cover
Contact Name
Bambang Kholiq Mutaqin
Contact Email
kholiq@unpad.ac.id
Phone
+6285318398908
Journal Mail Official
kholiq@unpad.ac.id
Editorial Address
PSDKU Universitas Padjadjaran Pangandaran. Dsn. Sukamanah Ds. Cintaratu Kec. Parigi, Pangandaran 46393 Indonesia
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Farmers: Journal of Community Services
ISSN : -     EISSN : 27236994     DOI : https://doi.org/10.24198/fjcs
Farmers: Journal of Community Services is a journal managed by PSDKU Pangandaran Universitas Padjadjaran and published in the open journal system (OJS) at August and January. This journal is intended to publish the result of community service activities in the Agriculture, Animal Husbandry, Fisheries, and Agricultural Product Tecnology which include concepts, models, and implementation as an effort increase development.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2020)" : 7 Documents clear
Pemetaan Jaringan Komunikasi Ekonomi Non Ekstraktif Di Desa Cintaratu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran dan Aplikasi Bussiness Model Canvas Bambang Kholiq Mutaqin
Farmers: Journal of Community Services Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v1i1.28648

Abstract

Komunikasi memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan umat manusia. Komunikasi yang terbentuk antar individu dan kelompok akhirnya membentuk suatu jaringan. Komunikasi yang dilakukan pada dunia bisnis dikenal pula dengan komunikasi ekonomi. Jaringan komunikasi ekonomi pada masyarakat dapat terbentuk karena interaksi yang terjadi pada usaha yang mereka lakukan. Model usaha yang terjadi di masyarakat dapat pula dibentuk modelnya dalam bentuk Bussines Model Canvas untuk mengetahui elemen-elemen yang terjadi paa usaha tersebut.Usaha Non ekstraktif yang ada di Desa Cintaratu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran perlu diidentifikasi jaringan komunikasi dan model usahanya agar dapat dikembangkan menjadi usaha yang lebih baik lagi. Metode yang dilakukan adalah analisis jaringan komunikasi dan penggunaan model Bussines Model Canvas. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada umumnya usaha non ekstraktif di Desa Cintaratu belum terbentuk jaringan komunikasinya. Jarinngan komunikasi baru terbentuk di kelompok KWT Binangkit, dengan aktor dan hubs nya adalah Ibu Tati. Business Model BUMDes Desa Cintaratu memiliki value saling menguntungkan, mempermudah, dan fasilitatif bagi konsumen, channel melalui komunitaas, dan direct selling. Revenue Streams dari presentase bagi hasil dan penyewaan toko. Key Activities berupa penyewaan kantin dan penanaman modal. Key Resources terdiri dari karyawan, perlengkapan, dan fasilitas usaha, Key Partnerships bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, Kontraktor, Unpad, Toko peralatan, Karang Taruna, Kompepar, Bank BRI, Cost Structures yang ada adalah baiay investasi, modal kerja, dan operasional value
Peningkatan Gizi Protein Hewani Melalui Keterampilan Pembuatan Bakso Ikan kepada Masyarakat Desa Tunggilis dan Banjarharja, Kabupaten Pangandaran Junianto, Junianto; Apriliani, Izza Mahdiana; Dewanti, Lantun Paraditha; Zidni, Irfan
Farmers: Journal of Community Services Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v1i1.28862

Abstract

Ikan merupakan jenis makanan sehat yang rendah lemak jenuh dan tinggi protein serta memiliki kandungan omega 3. Konsumsi jenis protein salah satu faktor yang secara langsung berpengaruh terhadap gizi seseorang. Kabupaten Pangandaran memiliki potensi untuk berkembang dalam bidang perikanan. Namun masih terjadi permasalahan mengenai kualitas gizi masyarakat yang menurun. Untuk mendukung peningkatan gizi masyarakat dan pengembangan produk ikan di Kabupaten Pangandaran berdasarkan potensi yang dimilikinya yaitu melalui upaya peningkatan pemahaman dan pengetahuan dalam produksi pangan yaitu dengan melaksanakan kegiatan pelatihan/workshop pembuatan produk olahan hasil perikanan berupa baso ikan. Tahapan pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan terdiri dari tahap sosialisasi dan inisiasi, tahap penyuluhan dan pelatihan (pentingnya mengkonsumsi ikan; kampanye gemar makan ikan untuk peningkatan gizi masyarakat; serta pelatihan dan demonstrasi pembuatan produk berupa bakso ikan), dan tahap terakhir adalah tahap evaluasi kegiatan. Metode penyampaian berupa metode ceramah, diskusi dan demonstrasi. Hasil kegiatan pelatihan ini menunjukkan bahwa khalayak sasaran memahami pentingnya gizi protein yang bersumber dari ikan. Serta adanya peningkatan skill khalayak sasaran dalan pengolahan diversifikasi produk dari bahan dasar ikan berupa bakso.
Pembekalan Keselamatan Kerja di Atas Kapal Fiber kepada Nelayan dalam Mendukung Operasi Penangkapan Ikan di Kabupaten Tangerang Izza Mahdiana Apriliani; Achmad Rizal; Pringgo KDNY Putra; Nora Akbarsyah; Fiz Purwangka; Wazir Mawardi; Yopi Novita
Farmers: Journal of Community Services Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v1i1.28888

Abstract

Aktivitas operasi penangkapan ikan di atas kapal merupakan salah satu kegiatan dengan tingkat resiko yang tinggi di dunia. kegiatan tersebut memiliki resiko yang dapat memberikan kerugian pada aspek materil hingga keselamatan nelayan di atas kapal. Kecelakaan kapal yang terjadi di sekitar perairan Indonesia setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Kecelakaan kerja yang terjadi pada kegiatan penangakapan ikan di atas kapal, terjadi pada setiap ukuran dan jenis kapal, salah satunya adalah kapal penangkap ikan yang menggunakan bahan fiber. Oleh karena itu, dibutuhkan pengetahuan dan keterampilan khusus bagi nelayan yang menggunakan kapal berbahan fibreglass dalam melakukan operasi penangkapan ikan.  Penyampaian pentingnya keselamatan kerja diatas kapal bersifat komunikasi persuasif kepada nelayan. Berdasarkan kegiatan pembekalan secara keseluruhan, baik dalam bentuk ceramah maupun diskusi keselamatan kerja di atas kapal fiber disimpulkan bahwa nelayan memahami pentingnya penyebab kecelakaan di laut. Serta adanya peningkatan skill nelayan dalam keselamatan kerja diatas kapal fiber.
SIKAP PEMBUDIDAYA DALAM PENYULUHAN KUALITAS AIR UNTUK BUDIDAYA IKAN DI DESA KERTAYASA, KECAMATAN CIJULANG, KABUPATEN PANGANDARAN Roffi Grandiosa; Rioaldi Sugandhy; Anggi Nugraha
Farmers: Journal of Community Services Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v1i1.28863

Abstract

Keberhasilan budidaya air tawar di wilayah Pangandaran sangat tergantung kepada pengetahuan pembudidaya dalam melakukan budidaya ikan yang berkelanjutan.yuluh Salah satu hambatan adalah pengetahuan mengenai kualitas air yang sering kali dituduh sebagai hal yang menyebabkan permasalahan rendahnya produksi budidaya. Pembudidaya di Desa Kertayasa yang tergabung dalam kelompok pembudidaya Kawungsari telah dikenal di Pangandaran sebagai kelompok pembudidaya yang cukup sukses mengembangkan budidaya Gurame dan saat ini telah mengembangkan pula spesies akuakultur lain yakni Pangasius dan Tilapia. Salah satu hambatan utama yakni pengetahuan mengenai akuakultur yang masih kurang terutama tentang manajemen kualitas air. Hal ini sangat mendukung keberhasilan budidaya namun pengetahuan tersebut layak ditingkatkan. Inisiasi untuk melakukan penyuluhan dan mengarahkan pembudidaya sangat direspon positif oleh pembudidaya sehingga saat ini pembudidaya mengetahui mengenai faktor penting dalam kualitas air yakni ammonia, suhu dan pH yang terkait produksi ikan. Selanjutnya, pengetahuan mengenai kualitas air harus diberikan berulangkali terutama dengan focus metoda praktis dalam mempraktekkan alat pengukur kualitas air. Pada akhirnya, keberhasilan budidaya ikan di pedesaan sangat bergantung dengan metoda aplikasi yang baik sehingga dapat memperkuat perkembangan komunitas pembudidaya.
SEMINAR SOSIALISASI PEMANFAATAN LEMNA DALAM INTEGRATED FARMING DAN POTENSINYA SEBAGAI PAKAN ALTERNATIF IKAN MELALUI MEDIA DARING Iskandar Iskandar; Yuli Andriani; Fittrie Meyllianawaty Pratiwy
Farmers: Journal of Community Services Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v1i1.28861

Abstract

Budidaya ikan, terutama ikan herbivora dengan menggunakan tanaman air sebagai pakan dapat mengurangi biaya operasional dan juga meningkatkan pendapatan bagi pembudidaya ikan. Salah satu tanaman air yang dapat dimanfaatkan sebagai pakan dalam budidaya ikan adalah Lemna sp. Pemanfaatan Lemna sp. sebagai pakan dapat diterapkan pada ikan herbivora seperti ikan nilem (Osteochilus vittatus) dan ikan tawes (Barbonymus gonionotus).               Penggunaan pakan buatan sering menimbulkan permasalahan, baik masalah teknis, kesehatan, maupun ekonomis. Biaya yang harus dikeluarkan untuk pengadaan pakan buatan cukup besar. Lemna sp. dapat dimanfaatkan sebagai salah satu sumber pakan alternatif yang berbasis bahan nabati. Penggunaan Lemna sp. sebagai bahan pakan ikan dapat diberikan dalam bentuk segar, bentuk kering, ataupun melalui proses fermentasi. Selain itu, pemanfaatan Lemna sp. dapat diaplikasikan dalam kegiatan integrated farming antara pertanian, perikanan dan peternakan. Hal ini akan menghasilkan dampak yang lebih besar terhadap kesinambungan produksi dan keuntungan yang diperoleh oleh petani/peternak dan pembudidaya ikan. Dalam penyuluhan kali ini, materi akan diberikan dalam bentuk Seminar daring mengenai pemanfaatan Lemna dalam integrated farming dan potensinya sebagai bahan pakan alternatif budidaya ikan.
Kualitas dan Cara Penyimpanan Telur Yang Baik dalam Upaya Menjaga Asupan Gizi Optimal di Masa Pandemi COVID-19 Ken Ratu gharizah Alhuur; Andry Pratama; Endah Yuniarti
Farmers: Journal of Community Services Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v1i1.28647

Abstract

AbstrakAsupan gizi yang optimal terutama asupan protein, baik dimasa pandemi Covid-19 maupun dalam situasi normal, penting untuk dipenuhi. Telur merupakan salah satu pangan sumber protein dengan harga yang cukup terjangkau dibandingkan sumber protein hewani lain, seperti daging dan susu. Sehingga telur banyak dipilih oleh masyarakat luas dalam pemenuhan kebutuhan protein harian mereka. Dalam masa pandemi Covid-19 ini, banyak bermunculan pedagang telur dadakan di kalangan masyarakat, sebagai salah satu imbas dari anjloknya harga telur di pasaran. Namun, para pedagang telur dadakan ini seringkali tidak mengindahkan kualitas telur yang mereka jual. Hal ini tentu akan berakibat merugikan dan membahayakan bagi kesehatan konsumen. Untuk itu, sosialisasi kepada masyarakat mengenai cara membedakan kualitas telur dan cara penyimpanan telur yang baik menjadi penting untuk dilakukan, agar masyarakat dapat memilih dan mendapatkan telur dengan kualitas yang baik dalam jangka waktu yang lebih Panjang. Manfaat dari sosialisasi ini adalah partisipan menjadi lebih teliti dalam memilih telur yang mereka beli, dan mengetahui cara penyimpanan telur yang benar agar masa simpan telur yang mereka beli dapat bertahan lebih lama.Kata Kunci: asupan gizi, kualitas telur, cara penyimpanan telurAbstractOptimal nutritional intake, especially protein intake, both during the Covid-19 pandemic and in normal situations, is important to fulfill. Eggs are a source of protein with prices that are quite affordable compared to other animal protein sources, such as meat and milk. So people prefer eggs as a fulfillment of their daily protein needs compared to meat and milk. During the Covid-19 pandemic, many impromptu egg sellers emerged in the community, as one of the effects of the drop in egg prices on the market. However, these impromptu egg sellers often disregard the quality of the eggs they sell. This will certainly have detrimental and harmful consequences to consumer health. For this reason, socialization to the public about how to differentiate egg quality and how to storing eggs in a good way is important, so that people can choose and get good quality eggs in a longer period of time. The benefit of this socialization is that participants become more careful in choosing the eggs they buy and knowing how to store eggs properly so that the shelf life of the eggs they buy can last longer.Keywords: nutritional intake, eggs quality, eggs storage
Penyusunan Peta Kondisi Klimatologi dan Hidrologi dalam Upaya Pemanfaatan Kondisi Lingkungan Desa Cintaratu, Kab. Pangandaran Hendi Setiyatwan; Muhammad Rifqi Ismiraj; Novi Mayasari; Indah Kurniawati; Tegar Ramadhan; Elda Rasyida; Viriana Aulia; Gita Puspa Indah; Fikri Alimajid
Farmers: Journal of Community Services Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/fjcs.v1i1.28637

Abstract

Desa Cintaratu terletak di Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Desa ini memiliki potensi pembangunan yang besar jika dilakukan perencanaan yang matang dan inklusif. Perencanaan dapat dilakukan jika pengambil keputusan memiliki pengetahuan dan kesadaran akan potensi yang ada di suatu lokasi, baik potensi alam maupun sosiologis. Beberapa hal yang perlu diketahui oleh pengambil keputusan adalah kondisi klimatologi dan hidrologinya, karena hal tersebut dapat mempengaruhi keberhasilan pembangunan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini adalah survey lapangan dan studi pustaka. Berdasarkan hasil survey dan studi pustaka, peta kondisi klimatologi dan hidrologi telah berhasil dibuat sebagai basis data dalam upaya pembangunan Desa Cintaratu. Sebagai kesimpulan, Desa Cintaratu memiliki potensi yang besar, didukung oleh kondisi klimatologi yang sukup stabil dan kondisi hidrologi yang memungkinkan untuk dibangunnya usaha pertanian, peternakan, perkebunan, perkantoran, pemukiman, dan perikanan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7