cover
Contact Name
Rudi Kurnianto
Contact Email
rudi.kurnianto@ee.untan.ac.id
Phone
+6285252665807
Journal Mail Official
j3eit@untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hadari Nawawi, Pontianak 78124, Indonesia
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology
ISSN : -     EISSN : 30261856     DOI : http://dx.doi.org/10.26418/j3eit.v11i2
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) (E-ISSN: 3026-1856) is the latest name for the JTE UNTAN, which underwent a name change. This journal has been in circulation within UNTAN since 2013 under its previous name. The name change reflects an evolution in the topics covered by the journal, encompassing the fields of electrical engineering, energy, and information technology. With the establishment of J3EIT, it is expected to become a significant resource for the academic and research community in this discipline, fostering the exchange of knowledge and innovation among professionals in the field of electrical engineering and related areas. By consistently publishing high-quality scientific papers, this journal is expected to play a vital role in advancing knowledge in its field. J3EIT is published three times a year, April, August and December.
Articles 505 Documents
PERANCANGAN SISTEM HAND SANITIZER DUAL MODE MENGGUNAKAN SENSOR INFRARED Novera, Rajib; -, Syaifurrahman; Aula, Abqori
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.56065

Abstract

Pada awal tahun 2019 terjadi pandemi COVID 19 di Wuhan China kemudian menyebar ke seluruh dunia termasuk di Indonesia. Setiap unit kerja mengimplementasikan protokol penanganan COVID 19 dengan mencuci tangan menggunakan hand sanitizer. Hanya saja penggunaan hand sanitizer masih manual dengan disentuh dan digunakan secara bergantian. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah rancangan hand sanitizer yang dapat bekerja secara otomatis tanpa perlu disentuh untuk memutus mata rantai penyebaran COVID 19.                               Dari pemikiran tersebut maka penulis merancang suatu sistem hand sanitizer otomatis yang bisa menyemprotkan cairan hand sanitizer tanpa harus disentuh. Sistem ini menggunakan komponen Arduino Nano, sensor infrared dan sensor suhu. Pada sistem ini terdapat dua mode pilihan operasi yaitu mode normal dan mode auto cut off. Pada mode normal sistem akan aktif mengeluarkan cairan hand sanitizer tanpa henti selama sensor infrared membaca ada halangan. Sedangkan pada mode auto cut off sistem akan aktif mengeluarkan cairan hand sanitizer dengan perwaktuan yang telah ditentukan yaitu selama 2 detik lalu berhenti meskipun sensor infrared masih membaca ada halangan. Variabel yang digunakan pada sistem adalah variabel jarak dan suhu. Pada sistem ini relay dan pompa air diafragma digunakan sebagai aktuator.                               Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem hand sanitizer otomatis dapat aktif tanpa disentuh dengan galat 0 %, membaca suhu pada tangan pengguna hand sanitizer dengan rata "“ rata nilai galat sebesar 0,16 oC dan persentase galat sebesar 0,44 %., menghitung jumlah pengguna alat dengan galat 0,13 orang dan persentase galat sebesar 0,88% dan sistem bekerja dengan baik sesuai dengan mode yang dipilih serta dapat mengeluarkan cairan hand sanitizer dalam bentuk spray.
PENGARUH INTERFERENSI SISTEM KOMUNIKASI LORA PADA FRESNEL ZONE ANTARA END DEVICE DENGAN GATEWAY Putra, Ramadhan Thalib; Yacoub, Redi Ratiandi; Marpaung, Jannus; Tjahjamooniarsih, Neilcy; Imansyah, Fitri
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.60758

Abstract

Teknologi ini memiliki keunggulan dibandingkan dengan jenis komunikasi lainnya seperti seluler, bluetooth, maupun WIFI. Keunggulan LoRa adalah jangkauan komunikasinya sejauh seluler namun berdaya rendah seperti bluetooth, sehingga penggunaannya sangat cocok untuk perangkat sensor yang dioperasikan setiap tahun dengan sumber daya baterai dan dalam jangkauan area yang luas. Fresnel Zone didefinisikan sebagai letak suatu titik sinyal tidak langsung yang berbentuk elips pada jalur perambatan gelombang radio yang wilayahnya dibatasi oleh gelombang tidak langsung (indirect signal), sehingga diusahakan tidak terhalang oleh obstacle. Pada penelitian ini proses pengujian dilakukan di Universitas Tanjungpura, tepatnya di area Laboratorium Telekomunikasi, Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura. Pada ketinggian antenna pemancar 1 meter dan antenna penerima 1 meter pada jarak 50 meter, interferensi terjadi akibat interferensi dari gelombang pantul yang mengenai tanah yang menyebabkan sinyal total dari pemancar menuju penerima sedikit melemah. Pada ketinggian antenna pemancar 6 meter dan antenna penerima 3 meter pada jarak 50 meter, interferensi terjadi akibat interferensi dari gelombang pantul yang mengenai tanah yang menyebabkan sinyal total dari pemancar menuju penerima sedikit melemah. Pada ketinggian antenna pemancar 6 meter dan antenna penerima 6 meter pada jarak 50 meter, tidak terjadi interferensi yang terjadi dikarenakan Fresnel Zone tidak menyentuh tanah yang mengakibatkan kuatnya total sinyal dari pemancar menuju penerima. Pada ketinggian antenna pemancar 12 meter dan antenna penerima 3 meter pada jarak 100 meter, interferensi terjadi akibat interferensi dari gelombang pantul yang mengenai tanah yang menyebabkan sinyal total dari pemancar menuju penerima sedikit melemah. Pada ketinggian antena pemancar 12 meter dan antena penerima 12 meter pada jarak 100 meter tidak terjadi gangguan yang terjadi karena Zona Fresnel tidak menyentuh tanah yang mengakibatkan kuatnya total sinyal dari pemancar ke penerima. Ketinggian antenna pemancar dan antenna penerima akan mempengaruhi tinggi dari fresnel zone dimana semakin tinggi antenna maka halangannya semakin kecil dan terjadi minim nya pengaruh interferensi.
MEMINIMALKAN RUGI-RUGI PADA SISTEM DISTRIBUSI TEGANGAN MENENGAH DENGAN PEMASANGAN KAPASITOR ., Adrianus Dri
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 1, No 1: Januari 2013
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v1i1.1342

Abstract

Sistem distribusi merupakan bagian dari sistem tenaga listrik yang berguna untuk menyalurkan tenaga listrik dari sumber daya yang besar agar sampai ke konsumen. Sebelum tenaga listrik sampai ke konsumen terdapat rugi-rugi daya, susut energi dan drop tegangan pada saluran. Agar rugi-rugi daya, susut energi dan drop tegangan dapat dikurangi salah satunya dengan pemasangan kapasitor pada sistem distribusi. Dengan menggunakan teknik analisa aliran daya radial maka profil tegangan dan rugi-rugi daya dapat diketahui dan dengan menggunakan faktor sensitifitas rugi-rugi maka dapat diketahui dimana letak kapasitor akan dipasang dengan kapasitas dari kapasitor telah ditentukan besarnya. Kata kunci :sistemdistribusi,kapasitor, faktor sensitifitas rugi-rugi.
ANALISA UNJUK KERJA PEROTEKSI PETIR TRANSMISI PADA JARINGAN SINGKAWANG "“ BENGKAYANG 150 kV Habib, Ajrur
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.56819

Abstract

Gangguan "“ gangguan di transmisi yang menghambat penyaluran listrik biasanya diakibatkan faktor alam seperti petir. Sistem proteksi petir transmisi merupakan sistem pengaman terhadap jaringan transmisi dari gangguan yang diakibatkan oleh sambaran petir. Sistem proteksi petir transmisi diharapkan dapat menanggulangi gangguan yang disebabkan oleh sambaran petir secara langsung maupun secara tidak langsung, dalam penelitian ini penulis melakukan dua buah metode untuk mendapatkan hasil yaitu metode simulasi dengan menggunakan software ATP Draw dan metode observasi langsung kelapangan. Jumlah gangguan akibat petir pada jaringan transmisi Singkawang "“ Bengkayang yang sesudah menggunakan proteksi petir transmisi dan sebelum menggunakan proteksi petir transmisi mempresentasikan bahwa proteksi petir transmisi tergolong efektif menanggulangi gangguan petir.
EVALUASI SISTEM PEMBUMIAN NETRAL GENERATOR PADA PLTU BENGKAYANG 2 x 50 MW PT.PLN (PERSERO) UPK SINGKAWANG Evira, Audry Putri; -, Junaidi; Abidin, Zainal
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.56467

Abstract

Sistem pembumian adalah salah satu bagian dari sistem tenaga listrik. Seiring pertumbuhan beban listrik yang terus meningkat menyebabkan sistem tenaga listrik berkembang pesat dan semakin besar. Mengetahui besar arus pada saat gangguan hubung singkat dengan simulasi matlab sebagai acuan melakukan koordinasi setting rele pengaman yang handal sehingga arus "“ arus akibat gangguan hubung singkat tersebut tidak mengganggu kestabilan sistem. Untuk menghitung arus gangguan hubung singkat khususnya gangguan hubung singkat satu fasa ke tanah untuk mengetahui tegangan selama gangguan sesuai dengan arus setting yang dipilih (tahanan tinggi atau tahanan rendah), menghitung pembumian netral, proteksi gangguan tanah (Earth Fault Relay). Perhitungan NGR dengan arus gangguan hubung singkat satu fasa di bus 18 PLTU 3 Bengkayang sebesar1,98876Ω termasuk jenis NGR rendah, sementara dilapangan sesuai informasi pihak pembangkitan PLTU 3Bengkayang, Rg terpasang 2 Ω dibandingkan dengan hasil perhitungan berbeda sebesar 0,011 Ω termasuk jenistahanan rendah. Jika menggunakan nilai standar IEEE-C37.101-1993 dimana untuk NGR tinggi dengan arusyang dipilih 10 A dan tegangan selama gangguan di bus 18 generator PLTU 3 Bengkayang, maka diperoleh NGRsebesar 613,839 Ω, untuk NGR rendah dengan arus dipilih 3000 A dan tegangan selama gangguan di bus 18 generator PLTU 3 Bengkayang diperoleh NGR sebesar 2,046 Ω. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa sistempembumian titik netral generator PLTU 3 Bengkayang adalah efektif dan memenuhi ketentuan dari standarIEEE-C37.101-1993.
STUDI PENGARUH PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN TERHADAP TEGANGAN DAN RUGI-RUGI DAYA SISTEM DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK Ghassan, Ariq Naoval; Gianto, Rudy; -, Junaidi
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.57237

Abstract

Pembangkit listrik tenaga angin merupakan jenis pembangkit energi terbarukan yang paling efektif dikarenakan energi angin merupakan energi yang biayanya paling kompetitif bila dikonversikan ke energi listrik. Penelitian ini menyelidiki pengaruh pembangkit listrik tenaga angin terhadap tegangan dan rugi-rugi daya sistem distribusi tenaga listrik pada berbagai kondisi beban sistem distribusi. Data yang digunakan merupakan sistem distribusi 33 Bus. Jaringan distribusi ini memiliki tegangan sebesar 12.66 kV dengan total beban rata-rata sebesar 3715 kW dan 2300 kVAR. Sistem ini kemudian dimodifikasi dengan menambahkan PLTAn pada bus 33 melalui transformator penaik tegangan (Step-up transformer) yang memiliki impedansi 0,1 pu. Perhitungan besar tegangan setiap bus serta rugi-rugi daya sistem menggunakan program matlab. Secara umum instalasi PLTAn pada sistem distribusi akan memperbaiki profil tegangan sistem, membaiknya profil tegangan ini dikarenakan dengan adanya PLTAn, jatuh tegangan pada saluran-saluran distribusi dapat dikurangi. Pemasangan PLTAn juga akan mereduksi rugi-rugi daya pada saluran distribusi. Lebih lanjut, dengan adanya PLTAn, suplai daya dari substasiun yang biasanya berasal dari sumber energi tak terbarukan, dapat dikurangi karena sebagian beban dicatu oleh PLTAn.
STUDI POTENSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN MENGGUNAKAN FUNGSI KERAPATAN PROBABILITAS WEIBULL Muyassar, Verrel Andrean; Kurnianto, Rudi; Khwee, Kho Hiee
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.60669

Abstract

Statistik Weibull sering digunakan sebagai pendekatan distribusi kecepatan angin dan merupakan analisis statistik yang paling cocok dengan data eksperimental. Penelitian ini membahas tentang Studi Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Angin menggunakan Fungsi Kerapatan Probabilitas Weibull. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung besarnya kecepatan angin rata-rata, parameter bentuk dan parameter skala, fungsi kerapatan probabilitas Weibull, serta energi output turbin angin selama setahun baik pada ketinggian hasil pengukuran maupun pada berbagai ketinggian di atas permukaan tanah. Adapun data yang dijadikan rujukan berupa data sekunder kecepatan angin selama setahun (1 Juni 2021 "“ 31 Mei 2022) yang bersumber dari BMKG Supadio Pontianak dan data turbin angin Travere Industries sebanyak dua sampel (1,6 kW dan 2,1 kW). Berdasarkan hasil yang diperoleh, besarnya kecepatan angin rata-rata pada ketinggian 10 m di atas permukaan tanah (ketinggian hasil pengukuran) adalah 3,4011 knot atau 1,7495 m/s. Apabila menara turbin angin ditinggikan menjadi 15 m, 20 m, 25 m, dan 30 m maka besarnya kecepatan  angin rata-rata berturut-turut adalah 3,6385 knot; 3,8070 knot; 3,9376 knot; dan 4,0444 knot atau 1,8717 m/s; 1,9583 m/s; 2,0255 m/s; dan 2,0804 m/s. Dengan mengimplementasikan Metode Grafik (Graphical Method) diperoleh parameter bentuk   k = 1,1799 dan parameter skala c = 3,2976 knot atau 1,6963 m/s. Parameter bentuk k = 1,1799 mendekati fungsi kerapatan probabilitas Weibull k = 1 dimana kurvanya berbentuk seperti fungsi eksponensial. Kemudian apabila menara turbin angin ditinggikan dengan ketinggian 15 m, 20 m, 25 m, dan 30 m, maka parameter bentuk (k) bernilai tetap, sedangkan parameter skala (c) akan mengalami kenaikan berturut-turut sebesar 3,5275 knot; 3,6910 knot; 3,8175; dan 3,9212 knot atau 1,8145 m/s; 1,8987 m/s; 1,9637 m/s; dan 2,0171 m/s.   Dari nilai k dan c yang didapat maka fungsi kerapatan probabilitas Weibull . Apabila menara turbin angin ditinggikan menjadi 15 m, 20 m, 25 m, dan 30 m maka fungsi kerapatan probabilitas Weibull  berturut-turut adalah ; 0;  ;   dan     . Pada ketinggian 10 m di atas permukaan tanah, besarnya energi listrik selama setahun dari turbin angin Travere Industries 1,6 kW adalah 235,85 kWh. Apabila menara turbin angin ditinggikan menjadi 15 m, 20 m, 25 m, dan 30 m, maka energi listrik yang dihasilkan selama setahun berturut-turut adalah 290,55 kWh; 333,28 kWh; 367,79 kWh; dan 398,09 kWh. Sedangkan pada ketinggian 10 m di atas permukaan tanah, besarnya energi listrik selama setahun dari turbin angin Travere Industries 2,1 kW adalah 688,55 kWh. Apabila menara turbin angin ditinggikan menjadi 15 m, 20 m, 25 m, dan 30 m, maka energi listrik yang dihasilkan selama setahun berturut-turut adalah 835,94 kWh; 948,30 kWh; 1037,38 kWh; dan 1114,50 kWh.
RANCANG BANGUN SCORING BOARD MENGGUNAKAN SMS (SHORT MESSAGE SERVICE) BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 32 ., Zeky Leo Karza
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 1, No 1: Januari 2013
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v1i1.2126

Abstract

Abstrack: Scoring Board via SMS is a microcontroller-based system that can be used to provide information about the results of football matches, both scor match results and team names that match. To input the name of the team in the scoring system board must send a sms with a given format ie "A team name and team name B". There are other commands with different command functions also vary. Conditioned system created by the network provider Telkomsel, as well as mobile phones used in the system is the Siemens C45 mobile phone. Unit controller used in the scoring system board is ATMEGA32. Keywords : scoring board, mikrokontroller ATmega32, Siemens C45, sevent segment.
ANALISIS QUALITY OF SERVICE (QoS) PADA JARINGAN INDIHOME KOTA KETAPANG Hajirin, -; Imansyah, Fitri; Kusumawardhani, Eka; Pontia W, F. Trias; Yacoub, Redi Ratiandi
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.57052

Abstract

Jaringan indihome merupakan teknologi informasi yang berkembang sangat pesat dan didukung dengan teknologi komunikasi yang handal. Untuk melayani kebutuhan ini, PT. Telkom Indonesia sebagai salah satu penyedia jasa layanan dan akses mempunyai layanan IndiHome yang dapat digunakan untuk suara, data, dan video. Layanan ini disebut dengan triple play. Penggunaan layanan Internet yang beragam sifatnya secara bebas dapat mengakses semua aplikasi yang ada dalam internet. Penyebabnya bandwidth yang ada telah terambil banyak untuk memenuhi user pertama dan kedua karena untuk melihat video secara online atau download yang membutuhkan bandwidth yang cukup besar, sehingga untuk user ketiga mengalami delay. QoS adalah kemampuan sebuah jaringan untuk menyediakan layanan trafik yang melewatinya. Hasil dari penelitian ini merupakan data pengukuran QoS pada layanan IndiHome 10 Mbps yang memberikan kesimpulan bahwa IndiHome 10 Mbps sudah cukup stabil tetapi sangat dipengaruhi oleh gangguan (noise) dimana jumlah pengguna yang sangat banyak dapat menurunkan nilai QoS Hasil pengukuran menunjukkan penurunan kualitas jaringan dialami pada pelanggan daerah Kota Ketapang. Penurunan kualitas jaringan disebabkan oleh gangguan pada fiber optik hal ini diperlihatkan dari indikasi gangguan pada alikasi Wireshark Pada penelitian ini untuk kualitas jaringan yang diperoleh nilai rata-rata pengukurannya masih berada dalam standar acuan yang disarankan PT. Telkom Indonesia.
SISTEM KENDALI UMPAN BALIK PADA LAMPU BERBASIS SHORT MESSAGE SERVICE (SMS) ., Dan Lajanto
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 1, No 1: Januari 2013
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v1i1.1325

Abstract

Abstraksi - Judul penelitian ini adalah Sistem Kendali Umpan Balik Pada Lampu Berbasis Short Message Service (SMS). Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang sistem kendali umpan balik pada lampu berbasis Short Message Service (SMS) yang dapat mengendalikan lampu secara jarak jauh dan mengecek kondisi lampu. Adapun sebagai umpan balik pada peralatan ini menggunakan LDR sebagai sensor. Metode penelitian dalam skripsi ini meliputi, studi pustaka, perancangan sistem, persiapan perangkat keras serta perancangan perangkat lunak. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan baik terhadap perangkat keras maupun terhadap perangkat lunak yang telah dibuat serta melihat tujuan dari penelitian maka dapat disimpulkan sebagai berikut :Peralatan ini telah diuji dan dapat digunakan untuk mengendalikan lampu dari jarak jauh. Peralatan ini dapat membantu pemakai untuk mengendalikan dan memonitoring kondisi lampu listrik di rumah dari jarak jauh menggunakan handphone yang dimiliki. Ada SMS balasan yang menyatakan beban (lampu) sudah dapat dikendalikan. Ini membuktikan bahwa umpan balik (feedback) bekerja   Kata Kunci: Sistem Kendali umpan balik, Short Message Service