cover
Contact Name
Susi Herawati
Contact Email
susiherawati@uinmybatusangkar.ac.id
Phone
+6282284357342
Journal Mail Official
at-tarbiyah@uinmynatusangkar.ac.id
Editorial Address
Jalan Sudirman Nomor 137 Lima Kaum
Location
Kab. tanah datar,
Sumatera barat
INDONESIA
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 27757099     EISSN : 27757498     DOI : http://dx.doi.org/10.31958/atjpi
Core Subject : Religion, Education,
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam is a forum for educators, academicians, researchers, and practitioners to share ideas for practical approaches to improving quality in islamic educational issues. The Journal accepts Indonesian and English articles and published periodically, twice a year (Mei and November) by Islamic Education Departement (PAI) of of UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Indonesia.
Articles 58 Documents
Analisis Korelasi Pemikiran Ibnu Sina dalam Implementasi Disiplin Positif di Ma’had MAN 1 Gresik Rofi'ah, Fita Azkiyatur; Asrori, Mohammad; Mustikawan, Alfin
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v6i1.15040

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi implementasi pemikiran pendidikan Ibnu Sina, khususnya metode targhib wa tarhib dalam konteks penerapan disiplin positif di Ma'had Al-Hikmah MAN 1 Gresik. Fokus utama penelitian ini adalah strategi yang diterapkan oleh kepala sekolah dan pengurus Ma’had dalam mengimplementasikan metode disiplin positif untuk membentuk karakter dan moral santri di era Society 5.0. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi lapangan, yang meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan sebanyak lima kali untuk menilai aktivitas santri serta interaksi antara pendidik dan santri. Wawancara dilakukan langsung dengan lima narasumber, termasuk kepala sekolah dan pengurus Ma'had yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman dengan penerapan triangulasi untuk menjamin validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dan pengurus dalam menerapkan metode disiplin positif efektif dalam membangun karakter dan moral santri, sejalan dengan nilai-nilai pendidikan Ibnu Sina yang menekankan kasih sayang dan pemahaman karakter individu. Ma'had Al-Hikmah berupaya menciptakan generasi muda yang mampu menghadapi tantangan digital dengan integritas dan rasa tanggung jawab yang tinggi. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pendidikan yang lebih baik dan pemahaman yang lebih dalam mengenai integrasi nilai-nilai moral dalam pendidikan modern.
Pemikiran Ki Bagus Hadikusumo tentang Moderasi Beragama Materi Komitmen Kebangsaan dan Implementasinya dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Azis, Abdul; Kurniawan, Raden Muhammad Ardiyansyah
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v6i1.15182

Abstract

The relationship between Islam and the Indonesian state is evidenced by the establishment of Islamic governments, even Islamic kingdoms, which are a manifestation of their sincere efforts to implement the basic teachings of the Koran and Sunnah. In this study, the author uses a qualitative method by using library research (library research). Researchers in data analysis using analytical methods where this method is carried out by identifying information objectively. The result of this discussion is the implementation of Ki Bagus Hadikusumo's thoughts on religious moderation of national commitment material in learning Islamic Religious Education includes the following five aspects: first, tawhid or aqidah. First, tawhid or aqidah. Learners must hold fast to their beliefs and always call for worshiping Allah and always being grateful to enjoy the sustenance that has been given by Allah Ta'ala. Second, learners must have the character of a leader in accordance with the character of the Prophets. Third, students must have a clear vision in life based on the Qur'an and Sunnah. Fourth, the contribution of thought. The importance of students in maximizing knowledge which is manifested in the contribution of ideas for the welfare of the country and its people. Fifth, good and clean politics, so that students must have good and clean political thinking that can carry out laws in accordance with Islam based on the Qur'an and Sunnah so as to create justice, brotherhood, equality, deliberation, plurality, peace, and accountability. So that the implementation of Ki Bagus Hadikusumo's thoughts on religious moderation of national commitment material in learning Islamic Religious Education five points or the core that has been mentioned above so that students always encourage to carry out religious teachings as a whole and peacefully, and have an active role in maintaining unity, justice, and peace within the framework of the Unitary State of the Republic of Indonesia.
Pengembangan LKPD Pembelajaran PAI Berbasis Project Based Learning di Kelas VIII MTsS Mardiyah Islamiyah Panyabungan Ainun; Nasution, Suryadi; Siregar, Irma Suryani
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v6i2.16088

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki dan memahami mekanisme proses pembelajaran sebelum dan sesudah penerapan LKPD Pembelajaran PAI berbasis Project Based Learning (PjBL), serta menilai tingkat validitas dan kepraktisan pengembangan LKPD tersebut pada materi Perkembangan Peradaban Islam pada Masa Daulah Abbasiyah di Kelas VIII MTsS Mardiyah Islamiyah Panyabungan. Kegiatan penelitian dilakukan di MTsS Mardiyah Islamiyah Panyabungan dengan menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development) yang merujuk pada model 4D, yaitu tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek pengujian awal atau eksperimen penelitian ini ialah anak didik kelas VIII at-Tahrim MTsS Mardiyah Islamiyah Panyabungan yang berjumlah 30 orang pada tahun ajaran 2025/2026. Pengumpulan data dilakukan melalui beberapa instrumen, yaitu analisis kebutuhan, penilaian validitas, dan uji kepraktisan. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan metode analisis kebutuhan, analisis validitas, dan analisis praktikalitas. Hasil dari penelitian memperlihatkan bahwa proses pembelajaran setelah penerapan LKPD berbasis Project Based Learning menjadi lebih aktif, terarah, serta berpusat pada anak didik. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa LKPD berada pada kategori sangat valid dengan rata-rata persentase 93%, sedangkan modul ajar memperoleh nilai rata-rata 91% yang juga termasuk dalam kategori sangat valid. Dari aspek kepraktisan, hasil penilaian guru mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam memperoleh nilai 93%, yang dikategorikan sangat praktis. Adapun respon dari 30 anak didik kelas VIII at-Tahrim terhadap penggunaan LKPD menunjukkan tingkat kepraktisan sebesar 90%, juga berada pada kategori sangat praktis. Berdasarkan temuan tersebut, ada kesimpulan bahwa LKPD Pembelajaran PAI berbasis proyek yang dikembangkan adalah valid (layak) dan praktis untuk digunakan sebagai bahan ajar untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran.
Harmoni Sains dan Pendidikan Islam dalam Pembelajaran Abad 21: Melawan Gagasan Dikotomi Ilmu Yuli Astuti, Nita
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v6i2.16229

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara sains dan Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pembelajaran abad ke-21 sebagai upaya strategis melawan gagasan dikotomi ilmu. Pendekatan penelitian kepustakaan dengan metode deskriptif kualitatif digunakan untuk mengkaji berbagai sumber terkini (jurnal, buku, dan penelitian) dalam sepuluh tahun terakhir. Temuan menunjukkan bahwa dikotomi ilmu berpotensi melahirkan fragmentasi pengetahuan, menghambat pemahaman holistik terhadap realitas, serta melemahkan peran agama dalam menjawab tantangan kontemporer. Padahal, memahami ayat-ayat Allah (ayat kauniyah) memerlukan penguasaan ilmu sains, sebagaimana tercermin dalam eksplorasi alam semesta yang menjadi bagian dari ibadah intelektual. Untuk mengatasi hal ini, universitas perlu mengintegrasikan paradigma unity of sciences melalui pengembangan kurikulum PAI yang holistik dan integratif, yang menyatukan dimensi kognitif, afektif, psikomotorik, dan spiritual, serta mengadopsi empat pilar pembelajaran abad ke-21: berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Implementasinya menuntut dosen dan guru dibekali pelatihan pedagogi holistik serta kemampuan mendesain pembelajaran berbasis proyek, kontekstual, dan reflektif agar nilai-nilai Islam tidak hanya dipahami secara teoretis, tetapi juga diwujudkan dalam praktik sains. Harmonisasi antara PAI dan sains bersifat epistemologis, bukan sekadar metodologis, sebagaimana tercermin dalam model pengembangan keilmuan di UIN Walisongo (Unity of Sciences), UIN Maliki Malang (Pohon Ilmu), dan UIN Sunan Kalijaga (Jaring Laba-laba Ilmu). Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan kerangka integrasi ilmu yang relevan dengan tantangan pendidikan kontemporer dan penguatan identitas keilmuan Islam yang utuh.
Integrasi Tasawuf dan Pendidikan Karakter dalam Tembang Dolanan Ilir-ilir Karya Sunan Kalijaga Aabadia, Arif; Hamidah, Amirotun; Atsaniyah, Channa Chamdiyah
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v6i2.16290

Abstract

Berbagai hal menyimpang yang marak dan muncul di media masa kini cukup membuat kita bergidik dan merasa miris. Pembunuhan dan pelecehan di lingkungan sekolah tidak hanya dilakukan oleh siswa tetapi juga oleh guru. Dan masih banyak lagi perilaku menyimpang yang dapat ditemukan dalam realitas kehidupan kita saat ini. Di sisi lain, terjadi semacam keterputusan dunia pendidikan saat ini dari akar budayanya, yang nilai-nilai historisnya telah membentuk bangsa ini selama berabad-abad. Berangkat dari kegelisahan tersebut, penulis menganalisis bentuk integrasi antara tasawuf dan pendidikan karakter dalam tembang Dolanan Ilir-Ilir sebagai hasil penciptaan strategi dakwah Sunan Kalijaga. Penelitian dilakukan dengan menggunakan kajian pustaka dan pendekatan kualitatif. Data dianalisis dengan menggunakan teknik ilmiah analisis deskriptif dan interpretasi sastra. Temuan dalam penelitian ini adalah terdapat lapisan-lapisan makna dalam tembang Dolanan Ilir-Ilir yang mengandung nilai-nilai filosofis-religius dan berbagai pendidikan karakter yang terintegrasi secara luhur. Temuan ini pun mengungkap bahwa bentuk integrasi antara keduanya dapat menjadi solusi bagi akar besar permasalahan bangsa ini di dunia pendidikan.
PENGEMBANGAN E-MODUL SKI KELAS VIII MELALUI APLIKASI FLIPBOOK UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK DI MTsS MARDIYAH ISLAMIYAH: DEVELOPMENT OF A GRADE VIII SKI E-MODULE THROUGH THE FLIPBOOK APPLICATION TO IMPROVE STUDENTS' LEARNING INTEREST AT MTsS MARDIYAH ISLAMIYAH Yuni Amalia; Fuji Pratami; Khairurrijal
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v6i2.16371

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran sebelum dan sesudah diterapkannya e-modul berbasis Fliobook, mengukur tingkat validitas e-modul tersebut, serta mengevaluasi kepraktisannya dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) kelas VIII pada materi Sejarah Berdirinya Daulah Abbasiyah di MTsS Mardiyah Islamiyah. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4d, yang terdiri dari 4 tahapan, yaitu: Difine (pendefenisian), Design (perancangan), Development (pengembangan) dan Dessiminate (penyebaran), tapi pada penelitian tahap Dessiminate tidak dilakukan hanya melewati tiga tahapan saja. Penelitian ini melibatkan 30 peserta didik kelas VIII At-Tin di MtsS Mardiyah Islamiyah pada tahun ajaran 2025/2026 sebagai subjek uji coba. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data meliputi untuk mengukur validitas dan kepraktisan. Teknik analisis data meliputi analisis validitas, dan kepraktisan. Penggunaan e-modul membuat pembelajaran lebih aktif, peserta didik lebih fokus dan mudah memahami materi serta minat belajar peserta didik meningkat. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan hasil validasi dari validator materi dan media yang menunjukkan bahwa Modul Ajar pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam berada pada kategori sangat valid dengan persentase sebesar 87,37%. Sedangkan validasi terhadap e-modul yang dikembangkan melalui Flip PDF Corporate menunjukkan tingkat kevalidan yang juga sangat tinggi, dengan persentase sebesar 85,9%. Kepraktisan e-modul dinilai dari tanggapan guru pengampu mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, yang menunjukkan nilai sebesar 86,25% dan termasuk dalam kategori sangat praktis. Sementara itu, hasil respon dari 30 peserta didik kelas VIII At-Tin terhadap penggunaan e-modul menunjukkan tingkat kepraktisan sebesar 85,9%, yang juga tergolong sangat praktis.
Kurikulum PAI Abad 21: Integrasi Nilai Islam dan Literasi Digital dalam Pembentukan Karakter Siswa Hamidalloh, Ahmad Sayyidiman; Hamdani, Asep Saepul
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v6i2.16491

Abstract

This study aims to formulate a 21st-century Islamic Religious Education (PAI) curriculum model that integrates Islamic values ​​and digital literacy in building student character. This study employed library research with a qualitative analytical approach. Data were obtained from various national and international literature on PAI curriculum, character education, and digital literacy. Data were then analyzed descriptively to identify patterns of integration of Islamic values ​​with digital competencies. The study's results indicate that a 21st-century PAI curriculum should be directed toward a learning model that combines Islamic teachings, digital literacy skills, and character building through active, collaborative, and technology-based learning strategies. The integration of Islamic values ​​with digital literacy can strengthen the formation of students' religious character, social responsibility, and digital ethics. This research provides a conceptual foundation for developing PAI curriculum policies that are relevant to current needs. Keywords: PAI Curriculum, Digital Literacy, Islamic Values, Student Character, 21st Century
Stimulasi Neuroedukasi Spesifik-Bakat untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur'an pada Siswa TPQ di Kecamatan Lubuk Sikaping Sri Yulianti, Rika; Novi Yanti, Silvia; Purnama Sari, Yulia; Mulya Tama, Aditya; Fauziah, Adilla
at-Tarbiyah al-Mustamirrah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : IAIN Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/atjpi.v6i2.16526

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan stimulasi neuroedukasi spesifik-bakat dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Kecamatan Lubuk Sikaping. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis fenomenologis, berfokus pada TPQ di Jorong Sungai Pandahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab lemahnya kemampuan membaca Al-Qur’an adalah rendahnya keterlibatan edukatif orang tua akibat tekanan ekonomi, distraksi digital, serta metode pengajaran tradisional yang tidak sesuai dengan keunikan neurologis siswa. Penerapan model Neuroeducation-Based Tahfizh Learning Model (MP-TBN) yang mencakup stimulasi kognitif, emosional, sensorik, dan spiritual terbukti signifikan meningkatkan kelancaran membaca, penguasaan tajwid, konsistensi murojaah, dan kedalaman spiritual siswa, dengan nilai N-gain mencapai 0,71. Disimpulkan bahwa stimulasi neuroedukasi spesifik-bakat merupakan solusi transformatif yang memadukan sains otak dan nilai-nilai Al-Qur’an, namun keberlanjutannya memerlukan dukungan kebijakan daerah, pelatihan guru, dan peran aktif orang tua.