cover
Contact Name
Gurid Pramintarto Eko Mulyo
Contact Email
gurid@staff.poltekkesbandung.ac.id
Phone
+6281399091484
Journal Mail Official
jurnal.siliwangi@poltekkesbandung.ac.id
Editorial Address
Direktorat Politenik Kesehatan Kemenkes Bandung Jl.Pajajaran No 56 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Siliwangi
ISSN : -     EISSN : 28071530     DOI : https://doi.org/10.34011/jks.v4i1.1671
Jurnal Kesehatan Siliwangi menerima publikasi dalam makalah penelitian artikel asli, makalah tinjauan, laporan kasus, pengabdian masyarakat, penelitian kualitatif/dan kuantitatif di Indonesia atau negara lain untuk memberikan pemahaman mengenai aspek kesehatan. Ruang lingkup Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah bidang : - Analis Kesehatan/ Teknik Laboratorium Medik - Gizi - Farmasi - Keperawatan Gigi - Keperawatan - Kebidanan - Kesehatan Lingkungan - Promosi Kesehatan
Articles 546 Documents
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. N DENGAN PENERAPAN PIJAT OKSITOSIN DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS SELAAWI KABUPATEN GARUT 2023 Samosir, Meliana; Wardani, Sri Wisnu
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jks.v4i2.1581

Abstract

Latar Belakang: Asuhan kebidanan komprehensif dimulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir. Pada masa nifas dapat ditemukan masalah laktasi, salah satu penyebab ketidaklancaran pengeluaran ASI dapat ditimbulkan oleh kurangnya rangsangan hormon oksitosin dan prolactin yang sangat berperan pada kelancaran produksi ASI. Pijat Oksitosin merupakan salah satu upaya untuk melancarkan pengeluaran ASI. Tujuan tugas akhir ini untuk menerapkan asuhan kebidanan dengan penerapan pijat oksitosin secara komprehensif sesuai dengan standar pelayanan dan kewenangan kebidanan serta wewenang bidan. Metode: Laporan ini menggunakan jenis studi kasus yang dilakukan secara komprehensif pada Ny. N selama masa kehamilan, persalianan, nifas, dan  bayi baru lahir di Puskesmas Selaawi Kabupaten Garut pada bulan Februari-Maret 2023. Hasil: Hasil asuhan kebidanan komprehensif yang dilakukan pada Ny. N sejak kehamilan, persalinan, nifas, hingga bayi baru lahir yang diberikan sudah sesuai dengan manajemen bidan standar kebidanan. Selama masa kehamilan trimester III, ibu mengalami ketidaknyamanan yaitu nyeri pinggang. Setelah diberikan konseling body mekanik cara duduk, berdiri, berbaring dan cara mengambil barang yang benar, ibu merasakan keluhannya berkurang. Terdapat masalah dan kesenjangan antara teori dan praktik yaitu  pemberian antibiotic pada ibu dengan luka perieneum derajat dua serta mengalami ASI tidak keluar dan pada bayi diberikan susu formula pada hari pertama kelahiran bayi. Simpulan: Pijat Oksitoasin efektif untuk memperlancar pengeluaran ASI.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. F DENGAN HOME BIRTH DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAYONGBONG KABUPATEN GARUT Wanda Seviani, Riska; Sofiyanti, Santi
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jks.v4i1.1585

Abstract

Pilihan tempat bersalin merupakan hak bagi setiap perempuan untuk pengalaman persalinan yang positif. Melahirkan di rumah merupakan pilihan bersalin yang sah dan aman sebagai upaya meningkatkan kepercayaan perempuan terhadap bidan dengan memberikan dukungan secara konsisten melalui asuhan komprehensif. Pada kasus ini, seorang ibu dengan kehamilan ke empat, ingin bersalin dirumah sesuai kepercayaan dan tradisinya. Asuhan yang berkelanjutan diberikan mulai pada trimester ketiga, advokasi untuk bersalin di fasyankes telah dilakukan namun tidak dapat mengubah keinginannya bersalin di rumah. Pertolongan persalinan dirumah dilakukan dengan berbagai persiapan diantaranya: pendamping persalinan, peralatan, persiapan kebutuhan dasar ibu dan bidan, serta persiapan kegawatdarurata. Saat bersalin terjadi  atonia uteri dan dapat diatasi dengan melakukan manemen atonia uteri. Bendungan ASI yang terjadi pada masa nifas dapat teratasi dengan tindakan perawatan payudara. Tempat bersalin merupakan pilihan setiap wanita, bidan harus menghormati pilihan klien dengan memberikan advokasi pilihan melahirkan. Wanita yang  ingin bersalin di   rumah  harus diberi informasi tentang potensi risiko komplikasi atau kegawatdaruratan yang dapat terjadi pada janin atau ibu secara tiba-tiba yang dapat meningkatkan morbiditas bahkan mortalitas pada ibu atau bayi baru lahir. Persalinan di rumah yang terencana dengan baik adalah satu-satunya pilihan ketika perempuan dan keluarganya bersikeras untuk melakukan persalinan di rumah dan setiap bidan harus bersiap menghadapi setiap kondisi darurat  dan memberikan pertolongan persalinan yang aman di mana pun.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S DENGAN PREEKLAMPSIA BERAT DAN LETAK SUNGSANG DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAMARANG KABUPATEN GARUT Nurgivina Sya'diatulhusni, Nurgivina; Yulidar Yanti
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka kematian ibu disebabkan oleh preeklampsia dan letak sungsang. Upaya pencegahan preeklamsia/eklamsia antara lain dengan melakukan pemeriksaan rutin, pemberian obat antihipertensi, memberikan informasi manfaat istirahat dan pentingnya mengatur pola makan rendah garam, serta upaya yang dilakukan untuk menangani kehamilan sungsang yaitu dengan cara knee chest position (posisi dada-lutut) pada ibu. Tujuan dari laporan ini untuk melaksanakan Asuhan Komprehensif  dengan Preeklampsia Berat dan letak sungsang. Metode yang digunakan adalah studi kasus mulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir dengan pendekatan manajemen kebidanan di wilayah kerja Puskesmas Samarang dari usia kehamilan 38 minggu, nifas 1 hari sampai dengan 34 hari. Hasil asuhan yang diberikan pada ibu yang mengalami preeklampsia berat dengan memberikan obat antihipertensi dan edukasi mengenai mengatur pola makan rendah garam. Penatalaksanaan asuhan kebidanan persalinan  dengan preeklamsia berat dan letak sungsang adalah berkolaborasi dengan dokter spesialis kandungan untuk persalinan. Berdasarkan advice dokter kandungan, bidan membantu persalinan pervaginam dengan teknik Bracht serta ibu langsung dipasang alat kontrasepsi post placental. Bayi  lahir dalam keadaan normal dan pada saat kunjungan neonatal tidak ditemukan adanya permasalahan. Pada masa nifas, ditemukan permasalahan yaitu puting terasa nyeri dan diajarkan teknik menyusui. Kesimpulan Pelayanan kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir telah dilaksanakan berdasarkan standar manajemen dan pelayanan kebidanan.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. Y DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIBATU KABUPATEN GARUT 2023 Ayu Ramdhani, Faza; Ulfah Fatimah, Yulia
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asuhan komprehensif merupakan layanan kebidanan yang berkelanjutan dan menyeluruh mulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir yang menghubungkan kebutuhan kesehatan perempuan dan keadaan individu. Bidan dapat  meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikanan dalam pemberian asuhan komperhensif. Asuhan ini bertujuan untuk memberikan asuhan komprehensif dengan pendekatan menajemen kebidanan. Jenis laporan ini menggunakan studi kasus yang dilakukan sejak bulan Februari hingga Juni 2023 di wilayah kerja Kabupaten Garut dengan melibatkan Ny. Y usia 29 tahun dengan usia kehamilan 36 minggu 6 hari hingga 42 hari masa nifas dan bayi baru lahir. Teknik pengumpulan data didapat dari data primer dan sekunder. Saat kehamilan terdapat keluhan perut tegang (braxton hiks) sudah teratasi, yaitu dengan solusi mengatur posisi tubuh secara teratur, istirahat yang cukup dan menyarankan ibu untuk melakukan senam hamil. Persalinan tidak mengalami keluhan dan berjalan dengan lancar. Bayi lahir spontan dengan keadaan baik dan pada saat nifas hari ke-5 ibu mengatakan ASI masih sedikit sudah teratasi dengan cara memberikan konseling mengenai Breast Care dan pola kebutuhan nutrisi pada ibu nifas serta terdapat kesenjangan yaitu dalam pemberian antibiotik dan melakukan konseling KB pasca melahirkan dan ibu memilih untuk menggunakan KB suntik 3 bulan. Asuhan yang diberikan untuk ibu merupakan asuhan yang sesuai dengan kebutuhan ibu. Berdasarkan hasil asuhan dan pendidikan kesehatan yang sudah dilakukan diharapkan kedepannya ibu dapat mengaplikasikan dalam kehidupannya sehari-hari, dan untuk penulis diharapkan selanjutnya dapat memberikan asuhan dengan lebih berkualitas.
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. S Dengan Penerapan Hypnobirthing Persalinan di Puskesmas Cilawu Kabupaten Garut Tiara Meylani, Tiara; Riana Pascawati , Riana
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

      Upaya deteksi dini untuk mengatasi kesakitan dan kematian baik ibu, bayi dan balita dapat dilakukan dengan implementasi asuhan berkelanjutan atau Continuity of Care (COC). Ibu hamil yang mengalami kecemasan dalam menghadapi persalinan diperlukan asuhan komplementer yang membuat ibu menjadi rileks dan tenang. Penerapan hypnobirthing saat persalinan menjadi salah satu penerapan yang dapat digunakan untuk mengetahui pengaruh hypnobirthing terhadap kecemasan pada ibu hamil. Studi kasus ini memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif yang dimulai dari usia kehamilan 39 minggu, persalinan, nifas dan bayi baru lahir yang dilakukan di rumah klien dan Puskesmas Cilawu Kabupaten Garut. Asuhan kebidanan komprehensif dilakukan pada bulan Februari sampai Maret 2023 di Desa Ngamplang Kecamatan Cilawu Kabupaten Garut. Pada saat melakukan asuhan kehamilan didapatkan pengkajian mengalami kecemasan dalam menghadapi persalinan sehingga memberikan teknik relaksasi dan memberikan afirmasi positif kepada ibu bahwa persalinan bisa berjalan dengan aman. Asuhan persalinan yang dilakukan dapat mengurangi rasa nyeri dan cemas sehingga diberikan penerapan hypnobirthing. Asuhan masa nifas berlangsung dengan baik secara keseluruhan dan ibu dalam keadaan normal. Asuhan pada bayi baru lahir tidak ditemukan adanya kelainan atau masalah kesehatan. Asuhan komprehensif yang sudah dilakukan untuk memantau kesehatan ibu dan bayi. Asuhan tersebut dilaksanakan berdasarkan manajemen dan standar pelayanan kebidanan, dari kasus ini didapatkan permasalahan yang sudah teratasi dengan diberikannya asuhan komprehensif sesuai evidence based.  
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. D DENGAN ANEMIA RINGAN, PERDARAHAN POSTPARTUM DAN PENERAPAN BIRTHBALL Fauziah Zulhijah Diniya, Fauziah; Kurniaty Ulfah, Kurniaty
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu penyebab sering terjadinya kasus anemia pada ibu hamil di Indonesia dikarenakan ibu hamil kurang patuh dalam mengonsumsi tablet Fe. Anemia pada ibu hamil dapat berisiko terhadap kelahiran prematur, persalinan lama, perdarahan, BBLR dan kejadian asfiksia. Perlu dilakukannya asuhan kebidanan komprehensif sejak kehamilan hingga masa nifas pada ibu hamil salah satunya adalah untuk mengurangi resiko kejadian anemia pada ibu hamil yang dapat berakibat pada terjadinya penyulit pada saat persalinan maupun saat nifas. Metode yang digunakan dalam asuhan ini adalah dengan studi kasus pada Ny. D G1P0A0 yang dilakukan sejak bulan Januari 2023 – Mei 2023 di wilayah Kabupaten Garut. Hasilnya menunjukkan ibu mengalami anemia pada kehamilan yang disebabkan karena ketidak patuhan ibu terhadap konsumsi tablet Fe selama hamil. Ibu juga mengalami penyulit saat persalinan diantaranya; Fase aktif memanjang, perdarahan postpartum primer pada Kala IV persalinan hingga ibu perlu dirujuk ke Rumah Sakit dan kondisi bayinya yang tidak segera menangis. Kondisi ini dicurigai akibat dari anemia ibu yang tidak tertangani. Dari kejadian ini dapat disimpulkan bahwa pentingnya melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap konsumsi tablet Fe pada ibu hamil. Terkhusus kepada ibu hamil dengan anemia perlu adanya evaluasi yang berkelanjutan dari kondisi tersebut.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S DENGAN PENEREAPAN MASSAGE COUNTERPRESSURE DAN BIRTHING BALL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CISURUPAN KABUPATEN GARUT Nursifayanti, Anisa; Ulfah, Kurniaty
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan dan persalinan merupakan suatu keadaan fisiologis namun memiliki risiko dalam perjalanannya. Risiko masalah tersebut dapat diatasi sedini mungkin dengan asuhan komprehensif. Salah satu masalah dalam persalinan yang terjadi adalah nyeri persalinan. Nyeri persalinan dapat diatasi dengan metode non farmakologi, yaitu dengan massage counterpressure yang merupakan pijatan lembut membantu ibu merasa rileks dan nyaman selama persalinan, serta birthing ball merupakan terapi fisik menggunakan bola yang dapat mengurangi nyeri persalinan. Tujuan studi kasus ini adalah melakukan asuhan kebidanan secara komprehensif mulai dari masa kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, neonatus, hingga masa nifas pada Ny. S, dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Cisurupan Kabupaten Garut. Asuhan kehamilan yang diberikan untuk mengurangi nyeri punggung yang dikeluhkan belum bisa dievaluasi efektivitasnya, karena asuhan yang dilakukan hanya satu kali. Asuhan persalinan pada Ny. S dapat dilakukan secara efektif sehingga masalah nyeri persalinan dapat teratasi dengan massage counterpressure dan birthing ball. Namun ditemukan tindakan yang kurang efektif dalam standar asuhan persalinan, yaitu dilakukan penjepitan dan pemotongan tali pusat <1 menit dan penjahitan luka laserasi derajat 2 tanpa anestesi. Hal ini juga menyebabkan IMD yang dilakukan tidak sesuai dengan standar atau anjuran. Asuhan masa nifas berlangsung dengan baik, masalah yang ditemukan dapat teratasi. Hal ini serupa dengan asuhan pada bayi baru lahir yang secara keseluruhan bayi dalam keadaan baik dan normal. Asuhan komprehensif ini dilaksanakan berdasarkan manajemen dan standar pelayanan kebidanan, namun bidan harus dapat memperhatikan tindakan penjahitan luka laserasi sesuai dengan standar asuhan kebidanan, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan.
ASUHAN KOMPREHENSIF PADA NY. D DENGAN KPD DAN HIPERTENSI GESTASIONAL DISERTAI PENERAPAN PIJAT ENDORPHIN DAN AROMATHERAPHY Khoerotun Nisa, Rifka; Pulungan, Yulinda
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jks.v4i2.1618

Abstract

Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan yang diberikan secaraberkesinambungan dan menyeluruh dan berkesinambungan. Hal ini dilakukan untukmendeteksi adanya komplikasi dalam persalinan seperti Ketuban Pecah Dini danHipertensi Gestasional. Dalam proses persalinan yang terjadi merupakan sebuahkombinasi antara proses fisik dan pengalaman emosional bagi seorang perempuan.Peristiwa yang terjadi akan menimbulkan rasa cemas dan khawatir, sehingga dapatmenghambat dalam proses bersalin. Salah satu upaya dalam meningkatkan kemajuanpersalinan dan menurunkan kecemasan adalah dengan memberikan asuhan pijatendorpin disertai aromaterapi. Pijat endorpin merupakan teknik sentuhan ringan yangdapat memberikan rasa tenang dan nyaman dalam proses bersalin sertameningkatkan hormon oksitosin. Selain itu, pemberian aromaterapi sereh dan minyakzaitun dengan metode uap air serta inhalasi mampu memberikan kenyaman ataupunketenangan pada saat menghadapi persalinan. Sehingga persalinan dapat berjalanlebih nyaman, tenang dan fokus dengan kontraksi yang lebih stabil. Metode yangdigunakan pada studi kasus menggunakan metode penelaahan kasus (case study) yang terdiri dari unit tunggal. Unit tunggal merupakan seorang perempuan yangmendapatkan asuhan sejak masa kehamilan hingga KB. Dalam pengkajian pertamamenggunakan asuhan kebidanan 7 langkah Varney disertai metode SOAP ( Subjektif,objektif, analisis, penatalaksanaan) dan dilakukan sejak 2 Februari 2023 hingga 7 April2023. Didapatkan hasil bahwa aromaterapi sereh kombinasi minyak zaitun danpemberian pijat endorphin mempengaruhi penurunan kecemasan pada saat bersalin.Selain itu, mampu meningkatkan konsentrasi pada ibu dan peningkatan kontraksidengan lebih stabil pada janin. Sehingga persalinan dapat berjalan dengan baik.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.S DENGAN ANEMIA RINGAN DAN PENERAPAN JALAN KAKI DI PUSKESMAS MALANGBONG Fitri, Adella; Indrayani, Diyan
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jks.v4i1.1621

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang banyak terjadi di Indonesia. Prevalensi anemia pada ibu hamil meningkat dan dapat menimbulkan kesulitan selama kehamilan, persalinan, dan masa nifas. Selain itu, prevalensi kurang aktivitas fisik pada ibu hamil di Indonesia masih rendah, yaitu sebesar 30,7% pada tahun 2018. Tujuan dari laporan akhir ini adalah untuk membangun sistem pelayanan kebidanan yang lengkap untuk anemia sedang dan memberikan latihan jalan kaki bagi ibu hamil. Makalah ini disusun dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan di wilayah Puskesmas Malangbong pada bulan Februari sampai dengan Maret 2023. Pasien yang dimaksud adalah Ny. S, seorang wanita berusia 36 tahun yang telah menjalani empat kali kehamilan, melahirkan sebanyak dua kali, dan sekarang sedang hamil 36 minggu. Dia dan bayinya yang baru lahir menerima perawatan berkelanjutan melalui manajemen asuhan kebidanan. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi sumber primer seperti wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik, serta sumber sekunder seperti literatur KIA dan rekam medis yang dikumpulkan selama kehamilan. Hasil asuhan kebidanan komprehensif menunjukan bahwa pada masa kehamilan ibu mengalami beberapa masalah diantaranya anemia ringan, gatal pada badan dan keputihan. Penulis sudah melakukan asuhan sesuai dengan kebutuhan dan masalah klien yaitu mengajarkan cara mengurangi keluhan gatal dan keputihan. Ibu mengonsumsi tablet Fe dengan dosis 2x1 60 mg setiap hari. Ibu melakukan jalan kaki cepat setiap pagi selama 30 menit. Persalinan berlangsung normal.  Kunjungan nifas dan bayi baru lahir dilakukan sesuai standar yaitu 4 kali. Didapatkan hasil bahwa dalam proses laktasi dan involusi masa nifas berlangsung normal, serta bayi dalam keadaan normal. 
CAPUT SUCCEDANEUM : LAPORAN KASUS ASUHAN NEONATUS Wicaksono, Rachmawati; Supliyani, Elin
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Caput succedaneum merupakan salah satu trauma lahir karena proses persalinan,  dimana terjadi pembengkakan berupa benjolan pada kepala bayi yang disebabkan tekanan jalan lahir. Benjolan tersebut berisikan penumpukan cairan limfe, bersifat lunak, berbatas tidak tegas, melewati sutura. Benjolan akan menghilang secara fisiologis, namun jika tidak dilakukan perawatan dengan hati-hati dapat menimbulkan terjadinya infeksi atau benjolan bisa lebih meluas dan penyembuhannya akan lebih lama. Tujuan dari Laporan Tugas Akhir ini adalah melakukan Asuhan Kebidanan pada Bayi Ny.S Neonatus Cukup Bulan Sesuai Masa Kehamilan dengan Caput succedanum. Metode yang digunakan berupa  laporan kasus dengan pendekatan menajemen kebidanan. Tekhnik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan studi literatur. Hasil pengkajian diperoleh data subjektif  Bayi Ny.S merupakan anak ke-4 dan lahir pada usia kehamilan 39 minggu. Lama persalinan 1 jam 20 menit, dan ibu sering mengejan sebelum di pimpin persalinan. Data objektif, tanda-tanda vital normal, berat badan 3300 gram, pada kepala teraba benjolan lunak, berbatas tidak tegas, bersifat oedema. Analisa yang ditegakkan Bayi Ny.S neonatus cukup bulan sesuai masa kehamilan dengan Caput succedaneum. Penatalaksanaan melakukan edukasi kepada keluarga agar tidak sering mengangkat bayi, menjelaskan bahwa benjolan akan hilang dalam 2-3 hari, tetap berikan ASI secara ondemand, dan mengajarkan mengenai perawatan bayi sehari-hari. Pada kunjungan hari kedua, kepala bayi sudah tidak ada benjolan dan sudah proposional. Saran untuk keluarga agar selalu memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi, mengenali tanda bahaya dan menjaga kesehatan bayinya.