cover
Contact Name
Johan Budhiana
Contact Email
lppmjurnalhs@stikesmi.ac.id
Phone
+6281341480791
Journal Mail Official
lppmjurnalhs@stikesmi.ac.id
Editorial Address
Jl. Karamat No.36, Karamat, Kec. Gunung Puyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat 43122
Location
Kota sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Health Society
ISSN : 22523642     EISSN : 29887062     DOI : -
Core Subject : Health,
Fokus utama bidang kesehatan dan lingkup meliputi kebidanan dan keperawatan, medikal bedah, keperawatan anak, keperawatan komunitas, keperawatan keluarga, keperawatan gerontik, keperawatan jiwa dan manajemen keperawatan
Articles 61 Documents
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN MOTIVASI IBU DENGAN KEPATUHAN IBU DALAM PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI Sri Janatri; Dea Kartika; Rosliana Dewi; Lia Novianty
Jurnal Health Society Vol. 11 No. 2 (2022): JURNAL HEALTH SOCIETY - OKTOBER 2022
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga merupakan sumber dukungan yang penting bagi ibu. Adanya dukungan keluarga dan motivasi dapat mempengaruhi ibu dalam mengikut-sertakan anaknya dalam pemberian imunisasi. Tujuannya untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan motivasi ibu dengan kepatuhan ibu dalam pemberian imunisasi dasar pada bayi. Desain penelitian korelasional dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ibu di Kelurahan Palabuhanratu Wilayah Kerja Puskesmas Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi dan sampel 245 ibu yang memiliki bayi dengan teknik total sampling. Uji validitas menggunakan person product moment dengan hasil semua valid karena nilai P <0,05. Uji reliabilitas pada variable dukungan yaitu 0,888 dan variable motivasi nilai r yaitu 0,948. Analisis statistik analisa univariat dengan distribusi frekuensi dan presentase setiap kategori, analisa bivariat menggunakan uji chi-squere. Hasil penelitian didapatkan p-value =0,000. Terdapat hubungan dukungan keluarga dan motivasi ibu dengan kepatuhan ibu dalam pemberian imunisasi dasar pada bayi di Kelurahan Palabuhanratu Wilayah Kerja Puskesmas Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi. Disarankan responden dapat meningkatkan kesadaran terhadap kepatuhan dalam mengikutsertakan anaknya dalam pemberian imunisasi, dan pentingnya dukungan keluarga dan motivasi ibu dalam meningkatkan kepatuhan pemberian imunisasi pada anak. Kata Kunci : Dukungan Keluarga, Imunisasi, Kepatuhan, Motivasi
STRATEGI KOPING KELUARGA KORBAN BENCANA TANAH LONGSOR DI DESA SINARESMI KECAMATAN CISOLOK KABUPATEN SUKABUMI Lia Novianty
Jurnal Health Society Vol. 11 No. 2 (2022): JURNAL HEALTH SOCIETY - OKTOBER 2022
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jawa Barat merupakan wilayah dengan tingkat ancaman bencana alam yang sangat tinggi termasuk bencana tanah longsor. Bencana tanah longsor menimbulkan gangguan pada kehidupan keluarga korban bencana terutama masalah psikologis. Setiap keluarga harus mampu mengatasi trauma pada korban bencana melalui strategi koping. Tujuan penelitian mengetahui strategi koping yang digunakan keluarga korban bencana tanah longsor. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Populasi adalah keluarga korban bencana longsor di Desa Sinaresmi Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi dengan melibatkan informan sebanyak 10 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi, observasi dan wawancara. Keabsahan data meliputi ketekunan pengamat, triangulasi, diskusi teman sejawat. Teknik analisis data mengacu kepada Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukan strategi koping yang digunakan keluarga korban bencana tanah longsor sebagian besar berorientasi pada bentuk konfrontatif, bentuk kontrol diri, bentuk pengalihan serta bentuk lari dan menghindar. Problem Focused Coping keluarga korban bencana tanah longsor sudah terlaksana dengan baik. Dengan emotion focused coping keluarga korban berfokus pada positive reappraisal. Simpulan, strategi koping keluarga korban dengan emotion focused coping berfokus pada positive reappraisal. Diharapkan masyarakat korban bencana lebih siap menghadapi kemungkinan kejadian yang lebih buruk dengan melakukan strategi koping yang baik. Kata Kunci : Bencana Tanah Longsor, Strategi koping
PENGARUH STRES KERJA, BEBAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH JAMPANG KULON PROVINSI JAWA BARAT Femy Melia Rahmawati
Jurnal Health Society Vol. 11 No. 2 (2022): JURNAL HEALTH SOCIETY - OKTOBER 2022
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan keperawatan merupakan pelayanan utama dari pelayanan kesehatan. Untuk mendorong kinerja yang baik, perawat profesional perlu memiliki kepuasan kerja yang tinggi yang dipengaruhi oleh stress kerja, beban kerja, dan lingkungan kerja. Tujuan penelitian, mengetahui pengaruh stres kerja, beban kerja dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja perawat. Jenis penelitian ini korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian, perawat pelaksana di ruang rawat inap RSUD Jampang Kulon dengan sampel 120 orang menggunakan total sampling. Hasil uji validitas dinyatakan valid dan hasil uji reliabilitas dinyatakan kuat, mengacu pada penelitian sebelumnya. Analisis statistik menggunakan regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian, variabel berikut berpengaruh terhadap kepuasan kerja perawat yaitu stress kerja (p: 0,000, b: -0,908, R2: 0,360), beban kerja (p: 0,000, b: -0,189, R2: 0,182), lingkungan kerja (p: 0,000, b: 0,373, R2: 0,275). Secara simultan ketiga variabel tersebut mempengaruhi kepuasan kerja perawat (p-value anova: 0,000, R2: 0,498, dengan persamaan Y = 58,270 + (-0,587)X1 + (-0,127)X2 + 0,240X3 Ɛ). Kesimpulan, stress kerja, beban kerja, lingkungan kerja berpengaruh terhadap kepuasan kerja perawat. Saran, perawat dapat melakukan manajemen stress, membuat prioritas kerja, menciptakan lingkungan kerja kondusif. Kata Kunci : Beban Kerja, Lingkungan Kerja, Stress Kerja, Kepuasan Kerja Perawat
PENGARUH PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA TERHADAP GAYA HIDUP REMAJA DI SMK PGRI 1 KOTA SUKABUMI Ai Ana Rosdiana
Jurnal Health Society Vol. 11 No. 2 (2022): JURNAL HEALTH SOCIETY - OKTOBER 2022
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia dapat terjadi pada remaja yang banyak disebabkan karena gaya hidup yang tidak sehat Demi tercapainya gaya hidup yang sehat pada remaja tentu harus didukung oleh peranan faktor lain, salah satunya ialah pengetahuan tentang anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan tentang anemia terhadap gaya hidup remaja. Jenis penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja di SMK PGRI 1 Kota Sukabumi, dengan sampel 75 remaja menggunakan proposional random sampling. Hasil uji validitas dinyatakan valid dan hasil uji reliabilitas dinyatakan kuat, mengacu pada penelitian sebelumnya. Analisis statistik menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian didapatkan Y = 5,229 + (0,407)X + ε, dan p-value = 0,000 < 0,05 yang berarti H0 ditolak. Kesimpulan, terdapat pengaruh pengetahuan tentang anemia terhadap gaya hidup remaja. Diharapkan pemegang program dapat melakukan kegiatan pendidikan, terutama penyuluhan tentang gaya hidup sehat serta membiasakan hidup sehat agar terhindar dari berbagai penyakit infeksi guna mendukung terciptanya budaya hidup sehat pada remaja. Kata Kunci : Anemia, Gaya Hidup, Pengetahuan, Remaja
HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA RUANGAN DENGAN MOTIVASI KERJA PERAWAT DI RSU JAMPANG KULON KABUPATEN SUKABUMI Indah Dwiya Ningrum; Johan Budhiana; Abdul Rahman La Ede
Jurnal Health Society Vol. 12 No. 1 (2023): JURNAL HEALTH SOCIETY - APRIL 2023
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya kepemimpinan berpengaruh terhadap motivasi kerja karena kepemimpinan dapat mempengaruhi dan mengarahkan orang lain agar memiliki motivasi untuk mencapai tujuan. Gaya kepemimpinan adalah pola tingkah laku seorang pemimpin untuk mengintegrasikan tujuan organisasi dan individu untuk mencapai suatu tujuan. Motivasi adalah segala sesuatu yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu. Jenis penelitian korelasional. Populasi adalah perawat rawat inap RSU Jampangkulon dengan sampel sebanyak 79 responden. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan gaya kepemimpinan kepala ruangan dengan motivasi kerja perawat. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan informasi untuk membuat kebijakan bagi RSU Jampangkulon khusunya yang berkaitan dengan kesiapsiagaan gaya kepemimpinan kepala ruangan terhadap motivasi kerja perawat. Sampling menggunakan Proporsional Random Sampling. Teknik pengambilan data dengan kuesioner. Analisis bivariate menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden menilai gaya kepemimpinan yang dipakai kepala ruangan gaya kepemimpinan demokratis dan memiliki motivasi kerja tinggi. Hasil uji Chi- Square didapatkan p-value 0.000 yang memiliki makna ada hubungan gaya kepemimpinan kepala ruangan dengan motivasi kerja perawat. Simpulan menunjukan ada hubungan gaya kepemimpinan kepala ruangan dengan motivasi kerja perawat. diharapkan RSU Jampangkulon bisa mempertahankan dan bisa lebih baik lagi dalam memotivasi perawat melalui pemberian reward kepada perawat yang mempunyai kinerja diatas harapan.   Kata Kunci: Kepala Ruang, Kepemimpinan, Motivasi, Perawat.
HUBUNGAN SELF CARE DENGAN PENINGKATAN KUALITAS HIDUP PASIEN DIABETES MELITUS DI DESA CIBAREGBEG WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAGARANTEN KABUPATEN SUKABUMI Muhammad Nur Hasan; Iwan Permana; Dedi Wahyudin
Jurnal Health Society Vol. 12 No. 1 (2023): JURNAL HEALTH SOCIETY - APRIL 2023
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organisasi Internasional Diabetes Federasion (IDF) memperkirakan 463 juta orang menderita diabetes melitus pada tahun 2019, diprediksi pada tahun 2030 angka terus meningkat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self care dengan peningkatan kualitas hidup pasien diabeters melitus di Desa Cibaregbeg Wilayah Kerja Puskesmas Sagaranten Kabupaten Sukabumi tahun 2021. Self care merupakan kebutuhan perawatan diri sendiri yang penatalaksanaannya dilakukan secara terus menerus dalam upaya mempertahankan kesehatan, kehidupan, dan penyembuhan dari penyakit. Kualitas hidup adalah perasaan puas dan bahagia yang dimiliki oleh pasien DM sehingga pasien dapat menjalankan kehidupannya sebagaimana mestinya. Desain penelitian ini adalah korelasional menggunakan pendekatan cross sectional. Populasinya seluruh pasien DM di Desa Cibaregbeg Wilayah Kerja Puskesmas Sagaranten Kabupaten Sukabumi sejumlah 42 responden dengan teknik total sampling. Analisa data menggunakan univariat dengan distribusi frekuensi dan presentase, analisa bivariat menggunakan Chi-Squere. Hasil penelitian bahwa sebagian besar responden memiliki self care kurang dan memiliki kualitas hidup kurang. Ada hubungan self care dengan kualitas hidup (p= 0,003). Kesimpulan terdapat hubungan self care dengan peningkatan kualitas hidup pasien diabetes melitus di Desa Cibaregbeg Wilayah Kerja Puskesmas Sagaranten Kabupaten Sukabumi.   Kata Kunci   : Diabetes Melitus, Self care, Kualitas Hidup.
HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN SIKAP PERAWAT RAWAT INAP TERHADAP PENCEGAHAN INFEKSI NASOKOMIAL DI RSUD JAMPANG KULON KABUPATEN SUKABUMI Eneng Mira Herawati
Jurnal Health Society Vol. 12 No. 1 (2023): JURNAL HEALTH SOCIETY - APRIL 2023
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawat pelaksana menjadi salah satu faktor yang dapat membawa bahkan menjadi akibat dari terpaparnya infeksi nasokomial, karena seringnya kontak dengan pasien dalam melakukan tindakan keperawatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk hubungan motivasi dengan sikap perawat rawat inap terhadap pencegahan infeksi nasokomial. Infeksi nosokomial yaitu salah satu resiko kerja yang dihadapi oleh tenaga kesehatan di rumah sakit. Sikap adalah bentuk respon tertutup seseorang terhadap stimulus atau objek tertentu. Motivasi merupakan sebuah penggerak atau hal yang membuat seseorang terdorong untuk dapat melakukan sesuatu dengan dasar kesungguhan. Jenis penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel 106 orang dengan Accidental sampling. Seluruh instrumen dinyatakan valid dan reliabel dengan nilai motivasi (0.827) dan sikap (0.808). Analisis statistik menggunakan chi kuadrat. Hasil penelitian sebagian besar responden memiliki motivasi Tinggi dan sikap positif terhadap pencegahan infeksi nosokomial. Serta terdapat hubungan motivasi dengan sikap perawat rawat inap terhadap pencegahan infeksi nasokomial dengan p-value 0,028. Kesimpulan, terdapat hubungan motivasi dengan sikap perawat rawat inap terhadap pencegahan infeksi nasokomial. Hasil penelitian dapat menjadi bahan masukan bagi rumah sakit agar dapat meningkatkan semangat perawat dan kedisiplinan serta sikap perawat dalam menerapkan pencegahan infeksi nasokomial.   Kata Kunci: Infeksi Nosokomial, Motivasi, Perawat, Sikap
PENGARUH MASSAGE PUNGGUNG TERHADAP NYERI SENDI PADA LANSIA DENGAN REMATIK DI WISMA ASISI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SELABATU KOTA SUKABUMI Endi Sugandi; Johan Budhiana
Jurnal Health Society Vol. 12 No. 1 (2023): JURNAL HEALTH SOCIETY - APRIL 2023
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia merupakan seseorang yang sudah memasuki tahap akhir perkembangan yaitu berusia diatas 60 tahun. Lansia memiliki resiko terhadap berbagai macam penyakit salah satunya adalah rematik. salah satu upaya penanganan nyeri pada rematik adalah terapi non farmakologi massage punggung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh massage punggung terhadap nyeri sendi pada lansia dengan rematik di wisma asisi kota sukabumi wilayah kerja puskesmas selabatu. Massage punggung merupakan salah satu tindakan memberikan tindakan massage pada punggung yang mengakibatkan dilatasi pada pembuluh darah lokal. Vasodilatasi pembuluh darah akan meningkatkan peredaran darah pada area yang diusap sehingga aktivitas sel meningkat dan akan mengurangi rasa sakit serta menunjang proses penyembuhan. Hal tersebut menjadi pilihan yang baik untuk mengatasi nyeri sendi pada lansia dengan rematik. Jenis penelitian ini menggunakan Pre-Experimental Design dengan rancangan One Group Pretest Posttest Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh lansia yang mengalami nyeri sendi pada lansia dengan rematik sebanyak 15 responden dan sampel sebanyak 15 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan analisa bivariat menggunakan uji Paired sample t-test. Hasil uji statistik diperoleh nilai P-value uji paried sample t-test 0.000 maka P<0.05 yang menunjukkan terdapat Pengaruh Massage Punggung Terhadap Nyeri Sendi Pada Lansia Dengan Rematik Di Wisma Asisi Kota Sukabumi Wilayah Kerja Puskesmas Selabatu. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh massage punggung terhadap nyeri sendi pada lansia dengan rematik di wisma asisi kota sukabumi wilayah kerja puskesmas selabatu. Diharapkan terapi massage punggung dijadikan sebagai salah satu pengobatan alternative untuk menurunkan nyeri sendi pada lansia dengan rematik.   Kata Kunci   : Massage Punggung, Nyeri Sendi, Rematik, Lansia
HUBUNGAN PENGETAHUAN KELUARGA PASIEN TENTANG TUBERKULOSIS PARU DENGAN PERILAKU KELUARGA PASIEN DALAM UPAYA PENCEGAHAN TUBERKULOSIS PARU DI RUANG POLI PENYAKIT PARU RSUD PALABUHAN RATU KABUPATEN SUKABUMI Rizal Paisal
Jurnal Health Society Vol. 12 No. 1 (2023): JURNAL HEALTH SOCIETY - APRIL 2023
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga adalah salah satu faktor yang dapat membantu mencegahan penularan Tuberkulosis paru, selain itu keluarga juga sangat berperan penting terhadap kesuksesan pengobatan pasien tuberculosis paru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan keluarga pasien tentang tuberkulosis paru dengan perilaku keluarga pasien dalam upaya pencegahan tuberkulosis paru di ruang poli penyakit paru RSUD palabuhan ratu kabupaten sukabumi. Pengetahuan adalah suatu hasil dari rasa keingintahuan melalui proses sensoris. Perilaku adalah merupakan suatu bentuk reaksi atau evaluasi perasaan respon tertutup seseorang terhadap stimulus atau objek tertentu. Jenis penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi 87 orang dengan sampel 71 orang. Pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling. Seluruh instrumen dinyatakan valid dan reliabel Pengambilan data menggunakan kuisioner dan analisis statistik menggunakan chi kuadrat. Hasil penelitian sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik dan perilaku negatif terhadap upaya pencegahan tuberkulosis. Serta terdapat hubungan pengetahuan keluarga pasien tentang tuberkulosis paru dengan perilaku keluarga pasien dalam upaya pencegahan tuberkulosis paru dengan p-value 0,000. Kesimpulan, terdapat hubungan pengetahuan keluarga pasien tentang tuberkulosis paru dengan perilaku keluarga pasien dalam upaya pencegahan tuberkulosis paru. Diharapkan dapat meningkatkan dan mempertahankan mutu pelayanan atau program yang telah diberikan kepada keluarga dan pasien TB paru serta meningkatkan penyuluhan tentang pencegahan terkait TB paru. Kata Kunci: Pengetahuan, Keluaga, Perilaku, Tuberkulosis Paru
HUBUNGAN KEPUASAAN KERJA DENGAN KINERJA PERAWAT PELAKSANA DI RUANG RAWAT INAP RSUD PALABUHAN RATU KABUPATEN SUKABUMI Waqid Sanjaya; Ferindhita Meliana Sari
Jurnal Health Society Vol. 12 No. 1 (2023): JURNAL HEALTH SOCIETY - APRIL 2023
Publisher : STIKES Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan rumah sakit diperoleh dari kerja sama seluruh tenaga kesehatan yang ada didalamnya. Penilaian kinerja perawat digunakan untuk mengetahui sejauh mana pencapaian kinerja perawat sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Kepuasan Kerja dengan Kinerja Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap RSUD Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi. Kepuasan kerja merupakan sikap emosional yang menyenangkan dan mencintai pekerjaannya dicerminkan oleh moral kerja. Kinerja merupakan tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan dalam mewujudkan sasaran, yang dituangkan melalui perencanaan strategi suatu organisasi. Desain penelitian adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah adalah seluruh perawat pelaksana yang bekerja ruang rawat inap di RSUD palabuhanratu sebanyak 221 orang menggunakan total sampling. Uji validitas menggunakan person product moment dengan hasil semua valid karena nilai P <0,05. Uji reliabilitas menggunakan cronbach’s alpha pada variabel kepuasaan sebesar 0,964 dan varibel kinerja sebesar 0,985. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan analisa bivariat menggunakan uji chi-squere. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai P value = 0,000 yang berarti < 0,05 yang menunjukan bahwa terdapat hubungan Kepuasan Kerja dengan Kinerja Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap RSUD Palabuhanratu Kabupaten Sukabumi. Simpulan terdapat hubungan Kepuasan Kerja dengan Kinerja Perawat Pelaksana. Kata Kunci : Kepuasaan, Kinerja, Perawat