Jurnal Multidisipliner Kapalamada
KAPALAMADA JURNAL MULTIDISIPLINER is a quarterly journal that is published in Maret, Juni, September, and Desember. KAPALAMADA JURNAL MULTIDISIPLINER seeks Review articles, Case reports and original contributions from all areas of: Social Science and Humanities; Life Sciences; Health Science; Physical, Chemical Science and Engineering. The Journal invites original Research Papers, Review articles, Technical or Case reports and Short communications that are not published or not being considered for publication. This journal utilizes the LOCKSS system to create a distributed archiving system among participating libraries and permits those libraries to create permanent archives of the journal for purposes of preservation and restoration. Jurnal Multidisipliner Kapalamada seeks Review articles, Case reports and original contributions from all areas of: Social Science and Humanities: Arts and Humanities, Business Management, Hotel Management, Management, Tourism, Accounting, Decision Science, Education, Economics, Law, Finance, Psychology, Political Science, Physical Education, English Literature, Social Work and History. Life Sciences: Agricultural, Biological Sciences, Biotechnology, Biochemistry, Genetics, Molecular Biology, Environmental Science, Ecology, Arachnology, Biodiversity and Conservation, Entomology, Limnology, Ichthyology, Malacology, Immunology and Microbiology, Neuroscience, Marine Biology. Health Science: Medicine and Dentistry, Nursing and Health Professions, Pharmacology and Toxicology, Pharmaceutical Science, Veterinary Science, Veterinary Medicine. Physical, Chemical Science and Engineering: Chemical Engineering, Chemistry, Computer Science, Earth and Planetary Science, Energy, Mathematics, Physics and Astronomy, Engineering, Material Science, Statistics. The Journal invites original Research Papers, Review articles, Technical or Case reports and Short communications that are not published or not being considered for publication.
Articles
30 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 02 (2022): JURNAL MULTIDISIPLINER KAPALAMADA"
:
30 Documents
clear
KAJIAN NILAI MORAL YANG ADA DI DALAM ANIMASI TAYO : SESEORANG TOLONG KAMI
Malinda, Wini;
Meylanda, Loly;
Juairia, Juairia;
Audina, Mia;
Ramadhanty, Nora;
Sofyan, Fuaddilah Ali
Jurnal Multidisipliner Kapalamada Vol. 1 No. 02 (2022): JURNAL MULTIDISIPLINER KAPALAMADA
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/kapalamada.v1i02.181
Sekarang ini banyak terdapat banyak sekali program acara televisi, mulai dari sinetron, komedi, serta animasi kartun yang banyak mengandung unsur kekerasan dan tidak patut untuk di saksikan anak usia dini. Banyaknya program televisi yang krisis moral sehingga bisa berdampak bagi anak-anak maupun orang dewasa.Maka dari itu dalam memberikan program televisi ke anak baiknya di perhatikan terlebih dahulu. Salah satu program televisi yang banyak digemari anak usia dini adalah animasi kartun. Dikarenakan didalam animasi kartun terdapat humor serta lelucon yang menarik sehingga bagi anak itu adalah hal yang mengasyikan. Namun ada juga sebagian animasi kartun memiliki nilai-nilai moral yang contoh nya seperti animasi kartun “Tayo: seseorang tolong kami”. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisi dan mendeskripsikan apa saja nilai moral yang terkandung didalam animasi kartun “Tayo: seseorang tolong kami”. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dan dengan menggunakan teknik analisis deskriptif. Sumber data dari penelitian ini adalah animasi kartun “Tayo: Hari Olahraga Bus Kecil” serta teknik pengumpulan data yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil dari penelitian ini ialah didapatkan banyak sekali nilai moral yang terdapat didalam animasi kartun “Tayo: seseorang tolong kami”sepertinya.
MANAJEMEN KELOMPOK BERMAIN (KB) DI KB NURUL FADILLAH MUARA SUGIH
Nurjanah, Silpa;
Anggraini, Selly;
Wulandari, Retno
Jurnal Multidisipliner Kapalamada Vol. 1 No. 02 (2022): JURNAL MULTIDISIPLINER KAPALAMADA
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/kapalamada.v1i02.182
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen di Kelompok Bermain (KB) Nurul Fadillah Muara Sugih Palembang, faktor pendukung dan faktor penghambat manajemen program Kelompok Bermain (KB) Nurul Fadillah Muara Sugih Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjeknya sendiri terdiri dari pendidik, pengelola lembaga, serta orang tua peserta didik Kelompok Bermain (KB) Nurul Fadillah Muara Sugih Palembang. Pengumpulan data yang digunakan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu displey data, reduksi data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen Kelompok Bermain (KB) Nurul Fadillah Muara Sugih Palembang disusun kurang sesuai dengan visi dan juga misi suatu lembaga dengan beracuan pada perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Pada faktor pendukung meliputi sarana dan prasarana, sedangkan faktor penghambatnya yaitu terbatasnya sumber daya manusia yang menyebabkan peran ganda sehingga kurang kondusif, bagi pendidik untuk mengembangkan kemampuan mengajar, dan bagi orang tua dimana telah memberikan kepercayaan mengenai manajemen yang ada.
PROGRAM PARENTING : KELAS PERTEMUAN ORANGTUA (KPO) DAN KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM KELOMPOK/ KELAS ANAK (KOK)
Rinta, Anggi Sirka;
Merliya, Merliya;
Salsabila, Putri Farah;
Nurjannah, Nurjannah;
Putri, Yecha Febrienitha
Jurnal Multidisipliner Kapalamada Vol. 1 No. 02 (2022): JURNAL MULTIDISIPLINER KAPALAMADA
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/kapalamada.v1i02.183
Topik kajian pada artikel kali ini yaitu mengenai Kelas Pertemuan Orangtua (KPO) dan Keterlibatan Orangtua dalam kelompok/Kelas Anak (KOK). Yang dimana KPO adalah wadah komunikasi bagi orang tua untuk saling berbagai informasi dan pengetahuan tentang pelaksanaan pendidikan anak 0-6 tahun di rumah. Kemudian definisi KOK adalah kegiatan melibatkan orang tua untuk membantu pendidikan dalam proses pembelajaran di kelompok/kelas anaknya. Yang dimana dari definisi yang sudah dijelaskan keduanya ini termasuk kedalam program Parenting, Parenting merupakan pola pengasuhan orang tau terhadap anak mereka. Yang dimaksud dengan program Parenting merupakan program parenting merupakan suatu bentuk kegiatan pendidikan non formal yang dilakukan untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan pengasuhan dan pendidikan anak antara di PAUD dan di rumah.
KONSEP DAN TAHAPAN PEMBENTUKAN PROGRAM PARENTING: KONSEP DAN TAHAPAN PEMBENTUKAN PROGRAM PARENTING
Lasmini, Lasmini;
Septiani, Bunga;
Aisyah, Siti;
Selvia, Eriska;
Putri, Yecha Febrienitha
Jurnal Multidisipliner Kapalamada Vol. 1 No. 02 (2022): JURNAL MULTIDISIPLINER KAPALAMADA
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/kapalamada.v1i02.184
Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara komprehensif tentang konsep dan tahapan pembentukan program parenting bagi anak usia dini. Pendidikan di dalam keluarga atau lebih populer dengan sebutan parenting adalah upaya orang tua yang diaktualisasikan pada penataan lingkungan sosial, lingkungan budaya, suasana psikologis serta perilaku yang ditampilkan pada saat terjadinya pertemuan dengan anak-anak. Kegiatan parenting pada umumnya dilakukan oleh orang tua kandung kepada anak-anaknya. Secara lebih luas program parenting juga dapat dimaknai sebagai bentuk kegiatan informal yang dilakukan untuk menyelearaskan kegiatan-kegiatan pengasuhan dan pendidikan anak antara di kelompok bermain atau di PAUD dan di rumah. Program parenting yaitu bentuk kegiatan informal yang dilakukan untuk menyelaraskan kegiatan-kegiatan pengasuahan dan pendidikan anak antara di sekolah dan di rumah. Parenting ini ditujukan kepada orang tua yang berperan secara langsung dalam proses perkembangan anak. Kegiatan parenting sangat diperlukan mengingat pentingnya pendidikan sedini mungkin. Program parenting yang diberikan pada orang tua akan mempengaruhi pola asuh orang tua terhadap anak. Pola asuh orangtua adalah perilaku yang diterapkan orang tua pada anak dan bersifat relatif konsisten dari waktu ke waktu. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data berupa jurnal-jurnal terlebih dahulu. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisi isi. Hasil penelitian yang ingin dicapai berupa konsep dan tahapan pembentukan parenting dari orang tua untuk anak usia dini yang dapat dijadikan pedoman bagi seluruh individu dan lembaga yang membutuhkannya.
UPAYA PENGELOLA KELOMPOK BERMAIN DALAM MENEMPUH AKREDITASI LEMBAGA SESUAI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN
Fahrani, Annisa Widya;
Purniab, Carlis;
Tuzahra, Rahma;
Wulandari, Retno
Jurnal Multidisipliner Kapalamada Vol. 1 No. 02 (2022): JURNAL MULTIDISIPLINER KAPALAMADA
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/kapalamada.v1i02.238
Latar belakang masalah penelitian ini adalah kurang dari 5% dari 121.895 lembaga Kelompok Bermain di Jawa Barat terakreditasi. Hal ini mengidentifikasikan bahwa penyelenggaraan Kelompok Bermain belum sesuai standar nasional pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan upaya dan hambatan pengelola Kelompok Bermain Anak Mulia di Desa Cibogo Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat dalam menempuh akreditasi sebagai upaya untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan sesuai standar nasional pendidikan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Kesimpulan penelitian adalah pengelola Kelompok Bermain menunjukan bahwa : (1) pengelola memerlukan upaya yang sungguh-sungguh, dengan mengerahkan sumber daya yang dimiliki, baik tenaga, biaya, waktu, dana dan melakukan mentoring yang intensif kepada sesama lembaga Kelompok Bermain yang telah sukses meraih akreditasi lembaga, dan (2) hambatan yang dialami pengelola adalah keterbatasan kemampuan dalam melakukan pengisian data akreditasi secara daring, kurang tertibnya dalam melakukan pendokumentasian penyelenggaraan Kelompok Bermain, keterbatasan dana operasional lembaga dan belum memahami sepenuhnya isi dari dokumen Standar Nasional Pendidikan. engelolaan program Kelompok Bermain (KB) merupakan usaha bersama untuk mencapai tujuan yang baik serta dapat berguna untuk orang lain. Pengelolaan meliputi hal-hal yang menyangkut penyelenggaraan program mulai dari perencanaan sampai evaluasi kelompok bermain. Program kelompok bermain sekarang ini dirasa penting dalam pembelajaran sebelum memasuki jenjang berikutnya karena anak dapat bereksplorasi sesuai dengan minat karakteristik anak masing-masing. Kelompok Bermain Muslimat NU 14 yang berlokasi di Kecamatan Blimbing Kota Malang yang berjalan selama 7 tahun, namun sudah mengalami banyak perubahan baik positif maupun negatif, oleh karena itu perlu diketahui pengelolaan KB Muslimat NU 14 sebagai wadah pendidikan untuk anak usia dini.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan dalam program Kelompok Bermain yang meliputi 5 tahap yaitu tahap perencanaan, tahap pengorganisasian, tahap pelaksanaan, tahap pengawasan, dan tahap evaluasi program. Pengelolaan tersebut dibagi dalam sumber daya manusia, sarana dan prasarana, pembiayaan, administrasi, dan pembelajaran.Peneliti ingin melaksanakan tahapan penelitian secara mendalam dengan metode penelitian deskriptif yang terarah melalui pendekatan studi kasus tertuju pada pengelolaan program KB pada KB-TK Muslimat NU 14 Polowijen. Alat pengumpul data yang digunakan adalah pedoman wawancara dan analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif yang mendeskripsikan dan menggambarkan pengumpulan data dalam bentuk narasi atau uraian.
PERANAN BABINSA DALAM MENUNJANG KETERTIBAN DAN KEAMANAN MASYARAKAT DI KELURAHAN PASARWAJO BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 39 TAHUN 2009 TENTANG TENTARA NASIONAL INDONESIA: Pendahuluan, Metode Penelitian, Pendekatan Masalah, Sumber dan Jenis Data, Teknik Pengumpulan Data, Teknik Pengolahan Data, Teknik Analisis Data, 3. Hasil dan Pembahasan, Faktor Penghambat Penyelesaian Hukum Terhadap Hak Waris Anak Pada Perkawinan Sirri Menurut KUH Perdata dan Kompilasi Hukum Islam, Kesimpulan dan Daftar Pusta
Abdullah, La Ode Dedi
Jurnal Multidisipliner Kapalamada Vol. 1 No. 02 (2022): JURNAL MULTIDISIPLINER KAPALAMADA
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/kapalamada.v1i02.166
Hasil penelitiannya adalah yang Pertama, Dalam menciptakan suatu kondisi lingkungan yang aman dan terkendali merupakan tugas kepolisian, namun seringkali tak mampu mengendalikan kejadian yang akhirnya mengancam keamanan dan ketertiban dalam masyarakat, karena luasnya wilayah yang dijangkau seperti desa-desa yang ada dalam wilayah Kecamatan Pasarwajo. Kondisi-kondisi ini juga tentunya akan melibatkan aparat terkait antaranya adalah peran Babinsa. Kedua, Faktor penghambat peranan Babinsa di desa binaannya yaitu kenakalan anak-anak, remaja dan pemuda yang ada di desa, adanya budaya-budaya yang tidak baik dari luar yang mempengaruhi anak-anak di desa serta masih ada masyarakat yang belum mengerti dan memahami peran, tugas dan tanggung jawab Babinsa di Desa. Faktor lainya menyangkut masalah personil dan materil ditinjau dari segi kuantitas dan kualitas yang ada. Sarana dan prasarana yang ada, dari segi kemantapan organisasi, dan piranti lunak sebagai pendukung pelaksanaan tugas Babinsa karena kelemahan pada salah satu segi akan menghambat pencapaian sasaran secara keseluruhan dalam pelaksanaan tugas Babinsa di desa binaan
PENDIDIKAN NILAI KARAKTER PADA ANAK USIA DINIDALAMFILMANIMASI BING BUNNY EPISODE “KEKACAUAN”
Selvia, Eriska;
Ali Sofyan, Fuaddilah
Jurnal Multidisipliner Kapalamada Vol. 1 No. 02 (2022): JURNAL MULTIDISIPLINER KAPALAMADA
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/kapalamada.v1i02.167
Penguatan karakter sangat penting bagi anak-anak karena merupakan peletakan pondasi karakter yang mampu membawa anak tumbuh dengan baik di masa depan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam film animasi Bing Bunny. Metode penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif yang menggunakan teknik analisis konten atau isi. Sumber data dalam penelitian ini berupa film animasi bing Bunny yang ditayangkan di platform YouTube. Adapun data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat dan adegan tokoh. Data yang dikumpulkan dengan teknik simak catat. Objek penelitian yaitu nilai karakter yang terkandung dalam film animasi Bing Bunny episode “kekacauan”. Analisis datanya menggunakan konsep miles dan huberman dengan tiga tahap, yang pertama reduksi data yang meliputi langkah menyeleksi, meringkas dan mengklasifikasikan data. Kedua, penyajian data sesuai dengan klasifikasi fokus penelitian. Ketiga, pembuatan simpulan berdasarkan data yang telah dikumpulkan sesuai dengan fokus penelitian.Hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa karakter positif episode kekacauan dalam film animasi Bing Bunny.Adegan ini bisa ditiru oleh anak-anak sebagai bentuk contoh atau teladan yang baik dan layak diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.beberapa karakter yang secara dominan dimiliki, Karakter tersebut antara lain: (1) peduli terhadap sesama, (2) kasih sayang, (3) tanggung jawab, (4) kreatif, (5) menghargai.
BENTUK STRATEGI KESANTUNAN TINDAK TUTUR POSITIF DAN NEGATIF DI DALAM ANIMASI “BING BUNNY : MEMBERI”
Septiani, Bunga;
Sofyan, Fuaddilah Ali
Jurnal Multidisipliner Kapalamada Vol. 1 No. 02 (2022): JURNAL MULTIDISIPLINER KAPALAMADA
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/kapalamada.v1i02.168
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis isi dari animasi “Bing Bunny : Memberi”, apakah di dalam animasi tersebut mengandung strategi kesantunan tindakan tutur positif atau strategi kesantunan tindakan tutur negatif. Yang dimana tindakan tutur merupakan, Kegiatan berkomuni kasi adalah kegiatan yang sudah umum terjadi didalam kehidupan kita sehari-hari. Tujuan sesorang melakukan komunikasi yaitu tidak lain agar bisa berinteraksi dengan individu lain. Maka dari itu dalam berkomunikasi kita sebaiknya memperhatikan kesantunan kita dalam berbahasa. Dikarena kan kesantunan dalam berbahasa sangatlah penting untuk kita ketahui. Pada anak usia dini kita harus lah memberi contoh bagaimana kesantunan dalam berbahasa yang baik. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait dua bentuk dalam kesantunan tindakan tutur, yaitu kesantunan positif dan kesantunan negative. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Sumber data penelitian ini adalah isi dari animasi “Bing Bunny : Memberi”, Hasil penelitian ini menunjukan jika didalam animasi “Bing Bunny : Memberi” lebih banyak menggunakan kesantunaan tindak tutur yang positif ketimbang negatif.
PARENTING ISLAMI DAN KEDUDUKAN ANAK DALAM ISLAM
Anggraini , Puput;
Khasanah, Eka Robiul;
Pratiwi, Putri;
Zakia, Alya;
Putri, Yecha Febrieanitha
Jurnal Multidisipliner Kapalamada Vol. 1 No. 02 (2022): JURNAL MULTIDISIPLINER KAPALAMADA
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/kapalamada.v1i02.169
Mendidik anak dalam Islam memiliki tatacara dan aturan tersendiri yang harus kita jadikan pegangan dalam memilih model/cara mendidik anak yang akan kita lakukan. Orang tua dalam keluarga memiliki peran dan tanggung jawab terhadap anaknya. Setiap orang tua ingin mempunyai anak yang berkepribadian akhlak mulia. Untuk mencapai keinginan tersebut, orang tua diharapkan untuk mengoptimalkan peran dan tanggung jawab sebagai orang tua terhadap anaknya. Mengasuh dan mendidik anak yang dilakukan orang tua dengan berbagai macam pola asuh seperti demokratis; otoriter; permisif; dan penelantar (acuh tak acuh). Islam sebagai agama solutif terhadap permasalahan yang terjadi dalam keluarga tentang bagaimana mendidik anak sesuai dengan usia dan masa pertumbuhan dan perkembangan anak. Pola asuh ini telah dipraktikkan oleh Rasulullah Saw. Adapun pola asuh tersebut, yaitu: membimbing cara belajar sambil bermain pada jenjang usia 0-7 tahun; menanamkan sopan santun dan disiplin pada jenjang usia 7-14 tahun; dan ajaklah bertukar pikiran pada jenjang usia 14-21 tahun, dan sesudah itu lepaskan mereka untuk mandiri.
PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER PADA ANAK USIA DINI MELALUI MEDIA AUDIO VISUAL ANIMASI KARTUN BING BANI “KUCING”
Sapitri, Amanda Puspa;
Sofyan, Fuaddilah Ali
Jurnal Multidisipliner Kapalamada Vol. 1 No. 02 (2022): JURNAL MULTIDISIPLINER KAPALAMADA
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/kapalamada.v1i02.170
Penelitien ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman nilai-nilai karakter pada anak usia dini melalui animasi kartun bing bani yang meliputi penanaman sifat disiplin, jujur, bertanggung jawab, saling menyayangi, religious, pemberani, dan pantang menyerah. Jenis penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data dan sumber datanya diperoleh langsung dari animasi kartun bing bani. Hasil dari penelitian ini adalah penanaman nilai-nilai karakter pada anak usia dini yang dilaksanakan melalui media audio visual yang diharapkan dapat memberikan pengaruh langsung terhadap anak mengenai berbagai karakter yang ada di dalam animasi kartun tersebut. Solusi yang bias diberikan guru terhadap peserta didik agar anak-anak tidak ketergantungan menonton animasi kartun tersebut guru harus memberikan batasan kepa anak saat menonton animasi tersebut dan guru juga harus memberikan bimbingan, pendampingan, dan pembiasaan kepada anak.