cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran, Gunungpati Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Seminar Nasional IPA
ISSN : 29622905     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Proceeding Seminar Nasional IPA berisi artikel yang bertema inovasi pembelajaran IPA, penelitian dibidang IPA dan ilmu lingkungan yang berasal dari kegiatan Seminar Nasional IPA. Kegiatan Seminar Nasional IPA sendiri merupakan kegiatan yang diselengarakan oleh Jurusan IPA Terpadu UNNES dengan kerjasama dengan Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII). Kegiatan ini merupakan sarana komunikasi pertukaran informasi antara peserta seminar dengan narasumber yang kompeten terkait pembelajaran sains dan ilmu lingkungan, meningkatkan jejaring kerjasama dengan Jurusan IPA Terpadu FMIPA UNNES dan memfasilitasi pertukaran informasi ilmiah berkaitan pembelajaran IPA yang aktif, inovatif dan kreatif khususnya dalam menyongsong Pembelajaran Abad 21 dan pengembangan karakter berwawasan lingkungan.
Articles 125 Documents
Search results for , issue "2025" : 125 Documents clear
ANALISIS PENDIDIKAN LINGKUNGAN TERHADAP PEMAHAMAN EFEK RUMAH KACA SISWA MTS HIDAYATUL UMMAH BREBES Afifah, Evi; Hafidz, Sheva Al
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan iklim merupakan tantangan global yang semakin mendesak, dengan peningkatan efek rumah kaca sebagai salah satu faktor utama yang dipicu oleh aktivitas manusia. Efek rumah kaca, yang sebenarnya merupakan proses alami untuk menjaga suhu Bumi pada tingkat yang layak huni, kini mengalami ketidakseimbangan akibat peningkatan emisi gas rumah kaca seperti karbon dioksida dan metana. Studi ini bertujuan untuk menentukan pemahaman siswa tentang penyebab, dampak, dan upaya mitigasi terkait efek rumah kaca. Data dikumpulkan melalui survei menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada siswa di MTs Hidayatul Ummah di Kabupaten Brebes dan dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memahami bahwa peningkatan gas rumah kaca menyebabkan pemanasan global dan mencairnya es di kutub. Namun, terdapat kesalahpahaman terkait beberapa dampak, seperti hubungan antara efek rumah kaca dan gempa bumi serta kanker kulit. Selain itu, pemahaman tentang hubungan antara efek rumah kaca dan risiko keracunan makanan juga perlu diperkuat. Dalam hal mitigasi, sebagian besar siswa menyadari pentingnya menanam pohon, menggunakan kertas daur ulang, dan menerapkan kebijakan ramah lingkungan. Temuan ini memberikan landasan penting untuk mengembangkan pendidikan lingkungan yang lebih efektif guna meningkatkan kesadaran dan pemahaman generasi muda tentang perubahan iklim dan dampaknya.
ANALISIS PENERAPAN PROSEDUR KESELAMATAN KERJA DI LABORATORIUM IPA SMP NEGERI 4 BANTARBOLANG Harzetti, Devidya; Muhibah, Alya
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan kerja di laboratorium adalah serangkaian tindakan yang perlu dilakukan untuk mencegah kecelakaan, cedera, atau kerusakan selama kegiatan praktikum, serta untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan prosedur keselamatan kerja di laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) SMP Negeri 4 Bantarbolang. Masalah yang diteliti adalah tingkat pemahaman dan sikap siswa terhadap prinsip-prinsip keselamatan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui angket daring menggunakan Google Forms. Instrumen penelitian terdiri dari 15 pertanyaan dengan dua pilihan jawaban, yaitu Setuju dan Tidak Setuju. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX yang berjumlah 36 orang dan telah mengikuti kegiatan praktikum laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum siswa memiliki pemahaman baik mengenai penggunaan alat pelindung diri, pengelolaan limbah, perilaku saat kecelakaan, dan kepatuhan terhadap instruksi guru. Namun, masih ada beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti sikap tenang saat kecelakaan dan larangan makan minum di laboratorium. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan keselamatan kerja di laboratorium sudah cukup baik, tetapi perlu diperkuat melalui pelatihan berkelanjutan, sosialisasi prosedur keselamatan, serta peningkatan budaya kerja yang aman dan disiplin di lingkungan sekolah.
Analisis Sikap dan Perilaku Siswa SMP terhadap Keselamatan Kerja di Laboratorium IPA Nuraeni, Yunan Setyo; Lestari, Fila Dinda Putri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap dan perilaku siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Ngadirojo terhadap keselamatan kerja di laboratorium Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Laboratorium merupakan lingkungan belajar yang memiliki potensi risiko tinggi, sehingga pemahaman dan penerapan prinsip keselamatan sangat penting untuk mencegah kecelakaan dan menciptakan budaya kerja yang aman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan instrumen berupa angket yang terdiri atas pernyataan positif dan negatif. Responden dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII yang telah mengikuti kegiatan praktikum di laboratorium IPA. Aspek yang dianalisis meliputi kesadaran akan bahaya, ketaatan terhadap aturan, kepedulian terhadap lingkungan laboratorium, dan kesiapsiagaan saat darurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum siswa memiliki sikap positif terhadap keselamatan kerja, dengan tingkat ketaatan terhadap aturan dan kesiapsiagaan darurat berada pada kategori sangat baik. Meskipun demikian, aspek kesadaran akan bahaya masih menunjukkan adanya celah pemahaman, terutama terkait pentingnya penggunaan alat pelindung diri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterlibatan aktif guru serta pembelajaran keselamatan yang eksplisit dapat mendorong terbentuknya sikap ilmiah yang bertanggung jawab pada diri siswa. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual dalam menanamkan budaya keselamatan kerja di lingkungan sekolah, khususnya pada kegiatan laboratorium IPA.
Analisis Sikap dan Perilaku terhadap Lingkungan pada Siswa Kelas VIII Mts Puteri Sunniyah Selo Hayati, Iik
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah lingkungan yang terjadi sekarang ini menuntut dunia pendidikan untuk berperan aktif dalam membentuk sikap dan perilaku pro-lingkungan pada generasi muda. Salah satunya dapat melalui program pembiasaan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap dan perilaku terhadap lingkungan siswa kelas VIII di MTs Puteri Sunniyah Selo, yang telah menerapkan program Adiwiyata. Dengan menggunakan metode campuran yang menggabungkan pendekatan kuantitatif deskritif dan wawancara kepada siswa, data diperoleh melalui angket skala Likert 30 responden secara acak dari 2 kelas. Hasil penelitian menunjukkan sikap siswa terhadap lingkungan tergolong baik, terutama pada dimensi pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan disekolah dan pengakuan terhadap hak lingkungan. Akan tetapi, pada sikap dimensi intervensi lingkungan lebih dari 40% siswa yang tidak memiliki sikap positif, karena siswa berpandangan bencana merupakan ketetapan Tuhan dan tidak serta merta diakibatkan oleh aktivitas manusia. Pada aspek perilaku, penerapan perilaku dimensi konservasi energi lebih tinggi, apabila dibandingkan dengan perilaku proaktif ekologi lingkungan. Hal ini disebabkan fasilitas pendukung yang belum memadai dan pembiasaan dari sekolah yang perlu ditingkatkan. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara sikap dan perilaku yang dapat dijembatani melalui penguatan program dan sarana pendukung yang lebih memadai.
Analisis Tingkat Kesadaran Prosedur Keselamatan dan Kesehatatan Kerja (K3) di Laboratorium SMP Negeri 38 Semarang Putri, Nadiya Munika
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kesadaran peserta didik mengenai prosedur tentang K3: Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada Laboratorium IPA SMPN 38 Semarang. Metode kuantitatif digunakan untuk penyebaran angket agar mendapatkan data melalui responden 30 peserta didik kelas VIII B. Angket tersebut terdiri dari 15 pernyataan yang harus dijawab dengan pilihan "Setuju" atau "Tidak Setuju". Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya 79,73% peserta didik yang memiliki kesadaran yang cukup mengenai K3, sementara sebagian besar peserta didik masih kurang memahami prosedur keselamatan yang diperlukan. Temuan ini menunjukkan perlunya peningkatan program edukasi K3 di sekolah untuk memperkuat pemahaman dan kesadaran peserta didik. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya integrasi materi K3 dalam proses pembelajaran penting untuk membuat lingkungan belajar yang lebih aman serta mendukung kesehatan peserta didik.
ANALISIS TINGKAT SUSTAINABILITY CONSCIOUSNESS BIDANG ENVIRONMENT PESERTA DIDIK DI SMPN 3 SEMARANG PADA ASPEK PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU Putra, Aditya Permana
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Krisis lingkungan global yang kian kompleks seperti perubahan iklim dan kerusakan ekosistem mendorong pentingnya penguatan kesadaran keberlanjutan sejak dini, khususnya di kalangan peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat sustainability consciousness peserta didik SMP Negeri 3 Semarang yang ditinjau dari tiga aspek, yaitu pengetahuan, sikap, dan perilaku pada bidang environment. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif melalui metode survei. Sebanyak 60 peserta didik kelas VIII dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel insidental. Instrumen berupa kuesioner daring yang disusun berdasarkan skala Likert dengan kombinasi pernyataan positif dan negatif mengenai isu keberlanjutan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif melalui sistem penskoran, pengelompokan ke dalam tiga kategori (rendah, sedang, dan tinggi), serta perhitungan nilai rata-rata untuk setiap aspek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek pengetahuan berada dalam kategori tinggi dengan rata-rata skor 23,18 dari rentang 6–30. Aspek sikap memiliki rata-rata 15,10 dari rentang 4–20 dan berada dalam kategori sedang. Sementara itu, aspek perilaku memperoleh rata-rata 25,45 dari rentang 7–35, juga dalam kategori sedang dan mendekati tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman peserta didik terhadap isu keberlanjutan tergolong baik, namun belum sepenuhnya tercermin dalam sikap dan tindakan nyata. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun peserta didik telah memiliki pemahaman yang baik terhadap isu keberlanjutan, penerapan sikap dan perilaku nyata terhadap lingkungan masih perlu ditingkatkan melalui strategi pendidikan berbasis aksi langsung dan partisipasi aktif dalam kegiatan lingkungan di sekolah.
ANALISIS KETERAMPILAN KOLABORASI SEBAGAI KOMPONEN DARIKETERAMPILAN ABAD 21 PADA SISWA KELAS VII G MTs NU NURUL HUDA KUDUS Nita , Fisca Rahma
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pendidikan di abad ke-21 menuntut peserta didik memiliki keterampilan esensial seperti kolaborasi, komunikasi, kreativitas, dan berpikir kritis (4C). Di antara keterampilan tersebut, kolaborasi menjadi kunci penting dalam mendukung proses pembelajaran aktif dan relevan dengan kehidupan sosial serta dunia kerja masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan kolaborasi pada peserta didik kelas VII G MTs NU Nurul Huda Kudusserta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangannya. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini dengan pengumpulan data melalui angket berbasis skala Likert terhadap 32 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik menunjukkan sikap kolaboratif pada kategori “Sering”, terutama dalam aspek komunikasi sopan, toleransi terhadap perbedaan, dan keterlibatan dalam diskusi. Namun, masih terdapat kelemahan dalam aspek refleksi dan penyimpulan hasil diskusi kelompok, yang memerlukan intervensi guru lebih lanjut. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi pembelajaran yang terstruktur dan lingkungan belajar yang mendukung untuk menumbuhkan keterampilan kolaborasi secara optimal sebagai bagian dari kompetensi abad 21.
PENDIDIKAN LINGKUNGAN BERBASIS PROYEK DALAM IPA SMP UNTUK MENINGKATKAN AKSI NYATA SISWA TERHADAP ISU LINGKUNGAN Maratawaty, Nuvya Angella
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan lingkungan di tingkat SMP memiliki peran penting dalam membentuk kesadaran dan aksi nyata siswa terhadap isu lingkungan. Namun, pembelajaran IPA selama ini masih banyak bersifat teoritis dan kurang menstimulasi keterlibatan siswa secara aktif. Artikel ini bertujuan mengkaji potensi penerapan Project-Based Learning (PjBL) sebagai pendekatan pembelajaran yang dapat meningkatkan aksi nyata siswa terhadap isu lingkungan melalui pembelajaran IPA. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif melalui telaah terhadap publikasi ilmiah dan kebijakan pendidikan relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa PjBL mampu menghubungkan konsep IPA dengan konteks lingkungan nyata, meningkatkan motivasi belajar, serta membentuk karakter peduli lingkungan. Tantangan penerapan seperti keterbatasan kompetensi guru dan sarana prasarana juga perlu mendapat perhatian serius. Studi ini merekomendasikan penguatan kapasitas guru dan kolaborasi sekolah dengan komunitas sebagai strategi implementasi PjBL yang efektif dalam pendidikan lingkungan di SMP.
INTEGRASI PROJECT-BASED LEARNING (PJBL) MELALUI MEDIA SOSIAL DALAM PENDIDIKAN LINGKUNGAN UNTUK MENUMBUHKAN SIKAP RAMAH LINGKUNGAN SISWA SMP Adistiana, Fibri
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan lingkungan berperan penting dalam membentuk kesadaran dan sikap ramah lingkungan pada siswa. Namun, metode pembelajaran konvensional sering kurang menarik dan minim keterlibatan aktif siswa dalam menyelesaikan permasalahan nyata. Artikel ini membahas strategi integrasi Project-Based Learning (PjBL) melalui media sosial sebagai metode inovatif dalam pendidikan lingkungan di tingkat SMP. Metode yang digunakan adalah literature review, yang menganalisis konsep PjBL, pemanfaatan media sosial dalam pembelajaran, serta dampaknya terhadap sikap siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa platform seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan WhatsApp dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran berbasis proyek. Media sosial memungkinkan siswa untuk mendokumentasikan dan membagikan proyek lingkungan mereka secara interaktif. Integrasi PjBL berbasis media sosial juga mendukung keterampilan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi (4C). Dengan strategi implementasi yang tepat, pendekatan ini berpotensi menjadi solusi efektif dalam menumbuhkan sikap ramah lingkungan siswa.
KOMIK SAINS BERBASIS BARCODE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN IPA TERKAIT ISU PEMANASAN GLOBAL Kismawati, Dewi Nakiya; Alam, Naufal Guntur
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanasan global merupakan salah satu isu lingkungan yang mendesak di abad ke-21, namun kesadaran siswa terhadap isu ini masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemahaman siswa terhadap konsep-konsep sains yang abstrak serta metode pembelajaran yang kurang menarik dan tidak kontekstual. Komik sains digunakan sebagai media pembelajaran yang inovatif karena mampu menyampaikan materi secara visual dan naratif, sehingga mempermudah siswa dalam memahami konsep yang kompleks. Seiring berkembangnya teknologi, komik sains dapat dikembangkan lebih lanjut melalui integrasi dengan barcode atau QR code, yang memungkinkan siswa mengakses konten digital tambahan seperti video, animasi, dan kuis interaktif. Komik sains berbasis barcode menjadi solusi kreatif untuk menyampaikan materi pemanasan global secara menyenangkan, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik era digital. Artikel ini disusun secara konseptual berdasarkan studi literatur untuk menjelaskan bagaimana media komik sains berbasis barcode dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran lingkungan siswa, khususnya dalam konteks pemanasan global.

Page 10 of 13 | Total Record : 125


Filter by Year

2025 2025