cover
Contact Name
Lutfi Hakim
Contact Email
lutfi@poliwangi.ac.id
Phone
+62333-636780
Journal Mail Official
sessionjurnal@poliwangi.ac.id
Editorial Address
Jurnal Session, Jurusan Bisnis dan Informatika, Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461)
Location
Kab. banyuwangi,
Jawa timur
INDONESIA
Software Development Digital Business Intelligence and Computer Engineering
ISSN : -     EISSN : 29639026     DOI : https://doi.org/10.57203/session.v1i02.2023
SESSION: Software Development, Digital Business Intelligence, and Computer Engineering. Jurnal SESSION adalah salah satu jurnal open-access yang dikelola oleh tim dari Jurusan Teknik Informatika Politeknik Negeri Banyuwangi. Jurnal ini dalam satu tahun terbit 2 kali. Aim and Scope Software Engineering Artificial Intelligence Pattern Recognition Cloud Computing High-Performance Computing Internet of Things Embedded System Robotics Computer Network & Security Computer Vision Digital Signal/Image Processing Digital Business Intelligence Data Mining Big Data
Articles 36 Documents
Analisis Kualitas Sistem Terhadap Kepuasan Pengguna Aplikasi Seabank Menggunakan Webqual 4.0 Cut Dara; Muharrom, Muhammad
Software Development, Digital Business Intelligence, and Computer Engineering Vol. 4 No. 01 (2025): SESSION (SEPTEMBER)
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461) Telp. (0333) 636780

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/session.v4i01.2025.01-07

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas sistem terhadap tingkat kepuasan pengguna aplikasi Seabank, layanan pembayaran digital terkemuka di Indonesia. Diluncurkan pada tahun 2021 oleh PT Bank Seabank Indonesia, aplikasi ini menawarkan layanan keuangan seperti transfer, top up, pembayaran tagihan, deposito, dan penambahan saldo tanpa biaya administrasi. Studi ini menggunakan pendekatan Webqual 4.0 untuk mengevaluasi mutu sistem berdasarkan empat variabel: interaksi layanan, informasi, kegunaan, dan kepuasan pengguna. Data dikumpulkan melalui survei online menggunakan Google Form dan dianalisis menggunakan metode SPSS untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap keputusan pengguna. Temuan penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemudahan penggunaan (nilai t = 2.096 > 1.984), kualitas informasi (nilai t = 4.638 > 1.984), dan kualitas interaksi layanan (nilai t = 2.579 > 1.984) secara signifikan memengaruhi kepuasan pengguna. Hasil ini diperkuat oleh nilai Adjusted R Square (R2) sebesar 62,2%, yang menunjukkan bahwa variabel-variabel bebas tersebut menjelaskan sebagian besar kepuasan pengguna aplikasi Seabank. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa kualitas sistem yang baik, terutama dalam hal kemudahan penggunaan, kualitas informasi, dan kualitas interaksi layanan, berperan penting dalam meningkatkan kepuasan pengguna.
Komparasi Algoritma Klasifikasi untuk Analisis Sentimen Kinerja Dosen Mustofa, Hery
Software Development, Digital Business Intelligence, and Computer Engineering Vol. 4 No. 01 (2025): SESSION (SEPTEMBER)
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461) Telp. (0333) 636780

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/session.v4i01.2025.08-15

Abstract

Dalam era digital, data teks yang berasal dari ulasan, komentar, dan feedback online mahasiswa dapat menjadi sumber informasi berharga untuk memahami persepsi positif dan negatif terhadap kinerja dosen. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan komparasi algoritma klasifikasi untuk analisis sentimen opini atau persepsi mahasiswa terhadap kinerja dosen di pendidikan tinggi. Dalam penelitian ini, dilakukan perbandingan tiga algoritma klasifikasi yaitu Naïve Bayes, Support Vector Machine, dan Random Forest. Datasets yang digunakan berupa ulasan mahasiswa terhadap kinerja dosen dari berbagai mata kuliah dan dosen. Datasets terdiri dari 1254 data komentar kritik saran mahasiswa. Data tersebut terdiri dari 839 komentar positif dan 415 komentar negatif. Selanjutnya dilakukan klasifikasi menggunakan algoritma Naïve Bayes, Support Vector Machine, serta Random Forest. Dari hasil klasifikasi diketahui bahwa algoritma Support Vector Machine memberikan hasil yang paling baik kemudian disusul dengan algoritma Random Forest dan yang terakhir algoritma Naïve Bayes. Diketahui Algoritma Support Vector Machine berhasil mendapatkan nilai accuracy sebesar 82,24%, dengan nilai precission sebesar 84,66%, nilai recall sebesar 65,99% dan nilai F1 score sebesar 79,81%.
Robot Pengikut Objek Menggunakan Deteksi Warna Berbasis Smartphone Android dengan Kendali PID Kurniawan, Indra; Fahmi, Arif
Software Development, Digital Business Intelligence, and Computer Engineering Vol. 4 No. 01 (2025): SESSION (SEPTEMBER)
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461) Telp. (0333) 636780

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/session.v4i01.2025.16-24

Abstract

Robot pengikut objek merupakan salah satu topik penelitian populer karena berbagai implementasi teknologi baru dan manfaat-manfaatnya di masyarakat. Di sisi lain, smartphone sekarang ini memiliki keunggulan-keunggulan sebagai perangkat elektronik yang memungkinkannya digunakan sebagai media pengembangan robot. Penelitian ini berusaha mengembangkan robot pengikut objek yang menggunakan smartphone sebagai pendeteksi objek dan pengolah data pengendali dengan konsep pengendali PID untuk di mengatur robot empat roda yang digerakkan dengan Arduino Uno dan L293D motor driver. Sistem mendeteksi objek berdasarkan warna yang diimplementasikan dengan library OpenCV. Objek yang berhasil dideteksi akan menghasilkan lingkaran pelingkup yang memiliki diameter dan titik tengah. Diameter digunakan sistem untuk menghitung isyarat pengendali translasi, sedangkan posisi titik tengah digunakan untuk menghitung isyarat pengendali rotasi. Beberapa pengujian dilakukan pada robot yaitu pengujian deteksi objek, pengujian gerak translasi, pengujian gerak rotasi, dan pengujian gerak gabungan. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, sistem robot yang telah dikembangkan berhasil mengikuti objek berwarna dengan menggunakan nilai-nilai koefisien pengendali PID yang tepat. Namun, terdapat dua kekurangan robot yaitu deteksi objek yang sangat dipengaruhi oleh pencahayaan dan perlunya mencari nilai-nilai koefisien pengendali yang tepat.
Implementasi Metode PXP dan Prinsip SOLID untuk Integrasi Modul KIA pada SIMPUSWANGI Banyuwangi Wahyu Sahri Rhamadhan; Jaki Daniyudin; Daviq Rizqi Zawwa El Sofya; Lukman Hakim; Lutfi Hakim
Software Development, Digital Business Intelligence, and Computer Engineering Vol. 4 No. 01 (2025): SESSION (SEPTEMBER)
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461) Telp. (0333) 636780

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/session.v4i01.2025.25-35

Abstract

Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUSWANGI) di Kabupaten Banyuwangi berperan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui pengelolaan data pasien dan pelaporan data. Namun, sistem ini menghadapi tantangan dalam integrasi pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dengan platform SATU SEHAT milik Kementerian Kesehatan, yang diakibatkan oleh ketidak standaran pelayanan dan kesulitan dalam menyesuaikan sistem dengan regulasi baru. Dalam mengatasi permasalahan ini, penelitian ini mengembangkan modul Pelayanan KIA SIMPUSWANGI menggunakan metode Personal Extreme Programming (PXP) dan prinsip desain SOLID. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan integrasi modul ke dalam platform SATU SEHAT, serta memastikan modul yang dibangun memiliki sifat fleksibel, dan mudah dipelihara. Metodologi PXP dipilih untuk mendekatkan pengembang dengan kebutuhan pengguna, sehingga modul yang dikembangkan mampu merespon perubahan dengan cepat. Hasil pengembangan menunjukan keberhasilan implementasi melalui 3 iterasi dengan tingkat penerimaan User Acceptance Testing (UAT) 94.67% masuk dalam kategori very good pada setiap iterasi. Penerapan prinsip SOLID pada 192 kelas menghasilkan sistem dengan flexibilitas tinggi (nilai instability 0.97, Distance from Main Sequence 0) dan Maintainability index rata-rata 89,28. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan SOLID menjaga arsitektur tetap modular dan terpelihara, sementara PXP mendukung iterasi cepat dan adaptif. Kombinasi keduanya terbukti efektif dalam menghasilkan sistem yang responsif terhadap perubahan kebutuhan maupun regulasi tanpa mengganggu layanan yang berjalan.
Metode Personal Extreme Programming pada Pengembangan Sistem Rekam Medis Elektronik Klinik Gigi Panduardi, Farizqi; Arrizki, Mohammad Rashel; Kristanto, Sepyan Purnama; Utomo, Agus Priyo; Yusuf, Dianni
Software Development, Digital Business Intelligence, and Computer Engineering Vol. 4 No. 01 (2025): SESSION (SEPTEMBER)
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461) Telp. (0333) 636780

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/session.v4i01.2025.36-43

Abstract

Resource limitations, costs, time estimates and changing requirements are some of the importat factors that must be considered in the small-sclae software development stage. This research aims to develop a web-based Medical Records System (MRS) to accelerate the registration and storage of patient medical records. The software development method used is Personal Extreme Programming (PXP), which assists individual developers in building systems that are responsive to changing user needs. The PXP stages include requirements and planning, iteration initialization, design, implementation, system testing, and a retrospective. The requirement planning stage is represented by 8 user stories. There are 4 iterations in the development process with an estimated development time of 38 days. The system was designed using wireframe, implemented using the Laravel framework, and tested using Unit Testing and User Acceptance Testing (UAT). Test results showed that the system was well received by 10 users, with average UAT scores of Very Good for patients, doctors and clinic administrator. The system development time was 8 days faster because the PXP method minimized system development documentation. So, it can be concluded that the PXP method can be a solution for individual developers in developing small-scale clinical systems.
Klasifikasi Multi Kelas Untuk Mendeteksi Sinyal Detak Jantung Janin Pada CTG Menggunakan Thresholding Feature Importance dan ResNet Multimodal Subono, Subono; Ayatullah, Mohamad Dimyati; Pramono, Sholeh Hadi; Yudaningtyas, Erni; Muslim, M. Aziz; Rohmatillah, Mahdin; Avian, Cries
Software Development, Digital Business Intelligence, and Computer Engineering Vol. 4 No. 01 (2025): SESSION (SEPTEMBER)
Publisher : Politeknik Negeri Banyuwangi Jl. Raya Jember km. 13 Labanasem, Kabat, Banyuwangi, Jawa Timur (68461) Telp. (0333) 636780

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57203/session.v4i1.2025.44-54

Abstract

Metode konvensional untuk memantau kondisi janin melalui rekaman denyut nadi janin (FHR) dan kontraksi uterus (UC), cardiotocography (CTG), dilakukan secara manual. Interpretasi manual CTG sering menyebabkan variasi antar pengamat dan meningkatkan kemungkinan kesalahan dalam mengidentifikasi hipoksia janin.   Untuk memecahkan masalah tersebut, penelitian ini menyarankan teknik klasifikasi multi-kelas (Normal, Suspect, dan Hipoksia) yang menggunakan kombinasi ResNet multimodal dan Thresholding Importance Feature.   Sebelum proses sinyal FHR, sampel, normalisasi, dan segmentasi berbasis time-window segmentation dilakukan. Selanjutnya, fitur klinis dan statistik seperti STV, LTV, akselerasi, deselerasi, pH, dan skor Apgar diekstrak.  Selanjutnya, metode yang menggabungkan nilai gain, permutation, dan pilihan stabilitas digunakan untuk memilih stabilitas dengan nilai fitur terendah.   Tiga cabang terdiri dari arsitektur multimodal yang dikembangkan: 1D-ResNet untuk sinyal FHR mentah; 2D-ResNet untuk representasi citra (time-frequency/spectrogram); dan MLP untuk data tabular hasil ambang.   Ketiga cabang difusi melalui lapisan yang benar-benar terhubung untuk menghasilkan prediksi akhir multi-kelas.   Hasil uji menunjukkan bahwa model memiliki akurasi 84,6%, skor F1 83, dan skor AUROC di atas 0,9.   Kelas Suspect menunjukkan sensitivitas yang lebih tinggi, dan Kelas Normal menunjukkan prestasi terbaik.   Studi ini menunjukkan bahwa fusi multimodal dengan thresholding fitur dapat meningkatkan keandalan sistem klasifikasi CTG multi-kelas dan memberikan kontribusi berupa pipeline hibrid yang efisien dan relevan klinis.  Sebaliknya, kurva ROC dan analisis confusion matrix menunjukkan kemampuan diskriminatif yang baik. Tingkat risiko evaluasi mencapai 40%, yang sesuai dengan rekomendasi klinis

Page 4 of 4 | Total Record : 36