cover
Contact Name
NANI IRMA SUSANTI
Contact Email
naniirma99@gmail.com
Phone
+628112957752
Journal Mail Official
editor.jurnal@stie-aub.ac.id
Editorial Address
Lantai 3 Jl. Mr. Sartono No. 47 Nusukan, Surakarta, Jawa Tengah 57132 Indonesia Jl. Mr. Sartono No. 47 Nusukan, Surakarta, Jawa Tengah 57132 Telp. 0271-854904 Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
WASANA NYATA
Dari pemahaman teori diaplikasikan hal kecil akan kesadaran kebersihan di lingkungan rumah akan berdampak pada lingkungan global. Manusia dapat merubah dunia dari diri sendiri dengan pemahaman ilmu, disipilin dan empati. Sampah di pilah dengan menyediakan 3 tempat sampah sesuai dengan jenis sampah
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1 (2021)" : 12 Documents clear
Pengelolaan Lahan Berbukit Di Sekitar Pondok Quran Nirwana Tri Rahayu; Mohamad Ihsan; Umi Nur Solikah; Tri Pamujiasih
WASANA NYATA Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v5i1.855

Abstract

Penanaman di daerah  miring/ berbukit harus diapresiasi untuk mencegah erosi yang lebih parah dan juga meningkatkan fungsi tanaman sebagai penghasil oksigen. Hal ini dapat mengantisipasi terjadinya pemanasan global disebabkan banyaknya CO2 yang tak terserap oleh tanaman (Misan, dkk, 2015). Disamping itu lahan berbukit sebaiknya dikelola dengan benar agar fungsi daya dukungnya lestari, dapat bermanfaat untuk masyarakat secara berkesinambungan.Tujuan diselenggarakannya kegiatan pengabdian Masyarakat adalah: (1) Membantu penyediaan bahan tanam buah-buahan dan kayu sengon, (2) Memberikan informasi tentang perlunya bahaya lahan miring/ berbukit, (3) Membekali para santri dalam pertanian secara umum (4) Membekali para santri dalam pengelolaan lahan berbukit, (4)Memberikan pengetahuan dan latihan tentang cara-cara mengelola lahan sekitar pondok menjadi sumber pendapatan  bagi insan pondok.Hasil dari kegiatan ini antara lain program ini memberi arahan dalam pengeloaan lahan berbukit untuk pertanian sayuran dan buah serta tanaman lain dan tidak akan berdampak pada kerusakan lingkungan karena erosi. Sehingga lingkungan sekitarnya akan berfungsi dengan baik menjadi lahan yang dapat mendukung pondok secara lestari
Synergi Elemen Masyarakat Mengantisipasi Global Warning Dengan Gaya Hidup Mengelola Sampah Nani Irma Susanti; Winarna Winarna; Endang Saryanti
WASANA NYATA Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v5i1.864

Abstract

Berkembangnya Desa Canan Kecamatan Wedi Kabupaten Klaten yang pesat selain meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya juga menimbulkan masalah baru, yaitu gaya hidup milenial yang serba instan dan tidak peduli pada lingkungan. Untuk itu diperlukan dukungan dari semua clemen masyarakat untuk bisa bersynergi menciptakan gaya hidup yang peduli pada lingkungan. Salah satunya adalah dengan melakukan pemilahan sampah anorganik dan memanfaatkan sampah organic secara langsung oleh masyarakat sehingga beban pemerintah daerah berkurang karena kesadaran masyarakat dalam menangani sampah rumah tangganya. Metode pelaksanaan dalam kegiatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan kendala yang dihadapi oleh warga yaitu dengan sosialisasi, pelatihan yang wajib didampingi, akan di lakukan oleh Tim Pengabdian dan mahasiswa. Kegiatan peduli sampahdiberikan apresiasi baik materi maupun non materi, bisa berupa gelar "pahlawan lingkungan" kepada kepala daerah, seluruh pimpinan dan jajarannya serta masyarakat yang aktif peduli lingkungan.
Pendampingan Manajemen Keuangan Bank Sampah “ALAM LESTARI” Dalam Menangani Permasalahan Sampah Di Kelurahan Gebang, Masaran, Sragen Septiana Novita Dewi; Aris Tri Haryanto; Endang Brotojoyo
WASANA NYATA Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v5i1.850

Abstract

Kelurahan Gebang baru saja membuka kegiatan bank sampah yang diberi nama “Bank Sampah Alam Lestari” yang didirikan pada tanggal 23 Februari 2020 yang diketuai oleh Ibu Sri Supadmi dan dibantu dengan penduduk lainnya yang tinggal di desa Ngasinan Etan. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar sampah-sampah penduduk dapat dikelola dengan baik dengan tujuan masyarakat selalu menjaga kebersihan. Selain itu dibentuknya bank sampah bertujuan untuk membantu masyarakat desa Gebang khususnya penduduk di desa Ngasinan Etan dapat menabung dari hasil sampah-sampah yang telah dikumpulkan, yang nantinya akan diambil oleh pengepul sampah. Karena bank sampah “Alam Lestari” di desa Ngasinan Etan baru saja dibentuk, maka diperlukannya pendampingan-pendampingan dalam mengelola manajemen bank sampah. Hal ini bisa dilihat dari cara pencatatan keuangan atau perhitungan sampah-sampah yang telah dikumpulkan, memberikan buku tabungan kepada masyarakat, serta bagaimana cara mencatat kas masuk dank as keluar. Selain itu dengan adanya panitia yang tergolong masih baru, sehingga masih banyak belajar dan pendampingan khususnya dari segi akademik, dalam hal ini peran perguruan tinggi. Dengan adanya permasalahan tersebut, maka Tim Pengabdian Kepada Masyarakat bermaksud melakukan kegiatan pengabdian agar sedikit bisa membantu dalam pengelolaan manajemen bank sampah “Alam Lestari”. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan mampu menghasilkan satu karya ilmiah berupa jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Pendampingan Pedagang Ikan Di Pasar Depok Surakarta Dalam Pelaporan Pajak Online Irwan Christanto Edy; Shandy Marsono; Heriyanta Budi Utama
WASANA NYATA Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v5i1.856

Abstract

Tujuan pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada para pedagang pasar ikan Depok Surakarta tentang perpajakan, memberikan kesadaran tentang arti pentingnya pajak bagi para pedagang dan meningkatkan pemahaman bagi para pedagang tentang PP No.46 Tahun 2013 dan memberikan pemahaman tentang pencatatan keuangan, menghitung pajak, serta pelaporan pajak secara online. Khalayak sasaran dalam pengabdian masyarakat ini adalah para pedagang ikan di Pasar Depok Surakarta. Permasalahan yang diselesaikan dalam 3 tahapan yaitu 1)persiapan, 2)pelaksanaan dan 3)evaluasi. Tahap persiapan dilaksanakan dengan melakukan surve pendahuluan untuk melihat kondisi di lapangan dan menentukan para pedagang ikan di Pasar Depok Surakarta. Tahap pelaksanaan dilakukan dengan memberikan penyuluhan dan pelatihan seorang demi seorang dengan mempertimbangkan protokol kesehatan yaitu pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Untuk menghidari kontak langsung dengan pedagang maka tim pelaksana membagikan makalah setiap pedagangan. Adapun materi yang disampaikan mencakup tentang pengertian dan pemahaman tentang pajak dan pelaporan pajak secara online. Tahap evaluasi dilakukan atas hasil yang telah dicapai oleh para pedagang dengan melakukan kunjungan yang terjadwal. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukan keberhasilan dan sebagai indikatornya adalah peningkatan pemahaman pedagang tentang perpajakan dan adanya respon positif yang terlihat dari antusiasme pedagang dalam pelaporan pajak
Budidaya Tanaman Sayuran Secara Hidroponik Di Lahan Pekarangan Bagi Warga Kecamatan Jebres Kota Surakarta Dibyo Iskandar; Rina Ani Sapariyah; Yenni Khristiana
WASANA NYATA Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v5i1.865

Abstract

Pergeseran gaya dan pola hidup menjangkiti masyarakat baik diperkotaan maupun masyarakat pedesaan yang kurang mengelola sumber daya secara baik, diantaranya pengeluaran konsumsi kesehariannya yang semestinya dapat dicukupi dan diupayakan sendiri ternyata dipenuhi dengan cara praktis membeli kepasar.Sisi lain masyarakat kurang mengelola potensi yang berada di lingkunganya yaitu pemanfaatan lahan pekarangan yang  dibiarkan menganggur..Padahal jika dimanfaatkan keberadaannya  akan dapat memberikan banyak keuntungan sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan peningkatan pendapatan keluarga. Lahan pekarangan memiliki potensi dalam menyediakan bahan pangan keluarga, mengurangi pengeluaran rumah tangga untuk pembelian pangan dan meningkatkan rumah tangga(masyarakat subsistem)i. Sejumlah kendala terkait masalah sosial, budaya dan ekonomi masih dijumpai dalam program pemanfaatan lahan pekarangan diantaranya belum membudaya budidaya pekarangan secara intensif.Tujuan pengabdian ini adalah membentuk kader yang mampu memotivasi masyarakat untuk mempunyai kemauan  pemanfaatan lahan pekarangan, untuk memenuhi kebutuhan pangan dan meningkatkan pendapatan keluarga. Kegiatan pengabdian  dilaksanakan di Wilayah Kecamatan Jebres kota Surakarta Hasil pengabdian ini diharapkan secara bertahap mampu mengubah perilaku konsumtip kearah yang produktif sehingga dapat meningkatkan bahan pangan keluarga, mengurangi pengangguran dan pengeluaran rumah tangga  dan meningkatkan pendapatan rumah tangga
Pelatihan Agro Bisnis : Upaya Membentuk Kompetensi Kewirausahaan Anak Berkebutuhan Khusus Di Panti Bina Siwi Bantul Sofiati Sofiati; Linawati Linawati; Ary Sutrischastini
WASANA NYATA Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v5i1.851

Abstract

Anak –anak berkebutuhan khusus (ABK) sudah selayaknya di sejahterakan melalui pendidikan dan pelatihan kewirausahaan agar mereka memiliki kompetensi kewirausahaan. Dengan bekal komptensi kewirausahaan tersebut mereka akan mampu membawa ide-ide untuk berinovasi dalam agro bisnis. Permasalahan yang ditemukan adalah sebagian besar ABK di panti ini belum mempunyai kompetensi kewirausahaan, mengingat keterbatasan fisik , pengetahuan tentang kewirausahaan terutama agro bisnis budi daya ayam kampung dan ikan lele. Solusi yang ditawarkan adalah memberikan pelatihan agro bisnis budidaya ayam kampung dan ikan lele dalam rangka membentuk kompetensi kewirausahaan selama hidup di bawah panti asuhan . Tujuan pengabdian adalah untuk membentuk ABK panti asuhan Bina Siwi Bantul ini menjadi  wirausahawan yang memiliki kompetensi kewirausahaan. Metode pelaksanaan pelatihan ini adalah pembekalan melalui dua tahap,pertama:pembekalan materi agro bisnis secara tutorial disertai diskusi , bermain peran di lokasi;kedua adalah pembekalan materi untuk membentuk ABK memiliki kompetensi kewirausahaan disertai pendampingan praktek ,monitoring ,dan evaluasi.Masa Pelaksanaan November- Desember 2019 bertempat di panti asuhan ABK Bina Siwi Bantul. Pelaksanaan pelatihan dibagi dua sesi materi yaitu sesi materi teknis agro bisnis dan sesi materi pembentukan soft skill kompetensi kewirausahaan bagi ABK di Panti Asuhan Bina Siwi Bantul.Hasil pelatihan agro bisnis budi daya ayam kampung dan ikan lele telah menumbuhkan kepercayaan diri dan motivasi bagi ABK. Adapun pelatihan kompetensi kewirausahaan ini berhasil menumbuhkan jiwa kewirausahaan, membentuk kompetensi kewirausahaan ABK untuk memasarkan produk yang dihasilkan melalui berbagai metode dan strategi pemasaran yang tepat. Sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan suksesnya partisipasi sosia ABK.Hasil monitoring dan evaluasi program pengabdian ini mampu mencapai target hasil dan luaran, dari 18 peserta pelatihan berhasil mencetak ABK sebagai  wirausahawan baru di Panti Asuhan Bina Siwi yang mandiri dan berbasis iptek yang siap beraktivitas di masyarakat.Hal ini ditunjukkan adanya peningkatan pendapatan dan partisipasi sosial ABK dalam memasarkan ke beberapa rumah makan.
Penyuluhan Digital Marketing Produk Pertanian Di Pondok Pesantren Quran Nirwana Tirtomoyo Wonogiri Irma Wardani; Tria Rosana Dewi; Libria Widiastuti; Srie Juli Rachmawatie
WASANA NYATA Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v5i1.857

Abstract

Strategi pemasaran mempunyai peran penting bagi suatu bisnis karena berperan untuk menentukan nilai ekonomi perusahaan baik jasa maupun barang. Dalam usaha agribisnis, penggunaan teknologi informasi sangat berpengaruh dalam strategi pemasaran produk pertanian dan mempermudah dalam penyampaian informasi. Saat ini internet merupakan kebutuhan setiap orang, hal ini merupakan peluang besar untuk memasarkan produk secara online, sehingga muncul istilah online marketing yaitu praktek memanfatkan saluran berbasis web untuk menyebarluaskan informasi produk yang akan dipemasaran. Akan tetapi, dalam pemanfaatan teknologi dalam sistem pemasaran juga perlu memperhatikan komponen pemasaran yang perlu diperhatikan meliputi 4p yaitu product, price, place, promotion.Salah satu Pondok Pesantren di Wonogiri berlokasi di area perbukitan, yang sebagian besar masyarakat pondok bekerja sebagai petani dengan memanfaatkan lahan disekitar. Hasil panen hanya digunkan untuk keperluan sehari-hari. Keterbatasan kemampuan dalam memasarkan hasil pertanian dan jarak distribusi yang sangat jauh merupakan kendala yang dihadapi oleh masyarakatBerdasarkan pemikiran tersebut, tim pengabdian mengadakan pengabdian kegiatan “Penyuluhan Strategi Pemasaran Online di Pondok Pesantren Quran Nirwana Tirtomoyo, Wonogiri”. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam memasarkan produk pertanian dan meningkatkan penjualan melalui sistem Online
Pendampingan Peningkatan Ekonomi Kreatif Untuk Mengangkat Produk Toga Melalui Digital Marketing Dan Pengemasan Di Desa Sumber Bulu Karanganyar Yosephien Angelina Yulia; Andri Octaviani; Agus Utomo
WASANA NYATA Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v5i1.910

Abstract

Tanaman obat keluarga (disingkat Toga) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Taman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan. Kebun tanaman obat atau bahan obat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat, khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Budidaya tanaman obat untuk keluarga (TOGA) dapat memacu usaha kecil dan menengah di bidang obat-obatan herbal sekalipun dilakukan secara individual. Setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya, sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga. Tujuan dari Pengabdian masyarakat ini adalah Mendampingi kelompok warga desa wisata Sumberbulu untuk pengelolaan pemasaran khususnya digital marketing. Mendampingi pengemasan pada produk toga agar mempunyai nilai jual yang maksimal. Pengabdian dilaksanakan pada tahun 2021. Metode pelaksanaan yaitu dengan cara ceramah dan presentasi serta diskusi. Target luaran yang akan dihasilkan dalam pengabdian ini adalah: Adanya peningkatan dalam pemasaran melalui digitalisasi marketing pada produk toga, Mampu mengembangkan pengemasan pada produk toga sehingga mempunyai nilai jual lebih, Adanya peningkatan pemahaman masyarakat akan arti pentingnya digitalisasi marketing pada masa digital saat ini
Upaya Memultiliterasikan Warga Di Desa Teloyo, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten Ipung Sri Purwanti Hery; Endah Nawangsasi; Hanif Safika Rizky
WASANA NYATA Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v5i1.853

Abstract

Multiliterasi adalah salah satu upaya untuk membangun masyarakat berpengetahuan yang pada akhirnya dapat mencerdaskan kehidupan bangsa (Alhumami, 2018). Kecerdasan kehidupan bangsa bersumber pada kecerdasan warga di setiap desa. Kecerdasan bukan hanya berbentuk kemampuan membaca dan menulis namun juga kemampuan akan berbagai hal yang terkait dengan kemajuan teknologi dan informasi. Kemudahan akses informasi dan teknologi ini bisa membantu warga desa menjadi berpengetahuan di berbagai hal atau disebut multiliterasi. Dari hasil kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat yang berupa Penyuluhan tentang Upaya Memultiliterasikan Warga di Desa Teloyo, Kecamatan wonosari Kabupaten Klaten kami menemukan hasil bahwa (1) Warga perlu mengetahui ihwal pendidikan di lingkungannya, misalnya jenjang pendidikan warga dan berbagai hal terkait pembangunan Sumber Daya Manusia. (2) Mayoritas penduduk berusia antara 12 - 60 tahun dan sebagian besar diantara mereka adalah pelajar (SD, SLTP dan SLTA) yang sangat rentan terhadap kemampuan membaca, serta minim terhadap akses multiliterasi. (3) Pemangku kepentingan dari pihak kepala daerah (bupati/kepala desa) belum maksimal dalam mendukung warganya menjadi multiliterat. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat, sebagai realisasi salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggiini adalah (1) Membantu warga untuk melek dalam berbagai hal, minimal mencakup literasi: baca-tulis, sains, numerasi, media, finansial, budaya dan kewargaan. (2) Membantu warga memahami literasi kriminal, kesehatan, dan keselamatan dengan cara mengarahkankompetensiuntuk memecahkan masalah kompleks, meliputi kemampuan berpikir kritis/memecahkan masalah, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi (3) Memahamkan bahwa multiliterat, kompetensi, dan karakter sebagai paradigma pembangunan Indonesia selayaknya diimplementasikan pada konteks keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Pendampingan Dan Pelatihan Peningkatan Ketahanan Pangan Dengan BUDIKDAMBER Desa Palur Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo Tri Widianto; Lukman Ahmad Imron P
WASANA NYATA Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v5i1.858

Abstract

Budidaya ikan dalam ember atau yang kerap disebut Budikdamber merupakan salah satu solusi pangan masa depan yang bisa dikembang di lahan terbatas untuk menciptakan kemandirian pangan masyarakat terutama di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini. Urban Farming adalah suatu metode pertanian kota dengan konsep berkebun di lahan yang terbatas. Hasilnya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga, juga menunjang kondisi ekonomi masyarakat itu sendiri melalui pemasaran hasil panen urban farming.Pengabdian ini telah dilaksanakan terhadap warga masyarakat desa Palur Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo dengan Sosialisasi dan penyuluhan di awal pada tanggal 25 Oktober 2020. Peserta pelatihan berjumlah 17 Warga Masyarakat vyang terdiri dari berbagai element tingkat ekonomi. Pelaksanaan pendampingan kegiatan adalah selama 4 bulan.dengan praktek membuat budidaya ikan di dalam ember dengan system aquaponic menanam kangkung diatas kolam ember yang di isi ikan lele sampai dengan panen.                Luaran yang dihasilkan dari pengadian ini adalah setelah mengikuti pelatihan dan pendampingan masyarakat mampu untuk meningkatkan ketahanan pangan dengan Budikdamber ini peserta diharapkan mampu mengembangkan dan memperbanyak secara mandiri budi daya ikan dalam ember dan menanam sayur mayur untuk peningkatan ekonomi ditengah pandemic covid-19 saat ini.

Page 1 of 2 | Total Record : 12