cover
Contact Name
daryanto setiawan
Contact Email
daryantosetiawannew@gmail.com
Phone
+6281397503456
Journal Mail Official
bashirahjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Medan-Tg.Morawa Km. 13 Gg. Darmo Desa Bangun Sari Kec. Tg. Morawa Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara.
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Bashirah
ISSN : 27210588     EISSN : 29617944     DOI : https://doi.org/10.51590/bashirah.v4i1
Bashirah: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah Deli Serdang. Bashirah mempublikasikan artikel ilmiah hasil penelitian empiris dan analisis reflektif dari para akademisi dan praktisi untuk pengembangan teori dan pengenalan konsep-konsep baru di bidang komunikasi dan dakwah, berupa manuskrip yang mengangkat tema meliputi: Ilmu Komunikasi Komunikasi Penyiaran Islam Komunikasi Dakwah Manajemen Dakwah Bimbingan Penyuluhan Islam Dakwah dan Media Public Speaking Komunikasi Organisasi Media Massa Media Sosial Computer Mediated Communication Artikel lainnya yang mendekati peran dakwah di media dan masyarakat dari sudut pandang sejarah, psikologi, sosiologi, atau antropologi.
Articles 55 Documents
Peran Komunikasi Interpersonal Guru dalam Menumbuhkan Minat Menghafal Al-Qur’an Siswa Kelas III SDIT Jannatul Ma’wa Desa Terantang Kampar Riau Royan, M.; Saparudin, Saparudin
Bashirah Vol 6 No 2 (2025): Bashirah
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/bashirah.v6i2.1149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi interpersonal guru dalam memotivasi siswa kelas III di SDIT Jannatul Ma’wa, Desa Terantang, Kabupaten Kampar, Riau, dalam menghafal Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru, siswa, serta wali kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal guru memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan motivasi dan minat siswa dalam menghafal Al-Qur’an. Guru menerapkan berbagai strategi komunikasi, seperti pendekatan persuasif, pendekatan emosional, serta keteladanan, guna membangun kedekatan emosional dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Selain itu, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai motivator dan pembimbing dalam proses pembelajaran Al-Qur’an. Faktor pendukung dalam penelitian ini meliputi efisiensi waktu belajar, dukungan keluarga, lingkungan sekolah yang kondusif, serta motivasi siswa yang tinggi. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan antara lain hambatan psikologis, kurangnya empati, serta karakter siswa yang terlalu aktif secara fisik, mental, dan perilaku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi interpersonal guru berkontribusi positif terhadap keberhasilan siswa dalam menghafal Al-Qur’an.
Strategi Komunikasi Guru dalam Menanamkan Nilai Keagamaan pada Siswa MTs Bintang Peduli Ummat Waspada di Desa Tiga Juhar Kecamatan STM Hulu Kabupaten Deli Serdang Dikdayana, Subowo
Bashirah Vol 6 No 2 (2025): Bashirah
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/bashirah.v6i2.1151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengenal bagaimana strategi guru dalam menanamkan nilai-nilai agama akidah, ibadah, dan akhlak secara teori dan praktik kepada siswa di MTs Bintang Peduli Ummat Waspada Tiga Juhar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan fokus pada pola komunikasi guru dalam mentransmisikan nilai-nilai keagamaan melalui strategi yang mudah dipahami siswa sehingga mampu diterapkan baik dalam pemahaman konseptual maupun praktik keseharian. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif untuk menggambarkan makna serta penerapan strategi komunikasi guru dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam menanamkan nilai-nilai akidah, ibadah, dan akhlak dilakukan melalui dua tahapan utama, yaitu penyampaian teori dan penerapan praktik langsung. Pada tahap teori, guru menjelaskan dan memperkenalkan pengertian-pengertian dasar tentang akidah, ibadah, dan akhlak agar siswa memahami konsepnya dengan baik. Selanjutnya, pada tahap praktik, guru membimbing siswa untuk mengamalkan langsung apa yang telah dipelajari di kelas. Dalam proses pembelajaran, guru menggunakan berbagai metode seperti ceramah, diskusi, serta bimbingan langsung, dan berperan sebagai pembimbing, manajer, koordinator, serta inovator. Strategi ini terbukti efektif dalam memperdalam pemahaman siswa dan menumbuhkan penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Strategi Komunikasi Pimpinan Pesantren dalam Meningkatkan Citra Institusi: Studi Pada Pondok Pesantren At-Tibyan Deli Serdang Natada, Mulyadi; Muslim, Muslim
Bashirah Vol 6 No 2 (2025): Bashirah
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/bashirah.v6i2.1152

Abstract

Pondok Pesantren At-Tibyan yang berdiri pada tahun 2020 di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam At-Tibyan Deli Serdang menunjukkan perkembangan yang pesat, khususnya dalam bidang akademik, meskipun usianya masih terbilang muda. Pesantren ini telah mampu bersaing dengan lembaga pendidikan Islam lainnya di tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi komunikasi yang diterapkan oleh pimpinan dalam membangun dan meningkatkan citra positif pesantren di tengah isu negatif yang tersebar di masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber dan teknik member check. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang dilakukan pimpinan pesantren At-Tibyan adalah peningkatan mutu pendidikan, pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, perluasan jaringan kelembagaan, serta penerapan transparansi dalam tata kelola pesantren. Strategi ini terbukti efektif dalam membangun citra positif pesantren dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Revitalisasi Makna Syukur sebagai Antitesis Budaya Hedonisme di Masyarakat Modern Faidza, Haura Nadine Nayla; Mansur, Syafiin
Bashirah Vol 6 No 2 (2025): Bashirah
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/bashirah.v6i2.1153

Abstract

Fenomena hedonisme dalam masyarakat modern ditandai oleh dominasi orientasi pada kesenangan material, pencarian validasi sosial, serta perilaku konsumtif yang semakin dipengaruhi oleh media digital. Kondisi ini beriringan dengan pergeseran makna syukur, yang semula dipahami sebagai nilai spiritual dan kesadaran diri, namun kini cenderung direduksi menjadi simbol atau formalitas, sehingga berpotensi melahirkan perilaku berlebihan dan ketidakpuasan batin. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran syukur sebagai antitesis terhadap budaya hedonisme dalam kehidupan modern. Penelitian ini merupakan kajian konseptual berbasis studi pustaka dengan pendekatan interdisipliner yang mengintegrasikan perspektif psikologi positif dan ajaran Islam. Unit analisis difokuskan pada masyarakat modern yang terpapar media digital dan tekanan sosial. Data diperoleh dari artikel jurnal terindeks Sinta serta buku-buku relevan yang diterbitkan pada periode 2020–2025. Analisis dilakukan secara tematik dengan empat fokus utama, yaitu konsep syukur, hedonisme dan gaya hidup konsumtif, hubungan syukur dengan kesejahteraan psikologis dan finansial, serta perspektif Islam tentang keseimbangan hidup. Hasil kajian menunjukkan bahwa revitalisasi makna syukur berpotensi menjadi strategi spiritual, psikologis, dan kultural dalam mengendalikan perilaku konsumtif serta membangun kesejahteraan yang autentik. Kebaruan kajian ini terletak pada pengintegrasian perspektif religius, psikologis, dan media digital dalam memahami syukur sebagai pengendali perilaku dan penopang keseimbangan hidup.
Etika Komunikasi Dakwah dalam Perspektif Naqd Al-Naṣṣ: Analisis Tafsir Kontemporer Ali Al-Harb terhadap QS. An-Nahl: 125 Amirulloh; Abdurrahman, Haris; Nazirah, Annida; Samiah, Siti Robiah; Kurniawan, Muhammad Rizki; Andi Rosa
Bashirah Vol 6 No 2 (2025): Bashirah
Publisher : Prodi Komunikasi Penyiaran Islam Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/bashirah.v6i2.1154

Abstract

Abstract This study examines the ethical concept of Islamic communication in the contemporary interpretation of Ali al-Harb toward QS. An-Nahl [16]:125. The main problem addressed in this study is the decline of ethical and dialogical values in modern da'wah communication, especially in digital media. Using a qualitative library research method with a hermeneutical and contemporary tafsir approach, this research explores how Ali al-Harb’s Naqd al-Nash (textual critique) provides a new understanding of the Qur’an that is reflective, critical, and contextual. The findings reveal that the principles of bil hikmah, mau‘izhah hasanah, and mujādalah billatī hiya ahsan form the foundation of Qur’anic-based communication ethics. These three principles construct a model of da'wah ethics that integrates intellectual, emotional, and moral dimensions, allowing da'wah practices to become more humanistic, moderate, and adaptive to the digital era. The study concludes that Ali al-Harb’s hermeneutical interpretation offers a relevant framework for developing ethical standards in contemporary Islamic communication.