Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Visum et Repertum Socialization by RRI Medan Radio Broadcasting Petrus, Asan
Jurnal Kedokteran Universitas Lampung Vol 3, No 2 (2019): JK Unila
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jk unila.v3i2.2575

Abstract

Background; Visum et repertum (VeR) as a form of report on the results of examinations of victims of crime, both living victims and death victims, is one of the services provided by doctors who can help law enforcement in upholding justice. Visum et Repertum as evidence that plays a role in the process of proving a criminal case against the health and mentality of humans certainly requires a form that is informative and correctly made. But in reality, based on several studies, it was found that VeRs are mainly made with poor quality, including in PKU Muhammadiyah Jogja Hospital (27.4%) 1, in Arifin Pekanbaru Hospital (37.11%), in Dumai Hospital (37.46%) 2 and several other service units that have been studied are also not much different. That is why we, from the Forensic Department of Faculty of Medicine of USU, are very concerned about this. In our collaboration with RRI Pro 1 FM 94.3 conducting an interactive dialogue about VeR. Method; interactive dialogue through RRI Medan radio broadcasts. Results; currently it cannot be evaluated, we hope that in the next 5 years we will get the desired change. Discussion; based on previous research that mainly VeR is considered poorly made so that the Department of Forensics through cooperation between RRI Medan and the Faculty of Medicine of USU conducted an inspirational interactive dialogue broadcast with the theme of the VeR in addition to the Forensic Department with the above objectives also actively conducting research activities, seminars , training related to the making of VeR, and because this activity is an initial activity, it cannot be evaluated right away. We hope that in the next 5 years there will be a change in the result of good quality VeR. Conclusion; VeR socialization activities through interactive dialogue on RRI radio broadcasts are one of the ways sought by the Forensic Department to improve the ability of general practitioners in making VeR.
Penyuluhan Kesehatan Bidang Forensik Dengan Topik Autopsi Asan Petrus; Rahmatsyah Rahmatsyah; Panusunan Simatupang
IHSAN : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2020): Jurnal Ihsan (Oktober)
Publisher : University of Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ihsan.v2i2.5327

Abstract

Pada kasus tindak pidana maupun kecelakaan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia, maka penyebab kematian korban menjadi target utama pemeriksaan kedokteran forensik hal ini untuk membuat jelas suatu perkara pidana yang terjadi. Pol ; Ins/E/20/IX/75 tentang Tata cara permohonan/pencabutan Visum et Repertum poin 3 menyebutkan : «Dalam hal seseorang yang menderita luka tadi akhirnya meninggal dunia maka harus segera mengajukan surat susulan untuk meminta Visum et Repertum atas mayat, berarti mayat harus dibedah. Sama sekali tidak dibenarkan permintaan Visum et Repertum atas mayat berdasarkan pemeriksaan luar saja.» Instruksi Kapolri tersebut sangat mendukung tercapainya target pemeriksaan kedokteran forensic tehadap jenazah dalam menemukan penyebaab kematian korban yang meninggal dunia, namun pada kenyataan yang kami hadapi di lapangan di Instalasi Kamar Jenazah RSUPH.Adam Malik / Departemen Forensik dan Medikolegal FK-USU masih banyak permintaan visum et repertum korban mati dengan permintaan pemeriksaan luar saja tanpa pemeriksaan dalam . Meningkatnya pemahaman masyarakat tentang Autopsi, . Meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai tujuan dilakukannya autopsy pada korban yang meninggal tidak wajar, . Ada kesediaan/ pernyataan setuju dari masyarakat tindakan autopsy pada anggota keluarga yang mati secara tidak wajar.
Penyuluhan Kesehatan Bidang Forensik dengan Topik Visum et Repertum di Puskesmas Sibolangit Asan Petrus; Erwin Sembiring; Oktaviana Malau; Rakmatsyah; Adriyan Rival; Hendra Aprialdi
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2020): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v3i1.390

Abstract

Visum et repertum sebagi salah satu alat bukti yang syah di pengadilan yang berperan dalam proses pembuktian suatu perkara, sehingga tindak pidana yang terjadi semakin jelas maka visum et repertum yang dibuat berdasarkan hasil pemeriksaan dokter harus berkualitas baik .dengan demikian fungsi dan peran visum et repertum itu sendiri terpenuhi, namun berdasarkan beberapa penelitian terhadap visum et repertum kualitasnya belum baik. Upaya untuk merealisasikan visum et repertum yang berkualitas baik menurut hemat kami perlu dilakukan penyuluhan terkait dengan bentuk visum et repertum yang baik bagi tenaga medis yang langsung membuat visum et repertum itu sendiri. Kelompok yang menjadi target sasaran penyuluhan adalah dokter-dokter umum yang bekerja di PUSKESMAS Sibolangit Kabupaten Deli Serdang untuk meningkatkan pemahaman dalam membuat visum et repertum yang berkualitas baik. Metode pelaksanaan kegiatan dengan metode ceramah dan tanya jawab, lalu akan dilakukan evaluasi keberhasilan dengan pre test sebelum penyuluhan dan post tes setelah penyuluhan.
Aspek Medikolegal Korban Luka Akibat Trauma Tumpul Asan Petrus
ANATOMICA MEDICAL JOURNAL | AMJ Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/amj.v4i1.5166

Abstract

Abstrak: Pendahuluan Kekerasan terhadap korban pembunuhan maupun penganiayaan korban hidup dapat terjadi dalam berbagai bentuk kekerasan/trauma, dapat berupa kekerasan tumpul, kekerasan tajam maupun bentuk-bentuk trauma yang lain, baik secara bersama-sama maupun berdiri sendiri-sendiri. Korban trauma tumpul merupakan korban yang banyak dilayani dalam pelayanan kedokteran forensic klinik, pada kasus trauma tumpul korban umumnya mengalami luka memar, luka lecet maupun luka robek. Aspek medikolegal dari suatu trauma dapat akibat kecelakaan, penganiayaan atau perbuatan sendiri. Kasus dilaporkan sebuah kasus dengan korban seorang laki-laki, berinisial BB, umur 43 tahun, korban mengaku telah mengalami penganiayaan oleh sekelompok orang yang tidak dikenal. Diskusi Pemeriksaan terhadap korban ditemukan luka lecet pada leher sebelah kanan, punggung sebelah kanan dan kiri, pinggang sebelah kiri. Kesimpulan Luka yang terjadi pada tubuh korban merupakan luka akibat tindak pidana dengan kategori penganiayaan ringan dimana akibat luka yang di derita korban tidak menimbulkan suatu penyakit ataupun berdampak terhadap pelaksanaan dalam menjalankan jabatan atau pekerjaan.Kata kunci: aspek medikolegal, korban luka, penganiayaan, trauma tumpul
APLIKASI TEXT TO SPEECH UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BAGI SISWA DISABILITAS Gerlan Apriandy Manu; Petrus Laga Masan
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Informatika, Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/jukanti.v3i2.217

Abstract

Kondisi berkelainan merupakan hidup dengan keterbatasan fisik, mental, emosi-sosial, dan psikologi abnormal. Kondisi berkelainan tersebut dapat berupa tuli atau bisu, buta, IQ rendah, lambat berbicara, emosional sosial, berlainan sendi dan lain sebagainya. Anak-anak yang termasuk dalam kondisi ini disebut anak berkebutuhan khusus/ disabilitas. Menurut data BPS dari tahun 2005 sampai 2007 jumlah anak berkebutuhan khusus meningkat dari 4,2 juta sampai 8,3 juta di Indonesia. SLB Asuhan Kasih Kupang merupakan sekolah yang menyelenggarakan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Di sekolah ini ditemukan masalah siswa kelas Vll dan Vlll rendah pemahaman terhadap mata pelajaran bahasa inggris. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peningkatan pemahaman belajar dengan penerapan media audio software Text to Speech pada mata pelajaran bahasa inggris untuk siswa disabilitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi. Untuk mengetahui pengaruh dua variabel atau lebih. Dengan jenis penelitian adalah kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian hipotesis dengan analisis regresi meningkat secara positif dengan persamaan Y ̂= 27,99243+0,706053X. Dengan hasil tes pemahaman bahasa inggris meningkat 74,3% serta tingkat hubungan korelasi atau R-Square linearitas ialah 0,485 cukup kuat. Kesimpulan penerapan solusi penggunaan Text to Speech terhadap peningkatan pemahaman belajar bahasa inggris berpengaruh positif serta menunjukkan peningkatan.
Kematian Akibat Trauma Tumpul Pada Kasus Kecelakaan Lalu Lintas Yang Menyebabkan Kerusakan Jaringan Otak Eben Ezer Debora Purba; Asan Petrus; Doaris ingrid
Journal of Social Research Vol. 1 No. 11 (2022): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v1i11.322

Abstract

Trauma dan kematian akibat kecelakaan lalu lintas (KLL) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama di negara berkembang. Kecelakaan lalu lintas memerlukan penanganan dengan pendekatan multidisipliner. Tujuan: Dilaporkan sebuah kasus pada Departemen Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal Rumah Sakit Umum Daerah Deli Serdang, maka berdasarkan permintaan tertulis dari Kepala Kepolisian Resor Kota Deli Serdang Satuan Lalu Lintas, tertanggal 01 September 2020 dengan No. Metode: anamnesis pada penyidik dari keterangan saksi yang melihat langsung korban di tempat kejadian perkara, korban sedang berjalan dipinggiran jalan raya, yang kemudian dari arah yang berlawanan ditabrak pengendara kendaraan bermotor lalu korban terlempar kepinggir jalan dan tersungkur dan kepala korban mengenai trotoar dipinggir jalan tersebut. Hasil: Dari hasil pemeriksaan luar dijumpai luka terbuka pada kepala, dahi, anggota gerak atas, dijumpai jaringan otak yang keluar, dijumpai tanda-tanda patah tulang pipi, dijumpai ujung-ujung jari anggota gerak atas dan bawah berwarna kebiruan, Pemeriksaan dalam dijumpai bintik perdarahan pada otak kanan, perlemakan dan flak di pembuluh darah besar di leher bagian kanan, penebalan di paru bagian kanan teraba kasar, penebalan pada arteri coronaria, tampak benjolan di permukaan ginjal bagian atas
Penganiayaan Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Dalam Dalam Rumah Tangga Eben Ezer Debora Purba; Asan Petrus; Doaris ingrid
Journal of Social Research Vol. 1 No. 11 (2022): Journal of Social Research
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/josr.v1i11.325

Abstract

Latar Belakang: Pertengahan bulan mei 2020 masyarakat desa Sihujur kecamatan Tarutung, kabupaten Tapanuli Utara di gemparkan oleh karena mendengar berita Nelly Marlina Nainggolan seorang ibu rumah tangga yang bekerja sehari hari sebagai petani dianiaya oleh saudara kandung suaminya sendiri di rumahnya sesaat akan berangkat berbelanja ke pasar Tarutung. Tujuan: Dilaporkan sebuah kasus korban perempuan, inisial NMN seorang ibu rumah tangga yang bekerja sebagai petani di desa Sihujur kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, mengalami luka – luka lecet pada bagian wajah setelah di aniaya pada hari Sabtu tanggal 16 Mei 2020 sekitar pukul 7.30 WIB. Metode: Berdasarkan anamnesa terhadap korban dan penyidik yang meminta keterangan langsung dari korban saat melapor bahwa sebelum mengalami penganiyaan telah terjadi pertengakaran adu mulut korban dengan pelaku yang masih saudara kandung suami korban yang memaksa korban untuk menyerahkan hak asuh anak korban kepada pelaku, karena pelaku menganggap korban tidak akan mampu membiayai hidup anak korban yang selama ini telah ditelantarkan oleh suami korban, hal itu menyebabkan pertengkaran adu mulut dan berujung korban dipukul dan didorong sampai terjatuh yang mengakibatkan luka lecet pada bagian bibir atas ,gusi depan bagian atas dan dagu. Hasil: pada korban ini dijumpai luka lecet di bibir atas, luka lecet pada gusi depan rahang atas,luka lecet pada dagu. Kesimpulan: Dari hasil pemeriksaan luar disimpulkan bahwa penyebab luka pada korban adalah trauma tumpul di bagian bibir atas, gusi depan bagian atas dan dagu yang mengakibatkan pendarahan pada luka lecet tersebut, dimana luka yang dialami korban merupakan luka ringan karena tidak menimbulkan halangan dalam menjalankan pekerjaannya sehari-hari sebagai petani sesuai dengan KUHP Pasal 352.
Death from Penetrating Trauma to the Chest and Abdomen Asan Petrus
JURNAL PANDU HUSADA Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jph.v4i2.16457

Abstract

Abstract: Deaths from penetrating trauma are less common than blunt trauma, gunshot wounds, asphyxia and drug intoxication. The most common mode of death is homicide. Penetrating trauma to the chest and abdomen causes severe bleeding and damage to internal organs, leading to instability of vital signs. Hypovolemic shock due to loss of circulating volume causes tissue hypoperfusion and hypoxia, if not treated promptly will cause multi-organ failure and death. The objectives of this case are to review cases of penetrating trauma to the chest and abdomen in forensic and medicolegal aspects. This case reports a victim of penetrating trauma by a sharp wound who was found dead in the direction of a palm oil plantation not far from his house. In this case, the stab wound to the abdomen was the most harmful to the victim as it caused severe bleeding (1400 mL) and was aggravated by bleeding from the stab wound to the chest (750 mL). The bleeding resulted in a loss of blood volume of more than 40% of the total blood in the victim's body. The victim experienced hypovolemic shock with decreased systolic blood pressure, tachycardia, and oliguria. As a result, oxygen delivery to vital organs cannot meet oxygen demand, causing a drop in blood pressure, refractory acidosis, and a further drop in cardiac output, leading to multiorgan failure (MOF) and, finally, death. The victim's death was unnatural and the cause of death was due to sharp trauma in the form of a stab wound to the abdomen that penetrated the abdominal cavity aggravated by a stab wound to the left chest resulting in severe bleeding. As per the Indonesian Criminal Code, Article number 338 or 340, the offender of this murder can be sentenced.
APLIKASI TEXT TO SPEECH UNTUK MENINGKATKAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BAGI SISWA DISABILITAS Gerlan Apriandy Manu; Petrus Laga Masan
Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI) Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (JUKANTI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Informatika, Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/jukanti.v3i2.217

Abstract

Kondisi berkelainan merupakan hidup dengan keterbatasan fisik, mental, emosi-sosial, dan psikologi abnormal. Kondisi berkelainan tersebut dapat berupa tuli atau bisu, buta, IQ rendah, lambat berbicara, emosional sosial, berlainan sendi dan lain sebagainya. Anak-anak yang termasuk dalam kondisi ini disebut anak berkebutuhan khusus/ disabilitas. Menurut data BPS dari tahun 2005 sampai 2007 jumlah anak berkebutuhan khusus meningkat dari 4,2 juta sampai 8,3 juta di Indonesia. SLB Asuhan Kasih Kupang merupakan sekolah yang menyelenggarakan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Di sekolah ini ditemukan masalah siswa kelas Vll dan Vlll rendah pemahaman terhadap mata pelajaran bahasa inggris. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peningkatan pemahaman belajar dengan penerapan media audio software Text to Speech pada mata pelajaran bahasa inggris untuk siswa disabilitas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi. Untuk mengetahui pengaruh dua variabel atau lebih. Dengan jenis penelitian adalah kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian hipotesis dengan analisis regresi meningkat secara positif dengan persamaan Y ̂= 27,99243+0,706053X. Dengan hasil tes pemahaman bahasa inggris meningkat 74,3% serta tingkat hubungan korelasi atau R-Square linearitas ialah 0,485 cukup kuat. Kesimpulan penerapan solusi penggunaan Text to Speech terhadap peningkatan pemahaman belajar bahasa inggris berpengaruh positif serta menunjukkan peningkatan.
DEXTRA TIBIA FRACTURE RESULTING FROM A TRAFFIC ACCIDENT petrus, asan
JURNAL KEDOKTERAN RAFLESIA Vol 9 No 2 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/juke.v9i2.33464

Abstract

Latar Belakang: Secara definisi, trauma benda tumpul adalah suatu gaya yang ditimbulkan oleh benda tumpul pada permukaan tubuh yang mengakibatkan luka. Trauma tumpul dapat disebabkan oleh benda-benda yang permukaannya tumpul seperti batu, kayu, palu, tinju dan lain sebagainya, termasuk terjatuh dari tempat tinggi, kecelakaan lalu lintas dan lain sebagainya yang saat ini semakin parah. Laporan kasus: Dilaporkan, korban berinisial N merupakan seorang pejalan kaki yang ditabrak sepeda motor Hasil: Pada pemeriksaan fisik dan radiologi korban mengalami patah tulang tibialis kanan terbuka. Kesimpulan: Korban berjenis kelamin perempuan mengalami kecelakaan lalu lintas dan mengalami luka lecet, terkoyak, dan patah tulang akibat trauma benda tumpul yang mengharuskan korban menjalani perawatan. Kata Kunci: Patah tulang, trauma benda tumpul, kecelakaan lalu lintas