Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

KELANGSUNGAN HIDUP LAMUN (Enhalus acoroides) YANG DITRANSPLANTASI MENGGUNAKAN TEKNIK RAK BESI DIPERAIRAN PULAU BONTOSUA PANGKEP Miming; Hamsiah; Asmidar
Jurnal INSAN TANI Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal INSAN TANI
Publisher : Jurnal INSAN TANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jit.v2i2.18

Abstract

Penanaman lamun yang dikenal dengan transplantasi merupakan salah satu cara untuk memperbaiki atau mengembalikan habitat yang telah mengalami kerusakan, tingginya aktifitas masyarakat pesisir dikawasan padang lamun mengakibatkan lamun pada kawasan tersebut mengalami kerusakan sehingga perlunya dilakukan transnplantasi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kelangsungan hidup pertumbuhan lamun (Enhalus acoroides) yang ditransplantasi dengan metode rak besi. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Pulau Bontosua Desa Mattiro Bone Kecamatan Liukang Tupabbiring Kabupaten Pangkep Provinsi Sulawesi Selatan. Metode transplantasi yang digunakan adalah jangkar besi/TERFS dengan ukuran frame 50 cm x 50 cm dan memiliki tiga ukuran kotak yang berbeda-beda yaitu 12,5 cm x 12, 5 cm, 16,6 cm x 16, 6 cm dan 25 cm x 25 cm yang kemudian ditanam dan diamati pada 3 stasiun selama 60 hari, selanjutnya data diolah dengan menggunakan rumus tingkat kelangsungan hidup lamun, kemudian dianalisis dengan One-Way ANOVA dan diuji lanjut dengan metode Duncan menggunakan SPSS versi 22. Hasil penelitian ini menunjukkan tingkat kelangsungan hidup lamun yang ditransplantasi dengan rak besi berpengaruh terhadap ukuran frame yang berbeda, kelangsungan hidup tertinggi pada stasiun I dengan nilai rata-rata 87% dan kelangsungan hidup terendah pada stasiun III dengan nilai 76%.
HUBUNGAN KERAPATAN LAMUN DENGAN KELIMPAHAN MEGABENTOS DI PULAU BONTOSUA DESA MATTIRO BONE KECAMATAN LIUKANG TUPABBIRING KABUPATEN PANGKEP Kartika; Hamsiah; Yunus, Muhammad
Jurnal INSAN TANI Vol. 2 No. 3 (2023): Desember (In Progress)
Publisher : Jurnal INSAN TANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jit.v2i3.35

Abstract

Padang lamun sebagai salah satu ekosistem laut dangkal merupakan kawasan yang sangat produktif. Ekosistem ini mampu berfungsi menopang kehidupan dan menjaga tingginya keanekaragaman hayati di dalamnya (Park & Kwak, 2018). Tujuan dari Penelitian ini adalah mengetahui Kerapatan Lamun pada kelimpahan megabentos yang berbeda dan hubungan kerapatan lamun dengan kelimpahan megabentos di Pulau Bontosua. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasi, sedangkan pengambilan sampel menggunakan metode transek kuadrat. Kerapatan lamun tertinggi yaitu stasiun I dengan nilai 84.91 Ind/m² sedangkan stasiun II dengan nilai 83.33 Ind/m² dan nilai kerapatan lamun terendah yaitu stasiun III dengan nilai 71.76 Ind/m². Kelimpahan megabentos tertinggi yaitu stasiun I dengan nilai 11.64 Ind/m² dan kelimpahan terendah stasiun III yaitu 9.61 Ind/m². Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara Kerapatan lamun dengan kelimpahan megabentos dan nilai signifikan sebesar 0,002 dan nilai korelasi 0.314.
Penerapan Peran Spesies T. Angustifolia dan Media Pasir Kombinasi Up Flow Dan Horizontal Flow Untuk Mengolah Limbah Rt Menggunakan Constructed Wetlands Desa Guntarano Kec.Tanantove Kab.Donggala : Implementation of the Role of T. Angustifolia Species and Sand Media Combination of Up Flow and Horizontal Flow to Process Household Waste Using Constructed Wetlands Guntarano Village, Tanantove District, Donggala Regency Sugeng Nuradji; Hamsiah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 7: July 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i7.5793

Abstract

Dalam rangka mengurangi tingkat pencemaran lingkungan akibat air limbah rumah tangga ke dalam air tanah dan badan air, salah satunya menggunakan teknologi tepat guna melibatkan peran tanaman T.angustifolia L pada lahan basah buatan. Mengingat tanaman tersebut emergen pada berbagai jenis limbah dan teknologinya memerlukan biaya operasional relatif murah serta ramah ingkungan. Spesies T. angustifolia L di kota Palu dan saat ini berpeluang untuk dikembangkan untuk diregenerasikan dan memanfaatkan media tanaman tersebut. Faktanya tanaman air telah tumbuh pada beberapa lahan basah, sehingga dapat dimanfaatkan untuk mereduksi bahan pencemar limbah cair baik dari rumah sakit, industri maupun rumah tangga. Potensi pemanfaatan spesies tanaman ini selanjutnya daunnya dapat digunakan sebagai bahan kerajinan tangan. Limbah daunnya dimanfaatkan sebagai bahan baku kerajinan. Tujuan PKM dilaksanakan sebagai Percontohan Aplikasi TTG melaui pendampingan kepada masyarakat untuk mengurangi pencemaran air limbah skala komunal dengan melibatkan peran spesies T.angustifolia di daerah lahan basah buatan desa Bale. Pendekatan yang digunakan dalam metode ini: (a) Survey lapangan, b) Wawancara dengan masyarakat dan melakukan pengukuran level permukaan sistem penyaluran limbah cair di pekarangan di Dusun III Desa Bale, (c) Melakukan pemotretan letak rumah tinggal tentang distribusi sistem penyaluran limbah cair eksisting, (d) Melakukan pertemuan tokoh masyarakat serta sosialisasi untuk memastikan kesepahaman dan peran serta aktif masyarakat dalam membuat sistem penyaluran limbah cair sistem komunal, e) Membuat rencana desain sistem penyaluran limbah cair sistem gravitasi, (f) Membuat kesepahaman dengan masyarakat dan tokoh masyarakat untuk menentukan waktu dan tenaga untuk pembangunan desain dalam rencana teknis pembuatan CWs. Kesimpulannya, Penyaluran dan pengolahan limbah cair menggunakan peran Aplikasi Pengolahan Limbah Cair Rt Menggunakan Spesies T. Angustifolia dan Media Pasir Kombinasi Up Flow dan Horizontal Flow dapat mengurangi pencemaran limbah cair dan meningkatkan layanan sanitasi yang layak bagi masyarakat, dapat meningkatkan nilai estetika (keindahan) dan upaya memutus rantai penularan penyakit. Model penyaluran dan pengolahan limbah cair RT dapat diaplikasikan dengan model lahan basah buatan dan biaya yang relatif rendah. Hasil evaluasi Kinerja unit IPAL bahwa kandungan BOD rata-rata 90 mg/l, effluent antara (10,5 – 20,5) mg/L. Kandugan COD dari influent 100,65 mg/L menjadi efluent 30,7 mg/L. Membangun penyaluran dan pengolahan limbah cair menggunakan peran T, angustifolia skala komunal merupakan pengabdian masyarakat sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi bagi dosen Program studi DIII Sanitasi Jurusan Kesehatan Lingkungan.
PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA DAN SEKOLAH TERHADAP MINAT BELAJAR ANAK USIA SEKOLAH DASAR Hamsiah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v7i10.6630

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaruh lingkungan keluarga dan sekolah terhadap minat belajar anak usia sekolah dasar. Minat belajar merupakan fondasi penting bagi keberhasilan akademik, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk dukungan dari keluarga dan suasana di sekolah. Lingkungan keluarga berfungsi sebagai lembaga pendidikan awal yang memberikan nilai-nilai dan dukungan emosional. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang tumbuh dalam keluarga harmonis cenderung memiliki minat belajar yang lebih tinggi, sedangkan kondisi keluarga yang penuh konflik dapat menghambat perkembangan tersebut. Di sisi lain, lingkungan sekolah yang menyenangkan, dengan metode pengajaran yang interaktif dan hubungan baik antara guru dan siswa, juga berperan signifikan dalam meningkatkan minat belajar. Namun, data menunjukkan rendahnya minat belajar di kalangan siswa sekolah dasar, yang dapat disebabkan oleh kurangnya dukungan dari keluarga dan metode pengajaran yang monoton. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar dan memberikan wawasan bagi orang tua, guru, serta pembuat kebijakan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis untuk meningkatkan minat belajar anak dan mendukung perkembangan akademik mereka di masa depan.Kata kunci: Lingkungan Keluarga, Minat Belajar, Lingkungan Sekolah, Dukungan Orang Tua
KUTIPAN LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG DALAM PENULISAN ILMIAH Hamsiah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v8i5.7150

Abstract

Kutipan merupakan elemen esensial dalam penulisan ilmiah yang digunakan untuk mendukung argumen, memberikan bukti, atau menegaskan pernyataan berdasarkan literatur yang relevan. Artikel ini bertujuan untuk membahas pengertian, teknik penulisan, dan perbedaan antara kutipan langsung dan tidak langsung dalam karya ilmiah. Selain itu, artikel ini juga menguraikan pentingnya keakuratan dalam pengutipan serta penyusunan daftar pustaka yang sesuai dengan standar ilmiah.Kata kunci: kutipan langsung, kutipan tidak langsung, penulisan ilmiah, daftar pustaka
STRATEGI GURU DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR MEMBACA DI SEKOLAH DASAR Hamsiah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v10i1.8841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang digunakan guru dalam mengatasi kesulitan belajar membaca pada siswa sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru kelas dan siswa kelas awal di salah satu sekolah dasar di Kabupaten X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan berbagai strategi, seperti pendekatan individual, penggunaan media visual dan audio, permainan edukatif, serta keterlibatan orang tua dalam mendukung pembelajaran di rumah. Selain itu, guru juga memanfaatkan program remedial untuk siswa yang mengalami kesulitan lebih berat. Temuan ini menunjukkan pentingnya peran guru dalam mendesain pembelajaran yang adaptif untuk membantu siswa mengatasi hambatan dalam belajar membaca. Dengan strategi yang tepat, kesulitan belajar membaca pada siswa dapat diminimalkan secara efektif.
Efektifitas Mom’s Bra-Tem Compress Pada Ibu Nifas Dengan Payudara Bengkak Diana Mufidati; Puji Handayani; Mayangsari, Rr. Nindya; Hamsiah; Serni Ramadhani
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i2.248

Abstract

The research "Effectiveness of Mom's Bra-Tem Compress for Postpartum Mothers with Breast Engorgement" is a government program aimed at addressing breast engorgement. Demographic data in Indonesia (SDKI) indicates that in 2012-2013, 55% of breastfeeding mothers suffered from breast engorgement and mastitis, caused by inadequate breast care. Breast engorgement often occurs during lactation. If oxytocin release is not smooth, breast milk secretion is inhibited, leading to swelling of the mammary glands and causing discomfort. Therefore, immediate and continuous intervention is needed in midwifery care for postpartum mothers with breast engorgement. The purpose of the Mom's Bra-Tem Compress, a bra filled with jelly, is to reduce breast engorgement in a simple, comfortable, efficient, and effective way that can be used anywhere and anytime. The method used is quasi-experimental with a pretest-posttest control group design. The research subjects are postpartum mothers with breast engorgement. The sampling technique used is random sampling. The instrument used to assess the level of engorgement is the Six Point Engorgement Scale (SPES). Data analysis was conducted using univariate and bivariate analysis with Wilcoxon signed-rank test and Mann-Whitney test. The results showed that the use of Mom’s Bra-Tem Compress had an impact on postpartum mothers.
Optimalisasi Pencegahan Postpartum Blues Melalui Terapi Hubby Healing Touch Pada Ibu Postpartum Primipara Desi Pertiwi; Bebi Lovita; Ryzky Diah Anggraini; Hamsiah; Serni Ramadhani
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.262

Abstract

Postpartum blues adalah kondisi yang umum terjadi pada ibu setelah melahirkan, ditandai dengan perasaan cemas, tidak nyaman, dan kesulitan dalam beradaptasi dengan peran baru sebagai ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh terapi hubby healing touch dalam mencegah postpartum blues pada ibu postpartum primipara. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group, melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen yang menerima terapi berupa healing touch yang melibatkan suami dan kelompok kontrol yang hanya mendapatkan dukungan dari suami. Pengukuran gejala postpartum blues dilakukan menggunakan kuisioner Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil awal menunjukkan bahwa terapi hubby healing touch dapat mengurangi gejala postpartum blues secara signifikan, dengan penurunan rata-rata skor EPDS sebesar 24,04% pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini menegaskan pentingnya dukungan emosional dari suami dalam mengatasi postpartum blues, serta perlunya pendekatan terapeutik yang melibatkan sentuhan untuk meningkatkan kesejahteraan mental ibu. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi tenaga kesehatan dan keluarga dalam mendukung ibu postpartum
Analisis Pendapatan dan Kelayakan Usaha Paberre Jokka-Jokka di Kecamatan Pitu Riawa Kabupaten Sidenreng Rappang Hamsiah; Indah Ramayani; Nining Diah Andayani
Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar Vol 5 No 1 (2025): Jurnal E-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ITBM Polman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59903/ebussiness.v5i1.198

Abstract

Penanganan pascapanen padi sangat mempengaruhi kualitas dan kuantitas beras yang dihasilkan. Salah satu aspek penting dalam proses ini adalah penggilingan padi, yang berperan langsung pada hasil akhir beras. Kabupaten Sidenreng Rappang memiliki 358 unit penggilingan padi yang terbagi dalam berbagai kategori, seperti Penggilingan Padi Besar (PPB), Penggilingan Padi Sedang (PPS), Penggilingan Padi Kecil (PPK), dan Rice Milling Unit (RMU). Untuk menekan kehilangan hasil, perlu dilakukan perbaikan dalam pengelolaan proses pemanenan, perontokan, dan penggilingan. Selain itu, kualitas gabah, teknik pengeringan, dan pengelolaan sumber daya manusia turut memengaruhi hasil penggilingan. Sebagian besar penggilingan padi di wilayah ini beroperasi secara musiman, yang kadang menyulitkan petani dalam menggiling hasil panen mereka. Menanggapi kebutuhan ini, pada tahun 2007, muncul inovasi penggilingan padi keliling, Paberre Jokka-Jokka, yang dapat beroperasi setiap hari dan memberikan keuntungan tambahan berupa dedak dan sekam yang bermanfaat bagi petani. Usaha ini berkembang pesat, dengan banyak petani di Kecamatan Pitu Riawa memilihnya sebagai alternatif penggilingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif untuk mengevaluasi pendapatan dan kelayakan usaha Paberre Jokka-Jokka. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi langsung terhadap pemilik usaha serta petani pengguna jasa penggilingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan rata-rata pengusaha Paberre Jokka-Jokka adalah Rp 10.122.860 per unit per bulan, dengan rasio R/C 2,31, yang mengindikasikan bahwa usaha ini layak dan menguntungkan. Pendapatan pengusaha relatif stabil, terutama pada musim kemarau, karena Paberre Jokka-Jokka beroperasi lintas kecamatan.
Upaya Mitigasi Sumber Daya Air Mata Air Uwe Gusu : Uwe Gusu Spring Water Resources Mitigation Efforts Hamsiah; Sugeng Nuradji
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 8: Agustus 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i8.8374

Abstract

Mata air Uwe Gusu yang terletak di Jalan Uwe Gusu Kelurahan Mamboro Induk merupakan sumber air vital bagi masyarakat sekitar, digunakan untuk kebutuhan domestik, irigasi pertanian, dan aktivitas harian. Namun, keberlanjutannya terancam oleh eksploitasi berlebihan, pencemaran limbah domestik, dan dampak perubahan iklim. Dalam upaya mencegah terjadi ekploitasi yang berlebih yang dapat mengancam punahnya vegetasi disekitar maka dilakukan pengabdian masyarakat yang tujuan PKM dilaksanakan Upaya Mitigasi Sumber Daya Air Mata Air Uwe Gusu yang berlokasi di Kelurahan Mamboro Induk Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah. Metode yang dilakukan membantu menjelaskan informasi atas status keberadaan sumber mata air dan memberikan masukan terhadap program mitigasi sumber mata air termasuk tantangan dan rekomendasi untuk perbaikan agar sumber mata air terus dapat terjaga dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, khususnya untuk pengairan pertanian dan kebutuhan air dirumah tangga. Kesimpulannya, Dalam rangka menjaga keberlanjutan vegetasi di sekitar mata air Uwe Gusu, diperlukan upaya mitigasi sumber daya air yang mencakup evaluasi berkala terhadap kondisi lingkungan, komitmen nyata dari para pemangku kepentingan terhadap keberadaan mata air sebagai aset pembangunan jangka panjang, serta partisipasi aktif masyarakat setempat dalam menjaga dan melestarikan vegetasi di kawasan sekitar sumber mata air. merupakan pengabdian masyarakat sebagai wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi bagi dosen Program studi DIII Sanitasi Jurusan Kesehatan Lingkungan.