cover
Contact Name
Dirman
Contact Email
dirman@iainkendari.ac.id
Phone
+628114058715
Journal Mail Official
dirasah2019@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sultan Qaimuddin No.17, Baruga, Kec. Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93870
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 30251931     DOI : DOI : 10.31332/jpi.v4i1.6310
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal DIRASAH adalah jurnal ilmiah kajian Kependidikan Islam dibawah pengelolaan Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Manajamen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Kendari, kehadirannya ditujukan sebagai wadah aktualisasi karya para akademisi maupun praktisi dengan fokus kajian terkait ilmu Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam. Jurnal ini terbit dua kali selama satu tahun yaitu bulan Mei dan November
Articles 136 Documents
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PEMBINAAN AKHLAK SISWA DI SMA NEGERI 20 KONAWE SELATAN
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v4i1.4357

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru PAI dalam pembinaan akhlak siswa di SMA Negeri 20 Konawe Selatan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana pelaksanaan pembinaan akhlak siswa di SMA Negeri 20 Konawe Selatan? 2) Bagaimana peran guru PAI dalam membina akhlak siswa di SMA Negeri 20 Konawe Selatan? 3) Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan moral siswa di SMA Negeri 20 Konawe Selatan? Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 20 Konawe Selatan selama 4 (empat) bulan dari bulan Mei sampai dengan Agustus 2020. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara langsung, observasi dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan siswa di SMA Negeri 20 Konawe Selatan. Analisis data menggunakan model analisis yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman, yang terdiri dari tiga tahapan penting, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 20 Konawe Selatan telah berperan aktif dalam melakukan pembinaan akhlak pada siswa. Hal ini terlihat dari metode yang digunakan guru yaitu dengan melakukan: keteladanan, nasehat, pelatihan, pembiasaan, tindakan sosial dan disiplin serta memberikan arahan kepada siswa untuk melaksanakan kewajibannya sebagai manusia. Perilaku siswa di SMA Negeri 20 Konawe Selatan dikategorikan cukup baik.A., Doni Koesoema, Pendidikan Karakter, (Strategi Mendidik Siswa di Zaman Global), Jakarta: Grasindo, 2010Abdullah, Mas Udik. Meledakkan IESQ dengan Langkah Takwa dan Tawakal, Jakarta: Zikrul Hakim, 2005Al Munawar, Said Agil Husin. Aktualisasi Nilai-nilai Qur’ani dalam Sistem Pendidikan Islam, Jakarta: Ciputat Press: 2005Al Qusyairi, Abu Husein Muslim bin Al Hajjaj bin Muslim. Shahih Muslim, Beirut: Dar al-Fikr, 2005Al Syaibani, Ahmad Ibn Hanbal Abu Abdillah. Musnad Imam Ahmad Ibn Hanbal, Juz 2, Kairo: Muassasah Qurtubah, ttAllen, Jane Elizabeth dan Marilyn Cheryl, Disiplin Positif, terj. Imam Machfud, Jakarta: Prestasi Pustakaraya, 2005Aly, Hery Noer dan Munzier Suparta, Watak Pendidikan Islam, Jakarta: Friska Agung Insani, 2008Asmani, Jamal Ma’mur. Tips Menjadi Guru Inspiratif, Kreatif, dan Inovatif, Yogyakarta: Diva Press, 2010Basire, Jumri Hi. Tahang Urgensi Pendidikan Agama Dalam Keluarga Terhadap Pembentukan Kepribadian Siswa, Jurnal Hunafa, Vol. 7, No.2, Desember 2010Daradjat, Zakiah. Kesehatan Mental, Jakarta: CV. Gunung Agung, 2011Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 2007Desmita, Psikologi Perkembangan Peserta Didik, Bandung: PT. Remaja Rosadakarya, 2014Djamarah, Syaiful Bahri, Rahasia Sukses Belajar, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2008Fatmawati, Peran Keluarga terhadap Pembentukan Kepribadian Islam Bagi Remaja, Jurnal RISALAH, Vol. 27, No. 1, Juni 2016Gunawan, Ary H. Sosiologi Pendidikan-Suatu Analisis Sosial tentang Berbagai Problem Pendidikan, Jakarta: Rineka Cipta, 2000Kahmat, Dadang. Sosiologi Agama, Bandung: Rosda, 2011Kementerian Agama RI, Al-Quran dan Terjemahnya, Bandung: CV. Diponegoro, 2017Margono, Metodologi Penelitian Pendidikan, Jakarta PT. Rineka Cipta, 2006Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya, 2006Munardji, Diklat Ilmu Pendidikan Islam, Tulungagung: STAIN Tulungagung, 2000Nashori, Fuad dan Rachmy Diana Mucharam, Mengembangkan Kreativitas dalam Perspektif Psikologi Islam, Jogyakarta: Menara Kudus, 2014Purwadarminta, W.J.S. Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 2003Purwanto, Orang Muda Mencari Jati Diri di Zaman Modern, Yogyakarta: Penerbit Kanasius, 2010Pusat Bahasa, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2008Rahim, Husni. Arah Baru Pendidikan Islam di Indonesia, Jakarta: Logos, 2014.Rakhmat, Jalaluddin. Psikologi Agama, Jakarta: Rajawali Pers, 2010Sarwono, Sarlito W. Psikologi Remaja, Jakarta: Rajawali Pers, 2013Semiawan, Conny. Pendidikan Keluarga dalam Era Global, Jakarta: PT Prenhallindo, 2002.Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Misbah Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an, Jakarta: Lentera Hati, 2002Soemantri Patmonodewo, Pendidikan Siswa Pra Sekolah,Jakarta: Rhieneka Cipta, 2002.Sugiono, Memahami Penelitian Kulaitatif, Bandung: Alfabeta, 2009Suroso dan Mucharam, Mengembangkan Kreativitas dalam Perspektif Psikologi Islam, Yogyakarta: Menara Kudus, 2005Sururin, Ilmu Jiwa Agama, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2007Unaradjan, Dolet. Manajemen Disiplin, Jakarta: PT Grasindo, 2008Widiyanta, Ari. Sikap Terhadap Lingkungan dan Keagamaan. Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi. Vol. 1 No. 2. 2015Yonas, Luthfi Kholida.  Pengaruh Pendidikan Agama Islam dalam Keluarga dan Budaya Religius Sekolah terhadap Kedisiplinan Beragama Peserta Didik MAN I Baureno Bojonegoro (tesis) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang 2016Zubaedi, Islam dan Benturan Antarperadaban: Dialog Filsafat Barat dengan Islam, Dialog Peradaban, dan Dialog Agama, Jogyakarta: Ar-Ruzz Media, 2007
Peran Pengajian Kitab Tarajumah Dalam Menumbuhkan Pemahaman Pendidikan Agama Islam Peserta Didik Kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Nurussibyan Cilamaya Karawang
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v3i2.2236

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pengajian kitab tarajumah dalam menumbuhkan pemahaman pendidikan Agama Islam peserta didik kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Nurussibyan Cilamaya Karawang. Dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi kelas V berjumlah 35 Madrasah Ibtidaiyah Nurussibyan Cilamaya Karawang. Sampel yang digunakan adalah 100% dari 35 siswa yang artinya semua siswa kelas V. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini berdasarkan observasi, wawancara dan dokumentsi yaitu untuk peran pengajian kitab tarajumah yang meliputi : Pelaksanaan pengajian kitab tarajumah di MI Nurussibyan diikuti semua siswa dilaksanakan setiap hari sebelum pembelajaran dimulai, pemahaman pendidikan Agama Islam peserta didik kelas V hanya sekedar mengetahui tapi tidak untuk di terapkan dalam kehidupan sehari-hari, Peran Pengajian Kitab Tarajumah Dalam menumbuhkan Pemahaman Pendidikan Agama Islam Peserta Didik Kelas V rajin belajar Agama Islam, lancar membaca Al-Qur’an, rajin menghafal, dan di aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, Peran Pengajian Kitab Tarajumah Dalam Meninngkatkan Pemahaman Pendidikan Agama Islam Peserta Didik Kelas V Di Madrasah Ibtidaiyah Nurussibyan Cilamaya Karawang dikatakan baik memberikan kontribusi 70% dalam menumbuhkann pemahaman Agama Islam.
Kepedulian Orang Tua Mengimplementasikan Nilai Pendidikan Agama Islam pada Anak di Desa Anggondara Kabupaten Konawe
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v1i1.2072

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kepedulian orang tua terhadap anak dalam hal implementasi nilai pendidikan agama islam di Desa Anggondara, Kecamatan Palangga, Kabupaten Konawe. Penelitian deskriptif kualitatif ini, data dikumpulkan melalui observasi, interviu, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk kepedulian yang dilakukan orang tua kepada anaknya yakni membimbing anaknya dengan melakukan tindakkan secara langsung dan ikut mempratikkan tidak hanya menyuruh, memberikan perhatian terhadap belajar anak, mengajarkan berakhlak baik kepada orang tua dan orang lain, memotivasi dengan membantu dan mengembangkan cara belajar anaknya, menasehatianak tentang hak dan kewajibannya sebagai seorang anak yang wajib berbakti kepada orang tua, serta memberikan anak reward dan punishment. Faktor pendukung berupa kesadaran orang tua tentang pentingnya pendidikan agama bagi anak dan dukungan Taman Pendidikan Alquran yang berperan secara aktif mengajar anak-anak mengaji dan lingkungan masyarakat agamis dan punya toleransi yang tinggi Adapun faktor penghambat yang dihadapi orang tua yaitu masih terdapat pula masyarakat yang kondisi ekonominya kurang, serta faktor media yang ikut mempengaruhi pola pikir anak-anak.Kata kunci: Kepedulian Orang Tua, Implementasi Nilai Pendidikan Islam
Peran Mentor Rumah Qur'an Mahasiswa (RQM) Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur'an Mahasiswa Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Kendari
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v3i1.3165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran mentor RQM dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Qur’an mahasiswa FTIK. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkam menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Mentor RQM sudah berperan dengan baik dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Qur’an mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Adapun peran yang dilakukan yaitu mentor sebagai pengajar, mentor sebagai pendidik, mentor sebagai pembimbing dan pelatih, mentor sebagai motivator, serta mentor sebagai evaluator. (2) Eksistensi RQM sangat penting dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Qur’an, karena RQM sebagai wadah yang dapat membantu mahasiswa yang belum mampu membaca al-Qur’an dengan baik dan benar, juga meningkatkan tingkat kelulusan mahasiswa menjadi 95% saat ujian di Fakultas. (3) Kendala-kendala yang dialami oleh mentor RQM dalam meningkatkan kemampuan membaca al-Qur’an yaitu pertama penyesuaian jadwal, solusinya dengan musyawarah. Kendala kedua yaitu beberapa peserta kesulitan dalam pelafalan huruf-huruf hijaiyah yang mirip, solusinya yaitu mengarahkan peserta didik untuk membiasakan membaca al-Qur’an dan mendengarkan murotal, serta terus berlatih mengulang-ngulang huruf yang dianggap susah tersebut. Kendala yang ketiga yaitu beberapa peserta RQM tidak aktif mengikuti pembelajaran, solusinya yaitu menghubungi peserta yang bersangkutan.
Metode Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Siswa Tunagrahita di SLB Negeri Baruga Kendari
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v2i1.2366

Abstract

Penelitian ini didasari oleh kesulitan-kesulitan dalam pembelajaran PAI pada siswa tunagrahita di SLB Negeri Baruga Kendari, yaitu lemahnya daya pikir atau masalah pada fungsi kognitif siswa tunagrahita, dengan tujuan untuk mengkaji metode-metode pembelajaran PAI pada siswa tunagrahita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) metode yang digunakan guru saat pembelajaran PAI pada siswa tunagrahita yaitu, metode ceramah, metode demonstrasi, metode latihan (training), metode pengulangan (repetition), metode tanya jawab dan metode apersepsi. (2) Penerapan-penerapan metode yang dipilih oleh Guru PAI saat pembelajaran sesuai dengan bahan ajar yang disampaikan, kompetensi yang akan dicapai siswa, kemampuan siswa, alokasi waktu serta ketersediaan sarana dan prasarana. Implementasinya juga sangat bergantung pada perhatian guru ke masing-masing individu anak tunagrahita. (3) Kendala yang dihadapi guru disebabkan kurang pengertiannya orangtua siswa tunagrahita, sehingga terkadang anak berangkat ke sekolah dalam keadaan marah dan sulit mengendalikan perasaan dan konsentrasi mereka serta penyerapan materi yang lambat. Solusi dalam menghadapi kendala-kendala tersebut diantaranya: pertama, guru memperlakukan siswa tunagrahita dengan penuh kasih sayang. Kedua, menyambangi siswa tunagrahita saat di kelas. Ketiga, guru menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Keempat, guru mengulang-ulang materi yang disampaikan.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Melalui Metode Gallery Walk Siswa pada Mata Pelajaran PAI Kelas VII di SMPN 4 Kendari
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v1i2.2272

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengidentifikasi dalam meningkatkan hasil belajar siswa melalui metode Gallery Walk siswa pada mata pelajaran PAI kelas VII di SMP Negeri 4 Kendari. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun prosedur penelitian tindakan kelas terdiri dari 2 siklus, setiap siklus dilaksanakan sesuai dengan perubahan yang dicapai pada faktor yang diteliti. Ditetapkan bahwa tindakan yang digunakan dalam peningkatan hasil belajar siswa adalah metode Gallery Walk. Adapun dalam menerapkan metode Gallery Walk ini adalah Guru membagi kelas kedalam beberapa kelompok, Menentukan topic/tema, Menyiapkan alat dan bahan seperti (kertas manila, gunting, lem, double tip, penggaris, dan spidol), Mendesain Gallery sesuai tema yang dipelajari. Dalam penelitian ini, setiap siklus tindakan yang telah dilakukan melalui metode Gallery Walk hasil belajar siswa dengan pokok bahasan shalat Jum’at, dan shalat Jamak Qasar  dapat ditingkatkan. Hal ini dapat dilihat dari nilai pra siklus hingga siklus II yakni nilai rata-rata pra siklus sebesar 67,06 dengan ketuntasan belajar 36,36% dan setelah tindakan siklus I  hasil belajar yang diperoleh siswa  meningkat sebesar 57,57% dengan nilai rata-rata 73,69 namun belum mencapai indikator yang ditetapkan. Selanjutnya pada siklus II meningkat menjadi 72,72% dengan nilai rata-rata 83dan telah memenuhi indikator kinerja yang telah peneliti tetapkan yaitu 80% siswa telah mendapat nilai minimal 73. Kata Kunci: Gallery Walk, Hasil Belajar
PENERAPAN ICE BREAKING PADA PEMBALAJARAN TEMATIK DI SEKOLAH DASAR
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v4i1.6310

Abstract

Metode pembelajaran dengan cara ceramah dirasa sangat mebosankan bagu para peserta didik dalam mengikuti proses belajar mengajar. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan ice breaking pada pembelajaran tematik bagi peserta didik di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunalan yaitu observasi, wawancara, serta dokumentasi. Simpulan penelitian menunjukkan teknik ice breaking dapat digunakan dalam pembelajaran tematik di sekolah dasar. Implikasi penelitian ini guru dapat menerapkan teknik ice breaking dalam kegiatan pembelajaran, agar pembelajaran menjadi menyenangkan.
Implikasi Perceraian Terhadap Kesulitan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Di SMPN 1 Lalonggasumeeto Kabupaten Konawe
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v3i1.3348

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tentang implikasi perceraian terhadap kesulitan belajar Siswa pada mata pelajaran pendidikan agama Islam di SMPN 1 Lalongasumeeto Kabupaten Konawe. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus ini menunjukkan kehidupan masyarakat, tingkah laku, sejarah, fungsional organisasi, pergerakan sosial, dan hubungan kekerabatan. Jenis data yang penulis gunakan adalah data kualitatif yang diperoleh dari data internal dan data eksternal. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan analisis hasil penelitian, disimpulkan bahwa: pertama, perceraian yang terjadi kepada orang tua siswa diakibatkan oleh berbagai faktor, dianataranya akibat perselingkuhan, krisis ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga, perjudian, mabuk-mabukan, pertengkaran terus menerus yang terjadi dan salah satu pihak meninggalkan pihak lain tanpa izin serta tanpa alasan yang sah; Kedua, terdapat beberapa masalah yang dialami siswa korban perceraian, yaitu masalah psikis, yaitu, rasa cemas, terauma, pendiam, temperamental, serta sulit untuk mengatasinya dan masalah akademisi seperti malas belajar, suli mengerjakan tugas.
Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Ritual Mo Basa-Basa di Desa Labokeo Kabupaten Konawe Selatan
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v1i1.2074

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan Islam dalam Ritual Mo Basa-Basa pada masyarakat Labokeo Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan. Dalam perspektif kajian budaya dan tradisi lisan, penelitian ini mengangkat realitas lapangan yang empirik yang berkaitan dengan permasalahan nilai-nilai Islam. Ritual Mo Basa-Basa yang merupakan sebuah ritual keagamaan dalam bentuk kesyukuran kepada sang pencipta. Dalam perkembangannya Ritual Mo Basa-Basa dapat dijadikan sebagai media dalam mentransfer nilai-nilai Islam pada masyarakat. Sumber data dalam penelitian yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Data lapangan diperoleh dari informan yang dipilih secara purposif. Peneliti bertindak sebagai instrumen utama, dibantu pedoman wawancara, kamera-foto, dan alat tulis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan Islam dalam ritual Mo Basa-Basa sebagai berikut: (1) Nilai religius, (2) Nilai Gotong Royong (3) Nilai Sosial (4) Nilai Saling Berbagi (Bersadaqoh), (5) Nilai Silaturahim, (6) Nilai Pembentukan Karakter Islam Pada Anak, (7) Nilai Pendidikan Islam. Penanaman nilai pendidikan karakter tidak hanya dapat dilakukan melalui lembaga pendidikan formal saja, tetapi juga dapat melalui ritual sebagai media penanaman nilai pendidikan Islam.Kata Kunci: ritual mo basa-basa, pendidikan islam, Desa Labokeo
Implementasi Pembelajaran Kontruktivisme Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di SMP Negeri 1 Buton Tengah
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v2i1.2617

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran kontruktivisme mata pelajaran pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Buton Tengah. Penelitian ini tergolong sebagai penelitian kualitatif.Metode pengumupaln data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Instrumen dalam penelitian ini yakni menggunakan pedoman observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum memulai kegiatan pelaksanaan pembelajaran kontruktivisme, guru pendidikan agama Islam di SMP Negeri 1 Buton Tengah, terlebih dahulu menyusun/menyiapkan administrasi pembelajaran berupa kalender pendidikan, program tahunan, program semester, silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran, bahan ajar dan alat evaluasi. Sedangkan dalam pelaksanaan pembelajaran kontruktivisme, guru mengawali kegiatan pembelajaran dengan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Pada kegiatan pendahuluan, dimulai dengan mengucapkan salam, berdo’a, presensi, menyiapkan psikis dan fisik peserta didik untuk mengikuti proses pembelajaran, menyampaikan tujuan pembelajaran dan memberi motivasi kepada peserta didik. Pada kegiatan ini mencakup kegiatan mengamati, menanya, mencari informasi, menalar/mengasosiasi dan mengkomunikasikan. Sedangkan pada kegiatan penutup peserta didik dan guru menyimpulkan materi pembelajaran, mengadakan evaluasi untuk mengukur hasil belajar serta melakukan refleksi.

Page 2 of 14 | Total Record : 136