cover
Contact Name
Wiwik Saidatur Rolianah
Contact Email
wiwik@steikassi.ac.id
Phone
+6285829626513
Journal Mail Official
jurnal.saujana@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pemuda No.75, Bunderan, Kec. Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61153
Location
Kab. gresik,
Jawa timur
INDONESIA
SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah
ISSN : -     EISSN : 27235289     DOI : https://doi.org/10.59636/saujana.v4i01.60
The Saujana Journal is a journal that contains articles in the form of research results from Islamic Banking and Islamic Economics.
Articles 104 Documents
Analisis Kesehatan Keuangan Bank Jatim Syariah Menggunakan Metode RGEC: Dampak Tranformasi Digital pada Periode 2021 – 2024 Dwi Nur Aini, Intan; Lintang Yudhanti, Ashari
SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Vol 8 No 1 (2026): SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah
Publisher : STEI Kanjeng Sepuh Gresik Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59636/saujana.v8i1.425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana tingkat kesehatan keuangan Bank Jatim Syariah selama tahun 2021–2024 dengan menggunakan metode RGEC (Risk Profile, Good Corporate Governance, Earnings, and Capital) dalam konteks transformasi digital perbankan syariah. Pendekatan ini digunakan untuk menilai sejauh mana kemampuan bank dalam menjaga stabilitas dan kinerja keuangannya seiiring dengan perubahan sistem layanan digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan dan publikasi resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan Bank Jatim Syariah berada dalam kondisi sehat hingga sangat sehat. Aspek Risk Profile menunjukkan nilai Non Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) dalam kategori sehat, sementara aspek Good Corporate Governance (GCG) mengalami perbaikan dengan menurunnya Posisi Devisa Neto (PDN). Aspek Earnings menunjukkan efisiensi operasional yang baik dengan rasio BOPO di bawah 80% dan peningkatan rasio ROA, ROE, serta Net Imbalan (NI). Aspek Capital mencerminkan permodalan yang sangat kuat dengan nilai Capital Adequacy Ratio (CAR) di atas 20%. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa transformasi digital berkontribusi positif terhadap kinerja keuangan dan tata kelola Bank Jatim Syariah, meskipun tetap diperlukan penguatan dalam manajemen risiko pembiayaan di masa mendatang.
Does Corporate Social Responsibility Drive Customer Loyalty in Islamic Banking? Evidence from Bank Syariah Indonesia Adrian, Muhammad Adi
SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Vol 8 No 1 (2026): SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah
Publisher : STEI Kanjeng Sepuh Gresik Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59636/saujana.v8i1.451

Abstract

In recent years, customer preferences have shifted towards more sustainable business practices as awareness of social and environmental issues has increased. This study aims to analyze the influence of Corporate Social Responsibility (CSR) on customer loyalty and to examine the mediating role of company reputation, customer satisfaction, and customer trust in the Islamic banking sector. This study uses a quantitative approach with a survey method of 273 customers of Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Demak Sultan Fattah. The data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM). The results show that CSR has a positive and significant effect on corporate reputation and customer trust, but does not have a significant effect on customer satisfaction. Corporate reputation and customer trust were found to have a positive and significant effect on customer loyalty, while customer satisfaction did not have a significant effect on loyalty. In addition, the mediation test results showed that corporate reputation and customer trust significantly mediated the relationship between CSR and customer loyalty, while customer satisfaction did not play a mediating role. These findings confirm that customer loyalty in Islamic banking is more influenced by trust and institutional reputation than by service satisfaction alone. This study has important implications for strengthening CSR strategies oriented towards building trust and reputation in the Islamic banking industry. theory and practice in the banking industry.
Peran Zakat Terhadap Ketimpangan Pendapatan: Analisis Data Panel Tingkat Kabupaten/Kota di Jawa Timur Wahyu Rozaki, Dimas
SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Vol 8 No 1 (2026): SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah
Publisher : STEI Kanjeng Sepuh Gresik Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59636/saujana.v8i1.452

Abstract

Ketimpangan pendapatan masih menjadi permasalahan utama pembangunan ekonomi daerah, termasuk di Provinsi Jawa Timur yang memiliki disparitas ekonomi antar kabupaten/kota yang cukup tinggi. Dalam perspektif ekonomi Islam, zakat dipandang sebagai instrumen redistribusi yang berpotensi menurunkan ketimpangan pendapatan melalui mekanisme transfer kekayaan dari kelompok berpendapatan tinggi kepada kelompok berpendapatan rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran zakat terhadap ketimpangan pendapatan pada tingkat kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah regresi data panel dengan mengkombinasikan data lintas wilayah dan runtut waktu. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah ketimpangan pendapatan yang diproksikan dengan koefisien Gini, sedangkan variabel independen utama adalah zakat, serta memasukkan sejumlah variabel kontrol ekonomi. Hasil estimasi menunjukkan bahwa secara simultan, semua variabel bebas memiliki pengaruh signifikan terhadap ketimpangan pendapatan. Selanjutnya zakat memiliki peran dalam memengaruhi tingkat ketimpangan pendapatan antar kabupaten/kota. Temuan ini mengindikasikan bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen ibadah, tetapi juga memiliki dimensi sosial-ekonomi yang relevan dalam mendukung pemerataan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, optimalisasi pengelolaan zakat di tingkat daerah menjadi penting sebagai bagian dari upaya pengurangan ketimpangan pendapatan dan pembangunan ekonomi yang inklusif.
Risk Analysis of Murabahah Financing in Barokah Business Capital Products at BMT UGT Sidogiri: A Sharia Microfinance Risk Management Perspective Nazia, Zumrotun
SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah Vol 8 No 1 (2026): SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah
Publisher : STEI Kanjeng Sepuh Gresik Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59636/saujana.v8i1.456

Abstract

BMT UGT Sidogiri, as a non-bank financial institution operating based on sharia principles, has an obligation to implement risk management in order to minimize potential risks in a measurable and effective manner. Risk management includes establishing risk analysis policies and procedures, determining risk limits, and implementing the process of identifying, measuring, controlling, and monitoring risks. This study aims to analyze the risks of murabahah financing in the Modal Usaha Barokah product and to examine the role model of risk management applied by BMT UGT Sidogiri Capem Karangploso. This research is a qualitative study using a case study approach at BMT UGT Sidogiri Capem Karangploso. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. The validity of the data was then checked using triangulation techniques. The research results indicate that the Murabahah Financing Risk Analysis process conducted by BMT is not comprehensive, which will certainly have a negative impact on the organization or institution, as well as on financing profitability. This also gives rise to various types of unwanted risks and losses. The incomprehensive implementation of risk management is caused by a lack of human resources (HR) knowledge regarding Islamic financial transactions and a lack of oversight by the Sharia Supervisory Agency (DPS) in overseeing the financing process.

Page 11 of 11 | Total Record : 104