Journal of Community Service
Journal of Community Service (JCOS) is a peer-reviewed and open-access journal that publishes scholarly works in the fields of community service, community engagement, community development, empowerment, capacity building, and the application of knowledge, science, technology, and innovation to address identified needs and challenges within communities. JCOS provides an academic platform for lecturers, researchers, practitioners, community facilitators, students, institutions, and other stakeholders to disseminate evidence-based community service programs that contribute to strengthening community capacity, independence, welfare, resilience, and quality of life. JCOS PUBLICATION ORIENTATION Community Needs → Intervention → Community Participation → Evaluation → Measurable Outcomes → Practical Contribution → Sustainability Focus JCOS focuses on community service and engagement programs that are needs-based, participatory, evidence-informed, outcome-oriented, and sustainable. Manuscripts should clearly demonstrate the relationship between an identified community problem or need, the intervention provided, community or partner participation, the implementation process, evaluation methods, measurable outcomes, practical contributions, and program sustainability. The journal particularly encourages manuscripts that move beyond descriptive activity reports and provide credible evidence of how a community-service intervention contributes to meaningful change within the target community. Scope JCOS welcomes multidisciplinary community service and engagement manuscripts covering, but not limited to, the following areas: Education and Literacy — literacy, numeracy, school-community collaboration, educational mentoring, teacher development, inclusive education, learning innovation, and lifelong learning; STEM and Digital Literacy — science, technology, engineering, mathematics, digital literacy, artificial intelligence literacy, digital learning, and technology adoption within communities; Health and Community Well-Being — health education, nutrition, preventive health, maternal and child health, mental health awareness, healthy lifestyles, and community health promotion; Entrepreneurship and MSME Development — entrepreneurship, financial literacy, business management, digital marketing, branding, product development, business innovation, and empowerment of micro, small, and medium enterprises; Agriculture and Food Security — agricultural innovation, sustainable farming, fisheries, livestock, food processing, food security, and technology transfer for rural communities; Environment and Sustainability — environmental education, waste management, conservation, renewable energy, climate awareness, sustainable resource management, and community-based environmental programs; Tourism and Local Economic Development — community-based tourism, village tourism, creative economy, local-product development, destination promotion, and sustainable tourism; Social Inclusion and Community Empowerment — gender empowerment, youth development, family empowerment, disability inclusion, vulnerable groups, social inclusion, and community capacity building; Culture and Local Wisdom — preservation of local culture, traditional knowledge, cultural literacy, heritage, local wisdom, and community-based cultural development; Public Services and Governance — public administration, village governance, institutional strengthening, community participation, legal awareness, civic education, and public-service innovation; Appropriate Technology — development, adaptation, transfer, implementation, and evaluation of technologies designed to address community needs; Disaster Preparedness and Community Resilience — disaster education, preparedness, mitigation, adaptation, emergency response, and resilience-building programs; Vocational and Professional Development — skills training, employment readiness, professional development, vocational education, certification support, and workforce capacity building; and Interdisciplinary Community Empowerment — programs integrating multiple disciplines to address complex social, educational, economic, technological, health, environmental, or cultural challenges.
Articles
6 Documents
Search results for
, issue
"vol. 3 no. 1 (2025)"
:
6 Documents
clear
Pendampingan Proses Belajar Daring Pada Anak Sekolah Dasar Kampung KateKate Kota Ambon
Zulkarnaen Hatala;
Muhammad Hudzaly
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jcos.v3i1.1250
Sektor pendidikan dasar formal masih memiliki banyak tantangan. Di era teknologi internet dan media sosial, anak usia belajar mengalami penurunan minat untuk belajar secara konvensional dengan membaca buku teks dan mode kertas lainnya. Daya tarik smartphone (HP) sangat bersifat desktruktif terhadap konsentrasi dan minat anak didik terhadap pelajaran. Banyak waktu dihabiskan remaja untuk bermain HP dibandingkan untuk belajar. Disini akan diterapkan pendekatan untuk meningkatkan minat dan kognitif anak usia didik terhadap pelajaran. Perangkat smartphone yang menjadi sumber masalah, akan dimanfaatkan sebagai media untuk pembelajaran itu sendiri. Bertujuan agar proses pembelajaran menjadi lebih menarik minat siswa maka proses pembelajaran bisa memanfaatkan daya tarik smartphone dengan menggunakan proses pembelajaran secara daring (online). Kami menerapkan teknologi E-learning untuk pembelajaran anak didik melalui media HP dengan terhubung ke jaringan wifi serta internet. Hasil yang diperoleh adalah antusias yang meningkat serta capaian pemahaman yang baik oleh peserta didik.
STRATEGI PENGELOLAAN KEUANGAN PETANI DALAM MEMPERTAHANKAN EKONOMI RUMAH TANGGA DI DESA SUKATEPU KABUPATEN KARO
Milawati Br Ginting;
Nenni Lestari Br Surbakti;
Elton Ramos;
Beril Syahputra Ginting Suka;
Linda Lestari;
Asta Lovika Tarigan
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jcos.v3i1.1285
Tujuan kegiatan dari pengabdian ini adalah memberikan literasi keuangan yaitu bagaimana mengelola keuangan yang baik dan efektif dalam mempertahankan ekonomi rumah tangga bagi petani di Desa Sukatepu Kabupaten Karo. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, yakni penelitian yang bersifat deskriptif dan cenderung menggunakan naratif. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peserta mulai memahami materi pengelolaan keuangan dan bagaimana pengelolaan keuangan yang benar dapat membantu petani dalam mempertahankan ekonomi rumah tangga sehingga terhindar dari hutang dan kekurangan modal. Peserta juga mulai memahami bagaimana mengelola anggaran pertanian, agar usaha pertanian mereka dapat terus bertahan dan berjalan dengan kondisi harga jual di pasar yang tidak menentu.
Identifikasi Potensi Lahan Marginal di Nagari Guguak Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam Kabupaten Padang Pariaman
Sita Darma Adil;
Fitri Adi Suryanto;
Syaiful Syaiful;
Osronita Osronita;
Jamilah Jamilah
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jcos.v3i1.1291
Dalam mengatur dan mengurus rumah tangga Desa diperlukan informasi mengenai potensi wilayah di desa tersebut. Nagari Guguak yang terletak di Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman Sumatera Barat, sebagian besar wilayahnya merupakan hutan suaka alam dengan kemiringan lereng 15% sampai lebih dari 45%. Topografi yang curam tersebut mempunyai potensi keekonomian yang rendah mutu dan kualitas dan merupakan lahan marginal dengan topografi sebagai faktor pembatasnya. Meskipun demikian, nagari Guguak menawarkan keindahan wisata alamnya dan memiliki potensi yang dapat dikembangkan menjadi tempat wisata yaitu berupa kolam pemancingan, peternakan, perkebunan durian, rumah makan dan pengelolaan sampah terpadu dengan konsep zero waste dalam pengelolaannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi dan pemetaan lahan marginal Ultisol di nagari Guguak sehingga nantinya lahan marginal tersebut dapat dikembangkan untuk mengangkat nilai ekonomi masyarakat di nagari Guguak.
INOVASI PEMBUATAN UBI CARANG MAS SEBAGAI AKTIVITAS KETERAMPILAN DI KEBUN SAREH DAN PENGAKUAN SERTIFIKAT HALAL OLEH BPJPH
Sahrul Muzekki;
Linda Ramadhanty Januar;
Amirul Mukminin;
Lely Sisyanti;
Fauziah Nur M.
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jcos.v3i1.1292
Desa kebun Sareh merupakan desa yang tepat untuk mengeksplorasi inovasi dalam proses pembuatan Ubi Carang Mas, sebagai bentuk keterampilan yang dapat memberdayakan masyarakat di Desa Kebun Sareh. Sebagai produk pangan tradisional yang memiliki potensi ekonomi tinggi, inovasi dalam teknik produksi diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan efisiensi. Selain itu, penelitian ini juga mendalami proses pengakuan sertifikat halal oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), yang menjadi aspek penting dalam pemasaran produk tersebut. Metode penelitian melibatkan pengamatan langsung, wawancara dengan pelaku usaha lokal, dan analisis dokumen sertifikasi halal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan inovasi dalam proses pengolahan, Ubi Carang Mas mampu mencapai standar kualitas yang lebih tinggi. Sertifikasi halal yang diperoleh juga memberikan jaminan kehalalan produk, meningkatkan kepercayaan konsumen dan membuka peluang pemasaran yang lebih luas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa inovasi teknologi dan pengakuan sertifikat halal tidak hanya meningkatkan kualitas produk, tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal secara ekonomi.
Keterampilan Melukis Menggunakan Media Henna Craft (Painting Skill) di MTs Pondok Pesantren Al-Ihsan Putri
Sahrul Muzekki;
Linda Ramadhanty Januar;
Tammamatun Tammamatun
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jcos.v3i1.1293
Penelitian ini membahas tentang minimnya pembelajaran diluar pondok sehingga team KKN memberi pembelajaran baru tentang keterampilan melukis menggunakan media henna. Tujuan team KKN adalah untuk mengasah kemampuan para santriwati yang mempunyai basic skill lebih memperluas pembelajaran tentang seni melukis. Metode yang di lakukan oleh team KKN meliputi beberapa pertemuan: analisis situasi, 1) Pembelajaran, 2) praktek, 3) dan hasil dari kegiatan painting skill ini antusias di terima oleh santriwati dikarenakan pembelajaran baru yang mereka dapat bermanfaat untuk dijadikan jasa usaha. Kesimpulan dari kegiatan painting skill ini antusias para santriwati mengikuti kegiatan ini berjalan dengan lancar dengan komponen yang dilaksanakannya dengan baik.
Meningkatkan Potensi Lahan Marginal Pasir Pulau Setan Mandeh Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan
Azizul Roy Yeza;
Ulfa Qodriyah Syafrizal;
Sita Darma Adil;
Osronita Osronita;
Jamilah Jamilah
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56855/jcos.v3i1.1305
Dalam merencanakan dan mengelola rumah tangga Desa diperlukan informasi mengenai kekurangan fasilitas wisata di desa tersebut. Nagari Mandeh yang terletak di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan Sumatera Barat, Nagari Mandeh dikenal sebagai "Raja Ampat dari Sumatera Barat", nagari ini terkenal karena tempat wisata baharinya. Luasnya sekitar 18.000 hektare, wilayah ini mencakup beberapa desa dan kumpulan pulau kecil yang memiliki keindahan alam, keanekaragaman hayati, dan potensi kelautan dan perikanan. Lanskapnya diperkaya oleh gugusan pulau kecil di sekitar Teluk Mandeh, seperti : Pulau Setan (Soetan), Pulau Cubadak dan Pulau Sironjong. Luas Daratan Mandeh sekitar 24,89 km2 atau 5,13 % dari luas total Kecamatan Koto XI Tarusan sekitar 437,37 Km2. lahan marginal Pasir dengan topografi datar sebagai faktor pembatasnya. Meskipun demikian, nagari Mandeh menawarkan keindahan wisata alamnya dan memiliki potensi untuk ditingkatkan sarana Wisata, Penghijauan dan pengelolaan sampah berkelanjutan untuk meningkat jumlah pengunjung wisata di Pulau Setan yang nyaman dan sejuk, bersih serta ramah terhadap wisatawan Lokal dan Nasional. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan layanan wisata lahan marginal pasir di Pulau Setan nagari Mandeh sehingga nantinya lahan marginal tersebut dapat dikembangkan area baru untuk meningkatkan jumlah pengunjung wisata dan berdampak positif untuk ekonomi masyarakat di nagari Mandeh, serta sumber Pendapatan asli daerah dan Pusat.