cover
Contact Name
Ilham Hariaji
Contact Email
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Phone
+6281262082844
Journal Mail Official
jurnalpanduhusada@umsu.ac.id
Editorial Address
Laboratorium Farmakologi dan Terapi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Gedung Kampus 1 UMSU Jalan Gedung Arca Nomor 53 Medan Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pandu Husada
ISSN : 27160254     EISSN : 27160254     DOI : https://doi.org/10.30596/jph.v4i1
Jurnal Pandu Husada merupakan jurnal yang di kelola oleh Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Bekerjasama dengan Divisi Karya Tulis Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Pandu Husada Terbit 4 Kali dalam Satu Tahun (Januari-April-Juli-Oktober) Meliputi Bidang Kesehatan, Kedokteran.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2023)" : 10 Documents clear
Death from Penetrating Trauma to the Chest and Abdomen Asan Petrus
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i2.16457

Abstract

Abstract: Deaths from penetrating trauma are less common than blunt trauma, gunshot wounds, asphyxia and drug intoxication. The most common mode of death is homicide. Penetrating trauma to the chest and abdomen causes severe bleeding and damage to internal organs, leading to instability of vital signs. Hypovolemic shock due to loss of circulating volume causes tissue hypoperfusion and hypoxia, if not treated promptly will cause multi-organ failure and death. The objectives of this case are to review cases of penetrating trauma to the chest and abdomen in forensic and medicolegal aspects. This case reports a victim of penetrating trauma by a sharp wound who was found dead in the direction of a palm oil plantation not far from his house. In this case, the stab wound to the abdomen was the most harmful to the victim as it caused severe bleeding (1400 mL) and was aggravated by bleeding from the stab wound to the chest (750 mL). The bleeding resulted in a loss of blood volume of more than 40% of the total blood in the victim's body. The victim experienced hypovolemic shock with decreased systolic blood pressure, tachycardia, and oliguria. As a result, oxygen delivery to vital organs cannot meet oxygen demand, causing a drop in blood pressure, refractory acidosis, and a further drop in cardiac output, leading to multiorgan failure (MOF) and, finally, death. The victim's death was unnatural and the cause of death was due to sharp trauma in the form of a stab wound to the abdomen that penetrated the abdominal cavity aggravated by a stab wound to the left chest resulting in severe bleeding. As per the Indonesian Criminal Code, Article number 338 or 340, the offender of this murder can be sentenced.
Pengaruh Olahraga Saat Berpuasa Sharlini Desfika Nasution; Rahmi Rahmi
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i2.16442

Abstract

Abstrak: Puasa didefinisikan sebagai tidak adanya asupan makanan dan cairan. Selama puasa, sel mengaktifkan jalur yang meningkatkan pertahanan intrinsik terhadap stres oksidatif dan metabolik serta jalur yang menghilangkan atau memperbaiki molekul yang rusak. Puasa intermiten mencakup pola makan di mana individu menjalani periode waktu yang lama dengan sedikit atau tanpa asupan energi, dengan periode asupan makanan normal dan secara berulang. Olahraga dan puasa intermiten meningkatkan ekspresi brain-derived neurotrophic factor (BDNF) di beberapa wilayah otak dan BDNF secara parsial memediasi peningkatan plastisitas sinaptik. Sinyal BDNF di otak juga dapat mempengaruhi respons perilaku dan metabolik terhadap puasa dan olahraga, termasuk pengaturan nafsu makan, tingkat aktivitas dan metabolisme glukosa perifer.
Peran Leptin Dalam Metabolisme Rahmi Rahmi; Sharlini Desfika Nasution
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i2.16449

Abstract

Abstrak: Jaringan adiposa, yang sering disebut sebagai “lemak”, merupakan organ yang dulunya dianggap hanya sebagai penyimpan lipid, ternyata dapat menghasilkan berbagai substansi, seperti hormon, sitokin, dan peptide lainnya. Oleh karena itu, jaringan adiposa memiliki fungsi yang sangat banyak dalam fisiologi tubuh. Salah satu hormon yang dihasilkan adalah leptin. Secara umum leptin merupakan hormon pengatur nafsu makan, tetapi ternyata leptin dapat berperan dalam metabolisme tubuh. Studi ini bertujuan untuk membahas peran leptin dalam metabolisme tubuh. Leptin merupakan salah satu hormon utama yang dihasilkan oleh jaringan adiposa. Leptin bekerja mengatur keseimbangan energi tubuh dengan menekan rasa lapar dan menstimulasi rasa kenyang. Selain itu, leptin juga dapat mempengaruhi metabolisme glukosa dan lipid secara sentral dan perifer melalui berbagai mekanisme. 
Efektivitas Daun Kemangi (Ocimum americanum) Terhadap Pengeluaran Air Susu Ibu (ASI) Pada Ibu Menyusui Di Kelurahan Tanjung Gusta Putri Agni Panyya; Zaldi Zaldi; Cut Mourisa; Aidil Akbar
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i2.16300

Abstract

Abstrak : Air susu ibu (ASI) merupakan jenis makanan hasil produksi kelenjar payudara ibu yang berbentuk cairan dan diproduksi untuk menjadi sumber gizi utama bagi bayi yang belum bisa mencerna makanan padat. Menurut data Depkes pada tahun 2014 prevalensi tingkat pemberian ASI eksklusif di Indonesia berkisar 52,3% di mana angka ini belum mencapai target yang telah ditentukan oleh program Kemenkes 2014 sebesar 80%. Kemangi memiliki kandungan politenol dan steroid yang mampu merangsang produksi ASI dan dapat mengatasi nyeri pada payudara wanita. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental dengan desain penelitian Non-Equivalent Control Group Design. Subjek pada penelitian ini adalah ibu post partum atau ibu menyusui di lingkungan Kelurahan Tanjung Gusta. Jumlah sampel yang digunakan pada penelitian ini berjumlah 40 orang di bagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol dan kelompok intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon, Levene test, paired sample t test, uji independent T test, dan uji Man Withney. Hasil uji memperlihatkan bahwa terdapat pengaruh pemberian ekstrak daun kemangi terhadap kelancaran ASI pada ibu menyusui. Pada hari ke lima rata – rata volume ASI yang didapatkan pada kelompok intervensi naik menjadi 65,05 ml dan pada hari ke sepuluh naik menjadi 88,40 ml. Hasil uji Wilcoxon test pada penelitian ini menunjukkan nilai signifikan pada hari kelima sampai hari kesepuluh sebesar 0,000 0,05 yang berarti H1 diterima. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun kemangi memiliki pengaruh terhadap pengeluaran ASI pada ibu menyusui.
Menjaga Kesehatan Mata Keluarga Di Lingkungan Jalan Tapian Nauli, Teladan Barat : Clinical Experiences Muhammad Iqbal Prayoga; Neyla Fitri Bakhreni; Adinda Shafira; Rhadatul Jannah; Windy Nabila; Ilham Hariaji
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i2.16440

Abstract

Abstrak : Mata merupakan salah satu indra tubuh yang berfungsi untuk melihat. Mata dapat menyesuaikan diri dengan jarak dan cahaya ketika melihat objek. Fungsi mata dapat menurun seiring dengan bertambahnya usia. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang masalah kesehatan keluarga di lingkungan jalan Tapian Nauli, Teladan Barat. Observasi masalah kesehatan ini berkaitan tentang menjaga kesehatan mata pada keluarga. Studi dilakukan dengan metode observasi (pengamatan) dan pendekatan terhadap keluarga secara langsung. Data studi ini adalah hasil observasi dan hasil pendekatan yang dilakukan ke keluarga terkait masalah kesehatan. Penganalisisan data dilakukan dengan pengumpulan data yang kemudian dilakukan pemilahan data serta mengklasifikasi data yang akhirnya menyajikan hasil dari observasi. Dari studi ini dapat disimpulkan jenis rumah yang semi permanen rumah  keluarga binaan telah memenuhi standar  rumah yang sehat, pengetahuan atas kesehatan terutama kesehatan mata sudah baik.
Edukasi Pengenalan Penyakit Diare Secara Umum Di Lingkungan 6, Teladan Barat : Clinical Experiences Muhammad Fadhly Zahran; Nabira Maharani Gurusinga; Rania Gusmi Putri; Revo Fauzio; Anggi Yulisna Frisilia Saputri; Ilham Hariaji
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i2.16441

Abstract

Abstrak:  Salah satu penyakit menular adalah diare. Penyakit diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama penyebab kesakitan dan kematian terutama pada balita. Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang pengenalan penyakit diare secara umum di lingkungan 6 Teladan Barat. Edukasi pengenalan penyakit diare secara umum ini berkaitan dengan bagaimana pola hidup sehari-hari pada keluarga termasuk dalam pola makan. Edukasi ini dilakukan dengan metode secara langsung terhadap keluarga. Data ini merupakan hasil dari kegiatan edukasi yang dilakukan ke keluarga terkait pengenalan penyakit diare secara umum. Penganalisisan data yang dilakukan dengan pengumpulan data kemudian dilakukan pemilahan data kemudian mengklasifikasi data yang akhirnya menyajikan hasil dari edukasi yang telah dilakukan. kesimpulan  studi ini adalah pada keluarga memiliki potensi untuk mengalami infeksi diare, pengetahuan keluarga  binaan tentang infeksi penyakit diare secara umum sudah ada, kebersihan dari rumah keluarga binaan masih belum memenuhi standar rumah yang bersih dan sehat. 
Dermoskopi Juliyanti Juliyanti
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i2.16539

Abstract

Abstrak: Dermoskopi adalah teknik diagnostik non invasi menggunakan magnifikasi optik yang memungkinkan visualisasi gambaran morfologis yang tidak terlihat dengan mata telanjang sehingga membuat hubungan antara dermatologi klinis makroskopis dan dermato-patologi mikroskopik. Pada makalah ini akan dipaparkan penggunaan dermoskopi pada tumor kulit. Studi literatur review ini dilakukan dengan melakukan penelusuran literatur dengan menggunakan kata kunci dermoskopi menggunakan pada aplikasi google scholar Dari hasil penelusuran literatur ini didapatkan artikel yang membahas tentang sejarah dermoskopi, perinsip dasar penggunaan dermoskopi, desain dasar dermoskopi, tipe tipe instrumen pada dermoskopi, teknik penggunaan, kriteria desmoskopi serta penggunaan penggunaan dermoskopi pada berbagai kasus.Efisiensi dermoskopi telah diselidiki oleh banyak penulis. Penggunaannya meningkatkan akurasi diagnostik sekitar 530% dibandingkan inspeksi visual klinis, tergantung pada tipe lesi kulit dan pengalaman dari dokter. Ini dikonfirmasi oleh publikasi berdasarkan bukti belakangan ini dan meta analisis dari literatur. Dermoskopi memperbaiki akurasi diagnostik untuk melanoma dibandingkan dengan inspeksi dengan mata tanpa alat bantu. Bagaimanapun, dermoskopi membutuhkan training yang cukup dan tidak dapat direkomendasikan untuk pengguna yang tidak terlatih. Diagnosis konsensus melibatkan dua atau lebih ahli direkomendasikan untuk menghasilkan kemungkinan yang paling tinggi dari akurasi diagnostik. Dermatoskopi adalah alat yang terbaik untuk klasifikasi diagnostik dari lesi melanositik dan non melanositik, terutama untuk diagnosis awal dari melanoma maligna. Baku emas untuk diagnosis final adalah pemeriksaan histopatologi. Pemeriksaan follow up digital, teledermoskopi dan diagnosis lesi kulit berpigmen dengan dibantu komputer adalah alat baru yang menarik yang akan merubah tentunya manajemen dari lesi kulit berpigmen.
Pengaruh Pemberian Daging Buah Durian (Durio zibethinus L.) Terhadap Kadar Glukosa Darah Tikus Putih (Rattus novergicus L.) Jantan Galur Wistar Nurul Atika; Robitah Asfur
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i2.16446

Abstract

Abstrak: Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan yang serius di Indonesia. Menurut International Diabetes Federation (IDF) jumlah penderita diabetes tipe 2 mencapai 41.817 orang pada tahun 2022. Bagi penderita diabetes, mengontrol kadar gula darah menjadi hal yang sangat penting. Sumber gula terdapat di berbagai makanan pokok seperti nasi, susu dan termasuk juga buah. Buah yang sering dikonsumsi di Indonesia adalah durian. Durian mengandung berbagai macam jenis gula sederhana seperti glukosa, sukrosa, dan fruktosa yang sangat cepat diserap oleh tubuh dan dapat meningkatkan kadar gula dalam darah. Kombinasi kalori dan kandungan gula alami pada durian juga dapat membahayakan bagi penderita diabetes melitus. Studi ini bertujuan  untuk mengetahui pengaruh pemberian daging buah durian (Durio zibethinus L.) terhadap kadar glukosa darah tikus putih (Rattus novergicus L.) jantan galur Wistar. Metode yang digunakan adalah True Experiment dengan rancangan "posttest with control group design" sebanyak 4 kelompok diberi perlakuan selama 28 hari. Analisis data dilakukan menggunakan Uji Krusskall Wallis, kemudian dilanjutkan dengan Uji Mann Whitney. Pemberian daging buah durian pada tikus putih jantan galur Wistar (Rattus norvegicus L.) dapat meningkatkan kadar glukosa darah sesuai dengan peningkatan dosis perlakuan daging buah durian. Uji Krusskal Wallis didapatkan nilai p = 0.0001 (p-value 0.05). Daging buah durian (Durio zibethinus) memiliki efek terhadap kenaikan kadar glukosa darah semakin tinggi dosis daging buah durian yang diberikan, maka semakin tinggi pula kadar glukosa darah.  
Observasi Dan Anamnesis Kesehatan Keluarga Tentang Bahaya Parasit Di Lingkungan Jalan Tapian Nauli Nomor. 37A Kelurahan Teladan Barat: Clinical Experiences Muhammad Iqbal Prayoga; Neyla Fitri Bakhreni; Adinda Shafira; Rhadatul Jannah; Windy Nabila; Ilham Hariaji
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i2.16548

Abstract

Penyakit infeksi parasit pada tahun 2017, World Health Organization (WHO) memasukkan beberapa penyakit parasit ke dalam Neglected Tropical Disease (NTD)Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang masalah kesehatan keluarga terutama dalam mencegah terjadinya infeksi parasit  di lingkungan jalan Tapian Nauli nomor 37A kelurahan Teladan Barat. Observasi masalah kesehatan ini berkaitan tentang bahaya parasit. Penelitian dilakukan dengan metode observasi (pengamatan), anamnesis secara langsung, dan pemberian kuesioner. Penganalisaan data dilakukan dengan pengumpulan data yang kemudian dilakukan pemilahan data serta mengklasifikasi data yang akhirnya menyajikan hasil dari observasi. 
Manfaat Tahnik Dengan Kurma Bagi Kesehatan Bayi Baru Lahir Muhammad Hatta
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i2.16577

Abstract

Abstrak: Tahnik merupakan tradisi berdasarkan sunah Nabi Muhammad SAW yang dilakukan pada bayi baru lahir yang diyakini dapat membawa manfaat kesehatan dan juga memberikan keberkahan bagi bayi dan keluarga yang melakukannya. Studi ini dilakukan untuk menginvestigasi manfaat tahnik pada bayi baru lahir. Studi dilakukan dengan melakukan penelusuran studi dengan menggunakan aplikasi Google Scholar menggunakan kata kunci tahnik pada bayi baru lahir dengan kriteria inklusi naskah publikasi pada jurnal nasional dan internasional dengan rentang waktu 10 tahun terakhir. Dari hasil penelusuran literatur disimpulkan bahwa tahnik bermanfaat pada bayi baru lahir  sebagai sumber nutrisi bagi bayi,  mencegah terjadinya neonatal hipoglycemia (NH), meningkatkan imunitas tubuh pada bayi dan berfungsi sebagai anti oksidan pada tubuh. Di samping itu dipandang dari sisi agama tradisi tahnik dapat memberikan pahala bagi yang melakukannya karena melaksanakan sunah Nabi Muhammad SAW dan dapat membawa keberkahan pada bayi yang ditahnik. 

Page 1 of 1 | Total Record : 10