cover
Contact Name
Rahmawati Tahir
Contact Email
insantani.yapibone@gmail.com
Phone
+6285255004087
Journal Mail Official
insantani.yapibone@gmail.com
Editorial Address
STIP Yapi Bone, Jl. Laks. Yos Sudarso I No.3 Telp. (0481) 26456 Watampone. Kabupaten Bone. Sulawes Selatan.
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal INSAN TANI
ISSN : 28287363     EISSN : 28287363     DOI : https://doi.org/10.1234/jit.v2i1
Jurnal Insan Tani dengan nomor e-ISSN 2828-7363 (online) Merupakan jurnal ilmiah yang menerbitkan hasil penelitian dan/atau ulasan artikel (review) di bidang Pertanian, Peternakan dan Perikanan. Serta menyajikan informasi hasil penelitian dan artikel ilmiah untuk pembangunan pertanian berkelanjutan di Indonesia yang dipublikasikan secara elektronik dan cetak.Mencakup pertanian, peternakan dan perikanan umum, yaitu: 1. Budidaya (Pertanian, Peternakan dan Perikanan), 2. Agribisnis (Pertanian, Peternakan dan Perikanan), 3. Agro Teknologi (Pertanian, Peternakan dan Perikanan)
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 3 (2023): Desember (In Progress)" : 5 Documents clear
STRATEGI PEMASARAN HASIL BUDIDAYA IKAN BANDENG ( Chanos sp )DI DESAKADING KECAMATAN AWANGPONE KABUPATEN BONE Rasdawati; Tahir, Rahmawati; Suyuti DM, Yusnan
Jurnal INSAN TANI Vol. 2 No. 3 (2023): Desember (In Progress)
Publisher : Jurnal INSAN TANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jit.v2i2.25

Abstract

Kabupaten Bone merupakan salah satu penghasil produksi perikanan khususnya budidaya tambak ikan bandeng sudah lama dilakukan oleh masyarakat. Usaha budidaya ikan bandeng saat ini mengalami peningkatan dari 101,25 ton menjadi 102,75 ton dalam satu tahun. Meningkatnya produksi ikan bandeng menjadikan petani perlu mengetahui strategi pemasaran yang efektif dilakukan sehingga tidak terjadi penumpukan hasil panen. Tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui dan menganalisis gambaran faktor internal dan faktor eksternal dan Untuk menganalisis strategi alternatif hasil budidaya ikan Bandeng di Desa Kading Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 36 dimana 30 petani tambak ikan bandeng, Pengepul 3 dan Pengecer 3 orang. Jenis data yang digunakan data primer dan sekunder Teknik pengumpulan data dengan observasi dan wawancara menggunakan alat bantu koesioner selanjutnya data diolah menggunakan Analisis SWOT. Berdsarkan perhitungan nilai kekuatan memperoleh nilai skor rata rata sebesar 1, 56. Sedangkan skor untuk kelemahan nilainya 1,12 dan EFE eksternal diketahui bahwa faktor pada peluang memperoleh nilai skor rata rata sebesar 0, 77 Sedangkan skor untuk ancaman nilainya 1,12. Sedangkan strategi alternatif SWOT didapatkan yaitu dengan melakukan perbaikan sistem pemasaran hasil usaha budidaya ikan bandeng dengan cara mempertahakankan teknik budidaya yang ramah lingkungan, memperbaiki kualitas ikan sehingga dapat bersaing dipasaran, mempertahankan permintaan ikan bandeng dengan memanfaatkan lahan yang ada, melakukan Kerjasama dengan pemerintah mitra akan informasi harga, menciptakan produk bervariasi seperti bandeng presto dan abon ikan bandeng, mengadakan pelatihan olahan ikan bandeng, menggandeng dinas perikanan dan penyuluh akan informasi harga dipasaran, membentuk kelompok petani tambak ikan bandeng untuk mengontrol harga.
PENGARUH JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI JAHE GAJAH (Zingiber officinale) DI DESA SALEBBA KECAMATAN PONRE KABUPATEN BONE Darma
Jurnal INSAN TANI Vol. 2 No. 3 (2023): Desember (In Progress)
Publisher : Jurnal INSAN TANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jit.v2i2.27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Jahe Gajah (Zingiber officinale). Penelitian ini dilaksanakan 3 bulan, dari bulan November 2022 sampai Januari 2023. Di Desa Salebba Kecamatan Ponre Kabupaten Bone. Jarak tanam yang rapat akan mengakibatkan tanaman saling bersaing dalam memperebutkan sumberdaya seperti hara, air maupun cahaya matahari. Penggunaan jarak tanam yang terlalu lebar juga tidak baik untuk diterapkan karena hal ini akan memberikan peluang bagi gulma untuk tumbuh dengan subur sehingga menyebabkan penurunan produksi. Analisis data yang digunakan adalah analisis ANOVA (Analisis Off Varians), penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen atau percobaan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 1 faktor dan 5 perlakuan dengan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 15 percobaan, dengan jarak tanam J1 (30x30 cm), J2 (30x40 cm), J3 (40x40 cm), J4 (40x50 cm) dan J5 (40x60 cm).
INDEKS EKOLOGI ECHINODERMATA DI PERAIRAN PULAU BONTOSUA KECAMATAN LIUKANG TUPABBIRING KABUPATEN PANGKEP Kadir Maulana , Abdul; Yusuf, Kamil; Asmidar
Jurnal INSAN TANI Vol. 2 No. 3 (2023): Desember (In Progress)
Publisher : Jurnal INSAN TANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jit.v2i3.34

Abstract

Echinodermata adalah salah satu kelompok hewan Invertebrata atau hewan tanpa tulang belakang. Menurut Nontji (2007), echinodermata umumnya dapat ditemukan di pantai, daerah padang lamun, terutama di terumbu karang, di Indonesia, terdapat sekitar 141 jenis teripang, 87 jenis bintang laut, 142 jenis bintang ular, 84 jenis bulu babi, dan 91 jenis lili laut. Nama "echinodermata" berasal dari bahasa Yunani, di mana "echinos" berarti duri dan "derma" berarti kulit, sehingga dapat disimpulkan bahwa echinodermata adalah hewan-hewan yang memiliki duri pada kulitnya. Pengambilan data ini di lakaukan di 3 stasiun yaitu, stasiun I, II, dan III. Setiap stasiun terdiri dari tiga kali ulangan transek, sehingga total menjadi 9 transek dari ketiga stasiun. Pengambilan sampel echinodermata menggunakan metode transek kuadrat. Pengambilan sampel dimulai dari pemasangan transek dengan menggunakan meteran roll yang ditarik tegak lurus dari tepi perairan pulau ke arah laut sepanjang 100 meter pada saat air laut surut terendah. Penempatan dimulai dari ditemukannya lamun, menggunakan frame kuadrat berukuran 1x1 meter sebanyak 10 kali penempatan, jarak antar frame kuadrat satu dengan yang berikutnya yaitu 10 meter kemudian di lakukan tiga kali tarikan garis transek dan jarak antar transek yaitu 25 meter. Indeks keanekaragaman echinodermata dari keseluruhan termasuk dalam kategori keanekaragaman jenis rendah dengan nilai 0,287 , indeks keseragaman dari keseluruhan termasuk dalam kategori keseragaman populasi kecil dengan nilai 0,317 dan indeks dominansi dari keseluruhan termasuk dalam kategori tinggi dengan nilai 0,87 dan kelimpahan tertinggi dari keselurhan stasiun yaitu spesies Diadema setosum dengan nilai 4,03 Ind/ , kelimpahan relatif tertinggi dari keseluruhan stasiun yaitu Synapta maculata dengan nilai 66,7%.
HUBUNGAN KERAPATAN LAMUN DENGAN KELIMPAHAN MEGABENTOS DI PULAU BONTOSUA DESA MATTIRO BONE KECAMATAN LIUKANG TUPABBIRING KABUPATEN PANGKEP Kartika; Hamsiah; Yunus, Muhammad
Jurnal INSAN TANI Vol. 2 No. 3 (2023): Desember (In Progress)
Publisher : Jurnal INSAN TANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jit.v2i3.35

Abstract

Padang lamun sebagai salah satu ekosistem laut dangkal merupakan kawasan yang sangat produktif. Ekosistem ini mampu berfungsi menopang kehidupan dan menjaga tingginya keanekaragaman hayati di dalamnya (Park & Kwak, 2018). Tujuan dari Penelitian ini adalah mengetahui Kerapatan Lamun pada kelimpahan megabentos yang berbeda dan hubungan kerapatan lamun dengan kelimpahan megabentos di Pulau Bontosua. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi, sedangkan pengambilan sampel menggunakan metode transek kuadrat. Kerapatan lamun tertinggi yaitu stasiun I dengan nilai 84.91 Ind/m² sedangkan stasiun II dengan nilai 83.33 Ind/m² dan nilai kerapatan lamun terendah yaitu stasiun III dengan nilai 71.76 Ind/m². Kelimpahan megabentos tertinggi yaitu stasiun I dengan nilai 11.64 Ind/m² dan kelimpahan terendah stasiun III yaitu 9.61 Ind/m². Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara Kerapatan lamun dengan kelimpahan megabentos dan nilai signifikan sebesar 0,002 dan nilai korelasi 0.314.
PENGARUH DOSIS NUTRISI AB MIX TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SELADA KERITING ( Lactuca Sativa L ) DI SAMATA GREEN HOUSE KECAMATAN SAMATA KABUPATEN GOWA Ani Rahman, Nirma; Fianda Sari , Andi Rismayanti; Murniati, Andi; Islawati
Jurnal INSAN TANI Vol. 2 No. 3 (2023): Desember (In Progress)
Publisher : Jurnal INSAN TANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jit.v2i3.40

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui dan mempelajari pengaruh pemberian berbagai dosis nutrisi AB Mix terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman selada keriting. Penelitian ini dilaksanakan di Samata Greenhouse Kec. Samata, Kab. Gowa, Sulawesi Selatan yang berlangsung pada bulan April sampai Juni 2022. Penelitian menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok ( RAK ) dengan satu faktor yaitu pemberian nutrisi AB Mix dengan 4 taraf yaitu t perlakuan ( kontrol ), 500 ppm/liter air, 700 ppm/liter air, 900 ppm/liter air, dan diperoleh 12 kombinasi perlakuan dan 3 ulangan. Parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun dan beras basah tanaman. Hasil penelitian pemberian nutrisi AB Mix pada perlakuan 900 ppm/liter memberikan pengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Jenis analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah ANOVA (Analisis Off Variance), bahwa pemberian dosis nutrisi AB Mix pada berbagai perlakuan yang menghasilkan perlakuan terbaik yaitu P3 (900 ppm/liter air) dengan tinggi tanaman 22,7 cm dan rata jumlah daun yang terbanyak yakni 16,6 helai sampai pada 35 HSPT, serta menghasilkan rata-rata berat basah tertinggi tanaman selada keriting yaitu 132,3 gr.

Page 1 of 1 | Total Record : 5