cover
Contact Name
Baiq Emy Nurmalisa
Contact Email
lentoranursingjournal@gmail.com
Phone
+628114500898
Journal Mail Official
lentoranursingjournal@gmail.com
Editorial Address
Jln. Lagumba No. 25 Mamboro Barat Palu Utara, Palu, Sulawesi Tengah Indonesia
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Lentora Nursing Journal
ISSN : 27761371     EISSN : 27761622     DOI : 10.33860/lnj.v
Core Subject : Health,
Lentora Nursing Journal (eISSN: 2776-1622 & pISSN: 2776-1371 ) is a peer-reviewed journal published by Poltekkes Kemenkes Palu, which is focusing on several issues in nursing field. The first volume was published in October 2020, and it is published twice a year, issued in April and October. Lentora Nursing Journal aims to provide a forum exchange and an interface between researchers and practitioners in any nursing related field. This journal only accepts articles from original research results, case study articles, and scientific review articles. Lentora Nursing Journal is a scientific publication for widespread research and criticism topics in nursing studies, but are not limited in the following issues: pediatric nursing, women and children health in nursing, community health nursing, psychiatric nursing, medical-surgical nursing, emergency & disaster nursing, and nursing education.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2022): April" : 6 Documents clear
Intercede Intrinsic Motivation Increases Organizational Commitment and Nurse Performance: Intercede Motivasi Intrinsik Meningkatkan Komitmen Organisasional dan Kinerja Perawat Sukamto, Edi; Rasmun, Rasmun
Lentora Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2022): April
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/lnj.v2i2.842

Abstract

Latar Belakang: Kinerja perawat tidak terlepas dari komitmen yang dimiliki oleh masing-masing perawat. Setiap perawat yang memiliki komitmen organisasi yang tinggi akan memberikan dampak yang baik bagi organisasinya. Tujuan: dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh komitmen organisasional dan motivasi intrinsik terhadap kinerja perawat. Metode: Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah penelitian populasi (sampel jenuh). Jumlah sampel keseluruhan adalah 198 perawat di Kota Samarinda. Analisis data menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS). PLS adalah model persamaan Structural Equation Modeling (SEM) yang berbasis komponen atau varian. Hasil dari penelitian ini adalah: komitmen organisasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi intrinsik dan motivasi intrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perawat di Puskesmas Kota Samarinda.
The Effect of Diabetes Self Management Education on Changes in Blood Sugar Levels in Type II Diabetes Mellitus Patients in the Nanga Health Center Work Area, Lela District, Sikka Regency: Pengaruh Diabetes Self Management Education Terhadap Perubahan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Nanga Kecamatan Lela Kabupaten Sikka Avelina, Yuldensia; Pangaribuan, Helena; Anjelina Yeri, Sisilia
Lentora Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2022): April
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/lnj.v2i2.1334

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Jumlah penderita DM di Indonesia menempati urutan ke-4 terbesar di dunia. Keberhasilan pengelolaan DM tergantung pada manajemen diri pasien untuk mengontrol gejala dan menghindari komplikasi. Manajemen diri yang tinggi dapat meningkatkan kualitas hidup pasien DM tipe 2 dan dapat mengendalikan kadar gula darah dalam batas normal. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh antara Diabetes Self Management Education terhadap perubahan kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Nanga Kecamatan Lela Kabupaten Sikka. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan one group pretest posttest design. Populasi pada penelitian ini adalah semua penderita DM Tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Nanga sebanyak 32 responden. Teknik sampel yang digunakan yaitu total sampling dengan alat pengambilan data menggunakan glukometer dan analisis data menggunakan uji Marginal Homogeneity. Hasil: Hasil penelitian didapatkan p value = 0,000 ˂ α (0.05) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara Diabetes Self Management Education (DSME) terhadap perubahan kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus tipe II di Wilayah Kerja Puskesmas Nanga Kecamatan Lela Kabupaten Sikka. Pasien dapat melakukan pengelolaan manajemen diri sehingga dapat membantu penurunan kadar gula darah.
The Effect of Providing Education on Changes in Blood Pressure in the Elderly with Hypertension: Pengaruh Pemberian Edukasi Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Damayanti, Risna; Sabar, Syamsyuryana; Lestari, Ayu; Nurarifah, Nurarifah; sukmawati, Sukmawati
Lentora Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2022): April
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/lnj.v2i2.1337

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi hipertensi di dunia menurut WHO sebesar 22% penduduk mengalami hipertensi pada tahun 2014 dan diperkirakan jumlahnya akan terus meningkat menjadi 29,2% pada tahun 2025. Hipertensi merupakan masalah yang sering dihadapi oleh lansia dengan prevalensi mencapai 60-80%. Seiring dengan bertambah usia maka dapat meningkatkan resiko terjadinya peningkatan tekanan darah. Salah satu cara untuk mengatasi masalah hipertensi adalah pemberian Pendidikan kesehatan atau edukasi tentang hipertensi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian edukasi terhadap perubahan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Metode: Penelitian ini dilaksanakan selama 4 minggu dengan menggunakan desain pre experimental pendekatan one group pretest-posttest design dengan 21 lansia yang didiagnosis hipertensi dan dipilih secara purposive sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi hasil pengukuran tekanan darah yang dilakukan sebelum dan sesudah pemberian edukasi hipertensi. Hasil: Hasil Paired T Test menunjukkan terjadi penurunan tekanan darah sistolik dengan nilai P=0,005 (p<0,05), tekanan darah diastolik dengan nilai P=0,023 (p<0,05). Kesimpulan: Perubahan tekanan darah dapat dipengaruhi dengan pemberian edukasi terhadap lansia
Factors Influencing the Independence of the Elderly in the Work Area of ​​the Samata Health Center, Gowa Regency: Faktor yang Memengaruhi Kemandirian Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Samata Kabupaten Gowa Abdullah, Abdullah; Mangemba, Dg; Aminuddin, Aminuddin; Pangaribuan, Helena
Lentora Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2022): April
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/lnj.v2i2.1351

Abstract

ABSTRAK Terdapat banyak perubahan yang terjadi pada lanjut usia mencakup perubahan-perubahan fisik, mental, psikososial, dan perkembangan spiritual yang juga berdampak pada tingkat kemandirian lansia. Berdasarkan hasil Sensus tahun 2014, jumlah Lansia di Indonesia mencapai 20,24 juta orang atau sekitar 8,03% dari seluruh penduduk Indonesia. Data tersebut menunjukkan peningkatan jika dibandingkan dengan hasil Sensus Penduduk tahun 2010 yaitu 18,1 juta orang atau 7,6% dari total jumlah penduduk Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kemandirian lansia di wilayah kerja puskesmas samata Kabupaten Gowa. Desain penelitian observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian berjumlah 61 responden dan sampel berjumlah 37 responden dengan teknik purposive sampling. Analisa data menggunakan uji chi- square test dengan derajat kemaknan α= 0,05. Hasil penelitian menujukan terdapat pengaruh signifikan dari usia (p value=0,000), kondisi kesehatan (p value=0,012), kondisi sosial (p value=0,000) dan kondisi ekonomi (p value=0,001) terhadap kemandirian lansia (p<0,05;α=0,05). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh usia, kondisi kesehatan, kondisi sosial, dan kondisi ekonomi terhadap kemandirian lansia di wilayah kerja puskesmas samata kabupaten gowa. Saran dari hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan ataupun pedoman bagi kepala puskemas dan perawat di wilayah kerja puskesmas samata kabupaten gowa dalam meningkatkan kerja sama dalam mengembangkan pelayanan keperawatan yang menyeluruh khususnya kepada lansia.
The Relationship between Parenting Patterns and the Environment on Adolescent Social Behavior: Hubungan Pola Asuh Orang Tua dan Lingkungan Terhadap Perilaku Sosial Remaja Nur, Akbar; Swarjana, I Kadek Dwi; Muti, Rimahyanti; Patandean, Dewarawati; Nurul, Abd Rahman
Lentora Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2022): April
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/lnj.v2i2.1357

Abstract

Latar Belakang: Peran orang tua melalui pola asuh didalam membantu perilaku sosial yang baik secara psikologis merupakan implementasi pola asuh dimana anak yang memiliki kecerdasan kognitif tinggi tidak menjamin kemampuannya dalam beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dan lingkungan sosial terhadap perilaku sosial remaja. Metode: Jenis penelitian ini deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional, Pengambilan sampel menggunakan metode accidental sampling sebanyak 70 orang. Analisis data menggunakan uji chi-square dengan uji fisher exact Test. Hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh demokratis memiliki pola asuh yang baik 50 orang (71.4%), dan pola asuh yang cukup 20 orang (28.6%). Lingkungan sosial yang baik 33 orang (47.1%), dan lingkungan sosial yang cukup 37 orang (52.9%). Perilaku sosial kategori baik sebanyak 34 orang (48.6%) dan cukup sebanyak 36 (51,4%). Hasil uji chi-square terdapat hubungan pola asuh orang tua dan lingkungan sosial terhadap perilaku sosial remaja. Kesimpulan: Pola asuh orang tua dapat berdampak terhadap perilaku sosial remaja. Untuk itu orang tua perlu memberikan perhatian yang lebih pada anaknya melalui pola asuh yang diterapkan oleh orang tua sehingga perilaku sosial remaja dapat terbentuk dengan baik.
Relationship between Mother's Knowledge about Exclusive Breastfeeding and Giving MPASI with Stunting Incidence in Children Aged 24-59 Months in Bale Village Working Area of Wani Health Center, Donggala District: Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Asi Eksklusif dan Pemberian MPASI dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 24-59 Bulan di Desa Bale Wilayah Kerja Puskesmas Wani Kecamatan Donggala Nurmalisa, Baiq Emy
Lentora Nursing Journal Vol. 2 No. 2 (2022): April
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/lnj.v2i2.2078

Abstract

Stunting is a condition in which toddlers have less length or height when compared to their age. Globally in 2016 as many as 22.9% or around 154.8 million children under five in the world suffer from stunting. The number of stunting cases in toddlers in Bale Village was 58 children. The aim of the study was to find out the relationship between mother's knowledge about exclusive breastfeeding and giving MP-ASI with the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months in Bale Village, working area of ​​the Wani Health Center, Tanantovea District, Donggala Regency. Methods This type of research is a correlation analytic method with a cross sectional design. The population in this study were all mothers with toddlers aged 24-59 months in Bale Village totaling 188 populations. The number of samples is 53 samples, with the sampling technique proportional random sampling. Data analysis used the chi-square test. The results showed that there was a relationship between mothers' knowledge about exclusive breastfeeding and the incidence of stunting in toddlers aged 24-59 months in Bale Village, Working Area of ​​the Wani Public Health Center, Tanantovea District, Donggala Regency (p-value = 0.001) and there was a relationship between complementary feeding and stunting. in toddlers aged 24-59 months in Bale Village, Working Area of ​​Wani Public Health Center, Tanantovea District, Donggala Regency (p-value = 0.000). The conclusion of this study is that there is a relationship between mother's knowledge about exclusive breastfeeding and giving MP-ASI with the incidence of stunting in toddlers aged 24 -59 months in Bale Village working area of ​​the Wani Health Center, Tanantovea District, Donggala Regency. It is hoped that the Wani Health Center will routinely carry out health counseling and provide nutritious MP-ASI so that it can prevent stunting in toddlers.

Page 1 of 1 | Total Record : 6