cover
Contact Name
Benni Setiawan
Contact Email
bennisetiawan@uny.ac.id
Phone
+6281578968008
Journal Mail Official
ilkom@uny.ac.id
Editorial Address
Department Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial, Hukum, dań Ilmu Politik Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo No. 1 Karangmalang Depok Sleman Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : ""     EISSN : 2988344X     DOI : https://doi.org/10.21831/
Core Subject : Education,
Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi, is academic journal, free of charge. Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi, is an interdisciplinary journal that welcomes contributions coming from and speaking to the many disciplines and approaches that meet at the crossroads that is Communication Studies.
Articles 292 Documents
RESEPSI KHALAYAK TERHADAP PROGRAM “KATAKAN PUTUS” TRANS TV Adam Surya Dewangga; Dyna Herlina Suwarto
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 1 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v2i1.15800

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui perilaku khalayak pada saat menonton program “Katakan Putus”, (2) mengetahui resepsi khalayak pada program “Katakan Putus” TRANS TV, (3) mengetahui alasan khalayak untuk menonton program “Katakan Putus” TRANS TV. Penelitian ini merupakan penelitian analisis resepsi khalayak dengan pendekatan kualitatif. Objek dalam penelitian ini adalah program “Katakan Putus” TRANS TV. Sedangkan subjek atau informan penelitian ini adalah penonton program “Katakan Putus” yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis resepsi dengan teori encoding-decoding Stuart Hall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) khalayak program “Katakan Putus” biasa mengganti channel untuk menghindari iklan dan menonton program serupa (reality show) di stasiun televisi lain serta melakukan aktivitas lain ketika menonton program “Katakan Putus”, (2) khalayak berada pada posisi pembacaan negosiasi dan menganggap bahwa program “Katakan Putus” tidak sepenuhnya menggambarkan realitas, (3) alasan khalayak menonton program “Katakan Putus” yakni sebagai sarana hiburan, sebagai penghilang rasa penat. Pengawasan sosial, sebagai bahan pelajaran bagi diri sendiri dan anaknya. Serta bahan pembicaraan, misalnya ketika berbincang dengan teman-teman di sekolah, kampus, atau di pasar.Kata kunci:  analisis resepsi, katakan putus, dan khalayak televisi
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM MEMPROMOSIKAN WISATA ALAM HUTAN PINUS MANGUNAN BANTUL UNTUK MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN Samsul Hafid; Dyna Herlina Suwarto
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2020): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v3i1.16821

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan; strategi komunikasi pemasaran objek wisata alam Hutan Pinus Mangunan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Penelitian ini dilaksanakan di objek wisata alam Hutan Pinus Mangunan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan dalam penelitian ini yaitu ketua Koperasi Notowono selaku pengelola objek wisata alam Hutan Pinus Mangunan, humas Koperasi Notowono dan pengunjung objek wisata alam Hutan Pinus Mangunan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui langkah-langkah analisis data menurut Miles Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan; pengelola objek wisata Hutan Pinus Mangunan dalam melakukan strategi komunikasi pemasaran, menggunakan strategi yang mencakup delapan langkah seperti mengidentifikasi khalayak sasaran, menentukan tujuan komunikasi, merancang pesan, memilih saluran komunikasi, menentukan total anggaran promosi, membuat keputusan atas bauran promosi, mengukur hasil promosi, mengelola dan mengkoordinasikan proses kegiatan pemasaran terintegrasi. Pada bauran promosi pengelola objek wisata alam Hutan Pinus Mangunan menggunakan tujuh bentuk bauran promosi yaitu, periklanan, promosi penjualan, acara dan pengalaman, hubungan masyarakat dan publisitas, pemasaran langsung, pemasaran dari mulut ke mulut, dan penjualan personal. Kata kunci: Komunikasi Pemasaran, Strategi Komunikasi Pemasaran, Pariwisata, Objek Wisata Hutan Pinus Mangunan ABSTRACTThis research aims to describe; Marketing communications strategy for Natural Tourism object of Pine Forest Mangunan for improve visitors tourists. This research was conducted at the Natural Tourism object of Pine Forest Mangunan in Bantul District by using a qualitative approach with descriptive methods. The informants in this research were the chairman of the cooperative Noto Wono as the manager of the Natural Tourism object of Pine Forest Mangunan, the public relation and visitor of the Natural Tourism object of Pine Forest Mangunan. Data was collected by interview and documentation. Data analysis was carried out through the steps of data analysis according to Miles Huberman such as data reduction, data analysis, and conclusion. The triangulating source was used to check the validity of data in this research. The results of the research showed; Natural Tourism object of Pine Forest Mangunan Managers in conducting marketing communications strategies use a strategy that includes eight steps such as identify the target public, determine the purpose communication, designing message, choosing communication channels, determine the total budget promotions, make a decision on the promotion mix, measure the results of the promotion, manage and coordinate the process of integrated marketing activities. On the promotion mix are advertising, sales promotions, event and experiences, public relations and publicity, direct marketing, word of mouth marketing and personal sales. Keywords: Marketing Communication, Marketing Communication Strategy, Tourism, Natural Tourism object of Pine Forest Mangunan
STRATEGI KOMUNIKASI BIDANG INFORMASI DAN KOMUNIKASI PUBLIK DISKOMINFO GUNUNGKIDUL DALAM MERAIH PRESTASI DI MASA PANDEMI COVID-19 Tianfe Putri Khatami; Pratiwi Wahyu Widiarti
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 3 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v4i3.18531

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) strategi komunikasi Bidang IKP Diskominfo Gunungkidul dalam melaksanakan tugas organisasi terkait pengelolaan pengaduan pelayanan publik sehingga dapat meraih prestasi di masa pandemi COVID-19, dan 2) mengetahui aspek pendukung dan penghambat keberhasilan strategi komunikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi. Adapun penentuan informan menggunakan teknik purposive-judgment sampling. Pemeriksaan keabsahan data dengan triangulasi sumber. Analisis data melalui tahap reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), serta penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusion drawing and verification). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi Bidang IKP Diskominfo Gunungkidul dilakukan melalui lima tahapan, yaitu tahapan penelitian (research), tahapan perencanaan (plan), tahapan pelaksanaan (execute), tahapan evaluasi (measure), dan tahapan pelaporan (report). Aspek pendukung strategi komunikasi yaitu regulasi kebijakan pemerintah, pengembangan SDM, sarana prasarana, media penyebarluasan informasi, dan digitalisasi di masa pandemi COVID-19. Sedangkan aspek penghambat strategi komunikasi yaitu kompleksitas layanan e-Lapor, misunderstanding dan leveling dalam struktur pemerintahan, serta perbedaan latar belakang masyarakat Gunungkidul.Kata kunci: strategi komunikasi, prestasi, e-Lapor, pandemi COVID-19AbstractThis study aims to determine: 1) the communication strategy of IKP Diskominfo Gunungkidul Sector in carrying out organizational tasks related to managing public service complaints that can achieve achievements during the COVID-19 pandemic, 2) supporting aspects and inhibitions of the successful of the communication strategy. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection by interview and documentation. The determination of informants using purposive-judgment sampling technique. Checking the validity of the data by triangulation of sources. Data analysis through the stages of data reduction, data display, conclusion drawing and verification. The results showed that communication strategy the Field of Information and Public Communication Diskominfo Gunungkidul was conducted through five stages, namely  stage of research, planning stage, execution stage, evaluation stage (measure), and reporting stage. Supporting aspects of communication strategies, namely government policy regulation, human resources development, infrastructure, information dissemination media, and digitalization during the COVID-19 pandemic. While the aspects of communication strategy inhibition are the complexity of e-Lapor services, misunderstanding and leveling in the government structure, as well as differences in the background of gunungkidul people.Keywords: communication strategy, achievements, e-Lapor, COVID-19 pandemic
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN PENGELOLA WISATA ALAM POSONG DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN Muhammad Tigor Irfandani; Suranto Aw
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 3 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v2i3.16307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan; 1) strategi komunikasi pemasaran pengelola Wisata Alam Posong dalam meningkatkan kunjungan wisatawan 2) faktor yang mendorong peningkatan dan penurunan jumlah kunjungan wisatawan di Wisata Alam Posong. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Analisis data melalui tahap-tahap pengumpulan data, reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan; 1) pengelola Wisata Alam Posong menggunakan strategi yang mencakup delapan langkah, a) khalayak sasaran Wisata Alam Posong yaitu Wisatawan Nusantara dan Wisatawan Mancanegara, b) tujuannya yaitu untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, c) pesan disampaikan melalui media cetak yaitu berupa informasi fasilitas beserta harga dan foto-foto keindahan alam, sedangkan media sosial dengan intensif mengunggah story atau post di akun instagram dan facebook, d) saluran personal berupa pameran dan promosi langsung ke berbagai instansi, sekolah dan hotel, e) anggaran promosi ditetapkan setiap tahunnya, f) bauran promosi yang digunakan yaitu periklanan, promosi penjualan, acara pengalaman, humas publisitas, pemasaran langsung, pemasaran dari mulut ke mulut dan penjualan personal, g) mengukur hasil promosi dilakukan dengan melihat data kunjungan wisatawan, h) dalam mengoordinasi proses komunikasi yang terintegrasi, semua dilakukan oleh bagian pemasaran. 2) faktor yang mendorong peningkatan dan penurunan jumlah kunjungan wisatawan adalah cuaca, akses jalan yang kurang lebar, dan tempat parkir.Kata kunci: Komunikasi, Strategi Komunikasi Pemasaran, Wisata Alam Posong.
Keterbukaan privasi di media sosial: Analisis pada Youtube Channel Billy Syahputra Nur Azizah Mukarromah; Benni Setiawan
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 3 (2020): Lektur:Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v3i3.16932

Abstract

 Tujuan  penelitian  ini untuk: (1) mengetahui pengungkapan privasi Billy Syahputra di YouTube, (2) menganalisis fenomena keterbukaan privasi khususnya di media sosial YouTube channel Billy Syahputra, (3) bagaimana self disclosure Billy Syahputra, dimensi, fungsi, dan tujuan yang terjadi pada akun YouTube channel Billy Syahputra. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian  analisis wacana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: keterbukaan informasi pada media sosial YouTube menjadikan Billy Syahputra lebih nyaman untuk terbuka mengenai dirinya dan  menjadi tempat untuk mengekspresikan diri. Dimensi atau aturan dalam pengungkapan diri yang terjadi oleh Billy Syahputra berkaitan dengan aspek frekuensi (tingkat keseringan) dan durasi (lama akses) yang dibutuhkan untuk mengungkapkan diri terus meningkat seiring dengan kebutuhan Billy untu k mencari followers/subscriber. The purpose of this study is to: (1) determine Billy Syahputra's privacy disclosure on YouTube, (2) analyze the phenomenon of privacy disclosure on social media Billy Syahputra's YouTube channel, (3) how to express Billy Syahputra's self-disclosure, dimensions, functions, and goals that arise because Billy Syahputra's YouTube account. This research is a qualitative research with discourse analysis research. The results showed that: the disclosure of information on YouTube social media made Billy Syahputra more comfortable to be open about himself and a place to improve himself. The dimensions or rules in self-disclosure that occur by Billy Syahputra are related to the level of frequency and length of time needed to improve in accordance with Billy's needs to find followers / customers.
Model manajemen media pada media komunitas berbasis fans sepak bola (manajemen media sepakbola Jakarta) Riri Rahayuningsih; Benni Setiawan
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 2 (2020): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v3i2.16845

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui model manajemen media Sepakbola Jakarta; (2) mengetahui upaya Sepakbola Jakarta dalam menghadapi persoalan dan tantangan demi menjaga konsistensi dan keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatit. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data diuji dengan triangulasi. Selanjutnya, teknik analisis yang digunakan adalah teknik analisis Miles dan Huberman yang terdiri dari: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) model manajemen media yang diterapkan Sepakbola Jakarta adalah model P3-F (Perencanaan, Pengorganisasian, Pelaksanaan, Forum Komunikasi); (2) Sepakbola Jakarta mampu menjaga eksistensi karena menciptakan branding media yang berbeda dengan media komunitas berbasis fans sepak bola lain, aktif di media sosial, dan mandiri secara finansial.This research aimed to: (1) knowing about the media management model of Sepakbola Jakarta, (2) knowing the struggle of Sepakbola Jakarta to face the problems and challenges, in order to maintain consistency and continuity. This research uses a descriptive qualitative approach. Data collection technique of this research were interviews and documentation. The validaty data of this research was conducted by triangulation. Data analizyis technique of this research using the Miles and Huberman’s technique which consist of: data collection, data reduction, data presentation, and verification. The results of this research indicate that: (1) the media management model apllied by Sepakbola Jakarta is P3-F   model,   namely:   Perencanaan   (planning),   Pengorganisasian   (organizing),   Pelaksanaan (actuating), and Forum Komunikasi (communication forum); (2) Sepakbola Jakarta is able to maintain its existence because Sepakbola Jakarta creates a media branding that’s different with other football an-based community media, active on social media, and has financial independence. 
HUBUNGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL ORANG TUA DAN ANAK DENGAN MANAJEMEN STRES SISWA SELAMA PEMBELAJARAN DARING DI SMA NEGERI 1 UNGARAN Milencia Laura Mahadevi; Pratiwi Wahyu Widiarti
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v5i1.19141

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komunikasi interpersonal orang tua dan anak dengan manajemen stres siswa selama pembelajaran daring di SMA Negeri 1 Ungaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis statistik. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto. Populasi penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 1 Ungaran. Sampel ditentukan dengan metode stratified random sampling dan penentuan jumlah sampel dengan rumus Taro Yamane. Sampel penelitian berjumlah 93 siswa SMA Negeri 1 Ungaran. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data angket yang berisi pernyataan tertutup. Angket dilakukan uji validitas dengan korelasi product moment Pearson dan reliabilitas dengan Cronbach Alpha. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas dan uji homogenitas, dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan korelasi product moment Pearson dan uji regresi linier sederhana.  Hasil penelitian menunjukkan: (1) Terdapat hubungan yang signifikan antara komunikasi interpersonal orang tua dan anak dengan manajemen stres siswa selama pembelajaran daring di SMA Negeri 1 Ungaran dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,408 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (0.05); (2) Hubungan antara variabel komunikasi interpersonal dengan manajemen stres siswa selama pembelajaran daring  menunjukkan arah positif; (3) Komunikasi interpersonal orang tua dan anak di SMA Negeri 1 Ungaran mayoritas berada di kategori sedang dengan 36 responden (38,70%); (4) Manajemen stres siswa selama pembelajaran daring mayoritas berada di kategori rendah dengan 43 responden (46,23%); (5) Variabel komunikasi interpersonal orang tua dan anak memiliki tingkat pengaruh sebesar 16,7% terhadap manajemen stres siswa selama pembelajaran daring di SMA Negeri 1 Ungaran.Kata kunci: Komunikasi Interpersonal, Manajemen Stres, Pembelajaran Daring AbstractThis study aimed to determine the correlation between parents-children interpersonal communication and students stress management during online learning at SMA Negeri 1 Ungaran. This research used quantitative approach with statistical analysis. This research was an ex post facto research. The population of this study were students of SMA Negeri 1 Ungaran. The sample was determined by the stratified random sampling method and the number of samples was determined using the Taro Yamane formula. The research sample amounted to 93 students of SMA Negeri 1 Ungaran. This research uses a questionnaire data collection technique that contained closed statements. The questionnaire was tested for validity with Pearson's product moment correlation and reliability with Cronbach's Alpha. The data analysis technique used were descriptive analysis, normality test and homogeneity test, continued with hypothesis test using Pearson product moment correlation and simple linear regression test. The results showed: (1) There was a significant correlation between parents-children interpersonal communication and students stress management during online learning at SMA Negeri 1 Ungaran with a correlation coefficient value of 0.408 and a significance value of 0.000 (0.05); (2) The correlation between interpersonal communication variable and students stress management during online learning showed positive direction; (3) Interpersonal communication between parents and children at SMA Negeri 1 Ungaran was mostly in the moderate category with 36 respondents (38.70%); (4) Students stress management during online learning was mostly in the low category with 43 respondents (46.23%); (5) The variable of interpersonal communication between parents and children has influenced 16.7% towards students stress management during online learning at SMA Negeri 1 Ungaran.Keywords: Interpersonal Communication, Stress Management, Online Learning
Komunikasi persuasif dalam pembentukan sikap bela negara di resimen mahasiswa Pasopati UNY Arif Wicaksono Nugroho; Benni Setiawan
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 4 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v2i4.16348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan; 1) Komunikasi persuasif dalam pembentukan sikap bela negara Menwa Pasopati UNY; 2) Hambatan dan tantangan komunikasi persuasif dalam pembentukan sikap bela negara Menwa Pasopati UNY. Penelitian yang dilaksanakan di Menwa Pasopati UNY ini menggunakan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini berjumlah empat orang yaitu: Komandan Satuan Menwa Pasopati UNY, Kepala Urusan Pendidikan dan Latihan Menwa Pasopati UNY, Komandan Kelompok Putra Menwa Pasopati UNY, dan salah satu anggota Menwa Pasopati UNY. Keabsahan data penelitian ini menggunakan metode triangulasi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara. Analisis data pada penelitian ini menggunakan model interaktif oleh Miles Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam melaksanakan proses pembentukan sikap, Menwa Pasopati UNY menggunakan pendekatan persuasif untuk menyampaikan pesan. Penerapan komunikasi persuasif dilakukan pada saat memberikan materi dan dalam menjalani rutinitas sehari-hari. Sedangkan untuk proses pendidikan dan urusan dinas, menggunakan komunikasi yang bersifat instruktif dan represif.
ANALISIS SEMIOTIKA KOMODIFIKASI NILAI AGAMA DALAM IKLAN SASHA SIWAK VERSI SASHA PASTA GIGI HALAL PENCEGAH GIGI BERLUBANG Ina Himatul Shivania; Benni Setiawan
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 1 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v4i1.18508

Abstract

Abstrak            Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) interpretasi tanda keagamaan pada iklan pasta gigi Sasha Siwak; 2) bentuk komodifikasi nilai agama yang ada dalam iklan pasta gigi Sasha Siwak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan model semiotika Charles Peirce. Penelitian dilakukan di televisi dan channel YouTube Sasha ID. Objek penelitian ini adalah video iklan Sasha Siwak versi Sasha Pasta Gigi Halal Pencegah Gigi Berlubang yang ditayangkan di televisi dan diunggah pada channel YouTube Sasha ID pada tahun 2020. Metode dan instumen yang digunakan yaitu studi pustaka dokumentasi. Pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Teknik analisis  data  dengan  mengunduh  video  iklan  dan mengumpulkan  sumber  data  relevan  kemudian dilakukan klasifikasi, identifikasi dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) interpretasi tanda keagaman pada iklan Sasha Siwak menggunakan tanda-tanda keagamaan yang bertujuan untuk membentuk citra sebagai produk religius dibenak konsumen. Melalui tanda keagamaan Sasha Siwak mempersusasi khalayak agar produknya dipercaya memiliki keunggulan. 2) bentuk komodifikasi agama yang ada dalam iklan Sasha Siwak diantaranya: a) busana muslim dan nilai ketaqwaan; b) kayu siwak dan nilai sunah; c) kata dan label halal; d) brand ambassador dan citra islami; e) tagline merek dan representasi nilai kesalehan; dan f) slogan dan spesialisasi agama islam.Kata Kunci: Semiotika Peirce, interpretasi tanda, komodifikasi agama, analisis iklan Abstract                       This study aims to describe: 1) the interpretation of religious signs in Sasha Siwak's toothpaste ad; 2) a form of commodification of religious values in Sasha Siwak toothpaste advertisements. This research is a qualitative study using Charles Peirce's semiotic model. The research was conducted on the television and YouTube channel Sasha ID. The object of this research is the Sasha Siwak advertisement video with Sasha Halal Toothpaste to Prevent Cavities version which is broadcast on television and uploaded to the Sasha ID YouTube channel in 2020. The methods and instruments used are literature documentation studies. Testing the validity of the data using technical triangulation. The analyzing data technique is by downloading advertising videos and collecting relevant data sources and then classification, identification and interpretation are carried out. The results show that: 1) the interpretation of diversity signs in Sasha Siwak advertisements uses religious signs which aim to form an image as a religious product in the minds of consumers. Through a religious sign, Sasha Siwak delights the audience so that their products are believed to have advantages. 2) the forms of religious commodification in Sasha Siwak's advertisements include: a) Muslim clothing and devotion; b) siwak wood and the value of the sunah; c) halal words and labels; d) brand ambassadors and Islamic images; e) brand taglines and representations of piety values; and f) Islamic slogans and specialties.Keywords: Peirce's semiotics, sign interpretation, religious commodification, advertising analysis
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN HOTEL PONCOWINATAN SELAMA PANDEMI COVID-19 DI YOGYAKARTA Irfan Hendriawan Muhammad; Pratiwi Wahyu Widiarti
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 2 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v5i2.19153

Abstract

Abstrak            Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana strategi komunikasi pemasaran Hotel Poncowinatan selama pandemi Covid-19 di Yogyakarta dengan mengunakan analisis SWOT yaitu terkait dengan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif, menggunakan metode analisis deskriptif dan sumber data dalam penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder. Peneliti melakukan sesi wawancara terhadap pengelola, observasi di Hotel Poncowinatan Yogyakarta, serta melakukan studi dokumentasi data berupa hasil statistik tingkat kenaikan pengunjung yang dapat dianalisis. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis lapangan Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan, yaitu tahap reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Keabsahan data penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi pemasaran ditekankan berdasarkan analisis matrik SWOT yang berada pada kuadran I, yakni growth-oriented strategy. Strategi tersebut memungkinkan Hotel Poncowinatan untuk terus melakukan ekspansi, memperbesar pertumbuhan dan meraih kemajuan secara maksimal. Strategi yang direkomendasikan adalah memperluas wilayah pemasaran melalui media sosial dengan memperjelas konsep serta visi dan misi Hotel.Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Pandemi Covid-19, Analisis SWOT Abstract            This research is aimed to find out how the marketing communication strategy of Hotel Poncowinatan during the Covid-19 pandemic in Yogyakarta by using a SWOT analysis, there are strength, weakness, opportunity, and threat. This is a research with qualitative approach, using descriptive analysis method and sources of data in this study using primary and secondary data sources. Researchers conducted interviews with managers, made observations at Hotel Poncowinatan Yogyakarta, as well as conducted a study of data documentation in the form of statistical results of the increase in visitor rates that could be analyzed. The data analysis technique was carried out using Miles and Huberman field analysis which included three stages, data reduction stage, data presentation, and verification. The validity of the data in this study was carried out using a type of source triangulation. The results show that the application of marketing strategy is emphasized based on the SWOT matrix analysis which is in quadrant I, called growth-oriented strategy. This strategy allows Hotel Poncowinatan to continue to expand, increase growth and achieve maximum progress. The recommended strategy is to expand the marketing area through social media by clarifying the concept and vision and mission of the Hotel.Keyword: Communication Strategies, Covid-19 Pandemic, SWOT Analysis

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 4 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 3 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 4 (2024): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 3 (2024): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2024): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2024): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 4 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 3 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 4 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 3 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 2 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 4 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 3 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 2 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 1 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 4 (2020): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 3 (2020): Lektur:Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 2 (2020): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2020): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 5 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 4 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 3 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 2 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 1 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1, No 1 (2018): Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi More Issue