cover
Contact Name
Kiki Kristiandi
Contact Email
kikikristiandi@pakisjournal.com
Phone
-
Journal Mail Official
miki@pakisjournal.com
Editorial Address
Jl. Tabrani, Saing Rambi, Sambas, 79462 Kalimantan Barat
Location
Kab. sambas,
Kalimantan barat
INDONESIA
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia
ISSN : 29875404     EISSN : 29874009     DOI : https://doi.org/10.58184/miki
Core Subject : Health,
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia (MIKI) is a peer-reviewed and open-access triannually (January, Mei, and September) published by the PAKIS JOURNAL INSTITUTE. The aim of MIKI is to publish exciting, empirical research, recent science development, and high-quality science that addresses fundamental questions in nutrition, public health, midwifery, and nursing. Processes submitted original scripts related to scope nutrition, public health, midwifery, and nursing and not being published by other publishers. This journal gives readers the state of the art of the theory and its applications in all aspects of nutrition, public health, midwifery, and nursing.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2025): MAY" : 5 Documents clear
IDENTIFIKASI TENTANG UJI PROTEIN PADA NUGGET PISANG Wahyuni, Sri; Astuti, Luvi; Tari, Berlian Art
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): MAY
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v3i2.537

Abstract

Uji kadar abu merupakan metode analisis penting pada ilmu pangan yang digunakan untuk menentukan jumlah mineral yang tersisa dalam suatu sampel setelah pembakaran pada suhu tinggi. Penelitian ini mengevaluasi kadar abu pada nuget pisang sebagai inovasi kuliner yang menggabungkan pisang dengan tekstur nuget. Sampel diuji menggunakan metode gravimetri, dengan pembakaran pada suhu 550–600 °C. Hasil menunjukkan bahwa sampel D1 memiliki kadar abu sebesar 0,0097%, sedangkan D2 sebesar 0,0066%. Perbedaan ini mengindikasikan bahwa komposisi bahan dan proses pengolahan memengaruhi kandungan mineral produk. Mineral berperan penting pada nilai gizi dan kualitas nuget pisang. Penelitian ini mengidentifikasi potensi nuget pisang sebagai makanan bernutrisi yang dapat memenuhi kebutuhan diet masyarakat. Kadar abu yang lebih tinggi pada sampel D1 menunjukkan kandungan mineral yang lebih banyak, berkontribusi pada manfaat kesehatan, seperti pembentukan tulang dan fungsi metabolisme. Proses pengolahan, seperti pemanggangan dan penggorengan, juga berpengaruh terhadap hasil kadar abu. Informasi ini dapat membantu produsen mengoptimalkan formulasi produk untuk meningkatkan kualitas gizi dan memenuhi standar industri. Hasil ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan produk pangan berbasis pisang yang lebih beragam dan berkualitas. Nugget pisang diharapkan menjadi alternatif makanan sehat dan praktis yang sesuai dengan selera masyarakat, sekaligus berkontribusi pada diversifikasi produk pisang dan peningkatan nilai tambah komoditas lokal.
RELATIONSHIP BETWEEN PHYSICAL ACTIVITY, JOGGING REGULARLY, AND THE DEGREE OF DYSMENORRHEA IN STUDENTS OF THE NURSING DEPARTMENT, MADURA STATE POLYTECHNIC Nugrahani, Cantika Iva; Iszakiyah, Nur; Kuzzairi, Kuzzairi; Ervina, Ervina
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): MAY
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v3i2.574

Abstract

Dysmenorrhea is a condition of pain and cramps experienced by women before they experience menstruation or when menstruation occurs. Physical activity can be done in the form of sports such as jogging. This study aimed to determine the relationship between physical activity, jogging, and the degree of dysmenorrhea in 3rd year female students majoring in Nursing at the Madura State Polytechnic. This study used an analytical correlation method using the Analytic Correctional-Cross Sectional. The population was 25 people, and the sample in this study was 3rd-year female students majoring in Nursing at the Madura State Polytechnic who experienced dysmenorrhea and did physical jogging activities routinely and regularly. Data collection by providing a closed-ended questionnaire for physical jogging activities and a Numeric Rating Scale (NRS) questionnaire for the degree of dysmenorrhea, and analysis using the Spearman Rank test statistical analysis method with α = <0.05. The results obtained a significant value of 0.006, meaning <0.05 means that physical jogging activities are related to the degree of dysmenorrhea, where most female students who experience mild dysmenorrhea do physical jogging activities routinely. The limitations of this study are the relatively small number of samples taken and other factors that can affect the degree of dysmenorrhea, such as stress levels, nutritional status, lifestyle, and family history. Based on the results of the research that has been conducted, it can be concluded that the degree of dysmenorrhea can be reduced if someone routinely does physical activity, in this case by jogging.
UJI KANDUNGAN SIKLAMAT DAN KADAR GULA DENGAN METODE PENGENDAPAN PADA PRODUK MINUMAN DI KABUPATEN SAMBAS Nuraini, Nuraini; Syafitri, Aas; Rini, Rini; Jasika, Jasika; Partiwi, Partiwi; Khasanah, Uswatun
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): MAY
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v3i2.627

Abstract

Siklamat adalah bahan pangan yang memberikan rasa manis pada produk olahan pangan dan sering kali disebut sebagai pemanis buatan, selain itu pula siklamat tidak dapat digunakan secara berlebih karena dapat memberikan dampak buruk pada kesehatan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menguji kandungan siklamat dan kadar gula pada produk minuman. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan kadar gula dengan menggunakan brix, sedangkan siklamat pengujian siklamat dan kadar gula ialah pengendapan dengan larutan HCl 10%, BaCI 10%, aquades, dan NaNO2 10%. Jumlah sampel yang uji pada penelitian ini sebanyak 10 sampel dan semuanya termasuk dalam bentuk minuman cair. Pengambilan sampel tersebut dilakukan secara random. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan didapatkan bahwa hasil kadar gula tertinggi berada pada Kode sampel B, dimana sampel ini termasuk dalam kelompok minuman sirop (29,0 brix), sedangkan untuk minuman terendahnya pada kode sampel C, yaitu minuman berkarbonasi (4,5 brix). Untuk pengujian siklamat tidak ditemukan adanya penambahan pemanis buatan dalam 10 sampel yang dilakukan atau negatif (-). Siklamat adalah salah satu jenis pemanis buatan yang sering digunakan sebagai alternatif pengganti gula dalam berbagai produk makanan dan minuman. Pengujian ini memberikan informasi penting mengenai kadar gula dan keberadaan siklamat dalam produk minuman kemasan yang beredar.
UJI KANDUNGAN FORMALIN PADA PRODUK PANGAN DI KABUPATEN SAMBAS DENGAN LARUTAN KALIUM PERMANGANAT (KMnO4) DAN EKSTRAKSI KULIT BUAH NAGA Khasanah, Uswatun; Syafitri, Aas; Nuraini, Nuraini; Jasika, Jasika; Partiwi, Partiwi; Rini, Rini
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): MAY
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v3i2.628

Abstract

Produk pangan merupakan hasil dari berbagai proses yang dirancang untuk mengolah bahan mentah menjadi makanan atau minuman yang siap untuk dikonsumsi. Pengujian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan formalin pada produk pangan yang beredar di Kabupaten Sambas. Beberapa jenis produk pangan yang diuji dalam pengujian ini meliputi ikan asin tapah, gabus, gulama, baung, lais, nako, bakso ikan tenggiri, lemak sapi, dan ikan pari asap. Metode pengujian formalin yang digunakan adalah metode larutan KMnO4 dan larutan kulit buah naga karena kedua metode tersebut melibatkan pereaksi tertentu yang mendeteksi adanya formalin melalui perubahan warna. Hasil Pengujian menunjukkan bahwa semua jenis ikan asin yang diuji (tapah, gabus, gulama, baung, lais, nako) dan bakso ikan tenggiri terdeteksi mengandung formalin. Ikan pari asap juga teridentifikasi mengandung formalin namun, hasil pengujian terhadap lemak sapi menunjukkan perbedaan tergantung pada metode yang digunakan dalam pengujian dengan larutan KMnO4, lemak sapi tidak teridentifikasi mengandung formalin, sedangkan dalam pengujian dengan kulit buah naga, lemak sapi teridentifikasi mengandung formalin. Pengujian ini menunjukkan bahwa sebagian besar produk ikan asin dan ikan pari asap yang beredar di Kabupaten Sambas mengandung formalin, yang merupakan zat berbahaya bagi kesehatan. Pengawasan terhadap penggunaan formalin dalam produk pangan sangat penting diterapkan guna melindungi konsumen.
P PERILAKU IBU DALAM PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) PADA BALITA DIPENGARUHI OLEH TINGKAT PENGETAHUAN DAN SELF-EFFICACY Pasang, Melani; Rakinaung, Natalia Elisa; Wetik, Syenshie Virgini
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): MAY
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v3i2.635

Abstract

Salah satu masalah kesehatan bagi balita yang insidennya terus meningkat dan menjadi ancaman adalah Demam Berdarah Dengue (DBD). Ibu yang memiliki anak balita memegang peran penting dalam upaya pencegahan penyakit tersebut. Level pengetahuan yang baik serta self-efficacy yang tinggi dapat memengaruhi perilaku ibu dalam menerapkan langkah-langkah pencegahan. Tanpa keyakinan diri dan motivasi yang cukup, ibu mungkin mengalami kesulitan dalam menjalankan perilaku pencegahan yang efektif. Oleh karena itu, pengetahuan dan self-efficacy ibu menjadi faktor utama dalam menurunkan risiko kejadian DBD pada balita. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara level pengetahuan dan self-efficacy ibu dengan perilaku pencegahan DBD pada balita di Desa Sidey Baru, Kabupaten Manokwari. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak balita di Desa Sidey Baru, Kabupaten Manokwari = 85 orang sehingga sampel (n) berjumlah 85 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner tentang perilaku pencegahan DBD, pengetahuan dan self-efficacy. Berdasarkan hasil uji korelasi non-parametrik Spearman, diketahui bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dengan perilaku pencegahan DBD pada balita (p = 0,016), serta antara self-efficacy ibu dengan perilaku pencegahan DBD (p = 0,000). Kedua nilai p tersebut lebih kecil dari batas signifikansi (p ≤ 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa baik pengetahuan maupun self-efficacy ibu memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku pencegahan DBD pada balita. Hasil ini berkontribusi bagi instansi terkait untuk meningkatkan edukasi dan pemberdayaan ibu untuk mendukung perilaku pencegahan DBD pada balita.

Page 1 of 1 | Total Record : 5