cover
Contact Name
Agus Komarudin
Contact Email
akommedia@gmail.com
Phone
+6282280186065
Journal Mail Official
akommedia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ciliwung, Dusun II, Desa Tanjung Kesuma, Kec. Purbolinggo, Kab. Lampung Timur, Lampung 34190
Location
Kab. lampung timur,
Lampung
INDONESIA
Abdi Akommedia : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30258103     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal pengabdian yang sedang berkembang pesat setiap tahun nya baik dalam ilmu komputer, teknik informatika maupun sistem informasi, sains serta pendidikan untuk meningkatkan dalam pelayanan pengembangan teknologi pada bidang penelitian, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat. Dari perseroan perorangan PT Akom Media Informatika yang mempunyai tujuan mempermudah peneliti untuk menerbitkan artikel para peneliti.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 54 Documents
MEMBANGUN BUDAYA TAAT HUKUM DEMI MEWUJUDKAN INDONESIA EMAS 2045 DI DESA PEMATANG Muhammad Habibi; Mirza Agung Rahmatullah; Sholikhul Huda; Achmad Alif Nurbani; Sandika Saputra; Soni Alfandi
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangun kesadaran dan budaya taat hukum di Desa Pematang sebagai kontribusi nyata menuju visi Indonesia Emas 2045. Kegiatan dilaksanakan selama enam minggu melalui metode sosialisasi, penyuluhan, diskusi interaktif, dan pembentukan Kelompok Sadar Hukum (Pokdarkum). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai hak, kewajiban, dan aturan hukum yang berlaku. Sebanyak 72% peserta mengalami peningkatan skor pemahaman hukum berdasarkan pre-test dan post-test. Terbentuknya Pokdarkum diharapkan menjadi motor penggerak budaya hukum yang berkelanjutan di tingkat desa, menunjang pilar supremasi hukum dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025–2045.
Pemberdayaan Pelaku UMKM melalui Model Edu Legal English untuk Penguatan Kesadaran Hukum dan Daya Saing Global Neni Iryani; Lina Maulidiana
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Micro, small, and medium enterprise actors increasingly interact with digital marketplaces, electronic transactions, consumer data, branding, and cross-border communication. However, business assistance is often fragmented: legal education is delivered separately from practical English training, while English courses rarely address the actual legal and commercial communication needs of microentrepreneurs. This community service program introduced the Edu-Legal English model, an integrated empowerment approach combining contextual legal literacy, functional Business English, guided digital practice, and output-based mentoring for MSME actors in Cisauk Urban Village, Tangerang Regency. The activities used a participatory mentoring approach consisting of needs mapping, legal-risk identification, bilingual communication workshops, task-based practice, guided product profile development, and reflective evaluation. The program focused on business legality awareness, consumer protection, electronic transactions, trademarks, personal data, simple business documents, bilingual product descriptions, customer-response scripts, and basic negotiation expressions. The main outputs were a practical legal checklist, a Legal-English glossary, bilingual business profiles, bilingual product descriptions, and communication templates for digital marketplace interactions. Qualitative evaluation based on worksheets, completed business outputs, mentoring notes, and participant reflection indicated a shift from fragmented knowledge toward more integrated decision-making. Participants were better able to recognize legal risks in digital business communication and to produce simple English expressions that were more relevant to real selling situations. The program suggests that the Edu-Legal English model can serve as a contextual community empowerment framework that connects legal awareness with practical global communication readiness.
OLAHRAGA REKREASI SEBAGAI PENGGERAK PARTISIPASI, KESEJAHTERAAN, DAN EKONOMI MASYARAKAT: TINJAUAN LITERATUR TENTANG MINAT, MOTIVASI, LINGKUNGAN, SERTA POTENSI PENGEMBANGANNYA Ferdi Zulkarnain; Wahyu Arifin
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis olahraga rekreasi sebagai penggerak partisipasi, kesejahteraan, dan ekonomi masyarakat melalui aspek minat, motivasi, lingkungan, serta pengelolaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Data dikumpulkan melalui dokumentasi terhadap lima artikel empiris utama dan sejumlah literatur pendukung yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan analisis isi melalui tahap reduksi, pengelompokan tema, interpretasi, sintesis, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama, yaitu partisipasi yang dibentuk oleh faktor personal dan sosial, olahraga rekreasi sebagai sumber kesejahteraan fisik, psikologis, sosial, dan pendidikan, pentingnya lingkungan serta tata kelola, dan munculnya peluang ekonomi lokal. Temuan menegaskan bahwa dampak olahraga rekreasi bergantung pada keterpaduan motivasi, akses, fasilitas, promosi, pelayanan, dan keterlibatan masyarakat. Secara teoretis, penelitian ini mengintegrasikan perspektif motivasi dan sosial-ekologis, sedangkan secara praktis mendukung pengembangan olahraga rekreasi yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada ekonomi lokal.
PENERAPAN SISTEM INFORMASI PEMETAAN DAN PELAPORAN KERUSAKAN INFRASTRUKTUR DESA BERBASIS WEB UNTUK MENDUKUNG PERENCANAAN PEMBANGUNAN Sari Utama Dewi; Fery Hendi Jaya; Eko Aziz Apriadi
ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : ABDI AKOMMEDIA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The limited availability of spatial databases and standardized infrastructure-damage reporting mechanisms often forces village governments to prioritize development using fragmented, inconsistent, and difficult-to-verify information. This community service program implemented a web-based information system integrating asset mapping, damage reporting, photographic evidence, geographic coordinates, verification, and repair prioritization. The main activity was conducted in Kurungan Nyawa Village, Gedong Tataan District, Pesawaran Regency, Lampung, on 1 March 2026 from 10:00 a.m. to 12:00 p.m. The method included needs assessment, database preparation, system demonstration, reporting practice, mentoring, pretest-posttest, and usability evaluation. The system managed 126 infrastructure objects and 47 damage reports covering roads, drainage, bridges or culverts, water facilities, and public service buildings. The average competency score of 24 participants increased from 41.25 to 83.00, while task-completion success reached 91.7%. The outputs consisted of a responsive WebGIS application, a spatial database, operational guidelines, role-based accounts, and an infrastructure-treatment priority matrix. The system accelerated data consolidation, improved report traceability, and provided spatial evidence to support village development-planning forums.