cover
Contact Name
Gurid Pramintarto Eko Mulyo
Contact Email
gurid@staff.poltekkesbandung.ac.id
Phone
+6281399091484
Journal Mail Official
jurnal.siliwangi@poltekkesbandung.ac.id
Editorial Address
Direktorat Politenik Kesehatan Kemenkes Bandung Jl.Pajajaran No 56 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Siliwangi
ISSN : -     EISSN : 28071530     DOI : https://doi.org/10.34011/jks.v4i1.1671
Jurnal Kesehatan Siliwangi menerima publikasi dalam makalah penelitian artikel asli, makalah tinjauan, laporan kasus, pengabdian masyarakat, penelitian kualitatif/dan kuantitatif di Indonesia atau negara lain untuk memberikan pemahaman mengenai aspek kesehatan. Ruang lingkup Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah bidang : - Analis Kesehatan/ Teknik Laboratorium Medik - Gizi - Farmasi - Keperawatan Gigi - Keperawatan - Kebidanan - Kesehatan Lingkungan - Promosi Kesehatan
Articles 532 Documents
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.A DENGAN PENERAPAN PIJAT OKSITOSIN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIBATU KABUPATEN GARUT Novanca Restu Putri Hermawan, Novanca; Yuni Nurchasanah, Yuni
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

        Asuhan komprehensif merupakan asuhan yang diberikan oleh bidan mulai kehamilan, persalinan, bayi baru lahir dan nifas. Asuhan komprehensif memungkinkan bidan untuk memberikan asuhan yang berkualitas pada pasien sesuai dengan kebutuhannya. Pada masa kehamilan usia 38 minggu 4 hari penulis menerapkan pijat oksitosin untuk memicu kinerja hormon oksitosin pada kontraksi uterus dan mempercepat atau memperlancar pengeluaran ASI pada Ny.A. Tujuan laporan tugas akhir ini mampu memberikan asuhan komprehensif pada Ny.A mulai dari masa kehamilan sampai nifas dengan penerapan pijat oksitosin. Metode yang digunakan pada laporan tugas akhir ini adalah studi kasus yang melibatkan seorang ibu hamil Ny. A G4P3A0 dengan usia kehamilan 36 minggu 1 hari serta bayi Ny.A yang diberikan asuhan berdasarkan manajemen kebidanan sesuai kewenangan, standar pelayanan kebidanan dan evidence based. Studi kasus ini dilakukan pada bulan Januari – Maret 2023 di Kabupaten Garut. Pengumpulan data pada tugas laporan akhir ini menggunakan data primer dan sekunder.  Permasalahan khawatiran ibu disebabkan belum adanya mulas menjelang HPL karena kurangnya rangsangan pada otot polos uterus dan masih banyak ibu nifas yang terkendala karena keterlambatan dan sedikitnya pengeluaran ASI/kolostrum. Hasil asuhan kebidanan komprehensif dengan penerapan pijat oksitosin menunjukkan bahwa ibu merasakan adanya rangsangan kontraksi menjelang waktu persalinan setelah dilakukan pijat oksitosin. Sehingga permasalahan yang ibu alami berhasil diselesaikan Asuhan kebidanan komprehensif sangat penting untuk diterapkan pada pelayanan kebidanan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan bayi. Penerapan pijat oksitosin juga sangat bermanfaat dalam mendukung persiapan persalinan dan keberhasilan pemberian ASI.            
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. S Di Puskesmas Tarogong Kabupaten Garut Alviani Ramadan, Rima; Pulungan, Yulinda
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asuhan kebidanan komprehensif mencakup pemeriksaan bercermatan, berkesinambungan, dan menyeluruh terhadap ibu hamil, unit bersalin, masa nifas, dan neonatus. Tujuan utamanya adalah untuk mengurangi tingkatan berkematian ibu, dengan termasuk masalah global menonjol saat ini. Tujuan ditulisnya temuan kasus dibahas ialah guna memberikan asuhan kebidanan berkomprehensif kepada Ny. S. Studi kasus dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Tarogong pada bulan Maret - Mei 2023 pada seorang bayi baru lahir dan ibu hamil dengan usia kehamilan 37 minggu sampai dengan masa nifas yang mendapatkan asuhan kebidanan berbasis manajemen kebidanan. Penanganan komplikasi yang muncul selama kehamilan, khususnya nyeri punggung, mampu diatasi. Proses persalinan berjalan lancar, dan tidak ada komplikasi yang ditemukan. Pemeriksaan pascapersalinan menunjukkan hasil yang normal, yang mengindikasikan tidak adanya komplikasi; oleh karena itu, ibu memilih untuk menggunakan kontrasepsi suntik selama tiga bulan. Bayi baru lahir dalam kondisi sehat, juga pengasuhan disajikan selaras prinsip-prinsip pengasuhan kebidanan. Diharapkan bahwa saran asuhan lengkap yang diberikan akan menjaga juga menunjang mutu pelayanan kesehatan selaras akan standarisasi kebidanan.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S DI PUSKESMAS MALANGBONG KABUPATEN GARUT Ayu Yuningsih, Ayu; Lola Noviani Fadilah, Lola
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Asuhan kebidanan komprehensif merupakan suatu asuhan yang diberikan secara berkala sejak kehamilan, bersalin, nifas menyusui dan bayi baru lahir sebagai bentuk penerapan bidan dalam memberikan pelayanan. Tujuan: Tujuan dari penyusunan Laporan Tugas Akhir ini yaitu memberikan asuhan kebidanan secara berkesinambungan pada Ny. S sejak hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir. Metode: Laporan Tugas Akhir ini menggunakan metode studi kasus yang dilakukan sejak Febuari hingga Maret 2023 di wilayah kerja Puskesmas Malangbong. Subyek dari asuhan ini adalah Ny. S usia 25 tahun primigravida dengan usia kehamilan 39 minggu hingga masa nifas dan bayi baru lahir. Hasil: Klien mengalami ketidaknyamanan nyeri pinggang saat kehamilan, dianjurkan untuk menerapkan body mekanik. Pada asuhan persalinan kala I berlangsung normal, kala II memanjang selama 4 jam, kala III normal dan kala IV dengan masalah persalinan terdapat laserasi derajat dua. Asuhan nifas klien mengalami RUPP pada hari ke 3 postpartum dan dilakukan asuhan dengan penerapan bladder training hingga klien dapat berkemih spontan. Pada asuhan bayi baru lahir terdapat masalah caput succedaneum yang sudah hilang pada hari ke 3 usia neonatus dan pemberian susu formula, namun setelah diberikan konseling dan motivasi pemberian susu formula berhasil diberhentikan. Kesimpulan: Asuhan komprehensif diterapkan secara berkesinambungan sesuai kebutuhan klien dan masalah sudah teratasi. Saran yang diberikan yaitu asuhan komprehensif dapat terus diterapkan dalam pelayanan kebidanan.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.HF DENGAN PEMBERIAN SARI KURMA UNTUK PENANGANAN ANEMIA DI PUSKESMAS SELAAWI Nur Romadoni, Sofia; Wisnu Wardani, Sri
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia selama kehamilan dapat berdampak buruk pada kehamilan, persalinan, dan masa nifas, sehingga meningkatkan risiko perdarahan postpartum. Salah satu cara untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil anemia adalah dengan menggunakan jus kurma. Tujuan penulisan laporan kasus ini untuk memberikan asuhan kebidanan komprehensif dengan pemberian sari kurma pada Ny.HF. Metode yang digunakan yaitu studi kasus di wilayah kerja Puskesmas Selaawi sejak 10 Februari – 25 Maret 2023 dengan melibatkan seorang ibu hamil usia kehamilan 40 minggu sampai nifas serta bayi baru lahir yang diberikan asuhan berdasarkan manajemen kebidanan. Saat kehamilan terjadi masalah kenaikan berat badan yang tidak sesuai berdasarkan BMI/IMT dan anemia ringan. Terdapat masalah Kala III, kontraksi lembek karena sisa plasenta sehingga menyebabkan perdarahan. Perdarahan teratasi dengan eksplorasi cavum uteri.Terjadi kesenjangan pada kala IV dengan penjahitan perineum tanpa anastesi. Masa Nifas ditemukan masalah  anemia ringan dan infeksi luka ruptur perineum. Masalah teratasi dengan memberikan konseling nutrisi pemenuhan zat besi dan memberikan sari kurma, konseling perawatan luka perineum dan vulva hygiene. Hasil pemberian sari kurma pada Ny.HF mengalami peningkatan sebesar 2,6 gr/dL dari Hb awal 9,8 gr/dL menjadi 12,4 gr/ dL. Asuhan BBL terdapat masalah milia, ikterus fisiologis kramer 1 dan penggunaan panglay pada bayi. Masalah teratasi dengan konseling memandikan dengan rutin, menyusui sesering mungkin, menjemur bayi dan memberikan pengertian untuk mengurangi penggunaan panglay pada bayi. Pemberian sari kurma efektif mengurangi anemia pada Ny.HF. Diharapkan pemberian sari kurma dapat diimplementasikan sebagai salah satu untuk menurunkan kejadian anemia, selain itu penerapan asuhan sayang ibu dapat dilaksanakan dengan anestesi penjahitan luka perineum.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. N DENGAN PENERAPAN PIJAT OKSITOSIN DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS SELAAWI KABUPATEN GARUT 2023 Samosir, Meliana; Wardani, Sri Wisnu
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jks.v4i2.1581

Abstract

Latar Belakang: Asuhan kebidanan komprehensif dimulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir. Pada masa nifas dapat ditemukan masalah laktasi, salah satu penyebab ketidaklancaran pengeluaran ASI dapat ditimbulkan oleh kurangnya rangsangan hormon oksitosin dan prolactin yang sangat berperan pada kelancaran produksi ASI. Pijat Oksitosin merupakan salah satu upaya untuk melancarkan pengeluaran ASI. Tujuan tugas akhir ini untuk menerapkan asuhan kebidanan dengan penerapan pijat oksitosin secara komprehensif sesuai dengan standar pelayanan dan kewenangan kebidanan serta wewenang bidan. Metode: Laporan ini menggunakan jenis studi kasus yang dilakukan secara komprehensif pada Ny. N selama masa kehamilan, persalianan, nifas, dan  bayi baru lahir di Puskesmas Selaawi Kabupaten Garut pada bulan Februari-Maret 2023. Hasil: Hasil asuhan kebidanan komprehensif yang dilakukan pada Ny. N sejak kehamilan, persalinan, nifas, hingga bayi baru lahir yang diberikan sudah sesuai dengan manajemen bidan standar kebidanan. Selama masa kehamilan trimester III, ibu mengalami ketidaknyamanan yaitu nyeri pinggang. Setelah diberikan konseling body mekanik cara duduk, berdiri, berbaring dan cara mengambil barang yang benar, ibu merasakan keluhannya berkurang. Terdapat masalah dan kesenjangan antara teori dan praktik yaitu  pemberian antibiotic pada ibu dengan luka perieneum derajat dua serta mengalami ASI tidak keluar dan pada bayi diberikan susu formula pada hari pertama kelahiran bayi. Simpulan: Pijat Oksitoasin efektif untuk memperlancar pengeluaran ASI.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. F DENGAN HOME BIRTH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAYONGBONG KABUPATEN GARUT Wanda Seviani, Riska; Sofiyanti, Santi
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jks.v4i1.1585

Abstract

Pilihan tempat bersalin merupakan hak bagi setiap perempuan untuk pengalaman persalinan yang positif. Melahirkan di rumah merupakan pilihan bersalin yang sah dan aman sebagai upaya meningkatkan kepercayaan perempuan terhadap bidan dengan memberikan dukungan secara konsisten melalui asuhan komprehensif. Pada kasus ini, seorang ibu dengan kehamilan ke empat, ingin bersalin dirumah sesuai kepercayaan dan tradisinya. Asuhan yang berkelanjutan diberikan mulai pada trimester ketiga, advokasi untuk bersalin di fasyankes telah dilakukan namun tidak dapat mengubah keinginannya bersalin di rumah. Pertolongan persalinan dirumah dilakukan dengan berbagai persiapan diantaranya: pendamping persalinan, peralatan, persiapan kebutuhan dasar ibu dan bidan, serta persiapan kegawatdarurata. Saat bersalin terjadi  atonia uteri dan dapat diatasi dengan melakukan manemen atonia uteri. Bendungan ASI yang terjadi pada masa nifas dapat teratasi dengan tindakan perawatan payudara. Tempat bersalin merupakan pilihan setiap wanita, bidan harus menghormati pilihan klien dengan memberikan advokasi pilihan melahirkan. Wanita yang  ingin bersalin di   rumah  harus diberi informasi tentang potensi risiko komplikasi atau kegawatdaruratan yang dapat terjadi pada janin atau ibu secara tiba-tiba yang dapat meningkatkan morbiditas bahkan mortalitas pada ibu atau bayi baru lahir. Persalinan di rumah yang terencana dengan baik adalah satu-satunya pilihan ketika perempuan dan keluarganya bersikeras untuk melakukan persalinan di rumah dan setiap bidan harus bersiap menghadapi setiap kondisi darurat  dan memberikan pertolongan persalinan yang aman di mana pun.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S DENGAN PREEKLAMPSIA BERAT DAN LETAK SUNGSANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAMARANG KABUPATEN GARUT Nurgivina Sya'diatulhusni, Nurgivina; Yulidar Yanti
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka kematian ibu disebabkan oleh preeklampsia dan letak sungsang. Upaya pencegahan preeklamsia/eklamsia antara lain dengan melakukan pemeriksaan rutin, pemberian obat antihipertensi, memberikan informasi manfaat istirahat dan pentingnya mengatur pola makan rendah garam, serta upaya yang dilakukan untuk menangani kehamilan sungsang yaitu dengan cara knee chest position (posisi dada-lutut) pada ibu. Tujuan dari laporan ini untuk melaksanakan Asuhan Komprehensif  dengan Preeklampsia Berat dan letak sungsang. Metode yang digunakan adalah studi kasus mulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir dengan pendekatan manajemen kebidanan di wilayah kerja Puskesmas Samarang dari usia kehamilan 38 minggu, nifas 1 hari sampai dengan 34 hari. Hasil asuhan yang diberikan pada ibu yang mengalami preeklampsia berat dengan memberikan obat antihipertensi dan edukasi mengenai mengatur pola makan rendah garam. Penatalaksanaan asuhan kebidanan persalinan  dengan preeklamsia berat dan letak sungsang adalah berkolaborasi dengan dokter spesialis kandungan untuk persalinan. Berdasarkan advice dokter kandungan, bidan membantu persalinan pervaginam dengan teknik Bracht serta ibu langsung dipasang alat kontrasepsi post placental. Bayi  lahir dalam keadaan normal dan pada saat kunjungan neonatal tidak ditemukan adanya permasalahan. Pada masa nifas, ditemukan permasalahan yaitu puting terasa nyeri dan diajarkan teknik menyusui. Kesimpulan Pelayanan kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir telah dilaksanakan berdasarkan standar manajemen dan pelayanan kebidanan.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. Y DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIBATU KABUPATEN GARUT 2023 Ayu Ramdhani, Faza; Ulfah Fatimah, Yulia
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asuhan komprehensif merupakan layanan kebidanan yang berkelanjutan dan menyeluruh mulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir yang menghubungkan kebutuhan kesehatan perempuan dan keadaan individu. Bidan dapat  meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikanan dalam pemberian asuhan komperhensif. Asuhan ini bertujuan untuk memberikan asuhan komprehensif dengan pendekatan menajemen kebidanan. Jenis laporan ini menggunakan studi kasus yang dilakukan sejak bulan Februari hingga Juni 2023 di wilayah kerja Kabupaten Garut dengan melibatkan Ny. Y usia 29 tahun dengan usia kehamilan 36 minggu 6 hari hingga 42 hari masa nifas dan bayi baru lahir. Teknik pengumpulan data didapat dari data primer dan sekunder. Saat kehamilan terdapat keluhan perut tegang (braxton hiks) sudah teratasi, yaitu dengan solusi mengatur posisi tubuh secara teratur, istirahat yang cukup dan menyarankan ibu untuk melakukan senam hamil. Persalinan tidak mengalami keluhan dan berjalan dengan lancar. Bayi lahir spontan dengan keadaan baik dan pada saat nifas hari ke-5 ibu mengatakan ASI masih sedikit sudah teratasi dengan cara memberikan konseling mengenai Breast Care dan pola kebutuhan nutrisi pada ibu nifas serta terdapat kesenjangan yaitu dalam pemberian antibiotik dan melakukan konseling KB pasca melahirkan dan ibu memilih untuk menggunakan KB suntik 3 bulan. Asuhan yang diberikan untuk ibu merupakan asuhan yang sesuai dengan kebutuhan ibu. Berdasarkan hasil asuhan dan pendidikan kesehatan yang sudah dilakukan diharapkan kedepannya ibu dapat mengaplikasikan dalam kehidupannya sehari-hari, dan untuk penulis diharapkan selanjutnya dapat memberikan asuhan dengan lebih berkualitas.
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. S Dengan Penerapan Hypnobirthing Persalinan di Puskesmas Cilawu Kabupaten Garut Tiara Meylani, Tiara; Riana Pascawati , Riana
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

      Upaya deteksi dini untuk mengatasi kesakitan dan kematian baik ibu, bayi dan balita dapat dilakukan dengan implementasi asuhan berkelanjutan atau Continuity of Care (COC). Ibu hamil yang mengalami kecemasan dalam menghadapi persalinan diperlukan asuhan komplementer yang membuat ibu menjadi rileks dan tenang. Penerapan hypnobirthing saat persalinan menjadi salah satu penerapan yang dapat digunakan untuk mengetahui pengaruh hypnobirthing terhadap kecemasan pada ibu hamil. Studi kasus ini memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif yang dimulai dari usia kehamilan 39 minggu, persalinan, nifas dan bayi baru lahir yang dilakukan di rumah klien dan Puskesmas Cilawu Kabupaten Garut. Asuhan kebidanan komprehensif dilakukan pada bulan Februari sampai Maret 2023 di Desa Ngamplang Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut. Pada saat melakukan asuhan kehamilan didapatkan pengkajian mengalami kecemasan dalam menghadapi persalinan sehingga memberikan teknik relaksasi dan memberikan afirmasi positif kepada ibu bahwa persalinan bisa berjalan dengan aman. Asuhan persalinan yang dilakukan dapat mengurangi rasa nyeri dan cemas sehingga diberikan penerapan hypnobirthing. Asuhan masa nifas berlangsung dengan baik secara keseluruhan dan ibu dalam keadaan normal. Asuhan pada bayi baru lahir tidak ditemukan adanya kelainan atau masalah kesehatan. Asuhan komprehensif yang sudah dilakukan untuk memantau kesehatan ibu dan bayi. Asuhan tersebut dilaksanakan berdasarkan manajemen dan standar pelayanan kebidanan, dari kasus ini didapatkan permasalahan yang sudah teratasi dengan diberikannya asuhan komprehensif sesuai evidence based.  
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. D DENGAN ANEMIA RINGAN, PERDARAHAN POSTPARTUM DAN PENERAPAN BIRTHBALL Fauziah Zulhijah Diniya, Fauziah; Kurniaty Ulfah, Kurniaty
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab sering terjadinya kasus anemia pada ibu hamil di Indonesia dikarenakan ibu hamil kurang patuh dalam mengonsumsi tablet Fe. Anemia pada ibu hamil dapat berisiko terhadap kelahiran prematur, persalinan lama, perdarahan, BBLR dan kejadian asfiksia. Perlu dilakukannya asuhan kebidanan komprehensif sejak kehamilan hingga masa nifas pada ibu hamil salah satunya adalah untuk mengurangi resiko kejadian anemia pada ibu hamil yang dapat berakibat pada terjadinya penyulit pada saat persalinan maupun saat nifas. Metode yang digunakan dalam asuhan ini adalah dengan studi kasus pada Ny. D G1P0A0 yang dilakukan sejak bulan Januari 2023 – Mei 2023 di wilayah Kabupaten Garut. Hasilnya menunjukkan ibu mengalami anemia pada kehamilan yang disebabkan karena ketidak patuhan ibu terhadap konsumsi tablet Fe selama hamil. Ibu juga mengalami penyulit saat persalinan diantaranya; Fase aktif memanjang, perdarahan postpartum primer pada Kala IV persalinan hingga ibu perlu dirujuk ke Rumah Sakit dan kondisi bayinya yang tidak segera menangis. Kondisi ini dicurigai akibat dari anemia ibu yang tidak tertangani. Dari kejadian ini dapat disimpulkan bahwa pentingnya melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap konsumsi tablet Fe pada ibu hamil. Terkhusus kepada ibu hamil dengan anemia perlu adanya evaluasi yang berkelanjutan dari kondisi tersebut.