in accordance with the expectations of society. The community quality improvement carried out in the village of Sambiroto focuses on improving the economy and community education through the creative economy and education with tutoring. The goal is none other than to improve the quality of rural communities, especially during this COVID-19 pandemic. The method used is to go directly to the field to implement the program that has been prepared. The result is by conducting entrepreneurship socialization, creative business training, digital marketing training, training on making cassava crispy leaves, training in making bouquets, making living pharmacies, and tutoring as a way to improve children's education.Abstrak: Kualitas masyarakat adalah kondisi perubahan nilai yang menjadi bagian dari karakter sesuai dengan harapan masyarakat. Peningkatan kualitas masyarakat yang dilakukan di Desa Sambiroto berfokus pada peningkatan ekonomi dan pendidikan masyarakat melalui ekonomi kreatif dan pendidikan dengan bimbingan belajar. Tujuannya tak lain untuk meningkatkan kualitas masyarakat pedesaan, terutama di masa pandemi COVID-19 ini. Metode yang digunakan adalah dengan terjun langsung ke lapangan untuk melaksanakan program yang telah disusun. Hasilnya dengan melakukan sosialisasi kewirausahaan, pelatihan bisnis kreatif, pelatihan digital marketing, pelatihan membuat daun garing singkong, pelatihan membuat karangan bunga, membuat apotek hidup, dan bimbingan belajar sebagai salah satu cara untuk meningkatkan pendidikan anak.
Pemberdayaan Siswa dalam Peningkatan Pengetahuan Mengenai Teknik Menyikat Gigi yang Benar Serta Penggunaan Tongue Scraper Ernie Thioritz; Badai Septa Wahyudadi; Jumriani Jumriani; Ira Liasari; Asridiana Asridiana; R Ardian Priyambodo; Asriawal Asriawal
Abdimas Mandalika Vol 1, No 2 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v1i2.7301

Abstract

Abstract:  This community service activity was carried out with the aim of empowering SMP YP PGRI Disamakan Makassar students in increasing knowledge and skills on how to brush their teeth properly and use a tongue scraper. Activities are carried out in several stages. The first stage was a pre-test in the form of a questionnaire to 39 students and asked students to do a demonstration of brushing their teeth before counseling. In the second stage, participants were given counseling and demonstrations on how to maintain oral hygiene by brushing their teeth and using a tongue scraper. In the third stage, participants were given a post test and asked to demonstrate again after the counseling. Based on the evaluation of the activities, there has been an increase in the knowledge and skills of students after counseling and demonstrations on how to maintain dental health by brushing teeth and using a tongue scraper correctly. Students who have good knowledge about how to maintain oral health increased by 64.1%. The number of students who were able to brush their teeth properly increased by 65.67%. Meanwhile, students who were able to use a tongue scraper correctly increased by 69.23%. Therefore, outreach activities need to be held regularly to get optimal results. Abstrak: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberdayakan siswa SMP YP PGRI Disamakan Makassar dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilan mengenai cara menyikat gigi yang benar serta menggunakan tongue scraper.  Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap. Tahap pertama adalah pre test berupa kuesioner kepada 39 orang siswa dan meminta siswa untuk melakukan demonstrasi menyikat gigi sebelum penyuluhan. Pada tahap kedua peserta diberikan penyuluhan dan demonstrasi tentang cara pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut dengan cara menyikat gigi dan  menggunakan tongue scraper. Tahap ketiga peserta diberikan post test dan diminta melakukan demonstrasi kembali setelah penyuluhan. Berdasarkan evaluasi kegiatan, telah terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa-siswi setelah dilakukan penyuluhan dan demonstrasi mengenai cara pemeliharaan kesehatan gigi dengan cara menyikat gigi dan penggunaan tongue scraper yang benar. Siswa yang memiliki pengetahuan baik mengenai cara pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut meningkat sebanyak 64,1%. Jumlah siswa yang mampu menyikat gigi yang benar meningkat sebesar 65,67%.  Sedangkan siswa yang mampu menggunakan tongue scraper dengan benar meningkat sebesar 69,23%. Oleh sebab itu kegiatan penyuluhan perlu diadakan secara berkala untuk mendapatkan hasil yang optimal.
Pelayanan Vaksinasi Covid-19 Bagi Remaja Usia 12-17 Tahun Di Sentra Vaksinasi Poltekkes Kemenkes Palangka Raya Seri Wahyuni; Greiny Arisani; Noordiati Noordiati; Wahidah Sukriani; Wijaya Atmaja Kusuma; Titik Istiningsih
Abdimas Mandalika Vol 1, No 2 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v1i2.7489

Abstract

Abstract:  : Vaccination activities for adolescents aged 12-17 years at the Vaccination Center of the Health Poltekkes Palangka Raya are a form of community service. The purpose of the COVID-19 vaccination service is to protect adolescents from exposure to COVID-19, establish herd immunity, and provide security when they carry out face-to-face learning (PTM). The method of implementing this activity includes socialization, taking care of activity permits, preparing suggestions and infrastructure, preparing officers, implementing, evaluating. The number of participants who were vaccinated was 6000 teenagers from various junior and senior high schools in Palangka Raya City, with a duration of 13 days. Recipients of adolescent vaccines who meet the requirements as many as 6000 people with dose 1 vaccination, 3 people with mild Post-Immunization Adverse Events (AEFI).Abstrak: Kegiatan Vaksinan bagi remaja usia 12-17 tahun di Sentra Vaksinasi Poltekkes Kemenkes Palangka Raya merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Tujuan pelayanan vaksinasi COVID-19 adalah melindungi para remaja dari paparan COVID-19,membentuk herd immunity, dan memberikan keamanan saat mereka melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM). Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi sosialisasi, mengurus perijinan kegiatan, menyiapkan saran dan prasarana, penyiapan petugas, pelaksanaan, evaluasi.    Jumlah peserta yang divaksin sebanyak 6000  remaja dari berbagai SMP dan SMA di Kota Palangka Raya, dengan lama pelaksanaan selama 13 hari. Penerima vaksin remaja yang  memenuhi syarat sebanyak apaian vaksinasi dosis 1 sebanyak 6000 orang, Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) ringan sebanyak  orang 3 orang.
Sosialisasi Dan Penanaman Bibit Buah Lokal Sebagai Upaya Alternatif Penopang Ekonomi Masyarakat Di Era Pandemi Nyayu Siti Khodijah; Ratna Santi; Kusuma Pamungkas
Abdimas Mandalika Vol 1, No 2 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v1i2.7383

Abstract

Abstract:  Local fruit does not yet fully have a strategic place economically, even though the opportunities that are donated are very potential if managed properly. One of the causes of the low interest in local fruit is the unstable quality and availability of fruit, the promotion and presence of imported fruit as well as perceptions and habits that consider imported fruit to be better than local fruit. Local fruit types are very diverse and need to be developed in order to contribute economically. The purpose of this service is to seek to refresh the culture of knowing and loving local fruit. The method of activity is carried out with stages of activities starting with outreach activities and planting local fruit seeds as an effort to educate the community to love local fruits. The results of service activities are in the form of collaborative activities in providing good quality local fruit seeds with BPDAS Bangka Belitung Province. Furthermore, planting is carried out by planting directly in strategic places and distributed directly to the community. This activity was continued with the provision of fertilizers which also utilized local resources. It is hoped that the community will be independently inspired to continue developing this local fruit. As a closing activity, monitoring was carried out to maintain the sustainability and availability of this local fruit.Abstrak: Buah lokal belum memiliki tempat strategsi secara ekonomi, padahal peluang yang disumbangkan sangat potensial jika dikelola dengan baik.  Salah satu penyebab rendahnya minat terhadap buah lokal adalah kualitas dan ketersediaan buah yang tidak stabil, promosi dan keberadaan buah impor serta persepsi dan kebiasaan yang menganggap buah impor lebih baik dari buah lokal.  Jenis buah lokal sangat beragam dan perlu dikembangkan agar dapat memberikan sumbangan secara ekonomis.   Tujuan pengabidan ini adalah untuk mengupayakan penyegaran kembali budaya mengenal dan cinta buah local. Metode kegiatan dilakuan dengan tahapan  kegiatan yang dimulai  dengan kegiatan sosialisasi dan penanaman bibit buah lokal sebagai upaya pendidikan masyarakat cinta buahan lokal.  Hasil kegiatan pengabdian berupa  kegiatan kerjasama penyediaan bibit buah lokal berkualitas baik dengan BPDAS Provinsi Bangka Belitung.  Selanjutnya dilakukan penanaman dengan menanam langsung ditempat strategis serta dibagikan langsung kemasyarakat.  Kegiatan ini dilanjutkan dengan penyediaan pupuk yang juga memanfaatkan sumberdaya lokal.  Diharapkan  masyarakat terinspirasi secara mandiri untuk terus mengembangkan buah lokal ini.  Sebagai penutup kegiatan dilakukan pemantauan untuk tetap menjaga kelestarian dan ketersediaan buah lokal ini
Sosialisasi Manfaat Sekat Kanal di Lahan Eks Pengembangan Lahan Gambut di Provinsi Kalimantan Tengah Wiwin Tyas Istikowati; Budi Sutiya; Kissinger Kissinger; Hafizianor Hafizianor; Rina Muhayah; Sunardi Sunardi
Abdimas Mandalika Vol 1, No 2 (2022): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v1i2.7362

Abstract

Abstract:  The aims of this community service program is to socialize the canal blocking development program in Dadahup Sub District, Kapuas, Central Kalimantan. The program aims to restore the peat ecosystem to support food estate program. The method used by the community service team was to gather representatives of community member from seven villages in Dadahup sub district to discuss about canal blocking program. The socialization was carried out by the service community team using focus group discussion method with community in Dadahup sub-district. From that activity, the community welcome the plan and to be actively involved in canal blocking development activities in Central Kalimantan.Abstrak Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan rencana program pembangunan sekat kanal yang dilaksanakan di kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah untuk memulihkan ekosistem gambut untuk mendukung program food estate untuk ketahanan pangan nasional. Metode yang dilakukan oleh tim pengabdi adalah dengan mengumpulkan perwakilan warga masyarakat dari tujuh desa di kecamatan tersebut untuk berdiskusi dengan tim pengabdi terkait rencana yang akan diprogramkan, yaitu pembangunan sekat kanal di wilayah mereka. Sosialisasi dilakukan oleh tim pengabdi dengan metode focus group discussion (FGD) dengan masyarakat di kecamatan Dadahup. Dari diskusi terlihat masyarakat menyambut baik rencana tersebut dan ingin terlibat aktif dalam kegiatan pembangunan sekat kanal di Kalimantan Tengah.

Page 1 of 1 | Total Record : 8