cover
Contact Name
Johan Budhiana
Contact Email
lppmjurnalhs@stikesmi.ac.id
Phone
+6281341480791
Journal Mail Official
lppmjurnalhs@stikesmi.ac.id
Editorial Address
Jl. Karamat No.36, Karamat, Kec. Gunung Puyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat 43122
Location
Kota sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Health Society
ISSN : 22523642     EISSN : 29887062     DOI : -
Core Subject : Health,
Fokus utama bidang kesehatan dan lingkup meliputi kebidanan dan keperawatan, medikal bedah, keperawatan anak, keperawatan komunitas, keperawatan keluarga, keperawatan gerontik, keperawatan jiwa dan manajemen keperawatan
Articles 61 Documents
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN KOPING INDIVIDU DENGAN KEPATUHAN DIET PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI RUANG PENYAKIT DALAM RSUD PALABUHANRATU KABUPATEN SUKABUMI Emmi Sri Ramdany
Jurnal Health Society Vol. 10 No. 2 (2021): JURNAL HEALTH SOCIETY - OKTOBER 2021
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan meningkatnya kadar glukosa darah. Dukungan keluarga adalah bantuan yang diberikan oleh anggota keluarga lain sehingga memberikan kenyamanan fisik dan psikologis. Mekanisme koping adalah upaya yang diarahkan untuk mengelolah stres. Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel dengan Totaly Sampling. Analisis data menggunakan chi square. Hasil penelitian ini menjukkan terdapat hubungan dukungan keluarga dan koping individu dengan kepatuhan diet pasien DM tipe II di ruang penyakit dalam RSUD Palabuanratu Kabupaten Sukabumi dengan p-value = 0,000. Diharapkan pihak rumah sakit untuk meningkatkan kepatuhan pasien DM tipe II terhadap program diet 3J serta program peningkatan dukungan keluarga dan mekanisme koping adapatif. Kata Kunci : Dukungan keluarga, Mekanisme Koping, Kepatuhan diet, DM tipe II.
PENGARUH TERAPI MUROTAL TERHADAP KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI KATARAK DI RUANG RAWAT INAP BEDAH RSU JAMPANG KULON PROVINSI JAWA BARAT Wanti Novianti
Jurnal Health Society Vol. 10 No. 2 (2021): JURNAL HEALTH SOCIETY - OKTOBER 2021
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kebutaan di indonesia saat ini mencapai 1,5%, dimana angka tersebut merupakan yang tertinggi di Asia dan posisi ke-dua di dunia. Tindakan operasi adalah salah satu cara untuk mengatasi kebutaan tersebut, tindakan operasi ternyata menimbulkan efek kecemasan bagi pasien. Perlu adanya intervensi seperti terapi Murotal . Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Pengaruh Terapi Murotal Terhadap Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Katarak. Murotal Al-Qur’an adalah suatu terapi relaksasi untuk membuat relaks dan tenang tubuh, dalam mengalihkan perasaan seperti perasaan cemas dan gelisah. Kecemasan merupakan respons dari proses kehilangan atau tertimpa suatu masalah yang sedang terjadi maupun sudah terjadi. Jenis penelitian Quasi Experiment. Sampel 17 orang. Pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling. Pengambuilan Data Menggunakan Zung Self- Rating Anxiety Rating Scale (ZSAS) dan Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan median pre-test post-test (50.00-39.00), terdapat Pengaruh Terapi Murotal Terhadap Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Katarak dengan nilai (p-value 0,001) nilai median menunjukkan hasil bahwa nilai kecemasan sebelum (pre-test) dilakukan Terapi Murotal adalah sebesar 39 sesudah dilakukan terapi adalah sebesar 50. Kesimpulan, terdapat Pengaruh Terapi Murotal Terhadap Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Katarak. Diharapkan hasil penelitian dapat dijadikan salah satu bentuk intervensi keperawatan mandiri dan dibuat SOP resmi untuk mengatasi kecemasan pasien yang akan menjalani operasi katarak Kata Kunci : Terapi Murotal, Kecemasan, Pre Operasi
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN DM DI POLI PENYAKIT DALAM RSUD. R. SYAMSUDIN, S.H. KOTA SUKABUMI Reni Anggraeni
Jurnal Health Society Vol. 11 No. 1 (2022): JURNAL HEALTH SOCIETY - APRIL 2022
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan dalam jangka panjang. Dukungan keluarga adalah bantuan yang diberikan anggota keluarga yang meliputi dukungan penilaian, instrumental, informasional dan emosional. Kepatuhan minum adalah perilaku pasien sesuai dengan ketentuan yang diberikan oleh profesional kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien DM. Jenis penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan Cross sectional. Populasi berjumlah 134 orang dan sampel sebanyak 100 orang dengan menggunakan Accidental sampling. Analisis data menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien DM di Poli Penyakit Dalam RSUD R Syamsuddin, SH. Kota Sukabumi dengan p-value = 0,000. Diharapkan pihak Rumah Sakit dapat meningkatkan promosi kesehatan dan konseling, serta pendidikan kesehatan khususnya mengenai dukungan keluarga serta kepatuhan minum obat bagi penderita penyakit diabetes melitus. Kata Kunci : Dukungan Keluarga, Kepatuhan Minum Obat , DM
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP SISWA TERHADAP SEKS BEBAS KELAS X & XI DI SMAN 1 CIKEMBAR KECAMATAN CIKEMBAR KABUPATEN SUKABUMI Elisya Handayani Sodikin; Eka Fauzia Laila
Jurnal Health Society Vol. 11 No. 1 (2022): JURNAL HEALTH SOCIETY - APRIL 2022
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah perilaku seksual pada masa remaja salah satu bentuk perilaku seksual pranikah remaja ialah seks bebas. Ada beberapa penyebab yang dapat mempengaruhi terjadinya seks bebas yaitu kurangnya pengetahuan dan sikap. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap remaja tentang seks bebas. Pengetahuan merupakan fakta atau informasi yang kita anggap benar dan terjadi setelah orang melakukan pengindraan terhadap suatu objek tertentu melalui panca indra manusia. Sikap remaja terhadap seks bebas berupa respon seksual yang diberikan oleh remaja setelah melihat, mendengar atau membaca informasi berbau pornografi. Desain penelitian adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah Siswa kelas X & XI dengan sampel sebanyak 235 responden menggunakan total sampling dengan sampling jenuh. Analisis statistika mengguakan Chi Square P<0,05. Hasil penelitian, sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang dan sikap negatif (mendukung) tentang seks bebas dengan PValue= 0,000. Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja terhadap seks bebas. Simpulan terdapat hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja terhadap seks bebas. Disarankan kepada puskesmas Cikembar untuk melakukan kegiatan penyuluhan Kesehatan tentang seks bebas. Kata Kunci : Pengetahuan, Seks bebas, Sikap remaja
HUBUNGAN PERUBAHAN FUNGSI SEKSUALITAS DENGAN FREKUENSI HUBUNGAN SEKSUAL PADA LANSIA WANITA USIA 45-59 TAHUN DI KELURAHAN TIPAR WILAYAH KERJA PUSKESMAS TIPAR KOTA SUKABUMI Nuur Octascriptiriani; Kusuma Putri
Jurnal Health Society Vol. 11 No. 1 (2022): JURNAL HEALTH SOCIETY - APRIL 2022
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesehatan pada lansia wanita mengenai kesehatan reproduksi salah satunya penurunan fungsi organ reproduksi. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan perubuhan fungsi seksualitas dengan frekunsi hubungan seksual pada lansia Wanita usia 45-59 tahun di kelurahan tipar wilayah kerja puskesmas tipar kota sukabumi. Desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah lansia wanita usia 45-59 tahun dengan jumlah sampel 285 lansia wanita dengan cluster random sampling. Uji hipotesis menggunakan chi-square. Hasil penelitian, sebagian besar mengalami disfungsi seksual sebanyak 188 orang (72,3%) dan tidak aktif melakukan hubungan seksual sebanyak 137 orang (52,7%). Terdapat hubungan antara perubahan fungsi seksualitas dengan frekuensi hubungan seksual pada lansia wanita usia 45-59 tahun dengan Chi Square P value =0,000. Simpulan terdapat hubungan antara fungsi seksualitas dengan frekuensi hubungan seksual pada lansia wanita usia 45-59 tahun di Kelurahan Tipar Wilayah Kerja Puskesmas Tipar Kota Sukabumi. Disarankan kepada puskesmas Tipar untuk melakukan konseling mengenai sistem reproduksi serta konseling mengenai aktivitas seksual pada lansia, karena aktivitas seksual pada lansia merupakan kebutuhan dasar yang bertujuan untuk menjaga keharmonisan keluarga. Kata Kunci : Perubahan, Fungsi Seksualitas, Frekuensi Hubungan Seksualitas
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STRESS PADA ANAK DENGAN METODE BELAJAR MEDIA DARING PADA MASA PANDEMIK DI SDN JAYA MULYA 1 KABUPATEN KARAWANG PADA MASA PANDEMIK TAHUN 2021 Ratih Bayuningsih; Fajar Sidik
Jurnal Health Society Vol. 11 No. 1 (2022): JURNAL HEALTH SOCIETY - APRIL 2022
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stres pada siswa adalah kondisi yang terjadi ketika terdapat tekanan di sekolah yang membuat siswa merasa terbebani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan stress pada siswa yang bersekolah dengan media daring di masa pandemi covid-19 di SDN Jayamulya 1 Kab. Karawang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan Cross Sectional dengan jumlah populasi 57 responden dan sampel yang digunakan 57 responden. Hasil penelitian ini terdapat hubungan antara faktor tekanan berprestasi tinggi dengan stres dengan nilai p-value 0.022 < 0.05, faktor jadwal yang padat dengan stres dengan nilai p-value 0.012 < 0.05, faktor prestasi akademik dengan stres dengan nilai p-value 0.000 <0.05, faktor tuntutan fisik dengan stres dengan nilai p-value 0.036 < 0.05, faktor tuntutan tugas dengan stres dengan nilai p-value 0.025 < 0.05, faktor tuntutan peran dengan stres dengan nilai p-value 0.000 < 0.05 dan faktor tuntutan interpersonal dengan stres dengan nilai p-value 0.004 < 0.05. Kata Kunci : Tekanan Berprestasi Tinggi, Jadwal Yang Padat, Prestasi Akademik, Tuntutan Fisik, Tuntutan Tugas, Tuntutan Peran, Tuntutan Interpersonal.
PENGARUH TERAPI MUROTAL TERHADAP KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI KATARAK DI RUANG RAWAT INAP BEDAH RSU JAMPANG KULON PROVINSI JAWA BARAT Wanti Novianti
Jurnal Health Society Vol. 11 No. 1 (2022): JURNAL HEALTH SOCIETY - APRIL 2022
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kebutaan di indonesia saat ini mencapai 1,5%, dimana angka tersebut merupakan yang tertinggi di Asia dan posisi ke-dua di dunia. Tindakan operasi adalah salah satu cara untuk mengatasi kebutaan tersebut, tindakan operasi ternyata menimbulkan efek kecemasan bagi pasien. Perlu adanya intervensi seperti terapi Murotal. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Pengaruh Terapi Murotal Terhadap Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Katarak. Murotal Al-Qur’an adalah suatu terapi relaksasi untuk membuat relaks dan tenang tubuh, dalam mengalihkan perasaan seperti perasaan cemas dan gelisah. Kecemasan merupakan respons dari proses kehilangan atau tertimpa suatu masalah yang sedang terjadi maupun sudah terjadi. Jenis penelitian Quasi Experiment. Populasi penelitian adalah pasien pre operasi katarak dengan Sampel 17 orang. Pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling. Pengambilan Data Menggunakan Zung Self-Rating Anxiety Rating Scale (ZSAS) dan Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan median pre-test post-test (50.00-39.00), terdapat Pengaruh Terapi Murotal Terhadap Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Katarak dengan nilai (p-value 0,001) nilai median menunjukkan hasil bahwa nilai kecemasan sebelum (pre-test) dilakukan Terapi Murotal adalah sebesar 39 sesudah dilakukan terapi adalah sebesar 50. Kesimpulan, terdapat Pengaruh Terapi Murotal Terhadap Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Katarak. Diharapkan hasil penelitian dapat dijadikan salah satu bentuk intervensi keperawatan mandiri dan dibuat SOP resmi untuk mengatasi kecemasan pasien yang akan menjalani operasi katarak. Kata Kunci : Terapi murotal, Kecemasan, Pre Operasi Katarak
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TABLET FE DENGAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI TABLET FE DI KELURAHAN SELABATU WILAYAH KERJA PUSKESMAS SELABATU KOTA SUKABUMI Wina Chairunnisa; Fanny Sukmasary
Jurnal Health Society Vol. 11 No. 1 (2022): JURNAL HEALTH SOCIETY - APRIL 2022
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan adalah peristiwa yang terjadi pada seorang perempuan. Pemberian tablet fe (90 tablet) di ibu hamil dari aturan wajib dikonsumsi setiap hari menggunakan tujuan mengurangi angka kurang darah pada ibu hamil. Salah satu faktor yang mensugesti kepatuhan yaitu pengetahuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil tentang tablet fe dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet fe di Kelurahan Selabatu wilayah Kerja Puskesmas Selabatu Kota Sukabumi. Pengetauan artinya akibat “memahami” seseorang dari hasil penginderaan. Kepatuhan berasal dari kata patuh artinya senang serta taat pada perintah atau aturan, dan berdisiplin. ibu hamil adalah seorang perempuan yang mengandung janin selama 280 hari (40 minggu). Jenis penelitian adalah korelasional dengan menggunakan pendekatan crosssectional. Populasi dalam penelitian ibu hamil dengan sampel berjumlah 130 orang dengan teknik Cluster Random Sampling. Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden berpengetahuan baik tentang tablet Fe sebanyak 104 (80.0%) dan patuh mengkonsumsi tablet Fe sebanyak 85 (65.4%). Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil tentang tablet Fe dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet Fe dengan Pvalue =0,001. Simpulan terdapat hubungan pengetahuan ibu hamil tentang tablet fe dengan kepatuhan mengkonsumsi tablet fe. Upaya yang dapat dilakukan oleh puskesmas adalah dengan memberikan edukasi terkait pentingnya mengkonsumsi tablet fe untuk ibu hamil untuk mencegah terjadinya anemia. Kata Kunci : Pengetahuan, Tablet Fe, Kepatuhan Mengkonsumsi Tablet Fe
PENGARUH DUKUNGAN SUAMI, MOTIVASI DAN SELF EFICACY TERHADAP KEPATUHAN DALAM PEMERIKSAAN ANC (ANTENATAL CARE) DI KELURAHAN NANGELENG WILAYAH KERJA PUSKESMAS NANGELENG Eka Fauzia Laila
Jurnal Health Society Vol. 11 No. 1 (2022): JURNAL HEALTH SOCIETY - APRIL 2022
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepatuhan ibu dalam kunjungan antenatal care (ANC) merupakan ketaatan dalam melakukan kunjungan kepelayanan kesehatan oleh ibu hamil sesuai dengan saran dari petugas kesehatan dengan standar yang sudah di tetapkan yaitu minimal 4 kali dalam masa kehamilan dapat dipengaruhi oleh dukungan suami, motivasi serta self efficacy. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh dukungan suami, motivasi, dan self efficacy terhadap kepatuhan dalam pemeriksaan antenatal care (ANC) pada Ibu Hamil. Antenatal Care adalah pengawasan kehamilan untuk mengetahui kesehatan umum ibu, menegakkan secara dini penyakit penyerta, komplikasi, dan menetapkan resiko kehamilan (resiko tinggi, resiko meragukan dan resiko rendah). Desain penelitian adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah ibu hamil dengan sampel 30 orang ibu hamil dengan Total Sampling. Hasil penelitian, analisis koefisien regresi linier berganda terdapat pengaruh yang signifikan ketiga variabel dukungan suami, motivasi dan self efficacy terhadap kepatuhan dalam pemeriksaan ANC (Antenatal Care). Hal ini ditunjukkan dengan nilai p-value (sig.) pada uji koefisien regresi bernilai 0,000 nilai ini kurang 0.05 Terdapat pengaruh dukungan suami, motivasi, dan self efficacy terhadap kepatuhan dalam pemeriksaan antenatal care (ANC) pada Ibu Hamil. Simpulan terdapat pengaruh secara simultas pengaruh dukungan suami, motivasi dan self efficacy terhadap kepatuhan dalam pemeriksaan ANC (Antenatal Care). Diharapkan untuk meningkatkan pendidikan kesehatan dan promosi kesehatan terkait kepada ibu hamil, suami dan keluarga betapa pentingnya pemeriksaan kehamilan atau ANC (Antenatal Care) yang di dukung oleh dukungan suami, motivasi dan self efficay yang baik, agar ibu sehat serta bayi selamat untuk menurunkan resiko masalah pada kehamilan ibu. Kata Kunci : Dukungan Suami, Motivasi, Self Efficacy, Kepatuhan, Antenatal Care (ANC)
HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA PASIEN TENTANG TUBERKULOSIS PARU DENGAN PERILAKU KELUARGA PASIEN DALAM UPAYA PENCEGAHAN TUBERKULOSIS PARU DI RUANG POLI PENYAKIT PARU RSUD PALABUHAN RATU KABUPATEN SUKABUMI Rizal Paisal
Jurnal Health Society Vol. 11 No. 1 (2022): JURNAL HEALTH SOCIETY - APRIL 2022
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga adalah salah satu faktor yang dapat membantu mencegahan penularan Tuberkulosis paru, selain itu keluarga juga sangat berperan penting terhadap kesuksesan pengobatan pasien tuberculosis paru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan keluarga pasien tentang tuberkulosis paru dengan perilaku keluarga pasien dalam upaya pencegahan tuberkulosis paru di ruang poli penyakit paru RSUD palabuhan ratu kabupaten sukabumi. Pengetahuan adalah suatu hasil dari rasa keingintahuan melalui proses sensoris. Perilaku adalah merupakan suatu bentuk reaksi atau evaluasi perasaan respon tertutup seseorang terhadap stimulus atau objek tertentu. Jenis penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi 87 orang dengan sampel 71 orang. Pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling. Seluruh instrumen dinyatakan valid dan reliabel Pengambilan data menggunakan kuisioner dan analisis statistik menggunakan chi kuadrat. Hasil penelitian sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik dan perilaku negatif terhadap upaya pencegahan tuberkulosis. Serta terdapat hubungan pengetahuan keluarga pasien tentang tuberkulosis paru dengan perilaku keluarga pasien dalam upaya pencegahan tuberkulosis paru dengan p-value 0,000. Kesimpulan, terdapat hubungan pengetahuan keluarga pasien tentang tuberkulosis paru dengan perilaku keluarga pasien dalam upaya pencegahan tuberkulosis paru. Diharapkan dapat meningkatkan dan mempertahankan mutu pelayanan atau program yang telah diberikan kepada keluarga dan pasien TB paru serta meningkatkan penyuluhan tentang pencegahan terkait TB paru. Kata Kunci : Pengetahuan, Keluaga, Perilaku, Tuberkulosis Paru