cover
Contact Name
Eko Gunawan
Contact Email
Egoen3397@gmail.com
Phone
+628125672200
Journal Mail Official
Egoen3397@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ahmad Yani, Kuala Pembuang, Kab. Seruyan, Prov. Kalimantan Tengah, Indonesia
Location
Kab. seruyan,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Penelitian Belida Indonesia
Published by Politeknik Seruyan
ISSN : -     EISSN : 28091086     DOI : -
Core Subject : Science,
urnal ini adalah merupakan versi online tahun 2021. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Budidaya Ikan Politeknik Seruyan. Jurnal ini memuat artikel yang berhubungan dengan hasil penelitian di bidang perikanan yang meliputi Teknologi pembuatan pakan , Rekayasa akuakultur, Teknologi pembenihan dan pembesaran ikan, Rekayasa genetik, Pengendalian hama dan penyakit ikan, Budidaya pakan alami dan Pembenihan Ikan Lokal
Articles 38 Documents
Studi Hematologi Untuk Diagnosa Penyakit Ikan Air Tawar Di Yang Di Budiayakan Kecamatan Seruyan Hilir *, Norhalimah; Herlina, Sri
Jurnal Penelitian Belida Indonesia Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Penelitian Budidaya Ikan
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pbelida.v4i1.183

Abstract

Kondisi hematologi dapat menggambarkan kesehatan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kondisi hematologi ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) dan ikan nila (Oreochromis nilaticus) yang dibudidayakan di keramba apung dan Kolam di Kecamatan Seruyan Hilir Kuala Pembuang, sehingga dapat diketahui apakah ikan-ikan tersebut mengalami serangan penyakit atau tidak secara lebih dini. Pada penelitian ikan sampel dikumpulkan secara acak dari beberapa pembudidaya ikan di Kecamatan Seruyan Hilir, Desa Kuala Pembuang Satu dan Desa Pematang Limau . Hasil penelitian menunjukkan bahwa hemoglobin ikan lele dumbo dan nila yaitu 4,00 g/100 ml; ml dan 5,42 g/100 ml secara berturut-turut. Kadar hematokrit ikan lele dumbo adalah 16,78 % dan nila 26,42%. Jumlah eritrosit ikan lele dumbo yaitu 7,92 x 104 sel/mm3; dan ikan nila adalah 8,55 x 104 sel/mm3. Jumlah leukosit ikan lele dumbo yaitu 105,53 x 103 sel/mm3, dan ikan nila yaitu 191,98x 103 sel/mm3. Nilai hemoglobin, hematokrit, dan eritrosit bahwa kedua spesies ikan tersebut tidak normal dan terindikasi ada serangan penyakit. Berdasarkan parameter leukosit, ikan lele dan ikan dalam kondisi tidak normal. Jumlah sel leukosit ikan lele dan ikan nila terinfeksi ekstoparasit Dactylogyrus sp. dengan prevalensi 40%-60% dan intensitas serangannya yang masih rendah, yaitu 1,16.
KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN KOI (Cyprinus rubrofuscus) YANG DIPIJAHKAN SECARA ALAMI DI BPBAT MANDIANGIN Agus, Emilina; Herlina, Sri; *, Darmono
Jurnal Penelitian Belida Indonesia Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Belida Indonesia
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pbelida.v4i2.215

Abstract

Ikan koi merupakan ikan yang berasal dari jepang dan mengalami perkembangan pesat di Indonesia karena mempunyai daya tarik dari berbagai macam corak warna dan bentuk tubuh yang sangat indah. Kelangsungan hidup benih ikan koi (SR) dilakukan yaitu dengan mengamati jumlah ikan yang hidup pada awal dan akhir, hal tersebut dilakukan dengan cara menghitung seluruh jumlah ikan yang masih hidup yaitu dihitung dengan menggunakan rumus.  Tujuan dari penelitian dengan judul kelangsungan hidup benih ikan koi yang dipijahkan secara alami di BPBAT Mandiangin yaitu untuk mengetahui tingkat kelangsungan  hidup benih ikan koi yang di pijahkan secara alami di BPBAT Mandiangin dan mengetahui pengaruh kualitas air terhadap kelangsungan benih ikan koi.Hasil dari pemeliharaan benih ikan koi (Cyprinus rubrofuscus) maka didapatkan data berupa Nilai kelangsungan hidup benih ikan koi sebesar 88,3% hasil tersebut digolongkan dalam hasil yang sangat baik. Kualitas air pada kolam induk rata-rata pH pada pagi hari yaitu 9, pada sore hari rata-rata pH nya yaitu 11,6, pada kolam pendederan rata-rata pH pada pagi hari yaitu 7,6, pada sore hari rata-rata pH nya yaitu 9,3. Hasil pengukuran suhu pada kolam induk suhu paginya rata-rata 26,0°C dan pada sore hari suhu rata-ratanya 32,3 °C. Pada kolam pendederan suhu paginya rata-rata 28,4°C dan pada sore hari suhu rata-ratanya 32,1°C. Hasil pengukuran DO pada kolam induk DO pagi harinya rata-rata 4,7 mg/l dan pada sore hari DO rata-ratanya 7,7 mg/l. Pada kolam pendederan DO pagi harinya rata-rata 4,6 dan DO rata-rata pada sore harinya 8,0 mg/l.
PEMBENIHAN IKAN IKAN GURAMI ( Osphronemus gouramy) SECARA ALAMI TERKONTROL Hendrawansyah, Hardi; Herlina, Sri
Jurnal Penelitian Belida Indonesia Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Belida Indonesia
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pbelida.v4i2.216

Abstract

Indonesia memiliki potensi lahan budidaya yang cukup besar untuk mengembangkan budidaya ikan, salah satunya adalah ikan gurame. Ikan gurame sudah lama dibudidayakan dan dikonsumsi masyarakat karena rasa dagingnya lezat dan memiliki nilai ekonomis tinggi. Pembenihan ikan gurame memiliki potensi tinggi untuk dilakukan karena produksi ikan gurame dari tahun ke tahun cenderung meningkat sehingga tingkat permintaan benih ikan gurame juga mengalami peningkatan. Penelitian ini dilaksanakan di Balai Perikanan Budidaya  Air Tawar ( BPBAT), Mandiangin pada tanggal 22 Januari 2024 sampai 22 Maret 2024. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pembenihan ikan gurame (Osphronemus gouramy) secara alami terkontrol  dan hambatan yang dihadapi dalam pembenihan ikan gurame (Osphronemus gouramy). Metode penelitian yang digunakan adalah metode partisipasi aktif dengan pengumpulan data meliputi data primer berupa observasi, dan partisipasi aktif serta data sekunder berupa studi pustaka untuk melengkapi data yang dikumpulkan. Pembenihan ikan gurami (Osphronemus gouramy) di Balai Perikanan Budidaya  Air Tawar ( BPBAT), Mandiangin meliputi tahap persiapan kolam pemijahan, seleksi induk, pemijahan, pemanenan telur, penetasan telur dan pemeliharaan larva, pendederan. Pemijahan dilakukan di kolam beton dengan perbandingan induk jantan dan betina 1:2. Nilai FR (Fertilization Rate), HR (Hatching Rate) dan SR (Survival Rate) yang didapatkan secara berturut-turut adalah 81,2 %; 98,7 % dan 98,6 %..
PENGGUNAAN EKSTRAK JENIS TANAMAN HERBAL YANG BERBEDA TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP DAN RESPON MAKAN BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) Herlina, Sri
Jurnal Penelitian Belida Indonesia Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Belida Indonesia
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pbelida.v4i2.217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui ektrak jenis tanaman herbal yang dapat meningkatkan kelangsungan hidup dan Respon makan ikan benih ikan nila (Oreochromis niloticus). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan teknik pengambilan data melalui dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 4 perlakuan dan 3 ulangan. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini didapatkan perbedaan ektrak tanaman herbal berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup dan respon maka benih ikan nila merah. Parameter kualitas air pada saat penelitian masih termasuk dalam kondisi optimum dengan nilai suhu : 26,5 – 30,5ºC, pH : 6,5 – 7, dan DO : 3,6 – 6,0 mg/l.
PERTUMBUHAN KEPITING BAKAU DENGAN MENGGUNAKAN METODE BUDIDAYA YANG BERBEDA Widaryati, Rustiana
Jurnal Penelitian Belida Indonesia Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Belida Indonesia
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pbelida.v4i2.218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan kepiting bakau menggunakan system budidaya yang berbeda.  Permintaan pasar yang terus meningkat membuat budidaya kepiting perlu lebih mendapat perhatian. Kepiting bakau yang  mengalami molting disebut dengan nama kepiting soka. Lunaknya cangkang yang dimiliki oleh kepiting ini bukan karena jenis kepitingnya, namun karena kepiting baru melewati tahap ganti kulit (molting). Jadi cangkang keras kepiting ditanggalkan dan muncul cangkang baru yang masih lunak. Cangkang baru yang lunak ini akan mengeras beberapa saat akan molting. Kepiting cangkang lunak menjadi populer karena cita rasanya yang luar biasa pembudidaya kepiting soka di Kuala Pembuang umumnya melakukan budidaya lepiting bakau secara tradisional langsung dilokasi tambak udang. Alternatif lain yang bisa diberikan yaitu melalui system Apartemen dengan system air secara resirkulasi. Metode Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 2 Perlakuan yaitu A pemeliharaan kepiting system apartemen dan perlakuan B metode kurungan dasar.  Selama penelitian dikumpulkan data pertumbuhan, serta data kualitas air sebagai data penunjang. parameter kualitas air yang diukur adalah suhu, DO dan ph.  Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemeliharaan kepiting bakau dengan menggunakan metode pemeliharaan yang berbeda yaitu metode apartemen sebesar 12,65% dan metode kurungan dasar sebesar 13,91%.
ANALISIS STRATEGI PEMASARAN MELALUI MEDIA ONLINE PRODUK OLAHAN KERUPUK KULIT IKAN BELIDA (Chitala lopis) *, Robyanoor
Jurnal Penelitian Belida Indonesia Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Belida Indonesia
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pbelida.v4i2.219

Abstract

Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui serta menganalisis strategi pemasaran melalui media online yakni : strategi produk, harga, pemasaran, promosi. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwasanya strategi yang baik agar kegiatan promosi serta pemasaran dapat menentukan keberhasilan suatu produk olahannya. Karena pada saat ini banyak para penjual produk olahan kerupuk kulit ikan yang bersaing dalam memasarkan produknya lewat media online seperti : instagram, whatsapp, Facebook dan Shopee. Selain itu banyak hal yang harus diperhatikan dalam memasarkan serta mempromosikan suatu produk yakni dengan cara menentukan strategi produk, strategi harga serta strategi promosi dan pemasaran melalui media online.
PENGELOLAAN KUALITAS AIR UNTUK SISTEM BUDIDAYA AQUAPONIK *, Mazlan
Jurnal Penelitian Belida Indonesia Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Belida Indonesia
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pbelida.v4i2.220

Abstract

Aquaponik menggabungkan akuakultur (pemeliharaan ikan) dan hidroponik (budidaya tanaman tanpa tanah) dalam kondisi simbiotik. Keberhasilan sistem aquaponik sangat bergantung pada manajemen kualitas air. Pengelolaan yang tepat diperlukan untuk kualitas air yang buruk karena dapat membahayakan kesehatan ikan dan pertumbuhan tanaman. pH, suhu, kadar oksigen terlarut (DO), dan ammonia. Strategi untuk mengendalikan kualitas air dalam sistem aquaponik adalah komponen penting dalam manajemen kualitas air. Sistem aquaponik yang berkelanjutan, penelitian menunjukkan bahwa untuk menjaga keseimbangan ekosistem, tindakan pencegahan dan pemantauan harus rutin dilaksanakan. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan adalah pengelolaan kualitas air untuk kolam akuaponik dilakukan dengan pemberian kaporit untuk menetralkan pH air. Upaya untuk mengantisipasi kematian pada ikan dan sayur kangkung dilakukan pemantauan kualitas air dan pemberian nutrisi secara langsung yang bertujuan untuk mencegah daun sayur berubah warna menjadi kuning yang diakibatkan oleh kekurangan nutrisi. Parameter kualitas air pada saat penelitian masih termasuk dalam kondisi optimum dengan nilai suhu : 26,5 – 30,5ºC, pH : 6,4 – 8, dan DO : 3,2 – 7,1 mg/l.
ANALISIS SISTEM PEMASARAN IKAN NILA DI DESA PEMATANG LIMAU, KECAMATAN SERUYAN HILIR *, Darmono; Nabil, Noval
Jurnal Penelitian Belida Indonesia Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Penelitian Belida Indonesia
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pbelida.v4i2.221

Abstract

Pemasaran ikan nila di Desa Pematang Limau tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan konsumen pemasaran agar dapat menyalurkan ikan nila dengan tepat dan cepat. Peran dari lembaga pemasaran sangat penting dalam menyampaikan hasil produksi kepada konsumen, dengan demikian mengingat ikan nila yang di budidayakan di desa pemetang limau kecamatan seruyan hilir sangat berpotensi untuk dikembangkan sehingga dapat memenuhi kebutuhan konsumsi protein hewani baik desa pematang limau  dan desa yang berada di kecamatan seruyan hilir serta desa yang berada di Kecamatan Seruyan Hilir timur. di Desa Pematang Limau Kecataman Seruyan Hilir saja, akan tetapi juga dipasarkan keluar desa yang berada di Kecamatan Seruyan Hilir dan desa yang berada di Kecamatan Seruyan Hilir Timur. Untuk menjangkau pasar yang lebih luas pembudidaya ikan nila melibatkan lembaga

Page 4 of 4 | Total Record : 38