cover
Contact Name
Benni Setiawan
Contact Email
bennisetiawan@uny.ac.id
Phone
+6281578968008
Journal Mail Official
ilkom@uny.ac.id
Editorial Address
Department Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial, Hukum, dań Ilmu Politik Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo No. 1 Karangmalang Depok Sleman Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : ""     EISSN : 2988344X     DOI : https://doi.org/10.21831/
Core Subject : Education,
Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi, is academic journal, free of charge. Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi, is an interdisciplinary journal that welcomes contributions coming from and speaking to the many disciplines and approaches that meet at the crossroads that is Communication Studies.
Articles 292 Documents
ANALISIS BIAS DAN STEREOTIPE GENDER PADA SERIAL MARVEL’S AGENT CARTER (2015) Oktavia, Amanda Rachma; Purwasito, Andrik; Alkhajar, Eka Nada Shofa
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2026): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v9i1.27186

Abstract

Media berperan signifikan dalam konstruksi sosial terutama gender. Gender selalu memiliki standar yang harus ditemui dalam masyarakat sosial, seperti laki-laki harus menjadi pemimpin sedangkan perempuan tidak akan cocok jadi pemimpin. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk melihat dan menganalisis bagaimana bias dan stereotip gender di tahun 1940-an terjadi dalam serial Marvel’s Agent Carter. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis semiotika Roland Barthes. Penelitian ini memeroleh data melalui observasi seluruh episode serta peninjauan dokumen dan penelitian terdahulu yang berkaitan dengan proses produksi dan representasi tokoh. Proses analisis meliputi pemilahan visual dan naratif, pengidentifikasian makna denotatif, penafsiran makna konotatif, hingga pengungkapan mitos yang membentuk konstruksi gender dalam konteks sosial-budaya periode tersebut. Penelitian ini menemukan bahwa Peggy cenderung dipandang remeh oleh rekan kerja laki-laki di lingkungan SSR. Serial ini tidak hanya menunjukkan diskriminasi terhadap perempuan pada tahun 1940-an, tetapi juga menunjukkan bahwa Peggy dapat memposisikan feminitas sebagai kekuatan, bukan kelemahan. Walau begitu, serial ini juga memperlihatkan bahwa feminitas dapat berfungsi sebagai kekuatan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada studi representasi gender dalam media dan membuka ruang bagi penelitian selanjutnya untuk memperluas cakupan analisis dengan metode analisis lainnya untuk melihat bagaimana pesan perlawanan serta feminisme dari tokoh utama dan perempuan lainnya di serial ini.
DINAMIKA KOMUNIKASI INTERPERSONAL DAN DUKUNGAN SEBAYA DALAM KONFLIK PERAN SANTRI MAHASISWA TAHFIDZ Marlina, Cherly
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2026): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v9i1.27673

Abstract

Santri mahasiswa menghadapi tantangan struktural dan psikologis yang khas akibat tuntutan ganda yakni memnuhi standar akademik perguruan tinggi sekaligus mematuhi disiplin ketat Pesantren, khusunya target hafalan Al-Qur’an. Tekan multidimensi ini rentan memicu disonansi kognitif dan kelelahan emosional jika tidak dikelola dengan baik. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dinamika komunikasi interpersonal dan dukungan teman sebaya sebagai mekanisme resiliensi pada santri mahasiswa yang menghadapi konflik peran ganda berupa tuntutan akademik perguruan tinggi dan kewajiban hafalan Al-Qur'an. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima santri mahasiswa di Pondok Pesantren Al-Furqon Tulis Kudus yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan fenomenologis interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal horizontal dimaknai sebagai ruang negosiasi utama dalam mengelola tekanan struktural pesantren. Melalui interaksi informal dengan teman sebaya, santri menafsirkan tekanan tersebut sebagai tantangan yang dapat dikelola, bukan semata sebagai beban. Dukungan teman sebaya dipahami sebagai relasi saling menguatkan yang membantu santri mempertahankan keberlangsungan studi dan kewajiban kepesantrenan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada kajian komunikasi interpersonal dengan menekankan pentingnya makna subjektif dan relasi teman sebaya dalam proses adaptasi konflik peran ganda santri mahasiswa.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 4 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 3 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 8, No 1 (2025): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 4 (2024): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 3 (2024): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2024): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 7, No 1 (2024): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 4 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 3 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 2 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 6, No 1 (2023): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 4 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 3 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 2 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 5, No 1 (2022): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 4 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 3 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 2 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 4, No 1 (2021): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 4 (2020): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 3 (2020): Lektur:Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 2 (2020): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 3, No 1 (2020): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 5 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 4 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 3 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 2 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 2, No 1 (2019): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 1, No 1 (2018): Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi More Issue