cover
Contact Name
Gurid Pramintarto Eko Mulyo
Contact Email
gurid@staff.poltekkesbandung.ac.id
Phone
+6281399091484
Journal Mail Official
jurnal.siliwangi@poltekkesbandung.ac.id
Editorial Address
Direktorat Politenik Kesehatan Kemenkes Bandung Jl.Pajajaran No 56 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Siliwangi
ISSN : -     EISSN : 28071530     DOI : https://doi.org/10.34011/jks.v4i1.1671
Jurnal Kesehatan Siliwangi menerima publikasi dalam makalah penelitian artikel asli, makalah tinjauan, laporan kasus, pengabdian masyarakat, penelitian kualitatif/dan kuantitatif di Indonesia atau negara lain untuk memberikan pemahaman mengenai aspek kesehatan. Ruang lingkup Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah bidang : - Analis Kesehatan/ Teknik Laboratorium Medik - Gizi - Farmasi - Keperawatan Gigi - Keperawatan - Kebidanan - Kesehatan Lingkungan - Promosi Kesehatan
Articles 532 Documents
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. S DENGAN PENEREAPAN MASSAGE COUNTERPRESSURE DAN BIRTHING BALL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CISURUPAN KABUPATEN GARUT Nursifayanti, Anisa; Ulfah, Kurniaty
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan dan persalinan merupakan suatu keadaan fisiologis namun memiliki risiko dalam perjalanannya. Risiko masalah tersebut dapat diatasi sedini mungkin dengan asuhan komprehensif. Salah satu masalah dalam persalinan yang terjadi adalah nyeri persalinan. Nyeri persalinan dapat diatasi dengan metode non farmakologi, yaitu dengan massage counterpressure yang merupakan pijatan lembut membantu ibu merasa rileks dan nyaman selama persalinan, serta birthing ball merupakan terapi fisik menggunakan bola yang dapat mengurangi nyeri persalinan. Tujuan studi kasus ini adalah melakukan asuhan kebidanan secara komprehensif mulai dari masa kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, neonatus, hingga masa nifas pada Ny. S, dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Cisurupan Kabupaten Garut. Asuhan kehamilan yang diberikan untuk mengurangi nyeri punggung yang dikeluhkan belum bisa dievaluasi efektivitasnya, karena asuhan yang dilakukan hanya satu kali. Asuhan persalinan pada Ny. S dapat dilakukan secara efektif sehingga masalah nyeri persalinan dapat teratasi dengan massage counterpressure dan birthing ball. Namun ditemukan tindakan yang kurang efektif dalam standar asuhan persalinan, yaitu dilakukan penjepitan dan pemotongan tali pusat <1 menit dan penjahitan luka laserasi derajat 2 tanpa anestesi. Hal ini juga menyebabkan IMD yang dilakukan tidak sesuai dengan standar atau anjuran. Asuhan masa nifas berlangsung dengan baik, masalah yang ditemukan dapat teratasi. Hal ini serupa dengan asuhan pada bayi baru lahir yang secara keseluruhan bayi dalam keadaan baik dan normal. Asuhan komprehensif ini dilaksanakan berdasarkan manajemen dan standar pelayanan kebidanan, namun bidan harus dapat memperhatikan tindakan penjahitan luka laserasi sesuai dengan standar asuhan kebidanan, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan.
ASUHAN KOMPREHENSIF PADA NY. D DENGAN KPD DAN HIPERTENSI GESTASIONAL DISERTAI PENERAPAN PIJAT ENDORPHIN DAN AROMATHERAPHY Khoerotun Nisa, Rifka; Pulungan, Yulinda
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jks.v4i2.1618

Abstract

Asuhan kebidanan komprehensif adalah asuhan yang diberikan secaraberkesinambungan dan menyeluruh dan berkesinambungan. Hal ini dilakukan untukmendeteksi adanya komplikasi dalam persalinan seperti Ketuban Pecah Dini danHipertensi Gestasional. Dalam proses persalinan yang terjadi merupakan sebuahkombinasi antara proses fisik dan pengalaman emosional bagi seorang perempuan.Peristiwa yang terjadi akan menimbulkan rasa cemas dan khawatir, sehingga dapatmenghambat dalam proses bersalin. Salah satu upaya dalam meningkatkan kemajuanpersalinan dan menurunkan kecemasan adalah dengan memberikan asuhan pijatendorpin disertai aromaterapi. Pijat endorpin merupakan teknik sentuhan ringan yangdapat memberikan rasa tenang dan nyaman dalam proses bersalin sertameningkatkan hormon oksitosin. Selain itu, pemberian aromaterapi sereh dan minyakzaitun dengan metode uap air serta inhalasi mampu memberikan kenyaman ataupunketenangan pada saat menghadapi persalinan. Sehingga persalinan dapat berjalanlebih nyaman, tenang dan fokus dengan kontraksi yang lebih stabil. Metode yangdigunakan pada studi kasus menggunakan metode penelaahan kasus (case study) yang terdiri dari unit tunggal. Unit tunggal merupakan seorang perempuan yangmendapatkan asuhan sejak masa kehamilan hingga KB. Dalam pengkajian pertamamenggunakan asuhan kebidanan 7 langkah Varney disertai metode SOAP ( Subjektif,objektif, analisis, penatalaksanaan) dan dilakukan sejak 2 Februari 2023 hingga 7 April2023. Didapatkan hasil bahwa aromaterapi sereh kombinasi minyak zaitun danpemberian pijat endorphin mempengaruhi penurunan kecemasan pada saat bersalin.Selain itu, mampu meningkatkan konsentrasi pada ibu dan peningkatan kontraksidengan lebih stabil pada janin. Sehingga persalinan dapat berjalan dengan baik.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY.S DENGAN ANEMIA RINGAN DAN PENERAPAN JALAN KAKI DI PUSKESMAS MALANGBONG Fitri, Adella; Indrayani, Diyan
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jks.v4i1.1621

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan yang banyak terjadi di Indonesia. Prevalensi anemia pada ibu hamil meningkat dan dapat menimbulkan kesulitan selama kehamilan, persalinan, dan masa nifas. Selain itu, prevalensi kurang aktivitas fisik pada ibu hamil di Indonesia masih rendah, yaitu sebesar 30,7% pada tahun 2018. Tujuan dari laporan akhir ini adalah untuk membangun sistem pelayanan kebidanan yang lengkap untuk anemia sedang dan memberikan latihan jalan kaki bagi ibu hamil. Makalah ini disusun dengan pendekatan studi kasus yang dilakukan di wilayah Puskesmas Malangbong pada bulan Februari sampai dengan Maret 2023. Pasien yang dimaksud adalah Ny. S, seorang wanita berusia 36 tahun yang telah menjalani empat kali kehamilan, melahirkan sebanyak dua kali, dan sekarang sedang hamil 36 minggu. Dia dan bayinya yang baru lahir menerima perawatan berkelanjutan melalui manajemen asuhan kebidanan. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi sumber primer seperti wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik, serta sumber sekunder seperti literatur KIA dan rekam medis yang dikumpulkan selama kehamilan. Hasil asuhan kebidanan komprehensif menunjukan bahwa pada masa kehamilan ibu mengalami beberapa masalah diantaranya anemia ringan, gatal pada badan dan keputihan. Penulis sudah melakukan asuhan sesuai dengan kebutuhan dan masalah klien yaitu mengajarkan cara mengurangi keluhan gatal dan keputihan. Ibu mengonsumsi tablet Fe dengan dosis 2x1 60 mg setiap hari. Ibu melakukan jalan kaki cepat setiap pagi selama 30 menit. Persalinan berlangsung normal.  Kunjungan nifas dan bayi baru lahir dilakukan sesuai standar yaitu 4 kali. Didapatkan hasil bahwa dalam proses laktasi dan involusi masa nifas berlangsung normal, serta bayi dalam keadaan normal. 
CAPUT SUCCEDANEUM : LAPORAN KASUS ASUHAN NEONATUS Wicaksono, Rachmawati; Supliyani, Elin
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Caput succedaneum merupakan salah satu trauma lahir karena proses persalinan,  dimana terjadi pembengkakan berupa benjolan pada kepala bayi yang disebabkan tekanan jalan lahir. Benjolan tersebut berisikan penumpukan cairan limfe, bersifat lunak, berbatas tidak tegas, melewati sutura. Benjolan akan menghilang secara fisiologis, namun jika tidak dilakukan perawatan dengan hati-hati dapat menimbulkan terjadinya infeksi atau benjolan bisa lebih meluas dan penyembuhannya akan lebih lama. Tujuan dari Laporan Tugas Akhir ini adalah melakukan Asuhan Kebidanan pada Bayi Ny.S Neonatus Cukup Bulan Sesuai Masa Kehamilan dengan Caput succedanum. Metode yang digunakan berupa  laporan kasus dengan pendekatan menajemen kebidanan. Tekhnik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi dan studi literatur. Hasil pengkajian diperoleh data subjektif  Bayi Ny.S merupakan anak ke-4 dan lahir pada usia kehamilan 39 minggu. Lama persalinan 1 jam 20 menit, dan ibu sering mengejan sebelum di pimpin persalinan. Data objektif, tanda-tanda vital normal, berat badan 3300 gram, pada kepala teraba benjolan lunak, berbatas tidak tegas, bersifat oedema. Analisa yang ditegakkan Bayi Ny.S neonatus cukup bulan sesuai masa kehamilan dengan Caput succedaneum. Penatalaksanaan melakukan edukasi kepada keluarga agar tidak sering mengangkat bayi, menjelaskan bahwa benjolan akan hilang dalam 2-3 hari, tetap berikan ASI secara ondemand, dan mengajarkan mengenai perawatan bayi sehari-hari. Pada kunjungan hari kedua, kepala bayi sudah tidak ada benjolan dan sudah proposional. Saran untuk keluarga agar selalu memantau pertumbuhan dan perkembangan bayi, mengenali tanda bahaya dan menjaga kesehatan bayinya.
A Asphixia and caput succedeneum in newborn: Asphixia and caput succedeneum in newborn Arsi Firdaus , Rhaina; Fitria, Dedes; Djamilus, Fauzia
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesehatan pada bayi baru lahir jika tidak segera ditangani akan berakibat kematian. Trauma lahir merupakan masalah utama dalam pelayanan obstetric. Asfiksia                 Neonatal merupakan salah satu masalah kesehatan pada saat lahir. Resikonya mengalami komplikasi pada organ tubuh. Caput succedaneum merupakan jejas persalinan yang terlihat pada daerah kepala setelah bayi lahir. Komplikasi yang dapat terjadi seperti infeksi, ikterus, dan anemia. Metode yang digunakan yaitu laporan kasus dan pendokumentasian dalam bentuk SOAP (Subjektif, Objektif, Analisa, Penatalaksanaan). Teknik pengumpulan data melalui anamnesa, pemeriksaan fisik, observasi, studi dokumenttasi, dan studi literatur. Data subjektif diperoleh Ny. E, hari pertama haid terakhir 16-05-2022, tafsiran persalinan 23-02-2023, air ketuban jernih, lahir dengan riwayat persalinan ibu mengalami inersia uteri. Data objektif diperoleh bayi lahir menangis lemah, warna kulit badan kemerahan ekstremitas biru, tonus otot lemah, terdapat benjolan pada kepala teraba cairan dan lembut. Analisa yang didapatkan Bayi Ny. E Neonatus Cukup Bulan dengan Asfiksia dan Caput Succedaneum. Penatalaksanaan yang diberikan dengan melakukan langkah awal resusitasi, dilanjutkan dengan asuhan pasca resusitasi, pemantauan dan perawatan caput succedaneum. Setelah melakukan asuhan pada Bayi Ny. E selama 13 hari dapat disimpulkan bayi menyusu ASI saja frekuensi 7-9x/menit, buang air besar ±6x/hari, buang air kecil 4- 6x/hari, keadaan umum baik, kulit berwarna kemerahan, laju jantung 133x/menit, laju nafas 47x/menit, refleks fisiologi baik, tonus otot aktif, , berat badan 3700 gram, panjang badan 49 cm, dan area kepala tidak terdapat benjolan
ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. R POST SECTIO CAESAREA DI RSUD LEUWILIANG Lestari, Dwi Alma; Mulyati, Sri
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan dapat terjadi secara normal maupun sectio caesarea. Data rekam medis RSUD Leuwiliang tahun 2022, terdapat 1.025 kasus (41,09%) Sectio Caesaria (SC) dan 11 kasus (1,07%) dengan Infeksi Luka Operasi (ILO). Penyebab kematian masa nifas perdarahan 37% dan infeksi 22%. Salah satu penyebab Infeksi nifas adalah infeksi luka operasi. Tujuan penulisan agar mampu memberikan asuhan kebidanan pada Ny. R, post operasi caesarea secara komprehensif. Metode yang digunakan laporan kasus dengan pendokumentasian SOAP. Data subjektif Ny. R, 25 tahun, operasi caesarea 17 Februari 2023 indikasi Cephalo Pelvic Disproportion (CPD). 2 jam post operasi nyeri luka operasinya. Data objektif KU lemah, TD 120/90 mmHg, N 82 kali/menit, R 22 kali /menit, S 36,5°C, infus RL 20 tts/menit drip tramadol 20 mg terpasang di lengan kiri, luka operasi tertutup verban perdarahan (-). kontraksi uterus normal, kolostrum (+), terpasang douwer kateter. Analisis Ny. R, 25 tahun, P1A0 2 jam post SC. Penatalaksanaan mobilisasi bertahap, dukungan psikologis, pemenuhan kebutuhan makan minum, pemantauan kontraksi dan Tinggi Fundus Uteri (TFU), memastikan fungsi berkemih baik, edukasi menyusui, perawatan luka, menjelaskan tanda bahaya nifas, memberikan obat sesuai advice dokter. Setelah perawatan 3 hari, KU baik, TD 110/70mmHg, N 82 x/ menit, R 20 x/ menit, S 36,5℃. ASI banyak, TFU 3 jari dibawah pusat, kontraksi uterus baik, luka operasi tidak ada tanda-tanda infeksi,, lochea rubra, makan dan minum cukup, urine lancar dan dilakukan bladder training, buang air besar lancar. Saran agar melakukan perawatan luka di rumah, memantau tanda bahaya, kontrol sesuai anjuran tenaga Kesehatan dan memberikan ASI eksklusif.  
KETUBAN PECAH DINI DENGAN PERDARAHAN : SEBUAH LAPORAN KASUS PERSALINAN: KETUBAN PECAH DINI DENGAN PERDARAHAN : SEBUAH LAPORAN KASUS PERSALINAN Fitria Auliani, Gina; Sasnitiari, Ni Nyoman
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

P Pecahnya ketuban secara awal menjadi penyebab permasalahan akan kasus kegawatdaruratan obstetric. Faktor penyebab terjadi Ketuban pecah dini adalah hubungan seksual, Usia Kehamilan, dan Multipara. Resiko dari ketuban pecah dini bagi ibu adalah infeksi intrapartum, infeksi puerpuralis, partus lama, perdarahan post partum, persalinan preterm, oligohidramnion serta resiko pada bayi yaitu prolapsus tali pusat, asfiksia, prematuritas, sindrom deformitas Menurut Data WHO 2019 KPD di dunia sebanyak 12,3% sedangakan prevalansi di Indonesia sebesar 5,6 %, data SDKI menunjukan KPD sebanyak 19% dan Data rekam medis yang didapatkan di Puskesmas Cijeruk Pada Tahun 2022 mencapai (31,3%). Tujuan penulisan laporan tugas akhir ini mejadu pengupayahan akan pengasuhan bidan bersalin di Ny. E yang ketubannya pecah dini di Puskesmas. Metode dipakai untuk Menyusun Laporan Tugas Akhir ini melalui kasus dilaporkan dipendokumentasian secara sistematis mulai data tersubjektif, berobjektif, analisis, serta data Penatalaksanaannya. Untuk teknikal mengumpulkan datanya didapat dari pengobservasian, mewawancarai, pemeriksaan fisik, hingga penelurusan literatur.             Kesimpulan asuhan adalah asuhan yang diberikan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan praktik, Ketuban pecah dini dengan] perdarahan dapat teratasi saran yang diberikan adalah menjaga kesehatan anjurkan ibu untuk ber KB, Mengkonsumsi makan makanan yang berprotein tinggi, dan meminum tablet FE.
LAPORAN KASUS : NYERI PUNGGUNG PADA KEHAMILAN TRIMESTER III Aleida, Wina; Handayani, Ina
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan proses yang alamiah dan fisiologis. Selama kehamilan akan terjadi perubahan fisiologis ataupun psikologis. Perubahan tersebut terjadi karena adanya peningkatan hormon estrogen dan progesterone yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan selama kehamilan. Pada trimester 3 ketidaknyamanan yang sering terjadi adalah nyeri punggung. Ketidaknyamanan tersebut jika terus dibiarkan akan menimbulkan dampak yang berkelanjutkan seperti perburukan mobilitas dan kesulitan mengerjakan kegiatan sehari hari. Bidan sebagai pemberi asuhan pada masa kehamilan dapat memberikan konseling tentang ketidaknyamanan tersebut dan cara mengatasinya. Tujuan dari pengambilan studi kasus  ini adalah untuk melakukan asuhan kebidanan dengan tepat sehingga ketidaknyamanan yang dirasakan bisa berkurang. Metode yang dilakukan adalah laporan kasus, dengan menggunakan teknik pengumpulan data, wawancara, pemeriksaan fisik, observasi, studi dokumentasi dengan menggunakan metode SOAP dan studi literatur dengan jumlah responden 1 kasus. Hasil diperoleh adalah ibu mengeluh nyeri pada punggung. TFU 26 cm, kanan teraba punggung dan kiri teraba ekstremitas, presentasi kepala, kepala belum masuk PAP, DJJ 131x/menit teratur, intensitas nyeri menggunakan metode Numeric Rating Scale (NRS) berada di angka 5. Analisa yang diperoleh adalah Ny.N usia 31 tahun G3P2A0 hamil 33 minggu dengan ketidaknyamanan fisiologis nyeri punggung, janin tunggal hidup intra uterin presentasi kepala. Penatalaksanaan yang dilakukan adalah memberikan edukasi tentang adaptasi fisiologis dan cara mengatasinya. Kesimpulan yang didapatkan adalah asuhan yang dilakukan sudah sesuai dengan kebutuhan dan kewenangan bidan, serta ketidaknyamanan fisiologis dapat diatasi. Saran untuk tempat pelayanan diharapkan dapat menyampaikan konseling atau edukasi untuk mengatasi ketidaknyamanan fisiologis.
Asuhan Kebidanan Kehamilan Dengan Abortus Incomplate: Asuhan Kebidanan Kehamilan Dengan Abortus Incomplate Kautsar, Nabila; Purnamasari, Gilang; Fauzia
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan yaitu masa yang dimulai saat terjadinya konsepsi sampai lahirnya janin. Sebagian besar kehamilan berlangsung normal dan hanya sebagian kecil kehamilan yang disertai penyulit atau berkembang menjadi patologis. Trimester pertama kehamilan dapat terjadi komplikasi perdarahan yang dapat disebabkan oleh Abortus. Angka kejadian Abortus di RSUD Leuwiliang Bogor pada Februari 2022 sampai Februari 2023 cukup tinggi dan sebagian besar mengalami abortus inkomplit. Tujuan penyusunan Laporan Tugas Akhir ini adalah melakukan asuhan kebidanan pada Ny.R dengan Abortus Inkomplit. Metode yang digunakan dalam Penyusunan Laporan Tugas Akhir ini adalah laporan kasus dengan pendekatan manajemen kebidanan dalam pendokumentasian SOAP. Responden dalam laporan kasus ini hanya satu orang yaitu NY. R. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, observasi, studi dokumentasi, dan studi literatur. Hasil pengkajian data subjektif yaitu Ny.R usia 23 tahun hamil 8 minggu. Mengeluh terdapat pengeluaran darah dan nyeri perut bawah. Ibu cemas karena jarak kehamilannya kurang dari 2 tahun karena dilarang menggunakan kontrasepsi, sering terpapar asap rokok, dan mengendong anaknya. Data objektif diperoleh tanda-tanda vital normal, terdapat nyeri tekan pada perut bawah, tampak pengeluaran darah disertai jaringan. Hasil USG terdapat sisa jaringan pada uterus. Analisa yang didapat yaitu Ny.R usia 23 tahun G2P1A0 dengan Abortus Inkomplit. Penatalaksanaan yang dilakukan yaitu kolaborasi dengan dokter obgyn untuk terapi obat dan kuretase. Memberikan dukungan psikologis, hak reproduksi wanita dan asuhan pasca abortus. Kesimpulan Laporan Kasus ini adalah setelah diberikan penanganan sesuai SOP RSUD Leuwiliang dan asuhan pasca keguguran, ibu dalam kondisi sehat dan tidak mengalami komplikasi.
ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI NY.S DENGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI PUSKESMAS CISEENG Hanifah, Widyna; Djamilus, Fauzia
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Low Birth Weight (LBW) is a baby with a gestational period of less than 37 weeks with a weight appropriate to its gestational age (premature), a baby who experiences intrauterine growth retardation. According to data from the Ciseeng Health Center for January-February 2023, the incidence of LBW babies was 6 out of 77 live births (4.6%). The purpose is to be able to describe the results of midwifery care for Mrs. S with LBW. . Data collection techniques used were interviews, physical examination, observation, documentation study and literature study. Results of subjective data assessment: Mrs. S, 29 years old, 42 weeks pregnant, during pregnancy only made four irregular visits to antenatal care and experienced anemia. Objective data obtained was a baby born on February 21 2023 at 13.10 WIB crying strongly, active muscle tone, reddish skin, weight 2300 grams. The analysis obtained was that Mrs. S's baby had a low birth weight. The treatment given is to keep the baby warm by drying the baby's body, wearing a head covering and then doing IMD for 1 hour. The conclusion from the care provided to Mrs. S's baby is subjective data from a baby with a history of pregnancy with anemia.birth weight. It is recommended that mothers pay more attention to conditions in subsequent pregnancies and it is hoped that patients will continue to visit health facilities to check the growth and development of their babies and fulfill their immunization needs. Keywords: Midwifery Care, LBW