cover
Contact Name
Benni Setiawan
Contact Email
bennisetiawan@uny.ac.id
Phone
+6281578968008
Journal Mail Official
ilkom@uny.ac.id
Editorial Address
Department Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial, Hukum, dań Ilmu Politik Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo No. 1 Karangmalang Depok Sleman Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : ""     EISSN : 2988344X     DOI : https://doi.org/10.21831/
Core Subject : Education,
Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi, is academic journal, free of charge. Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi, is an interdisciplinary journal that welcomes contributions coming from and speaking to the many disciplines and approaches that meet at the crossroads that is Communication Studies.
Articles 292 Documents
REPRESENTASI BUDAYA JAWA PROGRAM ACARA ANGKRINGAN DI TVRI STASIUN YOGYAKARTA twista gilang ramadhan; suranto suranto
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 1 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v4i1.18509

Abstract

Abstrak            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi Budaya Jawa yang ditampilkan dalam program acara Angkringan di TVRI Jogja. Penelitian ini menggunakan pendekatan  penelitian kualitatif deskiptif. Subyek penelitian adalah Program Acara “Angkringan” di staisun TVRI Jogja. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dengan metode purposive sampling. Keabsahan data dalam penelitian ini diuji dengan peer validation. Penelitian ini menggunakan teknik analisis isi semiotika model John Fiske untuk menganalisis representasi Budaya Jawa dalam program acara Angkringan di TVRI menggunakan kode-kode sosial yaitu, level realitas, level representasi, dan level ideology. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi Budaya Jawa Acara Angkringan di TVRI Stasiun Yogyakarta adalah aktualisasi nilai-nilai yang terkandung dalam Budaya Jawa. Beberapa nilai luhur Budaya Jawa pada seluruh episode tahun 2019 yaitu Memayu Hayuning Bawana, Ibu Bumi Bapa Akasa, Bandha Titipan Nyawa Gadhuhan Pangkat Sampiran, Aja Ketungkul Marang Kalungguhan Kadonyan Lan Kemareman, Ana Dina Ana Upa, Ngelingana Tembe Mburine, Ngunduh Wohing Pakarti. Representasi tersebut dapat dilihat dari setiap pengadeganan, penokohan, watak, kostum, setting, dan tata kamera (misse en scene).Kata kunci: Budaya Jawa, nilai luhur, representasi, John Fiske, Program Angkringan Jogja Abstract            This study aimed to determine the representation of the great value of Javanese culture that is displayed in the Angkringan program on TVRI Jogja. The method used in this research is qualitative descriptive method. The subject of this research is Angkringan program on TVRI Jogja. The data collected by documentation and purposive sampling method The validity of the data in this study was tested by peer validation. This research uses the John Fiske model of semiotic content analysis technique to analyze the representation of Javanese culture in the Angkringan program on TVRI using social codes, namely, the level of reality, the level of representation, and the level of ideology. The results show that there are also representations of the eight noble features of Javanese culture, namely Memayu Hayuning Bawana, Ibu Bumi Ayah Akasa, Bandha Titipan Nyawa Gadhuhan Pangkat Sampiran, Aja Ketungkul Marang Kalayaan Kadonyan Lan Kemareman, Ana Dina Ana Upa, Ngelingana Tembe Mburine, Ngunduh Wohing Pakarti. There are all the episodes in 2019. This representation can be seen from each modeling, characterization, character, costume, setting, and camera system (misse en scene).Kata kunci: Javanese culture, great value, representation, John Fiske models, Angkringan on TVRI Jogja
JURNALISME DAMAI DALAM MEDIA ONLINE (Analisis Pemberitaan Konflik Wadas pada Kompas.com dan Detik.com) Ratna Swastika Rahayu; Ulfah Hidayati
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 3 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v5i3.19172

Abstract

AbstrakPenelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penerapan jurnalisme damai pada pemberitaan mengenai konflik Wadas di media Kompas.com dan Detik.com tanggal 8 Februari 2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis isi terhadap 43 berita dari Kompas.com dan 24 berita dari Detik.com. Objek dalam penelitian ini yaitu media Kompas.com dan Detik.com yang melakukan pemberitaan konflik Wadas pada 8-9 Februari 2022. Teori yang digunakan yaitu teori jurnalisme damai Johan Galtung. Teknik pengumpulan data yakni dengan penelusuran mendalam pada portal berita kedua media. Uji validitas menggunakan rumus Holsty. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan disajikan dalam bentuk frekuensi statistik. Hasil penelitan menunjukkan pemberitaan mengenai konflik Wadas di media Kompas.com dan Detik.com pada 8-9 Februari 2022 telah menerapkan prinsip jurnalisme damai Johan Galtung dengan frekuensi yang berbeda-beda di setiap indikatornya. Namun, tidak ada berita yang memenuhi seluruh indikator. Lalu, keempat orientasi didominasi oleh penerapan jurnalisme damai dari Kompas.com.Kata kunci : Pemberitaan Konflik, Jurnalisme Damai, Media Online AbstractThe purpose of this study is to describe how peace journalism might apply to the coverage of the conflict over Wadas in Kompas.com and Detik.com on February 8th, 2022. The study employed a quantitative approach using a method of content analysis of the 43 news from the Kompas.com and 24 news from the Detik.com. The object of this study is media Kompas.com and Detik.com that carried out the Wadas conflict on February 8th-9th 2022. This research used the theory of Johan Galtung's peace journalism. The data-gathering technique used in this research is depth search of the both media news portal. The technique used to test the validity of the data is Holsty Formula. Descriptive analysis is used as data analysis technique and presented in a statistical frequency.  Research shows a news of the Wadas conflict in Kompas.com and Detik.com on February 8th-9th, 2022 has applied the principles of the Johan Galtung peace journalism to different frequencies on each indicator. However, no news filled all the indicators. Then, the four orientations are dominated by the application of peace journalism from Kompas.com.Keywords : conflict release, peace journalism, online media
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DAZZLE DALAM MENINGKATKAN BRAND AWARENESS MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM @PROMODAZZLE Auni Candra Trianaputri; Suranto Aw
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 3 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v4i3.18532

Abstract

Abstrak Penelitian ini untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran Dazzle dalam meningkatkan brand awareness melalui media sosial Instagram @promodazzle. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan teknik  wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini dipilih secara purposive sampling yaitu manager Dazzle dan manager marketing Dazzle. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran Dazzle sesuai dengan Mix Marketing 7P oleh Kotler dan keller; Strategi yang Dazzle digunakan adalah 1) copywriter yang straight dan mudah dipahami, 2) visual yang jelas dan straight forward. Konten yang didominasi dengan konten hard selling, namun tetap terdapat konten lainnya yaitu konten lucu/meme dan konten informasi, 3) promo dan giveaway rutin, 4) hypnoselling juga disisipkan di setiap kontennya, 5) Brand Communication melalui logo khas Dazzle 6) Menentukan segmentasi pasar untuk mengetahui target pasar 7) Harga murah, produk berkualitas dan bergaransi, 8) Dazzle menggunakan sistem penetapan harga cross selling atau subsidi silang, 9) word of mouth sangat mempengaruhi brand awareness di awal pembuatan Instagram @promoazzle, 10) Mengadakan UMKM dan Seminar di kampus-kampus merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan brand awareness Dazzle.Kata Kunci : Komunikasi Pemasaran, Instagram, Dazzle, Brand Awareness Abstract           The goal of the research is to determine the strategy for communication marketing to increase brand awareness on the social media Instagram account of @promodazzle. This research uses qualitative methods with a descriptive approach. The data collection of this research were interview and documentation techniques. The research subjects were selected by purposive sampling there are Dazzle Manager and Dazzle marketing manager. The results showed that Dazzle uses a marketing communication strategy in accordance with the 7P Mix Marketing theory by Kotler and Keller. The strategy that Dazzle uses 1) Straight copywriter and easy to understand, 2) Had a clear visual and also straight forward. The content’s dominated by hard selling content, but still had another content like funny content and informational content, 3) Promos and giveaway routine program, 4) Hypnoselling also inserted in each content 5) brand communication through dazzle characteristic logo 6) Determining market segmentation is very important 7) Low prices, quality products and guarantees, 8) Dazzle uses cross selling pricing system, 9) word of mouth greatly influenced brand awareness at  the beginning of Instagram @promodazzle, 10) MSMEs (Micro, Small and Medium Enterprises) and seminars on campuses is the one strategy to increase brand awareness of Dazzle.Keyword: Marketing Communication, Instagram, Dazzle, Brand Awareness
Analisis manajemen media penyiaran Jogja Istimewa TV Normandya Bagaskara; Benni Setiawan
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 3 (2020): Lektur:Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v3i3.16933

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen media penyiaran berbasis internet yang dilakukan oleh Jogja Istimewa TV dalam melakukan siarnya. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Objek penelitian ini adalah Jogja Istimewa TV. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dengan mencari pemusatan informasi. Sedangkan analisis data yang digunakan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Jogja Istimewa TV mengutamakan penyampaian informasi resmi dari Pemda secara utuh dan terverifikasi. Jogja Istimewa TV tidak menerapkan seluruh aspek dalam fungsi manajemen media penyiaran yaitu aspek tujuan kuantitatif penonton dalam fungsi perencanaan dan aspek pelatihan dalam fungsi pengarahan. Jogja Istimewa TV juga tidak melakukan aspek pelatihan kepada krunya karena target produksi yang tinggi dengan sumber daya manusia yang sedikit, sehingga Jogja Istimewa TV memiliki keterbatasan waktu dan intensi untuk melakukan pelatihan. This research aimed to study the internet based broadcast media management by Jogja Istimewa TV while doing its broadcast. Research used descriptive method with qualitative approach. Object of this research is Jogja Istimewa TV. This research data is collected through interview, observation, and documentation. Data validation in this research used triangulation of information by seeking resource convergence. Meanwhile used data analysis is through data reduction, data display, and conclusion drawing. Result of this research indicated that Jogja Istimewa TV prioritized the deliver of official information from regional government entirely and verified. Jogja Istimewa TV doesn’t apply the whole aspects of broadcast media management functions; the aspect of the audience's quantitative goals in the planning function and the training aspect in the direction function. Jogja Istimewa TV also did not conduct training aspects for its crew because it had a high production target with few human resources, furthermore it had limited time and the intention to conduct training. 
KEBIJAKAN REDAKSIONAL KORAN LOKAL JOGLO POS DALAM MENGAKOMODASI JURNALISME WARGA EDITORIAL POLICY OF THE JOGLO POS LOCAL PAPER IN ACCOMMODING CITIZENS JOURNALISM anisa rahmahlia wismasari; gilang jiwana adikara
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v5i1.19142

Abstract

Abstrak            Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kebijakan redaksional dan pengelolaan Koran Joglo Pos dalam mengakomodasi jurnalisme warga. Joglo Pos menyediakan rubrik opini untuk warga sebagai salah satu inovasi untuk menggandeng masyarakat Kabupaten Klaten agar dapat berpartisipasi dalam kegiatan jurnalistik. Penelitian berlokasi di kantor Joglo Pos Klaten ini menggunakan pendekatan kualitatif. Infornan yang terpilih sebagai informan utama, yakni, Pemimpin Redaksi dan Dewan Redaksi Joglo Pos. Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik yang digunakan untuk menguji keabsahan data pada penelitian ini menggunakan metode triangulasi. Data penelitian yang berhasil didapatkan selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis menurut Miles dan Huberman yakni, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kebijakan redaksional Koran Joglo Pos secara umum meliputi dasar penerbitan Koran Joglo Pos, distribusi halaman, dan distribusi pemasaran serta iklan yang terdapat di Koran Joglo Pos. Selain itu, berkaitan dengan jurnalisme warga terdapat pengelolaan dan kebijakan rubrik opini warga yang meliputi tujuan rubrik opini warga, bentuk penyajian dan proses seleksi jurnalis warga, dan bentuk partisipasi yang dibangun. Adanya kebijakan dan pengelolaan yang dibangun oleh Joglo Pos digunakan untuk mengatur isi pemberitaan yang akan diproduksi.Kata Kunci : Jurnalisme Warga, Koran Joglo Pos, Kebijakan Redaksional Abstract `           The purpose of this research is to find out how the editorial policies and management of the Joglo Pos newspaper accommodate citizen journalism. Joglo Pos provides an opinion rubric for residents as an innovation to collaborate with the people of Klaten Regency to participate in journalistic activities. The research is located at the Joglo Pos Klaten office using a qualitative approach. The informants who were selected as the main informants, namely, the Editor in Chief and the Editorial Board of Joglo Pos. Data collection techniques in the study were in-depth interviews, observation, and documentation. The technique used to test the validity of the data in this study uses the triangulation method. The research data that was obtained were then analyzed using analytical techniques according to Miles and Huberman, namely, data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the editorial policies of the Joglo Pos newspaper generally cover the basis for publishing the Joglo Pos newspaper, page distribution, and marketing and advertising distribution in the Joglo Pos newspaper. In addition, related to citizen journalism, there is the management and policy of the citizen opinion rubric which includes the purpose of the citizen opinion rubric, the form of presentation and selection process for citizen journalists, and the form of participation that is built. The policies and management developed by Joglo Pos are used to regulate the content of the news that will be produced.Keywords: Citizen Journalism, Joglo Pos Newspaper, Editorial Policy
STRATEGI KOMUNIKASI EVENT ORGANIZER CV CN CORPORATION DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI DI TENGAH PANDEMI COVID - 19 Taufiq Nur Ardianto; Pratiwi Wahyu Widiarti
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 2 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v5i2.19154

Abstract

Abstrak            Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi komunikasi CV CN Corporation dalam mempertahankan eksistensi di tengah Pandemi Covid-19. Penelitian yang berlokasi di Event Organizer CV CN Corporation ini menggunakan pendekatan kualitatif. Informan dipilih menggunakan Teknik purposive sampling, sehingga terpilihlah dua informan utama, yakni, Direktur Utama dan Manager Production dari CV CN Corporation. Teknik pengumpulan data adalah wawancara mendalam, studi dokumentasi dan observasi nonpartisipatif. Teknik yang digunakan dalam menguji keabsahan data adalah menggunakan metode triangulasi sumber. Data penelitian yang berhasil didapat selanjutnya dianalisis menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi komunikasi event organizer CV CN Corproation dalam mempertahankan eksistensi di tengah Pandemi Covid-19 mencakup tahap penelitian (research) dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap trend pasar dan perkembangan kebijakan penanganan pandemi Covid – 19, tahap perencanaan (plan) event dilakukan dengan menyusun elemen penyelenggaraan event yang dibutuhkan selama pandemi Covid – 19, tahap pelaksanaan (execute) dilakukan ketika permintaan penyelenggaraan event sudah mulai diterima oleh CV CN Corporation. CV CN Corporation mengerjakan event daring, campuran, dan luring dengan mayoritas klien berasal dari pemerintah daerah, instansi pendiikan, dan korporasi, tahap pengukuran (measure) dilakukan dengan metode yang kurang ilmiah.Kata Kunci: Strategi Komunikasi, Mempertahankan Eksistensi, Pandemi Covid-19 Abstract            The purpose of this study is to find out the communication strategy of CV CN Corporation in maintaining its existence in the midst of the Covid-19 Pandemic. This research, which is located at the CV CN Corporation Event Organizer, uses a qualitative approach. The informants were selected using a purposive sampling technique, so that two main informants were selected, namely, the President Director and the Production Manager from CV CN Corporation. Data collection techniques are in-depth interviews, documentation studies and non-participatory observation. The technique used in testing the validity of the data is using the source triangulation method. The research data that was obtained were then analyzed using data analysis techniques using the Miles and Huberman model, namely data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results showed that the event organizer CV CN Corproation's communication strategy in maintaining existence in the midst of the Covid-19 Pandemic included the research stage carried out by observing market trends and policy developments for handling the Covid-19 pandemic, the event planning stage was carried out by compiling elements of organizing events that are needed during the Covid-19 pandemic, the implementation stage (execute) is carried out when the request for event organization has begun to be received by CV CN Corporation. CV CN Corporation works on online, mixed, and offline events with the majority of clients coming from local governments, educational institutions, and corporations, the measurement stage is carried out with less scientific methods.Keyword: Communication Strategy, Maintaining Existence, Covid-19 Pandemic
REPRESENTASI IDENTITAS HOMOEROTISME DI MEDIA SOSIAL (STUDI NETNOGRAFI PADA YAOI ROLEPLAY VIA MEDIA SOSIAL LINE) Arni Arta Rahayu; Pratiwi Wahyu Widiarti
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 3 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v4i3.18527

Abstract

 Heteronormativitas diakui dalam norma sebagai sebuah seksualitas yang normal. Homoseksual yang merupakan antitesis dari heteronormatifitas menjadi terbatas di dalam ruang publik. Media sosial kemudian menjadi lahan baru bagi homoseksual untuk berekspresi dan merepresentasikan diri. Penelitian mengenai  Representasi Identitas Homoerotisme di Media Sosial (Studi Netnografi pada Yaoi Roleplay via Media Sosial Line) merupakan penelitian yang mengeksplorasi representasi identitas homoerotisme di dalam permainan roleplaying via media sosial Line. Penelitian mengenai identitas yaoi roleplayer dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan metode netnografi atau etnografi virtual. Dalam melakukan penelitian netnografi ini, peneliti turut menjadi subjek dengan menjadi salah satu pemain roleplay di media sosial Line. Dalam penelitian ini, diketahui bahwa yaoi roleplay memanfaatkan fitur Line untuk merepresentasikan identitasnya secara lebih terbuka. Dalam interaksi dalam roleplaying, fitur Line digunakan untuk mengidentifikasikan perannya dalam sebuah hubungan homoseksual.Kata Kunci : Yaoi Roleplayer, Identitas Homoerotis, Representasi, Line, Performativitas AbstractHeteronormativity is claimed as a legal norm about sexuality. As the antithesis of that norms, homosexuality being restricted.Then, social media becomes new place for their freedom. Research about Homoerotic Identity Representation in Social Media (Netnographic Study on Yaoi Roleplay via Social Media Line) is a study that explores homoerotic identity representation in roleplaying games via Line social media.   Research on the identity of yaoi roleplayers is carried out using a qualitative approach and netnographic or virtual ethnography methods. In conducting this netnographic research, the researcher also became the subject by being one of the roleplay players on Line's social media. As the result of this research, known that yaoi roleplay utilizes the Line feature to represent its identity more openly. In interactions in roleplaying, the Line feature is used to identify its role in a homosexual relationship.Keyword: Yaoi Roleplayer, Line, Identity of Homoerotism, Representation, Gender Performatifity
KOMUNIKASI INTERPERSONBAL PRAMUBAKTI DALAM PENDAMPINGAN LANSIA DI BALAI PANTI TRESNA WERDHA BUDI LUHUR Nadya Puspita; Pratiwi Wahyu Widiarti
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 3 (2020): Lektur:Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v3i3.16928

Abstract

Abstrak             Penelitian ini bertujuan untuk; 1) mengetahui bagaimana komunikasi interpersonal pramubakti dalam pendampingan lansia di Balai Panti Sosial Tresna Werdha (BPSTW) Budi Luhur; 2) mengetahui hambatan komunikasi interpersonal pramubakti dalam pendampingan lansia di BPSTW Budi Luhur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Objek penelitian adalah pramubakti yang berkerja di BPSTW Budi Luhur yaitu perkerja sosial jabatan fungsional dan lansia. Teknik pengumpulan data utama adalah wawancara dengan dukungan observasi. Keabsahan data penelitian ini menggunakan trianggulasi metode dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan di dukung dengan observasi. Teknik analisis data menggunakan teknik interaktif dari Miles dan Huberman yaitu reduksi, penyajian dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa pramubakti: 1) belum menerapkan sikap respect; 2) berperilaku empathy pada seluruh lansia; 3) belum bersikap audible; 4) kurang bersikap clarity; 5) bersikap humble dalam memberikan pendampingan. Hambatan komunikasi interpersonal pramubakti dalam pendampingan lansia yaitu Hambatan Fisik, Hambatan Fisiologis, Hambatan Psikologis, dan Hambatan semantik.        Kata kunci: komunikasi interpersonal, hambatan komunikasi, pramubakti..Abstract                  This research aims to; 1) knowing how the interpersonal communication of the maids in assisting the elderly at the Tresna Werdha Social Institution (BPSTW) Budi Luhur; 2) Knowing the barriers to service interpersonal communication in mentoring the elderly at BPSTW Budi Luhur. This research uses qualitative methods with a descriptive approach. The object of research is the maids who work at BPSTW Budi Luhur, namely social workers with functional positions and the elderly. The main data collection technique is interviews with observation support. The validity of the research data used triangulation methods with data collection techniques in the form of interviews and supported by observation. The data analysis technique used interactive techniques from Miles and Huberman, namely data reduction, presentation, and verification. The results showed that the maids: 1) have not applied respect; 2) empathy behavior in all elderly; 3) not being audible; 4) less clarity; 5) being humble in providing assistance. Interpersonal communication barriers for maid service in elderly mentoring are Physical Barriers, Physiological Barriers, Psychological Barriers, and Semantic Barriers.Keywords: interpersonal communication, communication barriers, and pramubakti.
Analisis fungsi media pada konten YouTube channel Nadia Omara Asfi Ma’ruf Fairuzzabad; Suranto Aw
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v5i1.19136

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui fungsi media dan penerapan manajemen konten youtube Nadia Omara Channel. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deksriptif. Objek penelitian konten Nadia Omara youtube channel dengan subjek penelitian yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data adalah wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan model Miles Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa analisis fungsi media; 1) informasi, telah optimal dengan menyampaikan banyak informasi secara luas seperti pendidikan, sejarah dan pengalaman; 2) edukasi, terdapat pada segmen konten dan biografi; 3) hiburan, nadia omara sebagai media yang menyajikan tayangan yang dianggap hiburan bagi penontonnya; 4) pengaruh dalam pembuat keputusan, belum sampai dapat mempengaruhi keputusan dan tindakan, namun telah berhasil menginfluence dalam hal edukasi. Penerapan manajemen konten; planning (perencanaan) telah disusun dengan baik; organizing (pengorganisasian) SDM dan pengkategorian segmen konten; action (pelaksanaan) penulisan naskah dan proses produksi konten; dan controlling (pengawasan atau evaluasi) evaluasi internal dan evaluasi eksternal. This research aimed to knowing the function of the media and the implementation of Nadia Omara Channel's youtube content management. This research uses a qualititative method with a descriptive approach. The object of research is Nadia Omara youtube channel content with research subjects determined by purposive sampling technique. The main data collection technique is interviews with documentation support. The validity of the data of this study was conducted by triangulation of sources. Data analysis technique using interactive techniques from Miles Huberman namely reduction, data presentation and data verification. The result of this study indicate that media function analysis; 1) information, has been optimal by conveying a lot of information widely such as education, history, and experience; 2) education; found in the historical and biographical content segments; 3) entertainment, Nadia Omara as a medium that presents shows that are considered entertainment for the audience; 4) influence in decision makers, has not yet been able to influence decisions and actions, but has succeeded in influencing in terms of education. Application of content management; planning (planning) has been prepared properly; organizing (organizing) HR and categorizing content segments; action (implementation) of script writing and content production process; and controlling (supervision or evaluation) internal evaluation and external evaluation.
PENGARUH PERSEPSI TENTANG BRAND IMAGE DAN PROMOSI TERHADAP MINAT BELI DI FOLK STORE PADA MAHASISWA DI YOGYAKARTA Abich Govinda; Pratiwi Wahyu Widiarti
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 1 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v4i1.18504

Abstract

AbstrakPenelitian ini terfokus pada Folk Store, sebuah distribution store di Yogyakarta. Folk Store dikenal sebagai sebuah distribution store yang pertama kali menjual produk sepatu Vans di wilayah Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh persepsi tentang brand image terhadap minat beli di Folk Store, (2) pengaruh persepsi tentang promosi terhadap minat beli di Folk Store, dan (3) pengaruh persepsi tentang brand image dan promosi secara bersama-sama terhadap minat beli di Folk Store. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif inferensial, dengan jenis analisis korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa yang ada di Yogyakarta. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik multistage random sampling, dan ditentukan sebanyak 100 sampel. Data dikumpulkan dengan kuesioner yang telah di uji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) persepsi tentang brand image berpengaruh positif terhadap minat beli di Folk Store dengan nilai regresi sebesar 0,568 dan nilai p = 0,000; (2) persepsi tentang promosi berpengaruh positif terhadap minat beli di Folk Store dengan nilai regresi sebesar 0,402 dan nilai p = 0,000; (3) persepsi tentang brand image dan promosi secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap minat beli di Folk Store, dibuktikan dengan hasil pengujian diperoleh nilai F hitung sebesar 400,059 dan nilai p = 0,000.Kata Kunci: Persepsi, Brand Image, Promosi, Minat Beli AbstractThis study focuses on Folk Store, a distribution store in Yogyakarta. Folk Store is known as a distribution store that was the first to sell Vans shoes in the Yogyakarta area. This study aims to determine: (1) the effect of perceptions about brand image on buying interest at Folk Store, (2) the effect of perceptions about promotion on buying interest at Folk Store, and (3) the effect of perceptions about brand image and promotion together. towards buying interest at Folk Store. This study uses an inferential quantitative approach, with a type of correlational analysis. The population in this study were students in Yogyakarta. The sampling method in this study using multistage random sampling technique, and determined as many as 100 samples. Data were collected using a questionnaire that has been tested for validity and reliability. The data analysis technique used is multiple regression. The results of this study indicate that: (1) the perceptions of brand image have a positive affect on buying interest at Folk Store with a regression value of 0.568 and p value = 0.000; (2) the perceptions of promotion have a positive effect on buying interest at Folk Store with a regression value of 0.402 and p value = 0.000; (3) the perceptions of both brand image and promotion have a positive effect on buying interest at Folk Store, as evidenced by the test results obtained by the calculated F value of 400.059 and and p value = 0.000.Keywords: Perception, Brand Image, Promotion, Buying Interest 

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 4 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 3 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 4 (2024): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 3 (2024): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2024): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2024): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 4 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 3 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 4 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 3 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 2 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 4 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 3 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 2 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 1 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 4 (2020): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 3 (2020): Lektur:Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 2 (2020): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2020): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 5 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 4 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 3 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 2 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 1 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1, No 1 (2018): Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi More Issue