cover
Contact Name
Widayat Widayat
Contact Email
widayat@live.undip.ac.id
Phone
+6281329163105
Journal Mail Official
pspi@live.undip.ac.id
Editorial Address
Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Jl. Prof. Sudarto SH Tembalang Semarang 50275 Semarang Jawa Tengah Indonesia www. pspi.undip.ac.id; Email pspi@live.undip.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : 29858100     DOI : 10.14710/jpii.xxxx.xxxxx
Fokus dari JPII ini adalah mempublikasikan setiap artikel ilmiah dari dari para peneliti, insinyur, Insinyur Profesional. Artikel yang diterbitkan dapat berbentuk Artikel Riset, Artikel Review, Artikel dari Studi Kasus, Review Artikel baik Singkat maupun Lebar. Pekerjaan Keinsinyuran diantaranya dalam bidang keteknikan /rekayasa, pertanian, peternakan, perikanan dan kelautan. Ruang lingkup dari jurnal ini adalah: - Teknik Industri yang meliputi teknik mesin, teknik elektro, teknik kimia, teknik industri - Teknik Sipil dan Rekayasa Bangunan yang meliputi perairan, sungai dan bendungan - Teknik Informatika, Komputer dan Sistem Informasi - Rekayasa Sumber Daya Hayati yang meliput pertanian, peternakan dan perikanan
Articles 172 Documents
Studi Eksperimental Karakteristik Aliran Tiga Fase Air-Udara-Partikel Airlift Pump dengan Variasi Debit Udara Injeksi pada Kemiringan Sudut Injektor 15° Nurmala Dyah Fajarningrum; Haryono Setiyo Huboyo; Jaka Windarta
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 6 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2025.26869

Abstract

Airlift pump, salah satu peralatan yang dapat digunakan untuk mengangkat material padatan hingga cairan dengan perbedaan densitas. Alat ini dapat menjadi salah satu alternatif penghematan energi dan ramah lingkungan. Penggunaan airlift pump dapat secara konvensional dengan bantuan pompa, atau nonkonvensional dengan udara bertekanan. Dalam aplikasinya, sistem airlift pump dapat dilakukan hingga tiga fase zat. Namun diperlukan penelitian dasar terkait aliran tiga fase sebagai dasar dari penggunaan aliran tiga fase. Penelitian ini menggunakan pipa akrilik dengan ketinggian 254 cm dan beroperasi dengan tiga fase air-udara-pasir. Udara bertekanan didapatkan dari kompresor, air telah diatur di dalam sistem dengan ketinggian ¾ tinggi total pipa upriser. Udara dari kompresor diinjeksikan melalui injektor sejumlah dua buah dan akan diatur debit udara yang masuk ke dalam sistem mulai dari 30, 40, 50 dan 60 LPM. Sudut injektor akan diatur dalam kondisi 15°. Hasil dari penelitian ini akan didapatkan data terkait dengan debit air dan visualisasi pola aliran tiga fase pada pipa vertikal. Hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa pola aliran bubble, bubble-slug, slug dan churn terbentuk pada pipa upriser. Pola aliran slug hingga churn terbukti dapat mengangkat partikel padatan. Pola aliran ini akan muncul pada debit udara 40-60 LPM. Namun, untuk dapat mengangkat padatan dapat dimulai pada debit 50-60 LPM. Dari hasil yang didapatkan dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan sistem airlift pump dapat diterapkan pada pengangkatan endapan di sungai, di laut dan pada proses penambangan karena tidak merusak lingkungan dan lebih ramah lingkungan. Kata kunci: airlift pump, sudut injektor, debit udara, aliran tiga fase, nonkonvensional
Analisis Beton Ramah Lingkungan Fast Track Fc’20 dengan Penambahan Low Density Polyethylene (LDPE) sebagai Substitusi Coarse Agregat dan Serat Baja Dramix untuk Perkerasan Jalan Muhammad Najib; Jaka Windarta; Aris Triwiyatno
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 6 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2025.26850

Abstract

Beton fast track adalah beton siap pakai yang cepat mengeras dan dapat langsung digunakan untuk lalu lintas. Beton ini memiliki spesifikasi khusus yang mencakup kebutuhan beton segmen perkerasan jalan yang dibuka untuk lalu lintas disaat umur beton belum 7 hari. Penelitian ini bertujuan mengetahui seberapa besar nilai kuat tekan dan kuat lentur beton dengan perbandingan substitusi pencampuran serat baja dramix dan agregat Low Density Polyethylene (LDPE). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan percobaan pengujian silinder dan balok beton dengan uji tekan dan lentur dengan 4 komposisi beton normal dan beton dengan kombinasi serat baja dramix dan Low Density Polyethylene (LDPE). Pengujian komposisi tersebut dilakukan pada beton fast track dengan mutu fc’20 Mpa dalam waktu 4 hari meliputi kuat tekan dan kuat lentur saat benda uji berumur 4, 7, 14, 21 dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan beton substitusi dramix dan Low Density Polyethylene (LDPE) memliki hasil dengan nilai kuat tekan rata-rata beton fast track dalam waktu 4 hari sebesar 21,31 Mpa dan kuat letur sebesar 3,41 Mpa yang nantinya nilai tersebut akan terus bertambah sampai umur perendaman 28 hari. Kata kunci: campuran beton fast track, serat baja dramix, low density polyethylene (LDPE), kuat tekan, kuat lentur
Analisa Kecelakaan Impact Helm Proyek Terhadap Baut Menggunakan Pendekatan Explicit Dynamic Sulistiyo, Raka Mahendra
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 3, No 6 (2025): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2025.26871

Abstract

Sistem manajemen keselamatan, Kesehatan kerja dan lingkungan (SMK3L) menjadi prioritas implementasi disetiap pripadi agar terlindungi dari segala potensi bahaya kecelakaan kerja. Implementasi SMK3L ini diterapkan dalam pekerjan proyek pembangunan pembangkit listrik Riau GFPP 275MW Tenayan Raya berupa penggunaan Safety helmet sebagai proteksi kepala oleh PT. Hutama Karya (Persero). Safety helmet ini digunakan untuk melindungi kepala dari benturan benda jatuh dari ketinggian. Pengujian Safety helmet ini menjadi penting untuk diteliti. Metode yang dilakukan adalah simulasi impact berbasis komputer dengan program computational aided engineering menggunakan explicit dynamic. Safety helmet yang digunakan memiliki model seperti yang ada pada proyek dengan bahan polypropylene. Material impact yang digunakan adalah mur dan baut structure steel tipe M16 pada ketinggian 30m dengan kecepatan 24,26 m/s. Hasil yang diperoleh yaitu helm tertumbuk oleh mur dan banut dengan arah deformasi maksimum sebesar15,2mm pada sumbu x, rata- rata total deformasi sebesar 30mm, maksimum Equivalent stress sebesar 2101,7 MPa, maksimum Equivalent strain sebesar 1,44 mm/mm. Safety helmet terdapat patah di sisi sebelah kanan dan kiri akibat dari benturan.Kata kunci: Explicit dynamic, Finite element, Safety helmet, Deformation, Stress, Strain
Pemanfaatan Limbah Fly Ash & Bottom Ash Sebagai Solusi Pengurangan Limbah dan Efisiensi Biaya untuk Breakwater pada PLTU Pacitan Suari Dwi Pangudi; Widayat Widayat; Didi Dwi Anggoro
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 4, No 1 (2026): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2026.32307

Abstract

PT. PLN Nusantara Power UP Pacitan merupakan pembangkit listrik tenaga uap menggunakan bahan bakar batu bara. Sisa pembakaran batu bara menghasilkan limbah berupa fly ash dan bottom ash (FABA). Material FABA secara pengujian laboratorium memiliki nilai manfaat lebih. FABA PT. PJB UBJOM Pacitan memiliki loss on ignitation dan total oksida logam yang memenuhi standar untuk digunakan sebagai bahan baku beton ready mix. Pemanfaatan FABA sebagai primary armour BPPT-lock ini akan sangat berdampak dan bermanfaat untuk operasional PT. PJB UBJOM Pacitan. Langkah ini didasari oleh kondisi breakwater dermaga PT. PLN Nusantara Power UP Pacitan yang selalu mengalami kerusakan akibat gelombang dan arus laut selatan Jawa yang ekstrem sehingga mengganggu proses unloading batu bara dari kapal pengangkut batu bara. Inovasi pembuatan primary armour tipe BPPT-lock dari FABA ini memiliki banyak fungsi antara lain mengurangi gangguan gelombang laut saat proses unloading batu bara, serta mengurangi jumlah timbulan FABA sebanyak 6.160 per tahun sehingga berpotensi mengurangi biaya pelimbahan sebesar Rp4.188.800.000 per tahun. FABA yang bermanfaat sebagai breakwater tipe BPPT-lock dengan campuran FABA diharapkan dapat menjadi nilai tambah solusi bisnis lainnya dan menjadi revenue yang dihasilkan PT. PJB pada masa yang akan datang. Kata kunci: FABA, BPPT-lock, revenue
Kajian Hilirisasi Mineral Silika menuju Produksi Silikon Polikristalin Kualitas Sel Surya sebagai Pilar Ketahanan Energi Nasional Suhendra Suhendra; Heru Susanto
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 4, No 1 (2026): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2026.32592

Abstract

Kajian ini menganalisis secara komprehensif potensi hilirisasi mineral silika Indonesia menuju produksi silikon polikristalin (poly-Si) berkualitas sel surya sebagai fondasi kemandirian energi nasional. Penelitian dilakukan melalui integrasi analisis bibliometrik (Scopus 2015–2025), kajian rantai nilai produksi, serta benchmarking teknologi industri Silicon Products Bitterfeld (SPB), Jerman. Hasil bibliometrik menunjukkan dominasi riset pada klaster pemurnian metalurgi, kimia silika, dan aplikasi fotovoltaik, menegaskan urgensi keterhubungan antara riset material dan strategi industri. Estimasi teknis menunjukkan bahwa fasilitas poly-Si surya berkapasitas 1 GW memerlukan sekitar 48.000 ton batu kuarsa, 218 GWh listrik, dan 250.000 m³ air deionisasi per tahun. Tren teknologi global turut mengarah pada efisiensi tinggi (TOPCon, HJT, dan tandem), sehingga kebutuhan bahan baku ultrapure dan efisiensi energi menjadi penentu daya saing industri. Dari aspek ekonomi, estimasi capital expenditure (CAPEX) pada benchmark industri menunjukkan kebutuhan investasi sebesar USD 221 juta untuk kapasitas 1 GW, meningkat secara signifikan hingga mencapai USD 1,955 miliar pada skala 10 GW, sebagaimana tercantum dalam tabel perbandingan investasi. Temuan ini menegaskan bahwa hilirisasi silika tidak hanya bergantung pada ketersediaan bahan baku, tetapi juga pada efisiensi teknologi dan skala ekonomi, yang harus ditopang oleh kebijakan nasional dan kesiapan infrastruktur industri.Kata kunci: fotovoltaik; kuarsa; sel surya; silika; silikon polikristalin; solar grade silicon
Evaluasi Kerusakan Jembatan Tipe Box Culvert Proyek Pekerjaan Inspeksi Detail Jembatan Pada Ruas Jalan Tol Semarang Seksi ABC PT Jasa Marga Transjawa Tol Tahun 2025 Novia Cindi Oktaviani; Bobby Rio Indriyantho; Agus Suprihanto
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 4, No 1 (2026): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2026.32302

Abstract

Pada umunya kerusakan jembatan merupakan salah satu masalah yang sering terjadi di Indonesia terutama jembatan di ruas jalan tol. Kerusakan pada jembatan dapat disebabkan oleh berbagai macam hal terutama oleh kurangnya perawatan dan pemeliharaan. Adanya kerusakan tersebut dapat mengakibatkan terhambatnya lalu lintas dan dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan apabila kerusakan yang terjadi cukup parah hingga memerlukan rehabilitasi dengan sekala besar. Karena jembatan merupakan salah satu bagian penting dari sistem jaringan jalan, maka dari itu perlu adanya pemeliharaan jembatan secara berkala. Mengetahui nilai kondisi dan rekomendasi penanganan adalah tujuan dari studi kasus ini. Adapun cara yang digunakan yaitu dengan inspeksi visual jembatan (pemeriksaan detail) kerusakan yang terjadi pada elemen jembatan dengan menilai kerusakan yang terjadi pada setiap elemen jembatan. Box culvert merupakan salah satu jenis jembatan dengan gorong-gorong yang berbentuk box yang memiliki bentang >4 m. Jembatan box culvert Karangrejo adalah salah satunya. Jembatan tersebut merupakan tinjauan dari studi kasus kali ini. Box culvert Karangrejo berada pada ruas jalan tol semarang seksi A dengan KM 426 + 450. Diharapkan dengan adanya pemeriksaan detail ini dapat dilakukan penanganan pada jembatan sesuai dengan kebutuhan agar jembatan selalu berada dalam kondisi optimal. Kata kunci: jembatan, box culvert, pemeriksaan visual jembatan, nilai kondisi, penanganan
Perencanaan Groundsill Srandakan Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta Rizky Ardian Budiono; Ratna Purwaningsih; Sri Sumiyati
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 4, No 1 (2026): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2026.32294

Abstract

Groundsill Srandakan di hilir Sungai Progo mengalami kerusakan akibat gerusan yang mengancam stabilitas struktur. Penelitian ini bertujuan menganalisis alternatif rehabilitasi groundsill dengan pendekatan teknis terpadu meliputi hidrologi, hidraulika dan struktur. Metode yang digunakan mengintegrasikan pemodelan satu dimensi HEC‑RAS dan pemodelan tiga dimensi FLOW‑3D, dengan data debit 10 tahun (2009-2018), topografi LiDAR dan data teknis BBWS Serayu Opak. Analisis hidrologi menghasilkan debit rencana kala ulang 100 tahun sebesar 3.160,70 m3/s. Hasil hidraulika menunjukkan desain review menggunakan USBR Tipe II (kolam olak 14 m) memberikan kinerja lebih baik dibanding USBR Tipe IV (24 m), dengan kecepatan aliran hilir sekitar 1,65 m/s (pasang) dan 1,90 m/s (surut). Solusi rehabilitasi yang direkomendasikan adalah pembangunan groundsill tambahan di hilir sambil mempertahankan mercu eksisting, yang menghasilkan pola aliran lebih tenang dan muka air 6,534 m (pasang) serta 1,834 m (surut). Kesimpulannya, desain ini menurunkan potensi gerusan dan meningkatkan stabilitas struktur sehingga layak diimplementasikan sebagai langkah mitigasi jangka panjang. Kata kunci: groundsill, gerusan (scouring), HEC‑RAS, FLOW‑3D, analisis hidrologi, rehabilitasi, Sungai Progo
Kajian Peningkatan Efisiensi Operasional dan Produktivitas Pangan Melalui Penerapan Smart Irrigation System berbasis Artificial Intelligence (AI) pada Daerah Irigasi Manganti Andi Widyanto; Hadiyanto Hadiyanto
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 4, No 1 (2026): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2026.32308

Abstract

Daerah Irigasi (DI) Manganti dengan luas layanan 26.153 Ha memanfaatkan sumber air Sungai Citanduy melalui Bendung Manganti yang dialirkan ke saluran primer Sidareja, Cihaur dan Lakbok Selatan menghadapi permasalahan inefisiensi distribusi air akibat kebocoran jaringan, sadap liar, kesalahan operasional, serta ketidakpastian ketersediaan air pada musim kemarau. Penelitian ini mengevaluasi implementasi Manganti Smart Irrigation System pada DI Manganti dalam meningkatkan efisiensi operasional dan produktivitas pangan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Sistem ini mengintegrasikan infrastruktur Internet of Things (IoT) mencakup sensor, aktuator dan jaringan fiber optic dengan algoritma Artificial Intelligence (AI) untuk pengelolaan pintu air secara real-time, real allocation dan real losses. Validasi model AI menunjukkan presisi tinggi dalam forecasting alokasi air dengan Mean Absolute Error (MAE) 0,034 dan R2 sebesar 0,936. Implementasi sistem ini meningkatkan kinerja jaringan irigasi secara signifikan ditunjukkan oleh perluasan area layanan efektif sebesar 3.300 Ha, peningkatan Indeks Pertanaman dari 173,22% menjadi 219,17%, serta meningkatkan produksi padi menjadi 233.654 ton. Selain itu, efisiensi operasional tercapai melalui penghematan biaya tenaga kerja sebesar Rp2,82 miliar per tahun (41,4%), peningkatan produksi padi dengan potensi nilai tambah ekonomi sekitar Rp51,3 miliar per musim. Inovasi ini merepresentasikan solusi teknis yang andal dan ekonomis dalam modernisasi irigasi untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan. Kata kunci: Smart Irrigation System, Artificial Intelligence, IoT, efisiensi irigasi, optimasi debit
Analisis Penerapan Bracket System Sebagai Inovasi Pengendali Vertikalitas Girder dan Peningkat Keselamatan Kerja dalam Proses Erection di Proyek Tol Manado Bitung Tri Cipto Tunggul Wardoyo; Yulita Arni Priastiwi; Sumardi Sumardi
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 4, No 1 (2026): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2026.32295

Abstract

Proses erection precast prestressed concrete I (PCI) girder pada Proyek Tol Manado Bitung membutuhkan metode pengangkatan yang mampu menjaga stabilitas dan vertikalitas girder. Kondisi lapangan yang terbatas serta variasi metode erection yang tersedia menunjukkan perlunya inovasi teknis yang meningkatkan ketelitian pemasangan sekaligus memberikan tambahan margin keselamatan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan bracket system sebagai inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan margin keselamatan dan kendali vertikalitas selama proses erection. Metode penelitian meliputi observasi lapangan, pemeriksaan standar teknis, analisis struktural, simulasi Finite Element Method (FEM), serta perbandingan kinerja metode crawler crane menggunakan sling, bracket system dan launcher gantry. Hasil analisis menunjukkan bahwa bracket system mampu mengatasi tiga dari enam faktor utama permasalahan erection. Tegangan von Mises maksimum 179,12 MPa dan defleksi maksimum 1,725 mm berada dalam batas aman dengan safety factor struktural 3,22. Pada tahap optimasi, bracket system v2 memberikan margin keselamatan 208% dengan durasi erection 7 hari dan biaya Rp1,437 miliar. Penelitian ini menunjukkan bahwa bracket system dapat dipertimbangkan sebagai alternatif metode erection PCI girder karena meningkatkan efisiensi waktu, biaya dan keselamatan secara seimbang. Kata kunci: erection girder, safety factor, system bracket
Implementasi Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja di UPTK3L Universitas Diponegoro Yusfi Ahmad Pradana; Sulardjaka Sulardjaka; Widayat Widayat
Jurnal Profesi Insinyur Indonesia Vol 4, No 1 (2026): JPII
Publisher : Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpii.2026.32292

Abstract

Sejarah Unit Pelaksana Teknis Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (UPTK3L) Universitas Diponegoro merupakan bagian dari komitmen universitas dalam menciptakan kampus yang aman, sehat dan berkelanjutan. Selain itu, UPTK3L juga aktif dalam mengolah sampah organik yang ada di TPST menjadi kompos dan mendaur ulang sampah anorganik menjadi produk lainnya. Maka dari itu diperlukan keselamatan dan kesehatan kerja yang mumpuni. Oleh karena itu perlunya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja agar karyawan merasa aman dan nyaman saat bekerja, seperti adanya jaminan K3, pelatihan K3, penggunaan alat pelindung diri, kesesuaian beban kerja dan jam kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi implementasi jaminan kesehatan K3, pelatihan K3, alat pelindung diri,beban kerja dan jam kerja. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, dokumentasi dan kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel 12 responden. Hasil penelitian persepsi responden terhadap implementasi K3 sebagian besar sesuai program. Saran yang diajukan yaitu jaminan kesehatan yang diberikan perusahaan perlu terus dilanjutkan. Pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja perlu adanya tambahan materi dan pembinaan arti pentingnya pemakaian alat pelindung diri yang benar serta menciptakan suasana kerja yang lebih kondusif dan harmonis. Kata kunci: persepsi karyawan, keselamatan dan kesehatan kerja