cover
Contact Name
Rony Wirachman
Contact Email
ronywirachman@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Phone
+6281908303500
Journal Mail Official
ronywirachman@mail.uinfasbengkulu.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.iainbengkulu.ac.id/index.php/nuansa/about/editorialTeam
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Nuansa : Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan
ISSN : 20864493     EISSN : 26849542     DOI : 10.29300/njsik.v16i1.11235
Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan is a scientific publication media that contains Islamic sciences to support the development of Islamic knowledge. This journal is published two times a year in June and December by Program Pascasarjana IAIN Bengkulu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 182 Documents
PERBUDAKAN DALAM PANDANGAN ISLAM HADITH AND SIRAH NABAWIYYAH: TEXTUAL AND CONTEXTUAL STUDIES Abdul Hakim Wahid
Nuansa : Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan Vol 8, No 2 (2015): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/nuansa.v8i2.392

Abstract

This paper  proves  that the law of slavery in Islam is just steps  to abolish  slavery gradually and  not to legalize it. This paper  was written  to refute  the conclusions Western orientalists, especially  Robert Morey who assume that Islam justifies slavery as embodied in the Qur’an and the Prophet’s  life history as the basis of false allegations against the Prophet and Islam
Fatwa MUI no 7 tahun 2005 dan Pergaulan Antar Iman di Desa Sukanegara Kecamatan Tanjung Bintang Lampung Selatan Jenny Yolita Mangialu
Nuansa : Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan Vol 13, No 1 (2020): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/nuansa.v13i1.2785

Abstract

AbstrakFatwa MUI no 7 Tahun 2005 yang mengharamkan pluralisme  mengagetkan banyak pihak. Dalih yang dikemukakan bahwa pluralisme berarti menyamakan semua agama. Pandangan ini sangatlah tidak tepat. Pluralisme bukanlah sebuah situasi yang dapat direkayasa oleh siapapun. Pluralisme justru mengungkapkan KeMahakuasaan Tuhan sebagai pencipta. Pluralisme di Indonesia seharusnya dilihat sebagai keadaan yang dapat memperkaya khazanah kita. Berjumpa, berkomunikasi dan berelasi dengan setiap orang yang  berbeda latar belakang terutama agama, membuat kita dapat menularkan nilai-nilai kebaikan agama yang kita yakini sehingga keharmonisan dan toleransi terwujud. Pluralisme  membuat kita berusaha mengenal seseorang bukan hanya dari kulit luarnya saja kemudian menyematkan penghakiman kafir kepadanya.Desa Sukanegara Kecamatan Tanjung Bintang Lampung Selatan, menjadi salah satu wilayah perwujudan pluralisme pada tataran akar rumput. Warga Desa Sukanegara memahami pluralisme melalui tindakan kongkrit salah satunya  saling mengunjungi ketika perayaan hari raya tiba, baik Idul fitri, Natal dan Galungan. Kehidupan masyarakat di Desa Sukanegara menjadi cerminan bahwa pluralisme bukanlah sesuatu yang perlu untuk diperdebatkan namun di terima dan diwujudkan dalam tindakan pergaulan sehari-hari.
Dampak Gadget Pada Anak Usia Dini Terhadap Penguasaan Baca Tulis Al-Qur’an M. Syahrul Anwar; Habibia Adama
Nuansa : Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan Vol 16, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/njsik.v16i1.11235

Abstract

This research analyzes the impact of gadget use in early childhood and found out the negative impact of gadget use on children of Darul Qur'an landfill, Ungga Village, Praya Barat Daya District, Central Lombok Regency. The type of descriptive qualitative research and method used by researchers are interviews, observation, and documentation. The results of this study are: the impact of gadgets on the Darul Qur'an landfill including; landfill children becoming males of the landfill, causing landfill children to become addicted to playing with gadgets, the inget power of landfill children weakens, the enthusiasm for studying landfill children decreases, want to go home from the landfill to play gadgets, and the time is more to play gadgets than to learn to recite. it is clear the negative impact of gadgets on the children of the Darul Qur'an landfill. Therefore, both parents and families must provide certain restrictions and criteria in the use of gadgets to avoid the level of negative impact on early childhood, especially in learning to read and write the Qur'an. Penelitian ini membahas dampak penggunaan gadget pada anak usia dini dan mengetahui dampak negatif penggunaan gadget pada anak-anak TPA Darul Qur'an Desa Ungga Kecamatan Praya Barat Daya Kabupaten Lombok Tengah. Jenis penelitian kualitatif deskriptif, adapun metode yang digunakan peneliti adalah interview, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah: dampak dari gadget terhadap terhadap TPA Darul Qur’an diantaranya; anak-anak TPA menjadi males mengaji, menyebabkan anak-anak TPA kecanduan bermain gadget, daya inget anak-anak TPA melemah,semangat mengaji anak-anak TPA menurun, ingin cepet pulang dari TPA untuk bermain gadget, dan waktunya lebih banyak bermain gadget daripada belajar mengaji. terlihat jelas dampak negatif gadget terhadap anak-anak TPA Darul Qur’an. Oleh sebab itu wajib bagi kedua orang tua ataupun keluarga memberikan batasan-batasan dan kriteria tertentu dalam penggunaan gadget untuk menghindari tingkat dampak negatif terhadap anak-anak usia dini khususnya dalam belajar baca tulis Al-Qur’an
PEMBUBARAN ORMAS “RADIKAL” DALAM PERSEPEKTIF PERUNDANG-UNDANGAN (Kajian Khusus Perppu No. 02 Tahun 2017) Imam Mahdi
Nuansa : Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan Vol 10, No 2 (2017): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/nuansa.v10i2.648

Abstract

The Government Regulation on Law Enforcement (Perppu), has the same  legal force as the law, but is tem- porary because it must  obtain approval by the Parliament. Exit of Perppu No. 2 Year 2017 on Amendment to Law no. 17Year 2003 on Public  Organization. The legal basis  of the President to issue  the Perppu is stipulated in Article 22 of the1945 Constitution of the Republic of Indonesia, essentially the Perppu is issued because of the urgency of the matter, meaning that  if not issued by the Perppu, the government can not take legal action for the interest of the State. In fact, this Perppu is used to dissolve community organizations, especially Hizbur Tahrir Indonesia (HTI) which is considered by the government to deviate from Pancasila ideology and endanger the integrity of NKRI. As a result, there are pros and cons against Perppu No. 2 Year 2017. .
EKSISTENSI TEKNOLOGI PENDIDIKAN DALAM INOVASI PEMBELAJARAN Suhirman Suhirman
Nuansa : Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan Vol 9, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/nuansa.v9i2.382

Abstract

Technology  education is a complex and  integrated process that  includes: human, environmental, systems, tools,  ideas,  procedures and  organization. Technology  education in the  journey,  is a solution  and anticipatory, by providing solutions  to overcome the problem of learning  and prepare students for a better  life in the future, because life in the days to come, full of competition and  challenges, necessitating their learning innovations, Therefore,  the existence of educational technology has a strategic  role in preparing learners who have a competitive edge  in competition, both from within and from abroad
POLA PEMBINAAN REMAJA DALAM MEREVITALISASI AKHLAK PADA KELUARGA NELAYAN KOTA BENGKULU Pasmah Chandra; Irvan Malik
Nuansa : Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan Vol 14, No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/njsik.v14i2.6300

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya kasus-kasus kenakalan anak yang terjadi di kelurahan sumber jaya kampung melayu tepatnya di RT 12. Hal ini karena kurangnya perhatian orang tua terhadap akhlak anak-anak dan remaja dikeluarga nelayan kelurahan sumber jaya kecamatan kampung melayu kota bengkulu pergaulan yang kurang terkontrol. Maka dari itu keluarga harus mempunyai pola tersendiri untuk pembentukan akhlak anak yang baik. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah pola asuh orang tua dalam membentuk akhlak anak dikeluarga nelayan kelurahan sumber jaya kecamatan kampung melayu kota Bengkulu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dan menggunakan metode pengumpulan data dengan cara melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi dan teknik analisis pengumpulan data, model data dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa: pola asuh orang tua dalam membentuk akhlak anak di keluarga nelayan kelurahan sumber jaya kecamatan kampung melayu kota Bengkulu belum berjalan dengan baik karena kesibukan orang tua yang membuat orang tua tidak dapat mengkontrol dan memberikan pendidikan akhlak pada anaknaya. Namun sebagian orang tua menggunakan perannya sebagai pendidik, membentuk, mengontrol, dan penasehat utama bagi anak. Bila anak melakukan kesalahan cara yang digunakan para orang tua yaitu dengan menasehati agar tidak menggualnginya lagi, dan ada juga yang memberikan hukuman sewajarnya. Sementara itu dalam hal pembentukan akhlak anak yaitu dengan memberikan dan mengenalkan aqidah akhlak sejak dini, agar tidak begitu susah dalam penanamannya kelak. Diterapkan kedisiplinan dalam keluarga, seperti didik sopan santun, mematuhi kedua orang tua, memberi contoh baik, mengingatkan waktu sholat, dan sebagainya.Selanjutnya menyekolahkan anak-anaknya, mengajari mengaji, dengan menerapkan kedisiplinan anak, membiasakan anak untuk ibadah sholat dan puasa, memberi teladan yang baik untuk anak, memberikan contoh yang baik, membimbing ke jalan yang benar sesuai dengan ajaran agama.
Faktor Penghambat Perkembangan Kecerdasan Spiritual bagi Anak Usia Dini fatrica Sayfri
Nuansa : Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan Vol 8, No 1 (2015): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/nuansa.v8i1.1525

Abstract

Tulisan ini menjelaskan tentan faktor-faktor penghambat Perkembangan Kecerdasan Spiritual bagi anak usia dini. Usia dini merupakan usia emas yang harus dikembangkan pada semua aspeknya. Kecerdasan spiritual merupakan aspek penting bagi pendidikan anak, tetapi dalam kenyataannya potensi kecerdasan ini sering tidak berkembang secara maksimal. Hal ini disebabkan faktor internal dan eksternal. Faktor tersebut secara garis besar berkaitan erat dengan prasangka, prinsip-prinsip hidup, pengalaman, kepentingan dan prioritas, sudut pandang, pembanding, dan literatur. Semua itu, memberi efek yang cukup signifikan bagi perkembangan kecerdasan spiritual yang diterapkan bagi anak usia dini.
EDUTAINMENT, STRATEGI MENINGKATKAN KREATIFITAS ANAK USIA DINI Husnul Bahri
Nuansa : Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan Vol 10, No 1 (2017): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/nuansa.v10i1.636

Abstract

Improving the creativityof early childhood is a from of growth  and  development children’s intelligence, it is importan to start the process preparation in the form human resources from an early age which is the embryo a strong generation that  will become a life in the future. Effort are done by the learning process in early childhood, requires the professionalism of educator who master the various strategies of early childhood learning in accordance with the level of growt and development. Positive responses that will be touched as a stimulans for the development of creativity and brain development. One appropriate strategy is the concept learning based on edutainment. In the concept edutain- ment there are learning theories that are full of ideas for conducing fun learning activities. Learning based edutainment is the key to improving the creativity young children
HUBUNGAN ANTARA MANUSIA, MASYARAKAT, DAN BUDAYA DALAM PERSPEKTIF ISLAM Zulkarnain Dali
Nuansa : Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan Vol 9, No 1 (2016): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/nuansa.v9i1.373

Abstract

In life-paced world in the meantime, of course we are always in touch or need one samalainnya. It has become sunahtullah of the creator of the universe.  Therefore,  the following article will discuss  the relationship between man,  society  and  culture  are viewed  from the perspective of Islam. Certainly in this article  does  not discuss  in detail  the  relationship between the  three  items  above  in the  view of Islam,  but only discussed in general  terms
Pendekatan Ekologi Dalam Studi Islam As'ad Taufiqurrahman; Mawaddatul Ulfa
Nuansa : Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan Vol 14, No 1 (2021): Juni
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/njsik.v14i1.4332

Abstract

Konflik pertambangan di Indonesia terus mengalami peningkatan, aktivitas produksi komoditas di sektor pertambangan menggunakan mesin ekstraktif semakin masif, tingginya produksi menyebabkan terjadinya eksploitasi alam secara besar-besaran sehingga konflik pertambangan di Indonesia semakin meningkat. konflik yang terjadi pada periode 2014 hingga 2019 tercatat sebanyak 71 konflik, maka jika dijumlahkan dengan konflik pertambangan pada tahun 2020 sebanyak 45 konflik, maka total terdapat 116 konflik pertambangan yang terjadi sepanjang tahun 2014 hingga 2020. Jika dirinci pada tahun 2020 dari 45 kasus, konflik terbanyak 22 kasus terjadi perusakan lingkungan, 13 kasus perampasan lahan, 8 kasus kriminalisasi warga penolak tambang, 2 kasus pemutusan hubungan kerja. Masalah ini membutuhkan respon yang serius dari seluruh elemen masyarakat termasuk tokoh-tokoh agama. Untuk menyorot permasalahan ini kajian Islam secara normatif tidak cukup memadai, sehingga perlu dilakukan kajian secara multiperspektif, holistik. Pendekatan ekologi dalam studi Islam akan menjadi pisau analisis dalam menganalisis konflik pertambangan di Indonesia.

Page 9 of 19 | Total Record : 182