cover
Contact Name
Dirman
Contact Email
dirman@iainkendari.ac.id
Phone
+628114058715
Journal Mail Official
dirasah2019@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sultan Qaimuddin No.17, Baruga, Kec. Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93870
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : -     EISSN : 30251931     DOI : DOI : 10.31332/jpi.v4i1.6310
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal DIRASAH adalah jurnal ilmiah kajian Kependidikan Islam dibawah pengelolaan Program Studi Pendidikan Agama Islam dan Manajamen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Kendari, kehadirannya ditujukan sebagai wadah aktualisasi karya para akademisi maupun praktisi dengan fokus kajian terkait ilmu Pendidikan Islam dan Manajemen Pendidikan Islam. Jurnal ini terbit dua kali selama satu tahun yaitu bulan Mei dan November
Articles 136 Documents
TELAAH SEMIOTIS PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN FIKIH DAN KOMEDI PADA CHANNEL YOUTUBE PEMUDA TERSESAT Zaqiyah, Arina Iqomataz; Fatwa, Alyan; Prayogi, Arditya
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v5i1.8245

Abstract

This article was written against the background of the fact that on a YouTube channel, there are various meanings that can be captured, including meanings related to learning methods and comedy. In this case, there are facts related to interesting fiqh lessons as conveyed by the Lost Youth channel. This channel gives a different impression when conveying Islamic religious learning. This channel then combines comedy and fiqh learning methods so that it becomes a special attraction for the general public. Thus, this article will review what learning methods are available on the Lost Youth channel, as well as what types of comedy are available on the Lost Youth channel. Writing this article uses a type of research with a semiotic and qualitative approach with the research object of the Lost Youth YouTube channel. The data collection technique used is by using documentation data collection techniques because the focus of the research is a document in the form of a video. From the results of the study, it was found that there is an illustration of the use of learning and comedy methods on the Lost Youth channel. In every video on this channel, several use different methods and the questions are always answered in a light, comedic way but still has weight by Habib Husein Ja'far Al-Hadar.. It is this different presentation that attracts viewers to study religion, especially subjects fiqh, because studying religion on this channel is not judged even though the questions the viewers ask are strange. This is because according to Habib Husein Ja'far Al-Hadar guidance can be found through small things.
PENGARUH KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 1 LASOLO KABUPATEN KONAWE UTARA Sakina, Wulan; Kadir, Abdul; Agus, Imaludin
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v5i1.8356

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Lasolo bertujuan untuk : 1) untuk mengetahui kepercayaan diri, 2) untuk mengetahui hasil belajar siswa, 3) untuk mengetahui pengaruh kepercayaan diri terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian di SMP Negeri 1 Lasolo dengan jumlah sampel sebanyak 76 siswa, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan adalah Stratified random sampling. Tehnik pengumpulan data yang digukanan adalah angket/kuisoner dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data menunggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) kepercayaan diri berada pada kategori sedang 45% yang dibuktikan dengan menganalisis hasil angket 76 reponden. (2) hasil belajar pendidikan agama Islam berada pada kategori sedang 34% dari kriteria hasil belajar. (3) Terdapat terdapat pengaruh yang signifikan antara kepercayaan diri terhadap hasil belajar peserta didik SMP Negeri 1 Lasolo dengan nilai signifikan 0,00 < 0,05 dengan kontribusi sebesar 32,8% , sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel X berpengaruh terhadap Variabel Y.
KEJENUHAN BELAJAR PAI SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 WAWONII UTARA Saputri, Wulandari; Pairin, Pairin; Rahmawati, Rahmawati
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v5i1.8785

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran kejenuhan belajar PAI, aktivitas belajar PAI dan metode pembelajaran guru PAI mengatasi kejenuhan belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Wawonii Utara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, peneliti menggunakan pendekatan deskriptif. Prosedur pengumpulan data menggunkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian bertindak langsung mengumpulkan data hasil observasi. Data yang berbentuk kata-kata didapatkan dari informan, sedangkan data-data tambahan berupa dokumen. Penilitian mnemukan di lapangan bahwa (1) 15 orang siswa yang mengalami kejenuhan belajar PAI seperti siswa yang tidak fokus saat pembelajaran berlangsung diantaranya siswa tidak memperhatikan pembelajaran, kurang berpartisipasi kegiatan pembelajaran, tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru, sering terlambat masuk kelas serta metode yang digunakan guru PAI kurang bervariasi sehingga membuat siswa jenuh saat pembelajaran berlangsung. (2) Siswa menunjukkan perilaku yang mengganggu, seperti membuat keributan, mengobrol dengan teman sebangkunya, melamun atau bahkan keluar masuk kelas saat pembelajaran berlangsung. (3) Guru PAI menggunakan metode ceramah yang diselingi dengan metode Tanya jawab yang divariasikan dengan cerita lucu dan kadang-kadang mengubah tempat duduk siswa ketika mereka mulai tidak fokus dan bercerita dengan teman sebangkunya, selain itu guru PAI juga menggunakan metode diskusi kelompok yang divariasikan dengan pemberian reward berupa nilai tinggi kepada kelompok yang berhasil menjawab pertanyaan kelompok lain
PESANTREN TERHADAP PEMBENTUKAN IDENTITAS SANTRI SHADANA: PENGANUT TAREKAT SYATTARIAH Maula, Riza; Awaliyah, Sopi; Uyun, Siti Qurrotul; Sholahuddin, Sholahuddin
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v4i2.8835

Abstract

Pesantren berperan sebagai lingkungan tersendiri yang diyakini mempunyai peranan penting dalam perkembangan remaja, khususnya dalam pembentukan identitas diri mereka. Oleh karena itu, peneliti melakukan penelusuran terhadap proses terbentuknya identitas santri Shadana penganut tarekat Syattariyah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, khususnya studi atau penelitian lapangan, pengumpulan data primer disertai dengan sumber sekunder seperti buku dan artikel. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan penciptaan identitas keagamaan di kalangan santri Shadana penganut tarekat Syattariyah.
IDEOLOGI PANCASILA MENURUT PERSPEKTIF SYEKH ABDUSSALAM RASYIDI PANJI GUMILANG Alfiansyah, M Rizki; Badrudin, Badrudin
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v5i1.9736

Abstract

Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia seharusnya menjadi ruh. Kenyataannya, ia hanya menjadi jargon belaka. Fenomena-fenomena yang terjadi merupakan bukti. Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT), korupsi yang merajalela dan menjadi budaya. Tuhan hanya hadir di rumah ibadah, namun tidak hadir dalam aktivitas keseharian. Dengan kata lain, konsep sila Ketuhanan Yang Maha Esa gagal menjadi ruh bangsa. Otomatis, sila yang lain tidak mampu diaplikasikan dengan benar. Syaykh Al-Zaytun (Grand Chancellor) Dr. (HC. MSU) A.S. Panji Gumilang memiliki pandangan bahwa Pancasila merupakan ajaran ilahi. Bukan hanya sekedar jargon, namun Pancasila mampu diaplikasikan dengan baik di Ma’had Al-Zaytun. Peneliti mencoba menggali pandangan Syaykh Al-Zaytun terhadap ideologi Pancasila melalui buku Al-Zaytun Sumber Inspirasi (ASI).
The Concept of Ta'dib According To Syed Muhammad Naquib Al-Attas and Its Relevance to Contemporary Islamic Education Samhudi, Samhudi; Idris, Saifullah; M Daud, Al Husaini
Dirasah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : IAIN KENDARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/jpi.v6i2.12204

Abstract

This study examines the concept of ta'dib according to Syed Muhammad Naquib al-Attas and its relevance in contemporary Islamic education, with reference to his work The Concept of Education in Islam: A Framework for an Islamic Philosophy of Education. Al-Attas defines ta'dib as the process of internalizing manners, which includes the cultivation of knowledge, moral discipline, and awareness of intellectual and spiritual responsibilities in the proper order of life. This study also examines how the concept of ta'dib can be implemented in modern Islamic education systems and the challenges faced in realizing it. Through a qualitative approach based on literature study, this study finds that the concept of ta'dib according to Al-Attas plays an important role in shaping individuals who not only have intellectual intelligence, but are also civilized, moral, and have an awareness of the true purpose of life. The implementation of ta'dib in modern Islamic education can be done through curriculum reconstruction based on the integration of knowledge and spiritual values, the creation of an educational environment that instills manners as a main principle, and the optimization of the role of educators as role models. However, in practice, the application of ta'dib faces various challenges, such as the secularization of education that separates knowledge from Islamic values, the ambiguity of educational goals that focus more on pragmatic aspects, and a lack of comprehensive understanding of the concept of ta'dib among educators and policymakers. Therefore, the concept of ta'dib is a strategic step in building an Islamic education system that is oriented towards a balance between intellectual intelligence, character building, and spiritual awareness as envisioned.