cover
Contact Name
Yamin
Contact Email
prodiolahraga@gmail.com
Phone
+6281337237577
Journal Mail Official
prodiolahraga@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lintas Bolo-Donggo, PGRI Bolo Kab. Bima, NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
PIOR: Jurnal Pendidikan Olahraga
Published by STKIP Harapan Bima
ISSN : 28286413     EISSN : 28286251     DOI : 10.56842
Core Subject : Education, Social,
PIOR: Jurnal Pendidikan Olahraga yang diterbitkan oleh STKIP Harapan Bima dengan periode terbit setiap bulan April dan Oktober (dua kali setahun). Jurnal ini menerbitkan artikel studi konseptual dan menganalisis hasil penelitian empiris.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 35 Documents
Hubungan Antara Ketersediaan Sarana dan Prasarana Olahraga Terhadap Minat Siswa dalam Mengikuti Mata Pelajaran PJOK di Kelas VIII SMPN 4 Bolo Nurhidayah, Nurhidayah
PIOR: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 5, No 1 (2026): April 2026
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pior.v5i1.852

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara ketersediaan sarana dan prasarana olahraga terhadap minat siswa dalam mengikuti pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di kelas VIII SMPN 4 Bolo. Sarana dan prasarana olahraga adalah faktor penting untuk menunjang keberhasilan pembelajaran PJOK yang menuntut fasilitas untuk aktivitas fisik siswa. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan lewat observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Hasil menunjukkan sarana dan prasarana masih terbatas, namun minat siswa tergolong tinggi, dan terdapat hubungan positif antara fasilitas yang tersedia dengan minat siswa mengikuti PJOK. Kata kunci: Sarana dan Prasarana Olahraga, Minat Belajar, Pendidikan Jasmani, SMPN 4 Bolo.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Permainan Untuk Meningkatkan Minat Belajar Pendidikan Jasmani Pada Siswa Sekolah Dasar di SDN Risa Woha Kelas 2 Rabiatul AL-Adawiah, Nabila
PIOR: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 5, No 1 (2026): April 2026
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pior.v5i1.1048

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran berbasis permainan terhadap peningkatan minat belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada siswa kelas 2 SDN Risa Woha. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Sampel terdiri dari 18 siswa kelompok eksperimen yang mendapat perlakuan model pembelajaran berbasis permainan dan 18 siswa kelompok kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa angket minat belajar, lembar observasi, dan pedoman wawancara. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelompok eksperimen (M = 83.89, SD = 5.59) secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (M = 67.72, SD = 5.32), dengan nilai t-hitung = 8.884 (t-tabel = 2,032, df = 34). Hasil observasi menunjukkan peningkatan keaktifan, antusiasme, dan partisipasi siswa dalam pembelajaran. Wawancara dengan guru mengungkapkan bahwa pendekatan permainan membuat siswa lebih bersemangat dan termotivasi. Dengan demikian, model pembelajaran berbasis permainan terbukti efektif meningkatkan minat belajar PJOK siswa sekolah dasar.
Reimajinasi Ruang Kelas: Pengaruh Posisi Duduk U-Bentuk terhadap Keterampilan Motorik Siswa PJOK Farhan, Farhan
PIOR: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 5, No 1 (2026): April 2026
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pior.v5i1.1064

Abstract

Latar Belakang: Penataan ruang belajar terbukti berpengaruh signifikan terhadap keterlibatan siswa, motivasi, dan capaian keterampilan, terutama dalam konteks Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Penelitian ini mengkaji pengaruh tata letak ruang U-bentuk di gymnasium terhadap keterampilan motorik dan keterlibatan belajar mahasiswa. Tujuan: Menginvestigasi pengaruh tata letak U-bentuk terhadap keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran PJOK, mengukur peningkatan interaksi, motivasi, dan keterampilan motorik melalui pengaturan gymnasium yang inovatif. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang melibatkan 38 mahasiswa semester 3 Program Studi Pendidikan Olahraga STKIP Harapan Bima. Teknik sampling sistematis diterapkan untuk memilih subjek. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan motorik, wawancara semi-terstruktur, dan observasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil: Tata letak U-bentuk terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterlibatan mahasiswa dibandingkan tata letak konvensional. Mahasiswa menunjukkan peningkatan interaksi sosial, motivasi yang lebih tinggi, dan kenaikan skor keterampilan motorik yang terukur di setiap siklus tindakan. Kontribusi: Penelitian ini menghasilkan rekomendasi praktis bagi pendidik PJOK dalam mengoptimalkan ruang gymnasium guna meningkatkan efektivitas pembelajaran jasmani. Penelitian lanjutan disarankan untuk memperluas kajian ke berbagai jenjang pendidikan dan mengintegrasikan teknologi digital dalam desain ruang.
Relevansi Outdoor Learning Dalam Kebugaran Jasmani Terhadap Masalah Pendidikan Biologi Firmansyah, Firmansyah
PIOR: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 5, No 1 (2026): April 2026
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pior.v5i1.1079

Abstract

Pengaruh Outdoor Learning terhadap Kebugaran Jasmani Siswa SD Inpres Sanolo di Daerah Pedesaan" secara eksplisit membahas pendidikan jasmani, namun mengandung berbagai dimensi yang relevan dengan masalah pendidikan biologi di Indonesia. Tulisan ini menganalisis enam titik keterkaitan antara temuan penelitian tersebut dengan persoalan mendasar dalam pendidikan biologi: (1) minimnya pemanfaatan lingkungan alam sebagai sumber belajar biologi, (2) rendahnya motivasi intrinsik siswa dalam mempelajari biologi, (3) kesenjangan antara teori dan praktik lapangan, (4) kurangnya kontekstualisasi konten biologis dengan data riil siswa, (5) diabaikannya perbedaan fisiologis gender dalam pembelajaran, dan (6) lemahnya literasi ekologi. Analisis ini menunjukkan bahwa kerangka Rural Ecological Fitness Learning (REFL) yang dikembangkan Firmansyah memiliki potensi besar untuk diadaptasi dalam reformasi pendidikan biologi di sekolah-sekolah pedesaan Indonesia.
Petualangan Bergerak: Strategi Blending Olahraga-Kurikulum Sd Untuk Supercar Motorik Anak Audika, Galang
PIOR: Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 5, No 1 (2026): April 2026
Publisher : STKIP HARAPAN BIMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/pior.v5i1.1065

Abstract

Latar Belakang: Pengembangan motorik kasar anak usia sekolah dasar (6–12 tahun) merupakan fondasi penting bagi kesehatan fisik dan kognitif jangka panjang. Namun, model pembelajaran konvensional di SD seringkali belum mengintegrasikan aktivitas fisik secara sistematis ke dalam kurikulum. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi integrasi olahraga dalam kurikulum SD untuk mengoptimalkan pengembangan motorik kasar anak, khususnya dalam meningkatkan koordinasi, kekuatan, dan keseimbangan melalui aktivitas fisik terstruktur. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan Mixed-Method dengan subjek 100 siswa SD di Kota Tangerang Selatan yang dipilih melalui teknik Purposive Sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan Uji-t independen. Hasil: Temuan menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol (t = 4,87; p 0,001), dengan peningkatan rata-rata skor motorik kasar sebesar 23,4% pada kelompok yang mengikuti program integrasi olahraga. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek koordinasi gerak (27,1%) diikuti keseimbangan (22,6%) dan kekuatan otot (20,5%). Kesimpulan: Strategi blending olahraga-kurikulum secara signifikan meningkatkan perkembangan motorik kasar anak SD. Penelitian ini merekomendasikan implementasi program integrasi olahraga secara bertahap dan terstruktur dalam kurikulum nasional sebagai respons terhadap krisis aktivitas fisik pada anak usia sekolah.

Page 4 of 4 | Total Record : 35