cover
Contact Name
Gurid Pramintarto Eko Mulyo
Contact Email
gurid@staff.poltekkesbandung.ac.id
Phone
+6281399091484
Journal Mail Official
jurnal.siliwangi@poltekkesbandung.ac.id
Editorial Address
Direktorat Politenik Kesehatan Kemenkes Bandung Jl.Pajajaran No 56 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Siliwangi
ISSN : -     EISSN : 28071530     DOI : https://doi.org/10.34011/jks.v4i1.1671
Jurnal Kesehatan Siliwangi menerima publikasi dalam makalah penelitian artikel asli, makalah tinjauan, laporan kasus, pengabdian masyarakat, penelitian kualitatif/dan kuantitatif di Indonesia atau negara lain untuk memberikan pemahaman mengenai aspek kesehatan. Ruang lingkup Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah bidang : - Analis Kesehatan/ Teknik Laboratorium Medik - Gizi - Farmasi - Keperawatan Gigi - Keperawatan - Kebidanan - Kesehatan Lingkungan - Promosi Kesehatan
Articles 546 Documents
A Asphixia and caput succedeneum in newborn: Asphixia and caput succedeneum in newborn Arsi Firdaus , Rhaina; Fitria, Dedes; Djamilus, Fauzia
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesehatan pada bayi baru lahir jika tidak segera ditangani akan berakibat kematian. Trauma lahir merupakan masalah utama dalam pelayanan obstetric. Asfiksia                 Neonatal merupakan salah satu masalah kesehatan pada saat lahir. Resikonya mengalami komplikasi pada organ tubuh. Caput succedaneum merupakan jejas persalinan yang terlihat pada daerah kepala setelah bayi lahir. Komplikasi yang dapat terjadi seperti infeksi, ikterus, dan anemia. Metode yang digunakan yaitu laporan kasus dan pendokumentasian dalam bentuk SOAP (Subjektif, Objektif, Analisa, Penatalaksanaan). Teknik pengumpulan data melalui anamnesa, pemeriksaan fisik, observasi, studi dokumenttasi, dan studi literatur. Data subjektif diperoleh Ny. E, hari pertama haid terakhir 16-05-2022, tafsiran persalinan 23-02-2023, air ketuban jernih, lahir dengan riwayat persalinan ibu mengalami inersia uteri. Data objektif diperoleh bayi lahir menangis lemah, warna kulit badan kemerahan ekstremitas biru, tonus otot lemah, terdapat benjolan pada kepala teraba cairan dan lembut. Analisa yang didapatkan Bayi Ny. E Neonatus Cukup Bulan dengan Asfiksia dan Caput Succedaneum. Penatalaksanaan yang diberikan dengan melakukan langkah awal resusitasi, dilanjutkan dengan asuhan pasca resusitasi, pemantauan dan perawatan caput succedaneum. Setelah melakukan asuhan pada Bayi Ny. E selama 13 hari dapat disimpulkan bayi menyusu ASI saja frekuensi 7-9x/menit, buang air besar ±6x/hari, buang air kecil 4- 6x/hari, keadaan umum baik, kulit berwarna kemerahan, laju jantung 133x/menit, laju nafas 47x/menit, refleks fisiologi baik, tonus otot aktif, , berat badan 3700 gram, panjang badan 49 cm, dan area kepala tidak terdapat benjolan
ASUHAN KEBIDANAN PADA NY. R POST SECTIO CAESAREA DI RSUD LEUWILIANG Lestari, Dwi Alma; Mulyati, Sri
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persalinan dapat terjadi secara normal maupun sectio caesarea. Data rekam medis RSUD Leuwiliang tahun 2022, terdapat 1.025 kasus (41,09%) Sectio Caesaria (SC) dan 11 kasus (1,07%) dengan Infeksi Luka Operasi (ILO). Penyebab kematian masa nifas perdarahan 37% dan infeksi 22%. Salah satu penyebab Infeksi nifas adalah infeksi luka operasi. Tujuan penulisan agar mampu memberikan asuhan kebidanan pada Ny. R, post operasi caesarea secara komprehensif. Metode yang digunakan laporan kasus dengan pendokumentasian SOAP. Data subjektif Ny. R, 25 tahun, operasi caesarea 17 Februari 2023 indikasi Cephalo Pelvic Disproportion (CPD). 2 jam post operasi nyeri luka operasinya. Data objektif KU lemah, TD 120/90 mmHg, N 82 kali/menit, R 22 kali /menit, S 36,5°C, infus RL 20 tts/menit drip tramadol 20 mg terpasang di lengan kiri, luka operasi tertutup verban perdarahan (-). kontraksi uterus normal, kolostrum (+), terpasang douwer kateter. Analisis Ny. R, 25 tahun, P1A0 2 jam post SC. Penatalaksanaan mobilisasi bertahap, dukungan psikologis, pemenuhan kebutuhan makan minum, pemantauan kontraksi dan Tinggi Fundus Uteri (TFU), memastikan fungsi berkemih baik, edukasi menyusui, perawatan luka, menjelaskan tanda bahaya nifas, memberikan obat sesuai advice dokter. Setelah perawatan 3 hari, KU baik, TD 110/70mmHg, N 82 x/ menit, R 20 x/ menit, S 36,5℃. ASI banyak, TFU 3 jari dibawah pusat, kontraksi uterus baik, luka operasi tidak ada tanda-tanda infeksi,, lochea rubra, makan dan minum cukup, urine lancar dan dilakukan bladder training, buang air besar lancar. Saran agar melakukan perawatan luka di rumah, memantau tanda bahaya, kontrol sesuai anjuran tenaga Kesehatan dan memberikan ASI eksklusif.  
KETUBAN PECAH DINI DENGAN PERDARAHAN : SEBUAH LAPORAN KASUS PERSALINAN: KETUBAN PECAH DINI DENGAN PERDARAHAN : SEBUAH LAPORAN KASUS PERSALINAN Fitria Auliani, Gina; Sasnitiari, Ni Nyoman
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

P Pecahnya ketuban secara awal menjadi penyebab permasalahan akan kasus kegawatdaruratan obstetric. Faktor penyebab terjadi Ketuban pecah dini adalah hubungan seksual, Usia Kehamilan, dan Multipara. Resiko dari ketuban pecah dini bagi ibu adalah infeksi intrapartum, infeksi puerpuralis, partus lama, perdarahan post partum, persalinan preterm, oligohidramnion serta resiko pada bayi yaitu prolapsus tali pusat, asfiksia, prematuritas, sindrom deformitas Menurut Data WHO 2019 KPD di dunia sebanyak 12,3% sedangakan prevalansi di Indonesia sebesar 5,6 %, data SDKI menunjukan KPD sebanyak 19% dan Data rekam medis yang didapatkan di Puskesmas Cijeruk Pada Tahun 2022 mencapai (31,3%). Tujuan penulisan laporan tugas akhir ini mejadu pengupayahan akan pengasuhan bidan bersalin di Ny. E yang ketubannya pecah dini di Puskesmas. Metode dipakai untuk Menyusun Laporan Tugas Akhir ini melalui kasus dilaporkan dipendokumentasian secara sistematis mulai data tersubjektif, berobjektif, analisis, serta data Penatalaksanaannya. Untuk teknikal mengumpulkan datanya didapat dari pengobservasian, mewawancarai, pemeriksaan fisik, hingga penelurusan literatur.             Kesimpulan asuhan adalah asuhan yang diberikan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan praktik, Ketuban pecah dini dengan] perdarahan dapat teratasi saran yang diberikan adalah menjaga kesehatan anjurkan ibu untuk ber KB, Mengkonsumsi makan makanan yang berprotein tinggi, dan meminum tablet FE.
LAPORAN KASUS : NYERI PUNGGUNG PADA KEHAMILAN TRIMESTER III Aleida, Wina; Handayani, Ina
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan merupakan proses yang alamiah dan fisiologis. Selama kehamilan akan terjadi perubahan fisiologis ataupun psikologis. Perubahan tersebut terjadi karena adanya peningkatan hormon estrogen dan progesterone yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan selama kehamilan. Pada trimester 3 ketidaknyamanan yang sering terjadi adalah nyeri punggung. Ketidaknyamanan tersebut jika terus dibiarkan akan menimbulkan dampak yang berkelanjutkan seperti perburukan mobilitas dan kesulitan mengerjakan kegiatan sehari hari. Bidan sebagai pemberi asuhan pada masa kehamilan dapat memberikan konseling tentang ketidaknyamanan tersebut dan cara mengatasinya. Tujuan dari pengambilan studi kasus  ini adalah untuk melakukan asuhan kebidanan dengan tepat sehingga ketidaknyamanan yang dirasakan bisa berkurang. Metode yang dilakukan adalah laporan kasus, dengan menggunakan teknik pengumpulan data, wawancara, pemeriksaan fisik, observasi, studi dokumentasi dengan menggunakan metode SOAP dan studi literatur dengan jumlah responden 1 kasus. Hasil diperoleh adalah ibu mengeluh nyeri pada punggung. TFU 26 cm, kanan teraba punggung dan kiri teraba ekstremitas, presentasi kepala, kepala belum masuk PAP, DJJ 131x/menit teratur, intensitas nyeri menggunakan metode Numeric Rating Scale (NRS) berada di angka 5. Analisa yang diperoleh adalah Ny.N usia 31 tahun G3P2A0 hamil 33 minggu dengan ketidaknyamanan fisiologis nyeri punggung, janin tunggal hidup intra uterin presentasi kepala. Penatalaksanaan yang dilakukan adalah memberikan edukasi tentang adaptasi fisiologis dan cara mengatasinya. Kesimpulan yang didapatkan adalah asuhan yang dilakukan sudah sesuai dengan kebutuhan dan kewenangan bidan, serta ketidaknyamanan fisiologis dapat diatasi. Saran untuk tempat pelayanan diharapkan dapat menyampaikan konseling atau edukasi untuk mengatasi ketidaknyamanan fisiologis.
Asuhan Kebidanan Kehamilan Dengan Abortus Incomplate: Asuhan Kebidanan Kehamilan Dengan Abortus Incomplate Kautsar, Nabila; Purnamasari, Gilang; Fauzia
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan yaitu masa yang dimulai saat terjadinya konsepsi sampai lahirnya janin. Sebagian besar kehamilan berlangsung normal dan hanya sebagian kecil kehamilan yang disertai penyulit atau berkembang menjadi patologis. Trimester pertama kehamilan dapat terjadi komplikasi perdarahan yang dapat disebabkan oleh Abortus. Angka kejadian Abortus di RSUD Leuwiliang Bogor pada Februari 2022 sampai Februari 2023 cukup tinggi dan sebagian besar mengalami abortus inkomplit. Tujuan penyusunan Laporan Tugas Akhir ini adalah melakukan asuhan kebidanan pada Ny.R dengan Abortus Inkomplit. Metode yang digunakan dalam Penyusunan Laporan Tugas Akhir ini adalah laporan kasus dengan pendekatan manajemen kebidanan dalam pendokumentasian SOAP. Responden dalam laporan kasus ini hanya satu orang yaitu NY. R. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, observasi, studi dokumentasi, dan studi literatur. Hasil pengkajian data subjektif yaitu Ny.R usia 23 tahun hamil 8 minggu. Mengeluh terdapat pengeluaran darah dan nyeri perut bawah. Ibu cemas karena jarak kehamilannya kurang dari 2 tahun karena dilarang menggunakan kontrasepsi, sering terpapar asap rokok, dan mengendong anaknya. Data objektif diperoleh tanda-tanda vital normal, terdapat nyeri tekan pada perut bawah, tampak pengeluaran darah disertai jaringan. Hasil USG terdapat sisa jaringan pada uterus. Analisa yang didapat yaitu Ny.R usia 23 tahun G2P1A0 dengan Abortus Inkomplit. Penatalaksanaan yang dilakukan yaitu kolaborasi dengan dokter obgyn untuk terapi obat dan kuretase. Memberikan dukungan psikologis, hak reproduksi wanita dan asuhan pasca abortus. Kesimpulan Laporan Kasus ini adalah setelah diberikan penanganan sesuai SOP RSUD Leuwiliang dan asuhan pasca keguguran, ibu dalam kondisi sehat dan tidak mengalami komplikasi.
ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI NY.S DENGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI PUSKESMAS CISEENG Hanifah, Widyna; Djamilus, Fauzia
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Low Birth Weight (LBW) is a baby with a gestational period of less than 37 weeks with a weight appropriate to its gestational age (premature), a baby who experiences intrauterine growth retardation. According to data from the Ciseeng Health Center for January-February 2023, the incidence of LBW babies was 6 out of 77 live births (4.6%). The purpose is to be able to describe the results of midwifery care for Mrs. S with LBW. . Data collection techniques used were interviews, physical examination, observation, documentation study and literature study. Results of subjective data assessment: Mrs. S, 29 years old, 42 weeks pregnant, during pregnancy only made four irregular visits to antenatal care and experienced anemia. Objective data obtained was a baby born on February 21 2023 at 13.10 WIB crying strongly, active muscle tone, reddish skin, weight 2300 grams. The analysis obtained was that Mrs. S's baby had a low birth weight. The treatment given is to keep the baby warm by drying the baby's body, wearing a head covering and then doing IMD for 1 hour. The conclusion from the care provided to Mrs. S's baby is subjective data from a baby with a history of pregnancy with anemia.birth weight. It is recommended that mothers pay more attention to conditions in subsequent pregnancies and it is hoped that patients will continue to visit health facilities to check the growth and development of their babies and fulfill their immunization needs. Keywords: Midwifery Care, LBW
Asuhan Kebidanan Intranatal: Atonia Uteri Sadzidah, mutia; Purnamasari , Gilang
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk melihat keberhasilan upaya kesehatan. Penyebab AKI tertinggi yaitu perdarahan salah satunya karena atonia uteri (75-80%). Tujuan Laporan Tugas Akhir ini untuk memberikan Asuhan Kebidanan Intranatal Pada Ny. S usia 25 tahun dengan Atonia Uteri di Puskesmas Caringin.             Metode yang digunakan dalam penyusunan Laporan Tugas Akhir adalah laporan kasus dengan pendekatan manajemen kebidanan dan pendokumentasian secara sistematis mulai dari Subjektif, Objektif, Analisa dan Penatalaksanaan dalam bentuk SOAP. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, pemeriksaan fisik, observasi, studi dokumentasi, dan studi literatur. Hasil pengkajian data subjektif Ny. S 25 tahun, usia kehamilan 41 minggu, ibu melahirkan anak yang kedua, setelah plasenta lahir ibu mengeluh tidak merasakan mules dan disertai pengeluaran darah yang banyak. Hasil pemeriksaan data objektif didapatkan keadaan umum ibu baik, TTV normal, pada bagian abdomen tidak teraba kontraksi uterus, kandung kemih kosong, perdarahan sekitar 650 cc. Diagnosa yang ditegakkan yaitu Ny. S usia 25 tahun P2A0 dengan Atonia Uteri. Penatalaksanaan yang dilakukan adalah melakukan masase uterus, tindakan KBI, pemberian drip oxytosin 10 IU dalam 500 ml RL dengan tetesan 60 tetes per menit dan memberikan metylergometrin 0,2 mg.             Kesimpulan asuhan yang diberikan pada Ny. S 25 tahun P2A0 dengan atonia uteri yaitu penanganan atonia uteri berhasil menghentikan perdarahan serta tidak terjadinya komplikasi. Saran kepada Ny. S yaitu untuk memperhatikan nutrisi yang harus dikonsumsi oleh ibu.  Saran bagi Puskesmas yaitu memfasilitasi SOP secara tertulis untuk penanganan atonia uteri. Saran untuk profesi dapat melaksanakan penanganan atonia uteri sesuai dengan standar.
Stabilitas Assayed Serum Control Penyimpanan Suhu 2-8◦C Terhadap Pemeriksaan Glukosa Dan SGOT Surahmat, Erik; Nurhayati, Dewi; Kurnaeni, Nani; Riyani , Ani
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian mutu menjadi kunci bahwa pemeriksaan dilaksanakan dengan akurat dan konsisten. Pemantapan mutu melibatkan dua aspek, yaitu pemantapan mutu internal dan pemantapan mutu eksternal. Pemantapan mutu internal menggunakan bahan kontrol sebagai bahan uji memonitor dan mengawasi tingkat kualitas hasil pemeriksaan yang akurat. Bahan kontrol harus memiliki stabilitas yang tinggi dan dapat diuji dalam jangka waktu yang lama. Penelitian ini bertujuan mengetahui stabilitas bahan kontrol berupa assayed serum control penyimpanan suhu 2-8◦C terhadap pemeriksaan glukosa dan SGOT. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimental dengan pendekatan time series yaitu serum kontrol diperiksa dengan variasi waktu yang berbeda. Dalam penelitian ini menggunakan normal multi control setelah rekonstitusi yang disimpan pada suhu 2-8oC dan waktu pemeriksaan setiap tiga hari sekali dalam kurun waktu tiga puluh hari dengan pengulangan sebanyak empat kali. Dilakukan uji homogenitas dengan mengambil 10 cup bahan kontrol yang diperiksa secara duplo pada parameter glukosa dan SGOT. Hasil uji statistik dengan General Linear Model (GLM) menunjukkan stabilitas yang baik untuk pemeriksaan glukosa dan SGOT hingga pembacaan hari ke-6.      
OPTIMASI VARIASI KONSENTRASI AGAROSE DAN WAKTU ELEKTROFORESIS TERHADAP KUALITAS PITA DNA Mycobacterium tuberculosis RESISTAN ISONIAZID Halimah, Ina; Firman Solihat , Mohamad; Djuminar, Ai; Rismiati, Zuri
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 3 (2024): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jks.v4i3.1854

Abstract

Mycobacterium tuberculosis resistan isoniazid (INH) terjadi akibat mutasi gen dimana sebagian besar terjadi pada gen katG. Pada penelitian ini digunakan sampel dengan primer untuk mendeteksi mutasi gen katG untuk MRD TB pada kodon 315 dan 463 dengan panjang produk primer yang bervariasi diantaranya 101 bp (untuk mutasi S315T), 141 bp (mutasi S315N), 200 bp (mutasi S315I), 247 bp (mutasi S315R), 290 bp (mutasi S315G), dan 400 bp (mutasi R463L). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi dan lama waktu elektroforesis Mycobacterium tuberculosis resistan isoniazid (INH) pada gel agarose gel agarose yang optimum. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen mengenai perbandingan variasi konsentrasi agarose 1%, 1,5% dan 2% terhadap variasi lama waktu elektroforesis pada 30 menit, 45 menit dan 60 menit. Analisa pita DNA hasil elektroforesis menggunakan aplikasi imageJ. Pada penelitian ini sampel yang digunakan adalah pull DNA Mycobacterium tuberculosis resistan isoniazid hasil produk real time PCR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pita DNA Mycobacterium tuberculosis resistan isoniazid (INH) gen katG untuk MRD TB pada kodon 315 dengan ukuran produk 101 bp S315T, 141 bp S315N, 200 bp S315I, dan 290 bp S315G diperoleh optimal pada konsentrasi agarose 2% dan waktu elektroforesis selama 45 menit. Pita DNA Mycobacterium tuberculosis resistan isoniazid (INH) gen katG untuk MRD TB pada kodon 315 dengan ukuran produk 247 bp S315R dan gen katG untuk MRD TB pada kodon 463, ukuran 400 bp R463L optimal pada konsentrasi agarose 2% dengan waktu elektroforsis selama 60 menit.
KETIDAKNYAMANAN NYERI PUNGGUNG TRIMESTER III: SEBUAH LAPORAN KASUS ASUHAN KEHAMILAN Pratiwi, Muthia Tanti; Juariah
Jurnal Kesehatan Siliwangi Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL KESEHATAN SILIWANGI
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri punggung dalam kehamilan trimester III adalah ketidaknyamanan fisiologis yang dipengaruhi perubahan struktur tulang punggung dan terjadi peningkatan hormon estrogen dan progesterone sehingga panggul berotasi ke depan dan mengubah postur tubuh menjadi hiperlordosis. Tujuan asuhan ini adalah melakukan asuhan kebidanan kehamilan trimester III dengan ketidaknyamanan nyeri punggung. Metode laproan kasus digunakan dalam penyusunan laporan akhir yang dokumentasi dalam format SOAP (subjective, objective, analysis and management_, dengan hasil pengkajian yang didapatkan dari data subjektif Ny.I usia 25 tahun, hamil anak kedua dan tidak pernah keguguran, mengeluh nyeri pada punggung karena aktivitas sehari-hari, HPHT 09-06-2002, dari data objektif didapatkan BB sebelum hamil 69 kg dan TB 158 dengan kategori IMT berat berlebih (overweight), punggung tampak hiperlordosis dan tidak ada nyeri tekan. Berdasarkan data subjektif dan objektif, analisa yang dapat ditegakkan adalah Ny. I usia 25 tahun G2P1A0 gravida 36 minggu dengan ketidaknyamanan nyeri punggung. Penatalaksanaan yang diberikan yaitu, melibatkan suami dan keluarga dalam kebutuhan ibu, edukasi body mekanik, endorphin massage, dan yoga hamil. Kesimpulan dari asuhan yang telah diberikan pada Ny. I dengan ketidaknyamanan nyeri punggung Penatalaksanaan yang dilakukan sesuai dengan rencana tindakan, keluhan, dan kebutuhan ibu dengan memperhatikan standar pelayanan dan kewenangan bidan. Tidak terdapat kesenjangan antara teori dan praktik, nyeri punggung teratasi pada hari ke-5 dan ibu dapat tidur lebih nyaman. Saran bagi klien dan keluarga adalah melanjutkan asuhan yang telah diberikan pada ibu dengan menjaga kesehatan ibu, memantau pola kegiatan sehari-hari ibu, dan mengenali tanda bahaya pada kehamilan.