cover
Contact Name
Vicia Dwi Prakarti DB
Contact Email
viciadb21@gmail.com
Phone
+6281270105316
Journal Mail Official
journalvcode@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bahder Johan, Guguk Malintang, Kec. Padang Panjang Tim., Kota Padang Panjang, Sumatera Barat 27118
Location
Kota padang panjang,
Sumatera barat
INDONESIA
VCode
ISSN : 29876400     EISSN : 29876400     DOI : http://dx.doi.org/10.26887/vcode
Core Subject : Education, Art,
VCoDe: Journal of Visual Communication Design is an academic journal published by Department of Visual Communication Design, Faculty of Fine Arts and Design, Institut Seni Indonesia Padangpanjang twice a year. This journal publishes original articles with focuses on the results of studies in the field of Visual Communication Design since 2021. VCoDe: Journal of Visual Communication Design with registered number ISSN : 2987-6400 (Online) is peer review frequency of publish is two issues in a year.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Volume 2, Nomor 2, Juni 2023" : 6 Documents clear
PERANCANGAN GRAFIS LINGKUNGAN PASAR KAMIS KILANGAN SINGKIL Salihin, Dayu; Yuda, Rino; Rachmadani, Nisa Putri
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 2, Nomor 2, Juni 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v2i2.3690

Abstract

ABSTRAKPentingnya media informasi pada suatu lingkungan dalam bentuk identitas dan sign system, dapat digunakan sebagai salah satu sebagai alat bantu publik dalam berinteraksi dengan ruang. Kemajuan teknologi sekarang sangat memudahkan pengguna dalam berkegiatan, dengan adanya perkembangan zaman yang canggih sitem informasi dalam media digital yaitu Perancangan Grafis Lingkungan Pasar Kamis Kilangan Singkil target audiens yaitu masyarakat singkil, khususnya pembeli atau pengunjung pasar kamis kilangan singkil. Dimulai dengan observasi langsung ke pasar kamis kilangan singkil dan wawancara online melalui  kuesioner kepada masyarakat yang tiap minggunya berbelanja di Pasar Kamis Kilangan Singkil. Kemudian dianalisa menggunakan metode yang digunakan dalam menganalisis data yaitu dengan menggunakan metode analisis SWOT dan Target Audience. Grafis Lingkungan berperan sebagai menginformasikan, mengarahkan, dan mengidentifikasi tetapi juga berfungsi untuk meningkatkan kualitas estetika dan psikologis dari suatu lingkungan. Dan berfungsi sebagai penunjuk yang berbentuk landmark dan sign sytem. Aplikasi pembuatan grafis lingkungan menggunakan procreate dan Adobe Photoshop. Proses terlebih dahulu dilakukan membuat sketsa landmark dan sketsa sign system, kemudian diolah kedalam bentuk digitalisasi, pewarnaan, layouting. Dengan menyajian diambil dari bentuk-bentuk elemen yang berkaitan dengan lingkungan Pasar Kamis Kilangan Singkil, yaitu bentuk bangunan dan jenis dari setiap pedagang sehingga membentuk suatu alur yang menyatu. Perancangan juga memperindah tampilan pasar dan memiliki nilai daya Tarik. Adapun karya-karya pendukung dari perancangan grafis lingkungan Pasar Kamis Kilangan Singkil ini berupa karya digital, baju, pin, dan apron.ABSTRACKThe importance of media information in an environment in the form of identity and sign systems, can be used as one of the public tools in interacting with space. Advances in technology now make it very easy for users to carry out their activities, with the development of a sophisticated information system in digital media, namely Graphic Design for the Thursday Singkil Market Environment, the target audience is the Singkil community, especially buyers or visitors to the Singkil Thursday market. Starting with direct observations at the Thursday Kilangan Singkil market and online interviews via questionnaires to the public who shop at the Thursday Kilangan Singkil Market every week. Then analyzed using the method used in analyzing the data, namely by using the SWOT and Target Audience analysis methods. Environmental graphics serve to inform, direct, and identify but also serve to enhance the aesthetic and psychological qualities of an environment. And serves as a pointer in the form of landmarks and sign systems. Environmental graphic creation application using procreate and Adobe Photoshop. The first process is to make landmark sketches and sign system sketches, then process them in the form of digitization, coloring, layouting. By presenting it taken from the forms of elements related to the Thursday Kilangan Singkil Market environment, namely the shape of the building and the type of each trader so as to form a unified path. The design also beautifies the appearance of the market and has an attractive value. The supporting works of the environmental graphic design of the Singkil Kilangan Thursday Market are in the form of digital works, clothes, pins and aprons. 
Eksistensi Silek Tuo Nagari Sungai Pua Dalam Fotografi Dokumenter Herawati, Dira; Rahmadinata, Melisa Fitri; Akbar, Taufik
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 2, Nomor 2, Juni 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v2i2.3691

Abstract

ABSTRAKSilek Tuo merupakan salah satu seni bela diri Minangkabau yang tumbuh dan berkembang di nagari Sungai Pua, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Di Nagari Sungai Pua, Silek Tuo  masih dihadirkan sebagai salah satu seni tradisi daerah yang dilestarikan. Meski demikian,  peminat akan seni bela diri mulai berkurang dari waktu ke waktu. Hal ini juga dipengaruhi oleh tidak adanya wadah serta media yang bisa meningkatkan gairah generasi millennial untuk mengembangkan silek tuo. Melalui dokumentasi dokumenter, harapannya seni bela diri silek tuo kembali dapat meningkatkan eksistensinya sebagai seni tradisi yang harus dijaga dan dilestarikan.Tujuan penelitian ini ialah sebagai upaya pelestarian dalam menjaga eksistensi  seni bela diri silek tuo dalam bentuk pendokumentasian seni bela diri silek tuo di Nagari Sungai Pua. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengenalkan, mengembangkan seni bela diri silek tuo kepada kaum milenial dengan mendokumentasikan seni silek tuo dalam fotograi dokumenter. Melalui unsur-unsur metode EDFAT (Entire, Detail, Frame, Angle, Time), objek silek tuo dinarasikan dengan gaya bertutur naratif sehingga foto dokumenter ini dapat menyampaikan informasi, dan meyakinkan pemandang foto tentang eksistensi silek tuo.ABSTRACTSilek Tuo is a Minangkabau martial art that grows and develops in the Sungai Pua village, Agam Regency, West Sumatra Province. In Nagari Sungai Pua, Silek Tuo is still presented as one of the local traditional arts that is preserved. However, the interest in martial arts began to decrease from time to time. This is also influenced by the absence of forums and media that can increase the enthusiasm of the millennial generation to develop silek tuo. Through documentary documentation, it is hoped that the martial art of silek tuo can again increase its existence as a traditional art that must be preserved and preserved. The purpose of this study is as a preservation effort in maintaining the existence of the martial art of silek tuo in the form of documenting the martial art of silek tuo in Nagari Sungai Pua. This research also aims to introduce and develop the martial art of silek tuo to millennials by documenting the art of silek tuo in documentary photography. Through the elements of the EDFAT (Entire, Detail, Frame, Angle, Time) method, the silek tuo object is narrated in a narrative style so that this documentary photo can convey information, and convince photo viewers about the existence of silek tuo.
Analisis Desain Interior Eksterior Terhadap Kenyamanan Pengunjung Masjid Raya Al-Azhar Universitas Negeri Padang Septia, Defni
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 2, Nomor 2, Juni 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v2i2.3675

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana tanggapan pengnjung  terhadap Masjid Raya Al-Azhar Universitas Negeri Padang, dengan menganalisis desain interior eksterior terhadap kenyamanan pengunjung saat beribadah. Peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data peneltian ini yaitu wawancara, angket, dan dokumentasi. Responden meliputi pengurus masjid, petugas kebersihan dan pengunjung masjid  sebagai informan wawancara, kemuadian 100 responden pengisian angket pengunjung. Berdasarkan hasil analisis penelitian dari hasil wawancara  dengan pengurus  masjid dan petugas kebersihan, interior dan eksterior mas jid didesain dengan bangunan yang tinggi memiliki empat kubah pada tiap-tiap sisi masjid, masjid dapat memberikan pencahayaan alami dan dilengkapi dengan fasilitas peralatan sholat yang lengkap, masjid belum memiliki kanopi pada ruang terbuka area sepatu. Dari hasil angket yang disebarkan ke Pengunjung masjid pengunjung merasa ruangan yang ada didalam masjid luas dan mampu menampung banyak pengunjung masjid. Pengunjung merasa sejuk dengan ruangan didalam masjid, pengguna merasa nyaman ketika sedang beribadah,   pengunjung merasa kurang nyaman Pada area tempat wudhu, pengunjung merasakan kurang nyaman dengan pintu masuk pengunjung melewati shaf lawan jenis, pengunjung tidak nyaman dengan area tempat sepatu tanpa kanopi.ABSTRACTThe purpose of this study was to find out how visitors respond to the Al-Azhar Grand Mosque, Padang State University, by analyzing the exterior interior design for the comfort of visitors while praying. Researchers use a type of descriptive research with a qualitative approach. The collection of this research data are interviews, questionnaires, and documentation. Respondents included mosque administrators, cleaners and mosque visitors as interview informants, then 100 respondents filled out a visitor questionnaire. Based on the results of research analysis from the results of interviews with mosque administrators and cleaners, the interior and exterior of the mosque is designed with a tall building having four domes on each side of the mosque, the mosque can provide natural lighting and is equipped with complete prayer equipment facilities, the mosque does not yet have canopy on the open space of the shoe area. From the results of the questionnaire that was distributed to visitors to the mosque, visitors felt that the room in the mosque was spacious and able to accommodate many mosque visitors. Visitors feel cool with the room in the mosque, users feel comfortable while praying, visitors feel uncomfortable In the ablution area, visitors feel uncomfortable with the entrance of visitors through the shaf of the opposite sex, visitors are uncomfortable with the area where shoes are without a canopy.
PERANCANGAN KOMIK KARAKTER DOSEN DKV ISI PADANGPANJANG SEBAGAI MEDIA INFORMASI UNTUK MAHASISWA Andriawan, Randi; Ananta, Aryoni; Ariesta, Olvyandra
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 2, Nomor 2, Juni 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v2i2.3683

Abstract

ABSTRAKInstitut Seni Indonesia Padangpanjang adalah perguruan tinggi negeri dengan konsentrasi pada bidang seni dan keterampilan yang dibagi menjadi dua fakultas, yaitu Fakultas Seni Pertunjukan dan Fakultas Seni Rupa dan Desain. Desain Komunikasi Visual adalah salah satu prodi di ISI Padangpanjang yang cukup populer dan menerima banyak mahasiswa baru setiap tahunnya. Namun kebanyakan mahasiswa baru belum mengenal dosen-dosennya. maka dari itu dibuatlah sebuah media informasi berupa komik yang berisi pengenalan dosen-dosen DKV ISI Padangpanjang. Dalam perancangan komik, pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan dosen-dosen DKV ISI Padangpanjang. Perancangan komik menggunakan metode analisis data AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) untuk menentukan konsep perancangan. Hasil karya sendiri berbentuk buku komik yang berisi informasi dosen-dosen DKV ISI Padangpanjang. Komik dibuat dengan format digital agar mudah dibagikan kepada mahasiswa baru. Selain itu juga terdapat media-media pendukung seperti x-banner, poster, sosial media, dan merchandise seperti gantungan kunci dan baju kaos.ABSTRACTInstitut Seni Indonesia Padangpanjang a state university with a concentration in the arts and skills which is divided into two faculties, namely the Faculty of Performing Arts and the Faculty of Fine Arts and Design. Visual Communication Design is one of the study programs at ISI Padang Panjang which is quite popular and accepts many new students every year. But most of the new students don’t  know the lecturers. therefore an information media in the form of a comic was made which contained an introduction to DKV ISI Padangpanjang lecturers. In designing comics, data collection was carried out through observation and interviews with DKV ISI Padangpanjang lecturers. Comic design uses the AIDA data analysis method (Attention, Interest, Desire, Action) to determine the design concept. The work itself is in the form of a comic book which contains information on DKV ISI Padangpanjang lecturers. Comics are made in digital format so that they can be easily distributed to new students. Apart from that, there are also supporting media such as x-banners, posters, social media, and merchandise such as key chains and t-shirts.
PERANCANGAN KAMPANYE SOSIAL TENTANG PENGENDALIAN AMARAH Nadilatushofwah, Hafshoh
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 2, Nomor 2, Juni 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v2i2.3688

Abstract

ABSTRAKTingkat kesadaran masyarakat yang rendah mengenai bagaimana cara seseorang dalam mengendalikan amarahnya, terutama amarah yang sering diluapkan begitu saja tanpa pemikiran panjang bagaimana resiko yang akan didapatkannya. Sehingga banyak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan akan menjadi penyesalan pada akhirnya. Kesadaran tersebut perlu ditingkatkan bagi setiap orang, guna mencapai kenyamanan sosial di tengah masyarakat yang akan saling menghargai dan memahami satu sama lain. Perlu adanya gerakan atau tindakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengendalian amarah ini. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat yaitu dengan kampanye sosial. Metode dalam pengumpulan data yaitu dengan wawancara dan observasi. Metode yang digunakan dalam analisis kampanye sosial ini yaitu SWOT, AISAS, dan 5W+1H. Menggunakan pendekatan Emotional Appeal yaitu Humorous Appeal dan Guilty Feeling, yaitu cara persuasi dengan pendekatan yang halus yaitu dengan menyisipkan sedikit humor, tetapi memberikan sedikit sentilan yang menumbuhkan rasa bersalah. Kampanye sosial ini menghasilkan video motion graphic serta podcast sebagai pemberi informasi yang cukup kompleks. Selain itu juga media interaksi tanya jawab untuk mengidentifikasi tingkatan amarah audiens, serta pembahasannya.ABSTRACTThere is a low level of public awareness about how a person can control his anger, especially anger that is often just thrown out without thinking long about the risks he will get. So that many unwanted things happen and will be regretful in the end. This awareness needs to be increased for everyone, in order to achieve social comfort in a society that will respect and understand one another. There needs to be a movement or action to increase public awareness regarding anger control. Efforts made to increase public awareness are with social campaigns. The method of collecting data is by interview and observation. The methods used in the analysis of this social campaign are SWOT, AISAS, and 5W+1H. Using the Emotional Appeal approach, namely Humorous Appeal and Guilty Feeling, which is a way of persuasion with a subtle approach, namely by inserting a little humor, but giving a little flick that creates a feeling of guilt. This social campaign will be realized with motion graphic videos and podcasts as information providers which are quite complex. In addition, there is a question and answer interaction media to identify the audience's level of anger, as well as the discussion.
PENCIPTAAN BUKU ILUSTRASI LEGENDA PATUNG PUTIH UNTUK ANAK-ANAK USIA 7-11 TAHUN Firnanda, Sanri; Asrinaldi, Asrinaldi; Sucipto, Fentisari Desti
VCoDe : Visual Communication Design Journal Volume 2, Nomor 2, Juni 2023
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/vcode.v2i2.3689

Abstract

ABSTRAKPenciptaan buku ilustrasi Legenda Patung Putih Untuk Anak-Anak Usia 7-11 Tahun merupakan upaya melestarikan warisan budaya lokal dengan cara memperkenalkan kembali cerita rakyat dari Kabupaten Simeulue, tentang kisah seorang wanita yang berbudi luhur dan berparas rupawan, namun demi menghindari lamaran dari Naga dan Galenang, dirinya melakukan perjalanan pada malam hari menuju Ulu, sehingga menjadi Patung Putih yang sekarang dikenal sebagai Legenda Patung Putih. Namun saat ini Legenda Patung Putih tidak banyak pihak yang mengetahui asal usul cerita tersebut, karena kurangnya kepedulian masyarakat dan pemerintah untuk melestarikan legenda ini. Padahal Legenda Patung Putih merupakan bagian dari warisan budaya yang harus di lestarikan karena mengandung banyak nilai-nilai positif yang baik untuk perkembangan anak-anak. Legenda Patung Putih mempunyai hubungan yang erat dengan perkembangan intelektual, sosial, emosi, dan kepribadian anak. Metode yang dipakai dalam penciptaan Buku Ilustrasi Legenda Patung Putih menggunakan metode analisis SWOT, metode ini digunakan untuk mengkaji bagaimana kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan pada media yang akan di ciptakan. Hasil dari penciptaan ini adalah terciptanya sebuah buku ilustrasi yang menceritakan tentang Legenda Patung Putih untuk anak-anak usia 7-11 tahun guna untuk melestarikan kembali Legenda Patung Putih yang ada di Desa Along, Kecamtan Salang, Kabupaten Simeulue. ABTRACTThe creation of the illustration book The Legend of the White Statue for Children Aged 7-11 Years is an effort to preserve local cultural heritage by reintroducing folklore from Simeulue Regency, about the story of a virtuous and beautiful woman, but in order to avoid proposals from Naga and Galenang , himself traveled at night to Ulu, thus becoming the White Statue which is now known as the Legend of the White Statue. However, at present the Legend of the White Statue not many people know the origin of the story, due to the lack of public and government concern to preserve this legend. Even though the Legend of the White Statue is part of the cultural heritage that must be preserved because it contains many positive values that are good for children's development. The legend of the White Statue has a close relationship with the intellectual, social, emotional and personality development of children. The method used in the creation of the White Statue Legend Illustrated Book uses the SWOT analysis method, this method is used to examine the strengths, weaknesses, opportunities and challenges of the media that will be created. The result of this creation is the creation of an illustrated book that tells about the Legend of the White Statue for children aged 7-11 years in order to preserve the Legend of the White Statue in Along Village, Salang District, Simeulue Regency.

Page 1 of 1 | Total Record : 6