cover
Contact Name
Gurid Pramintarto Eko Mulyo
Contact Email
gurid@staff.poltekkesbandung.ac.id
Phone
+6281388020058
Journal Mail Official
jurnal.keperawatan@poltekkesbandung.ac.id
Editorial Address
Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung Jl.Dr. Otten No 32 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale menerima publikasi dalam makalah penelitian artikel asli, makalah tinjauan, laporan kasus di Indonesia atau negara lain untuk memberikan pemahaman mengenai aspek kesehatan dan keperawatan. Ruang lingkup Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah bidang keperawatan.
Articles 76 Documents
HUBUNGAN RIWAYAT PEMBERIAN ASI DENGAN KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v1i1.109

Abstract

This research was based on the high incidence of pneumonia in West Java, especially on toddlers aged 1-4 years (78.616 cases). The numbers of those cases made West Java as the largest contributor to pneumonia cases in Indonesia. The theory states that one of the risk factors for pneumonia is a history of breastfeeding, where toddlers who get exlusive breastfeeding can be more protected from pneumonia. This study aims to determine the relationship between the history of breastfeeding and the incidence of pneumonia in toddlers at the Garuda Health Center in Bandung. The research design used was analytic survey with cross sectional approach. Data collection techniques used interviews and in determining the research sample used purposive sampling method. The population in this study were toddlers aged 12-59 months who visited the MTBS Polyclinic Garuda Public Health Center with cough symptoms leading to pneumonia, with sample of 60 toddlers studied. Data analysis used Chi Square test. The result showed there was a relationship between breastfeeding and the incidence of pneumonia in toddlers with a p value of = 0.002 (α = 5%). Recommendations for health care institutions are to be able to make effective pneumonia actions, especially concerning exlusive breastfeeding and prevention of pneumonia in children. Keywords: Breastfeeding, Pneumonia, Toddler.
GAMBARAN PENGETAHUAN SISWA KELAS X DAN XI MENGENAI MAKANAN INSTAN DI SMA NEGERI 3 CIMAHI
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v1i1.111

Abstract

This research is motivated by a wrong understanding of instant food in adolescents starting from what is instant food, types of instant food, to the impact of consuming instant food excessively. So that makes them too often consume instant food without realizing the nutritional content and harmful substances that are in instant food. This shows how important an understanding of instant food. This study aims to determine the description of class X and xi students' knowledge of instant food. This type of research is a quantitative descriptive using random sampling techniques with simple random sampling techniques. The number of samples of this study was 88 students. Analysis of the data used in univariate analysis with percentages. The results showed that of the 88 students there were the majority of respondents (47.7%) had good knowledge of 42 people, while those with sufficient knowledge were (45.5%) or 40 people, and those with less knowledge were ( 6.8%) or as many as 6 people. Recommendations to schools to make effective promotive actions. One way is to educate about healthy and nutritious food for students from an early age. That way teens will start paying attention to the good nutritional content that their bodies need. Key words: instant food, knowledge, teenagers
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP ORANGTUA BALITA TENTANG CUCI TANGAN PAKAI SABUN : LITERATUR REVIEW
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v2i1.112

Abstract

ABSTRACT This research is motivated by the results of Riskesdas 2018 in West Java Province, the proportion of proper hand washing behavior as much as 55%. The high incidence of diarrhea in infants in Muara Badak Ilir Village is thought to be influenced by improper hand washing behavior of mothers. Research by Curtis V Cairncross, found that WHWS (Washing Hands with Soap) regularly can reduce the risk of diarrhea by up to 47%. In addition, WHWS can prevent severe diarrhea by up to 59%. WHWS is a simple, easy, inexpensive and beneficial way to prevent various diseases. The incidence of diarrhea always increases from year to year. That is partly due to the attitude and knowledge of parents about washing hands with soap in the right way. Washing hands with soap is a knowledge that must be known by everyone. The type of data used is secondary data. Data collection method is literature study. The method to be used for this study is the study of literature. The data obtained were compiled, analyzed, and concluded so as to obtain conclusions regarding the study of parents' knowledge and attitudes about washing hands with soap. The results showed that, research with a literature study is a study whose preparation is the same as other studies but the sources and methods of data collection by taking data in the library, reading, recording, and processing research materials. Keywords: Parents, PHBS, Hand washing, Knowledge, Attitude ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil Riskesdas tahun 2018 di Provinsi Jawa Barat, proporsi perilaku cuci tangan dengan benar sebanyak 55%. Angka kejadian diare pada balita di Desa Muara Badak Ilir yang tinggi diduga dipengaruhi oleh perilaku cuci tangan pada ibu yang tidak benar. Penelitian oleh Curtis V Cairncross, menemukan bahwa CPTS (Cuci Tangan Pakai Sabun) secara rutin bisa menurunkan risiko diare sampai 47%. Selain itu, CPTS dapat mencegah diare yang berat hingga 59%. CPTS adalah cara yang sederhana, mudah, murah dan bermanfaat untuk mencegah dari berbagai penyakit. Angka kejadian diare selalu meningkat dari tahun ke tahun. Hal itu salah satunya disebabkan oleh sikap dan pengetahuan orangtua tentang cuci tangan pakai sabun dengan cara yang tepat.. Cuci tangan pakai sabun merupakan pengetahuan yang harus diketahui oleh semua orang. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Metode pengumpulan data adalah studi pustaka. Metode yang akan digunakan untuk pengkajian ini studi literatur. Data yang diperoleh dikompulasi, dianalisis, dan disimpulkan sehingga mendapatkan kesimpulan mengenai studi pengetahuan dan sikap orang tua tentang cuci tangan pakai sabun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penelitian dengan studi literatur adalah sebuah penelitian yang persiapannya sama dengan penelitian lainnya akan tetapi sumber dan metode pengumpulan data dengan mengambil data di pustaka, membaca, mencatat, dan mengolah bahan penelitian. Kata kunci : Orangtua, PHBS, Cuci tangan, Pengetahuan, Sikap
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP ANAK SEKOLAH DASAR USIA 10-12 TAHUN DALAM MEMILIH PANGAN JAJANAN ANAK SEKOLAH (PJAS)
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v2i1.113

Abstract

ABSTRAK Jajanan anak sekolah sangat berisiko tercemar oleh cemaran biologis atau kimiawi yang dapat berakibat buruk pada kesehatannya serta berpengaruh terhadap kualitas saat mencapai usia yang produktif. Menurut riset sepanjang 2017 BPOM mencatat bahwa terjadi 142 kasus keracunan makanan di Indonesia dengan kelompok tertinggi pada anak sekolah dasar. Berdasarkan kejadian tersebut maka diperlukan pengetahuan dan sikap pemilihan jajanan aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap anak sekolah dasar usia 10-12 tahun dalam memilih pangan jajanan anak sekolah. Desain penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan populasinya adalah 128 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling dengan jumlah sampel 96 responden. Variabel yang diukur pengetahuan dan sikap dengan metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji statistik menggunakan analisa univariat. Hasil penelitian ini menunjukan (80,2%) memiliki pengetahuan yang baik dan (69,8%) memiliki sikap yang cukup mendukung terhadap jajanan aman. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik mengenai jajanan terutama mengenai dampak positif jajanan aman sedangkan untuk sikap lebih dari setengah responden menunjukan sikap yang cukup mendukung mengenai definisi jajanan aman. Peneliti merekomendasikan peran serta dan kerjasama berbagai pihak dalam mensosialisasikan pemilihan jajanan yang aman. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Jajanan Aman, Anak Sekolah ABSTRACT Snacking school children are at risk of being polluted by biological or chemical contamination which can adversely affect their health and affect quality when they reach productive age. According to research throughout 2017 BPOM noted that there were 142 cases of food poisoning in Indonesia with the highest group in elementary school children. Based on this incident, knowledge and attitude of safe hawker selection is needed. This study aims to determine the description of knowledge and attitudes of elementary school children aged 10-12 years in choosing snacks for school children. The design of this study used a descriptive design with a population of 128 students. Sampling using stratified random sampling technique with a sample size of 96 respondents. The variables measured knowledge and attitudes with the method of data collection using a questionnaire. Statistical tests use univariate analysis. The results of this study indicate (80.2%) have good knowledge and (69.8%) have a fairly supportive attitude towards safe snacks. The results of the study concluded that the majority of respondents had good knowledge about snacks, especially regarding the positive effects of safe snacks, while for the attitudes of more than half the respondents showed a fairly supportive attitude regarding the definition of safe snacks. The researcher recommends the participation and cooperation of various parties in promoting the selection of safe snacks. Key words: Knowledge, Attitude, Safe Snacks, School Children
GAMBARAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI TERAPI HEMODIALISA: LITERATURE REVIEW
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v1i1.114

Abstract

ABSTRACT This research is motivated by the increased incidence of kidney failure patients and there are complaints of poor sleep quality experienced by 50-80% of patients who need hemodialysis therapy. Hemodialysis therapy has an impact on both physical and psychological which can improve the quality of sleep of CKD patients and worsen the condition of the disease. CKD which supports hemodialysis therapy. This type of research is descriptive with a systematic literature review design, using three articles sourced from Google Scholar and publications from the National Journal published from 2014 to 2017. The three reviewed journal articles describe that patients with chronic renal failure undergoing majority hemodialysis therapy experience poor sleep quality due to several factors, including age, work and fatigue, hemodialysis shifts and length of hemodialysis, concomitant diseases, psychological factors, lifestyle and environment. The most problematic aspects of CKD patients undergoing HD therapy include sleep latency, sleep disturbance, sleep duration, efficiency of sleep requirements and dysfunction of daytime activities. The conclusion of this study is that almost all CKD patients undergoing hemodialysis therapy experience poor sleep quality with a range of 53.8% - 97.5%. So that nurses are recommended to be able to provide appropriate nursing interventions to improve sleep quality of CKD patients undergoing hemodialysis therapy, such as doing music therapy and doing massage in areas that are felt pain/ aches by patients. Keyword : Chronic Kidney Disease, Sleep Quality, Hemodialysis ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh angka kejadian pasien gagal ginjal kronik yang semakin meningkat dan adanya keluhan kualitas tidur buruk yang dialami oleh 50-80% pasien yang menjalani terapi hemodialisa. Terapi hemodialisa memiliki dampak terhadap fisik maupun psikologis yang dapat mempengaruhi kualitas tidur pasien GGK dan memperparah kondisi penyakitnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas tidur pada pasien GGK yang menjalani terapi hemodialisa. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan desain systematic literatur review, menggunakan 3 artikel yang bersumber dari Google Scholar dan berasal dari Jurnal Nasional yang dipublikasikan antara tahun 2014 s.d 2017. Ketiga artikel jurnal yang direview menguraikan bahwa pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa mayoritas mengalami kualitas tidur buruk karena beberapa faktor, diantaranya usia, pekerjaan dan kelelahan, shift hemodialisa dan lama menjalani hemodialisa, penyakit penyerta, faktor psikologis, gaya hidup dan lingkungan. Aspek yang paling banyak bermasalah pada pasien GGK yang menjalani terapi HD diantaranya latensi tidur, gangguan tidur, durasi tidur, efisiensi kebutuhan tidur dan disfungsi aktivitas siang hari. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Hampir semua pasien GGK yang menjalani terapi hemodialisa mengalami kualitas tidur yang buruk dengan rentang sebanyak 53,8 % - 97,5 % sehingga direkomendasikan agar perawat dapat memberikan intervensi keperawatan yang tepat untuk meningkatkan kualitas tidur pasien GGK yang menjalani terapi hemodialisa, antara lain dengan therapy musik dan melakukan massage pada daerah yang dirasakan nyeri/pegal oleh pasien. Kata Kunci : Gagal Ginjal Kronik, Kualitas Tidur, Hemodialisa.
GAMBARAN PENGETAHUAN PASIEN HIPERTENSI TENTANG KOMPLIKASI HIPERTENSI (LITERATURE REVIEW)
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v2i1.1001

Abstract

Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik sedikitnya 140 mmHg atau tekanan diastolic sedikitnya 90 mmHg. Hipertensi dengan komplikasi merupakan penyebab kematian nomor 5 (lima) pada semua umur. Hal yang menjadikan masalah sekarang ini adalah ketidaktahuan masyarakat khususnya penderita hipertensi tentang komplikasi akibat hipertensi. Pentingnya pasien memiliki pengetahuan tentang komplikasi hipertensi sehingga komplokasi sdapat dicegah. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana gambaran pengetahuan penderita hipertensi tentang komplikasi hipertensi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif, dengan desain penelitian literature review, dengan merujuk pada metodologi penelitian atau riset yang terkait pada focus topik tertentu. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, artikel hasil penelitian dalam jurnal yang dicari melalui situs pencarian google scholar. Terdapat 28 jurnal yang akhirnya disaring menjadi 5 jurnal yang diteliti. Kesimpulan Pengetahuan pasien hipertensi tentang komplikasi hipertensi dari 5 jurnal yang menyatakan pengetahuan kurang antara 19,1% - 73,2%, yang menyatakan pengetahuan cukup 25% - 54 % dan jurnal yang mengatakan berpengetahuan baik antara 12,5% - 71%.
EFEKTIFITAS PERUBAHAN POSISI DAN MASSAGE PADA PASEN TIRAH BARING DALAM PENCEGAHAN TERJADINYA DEKUBITUS DI RSUD AL IHSAN KABUPATEN BANDUNG
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v2i2.1190

Abstract

ABSTRACT Decubitus is a problem that many patients with chronic diseases, patients who are very weak, and paralyzed for a long time face. Decubitus can be prevented, with various actions including by adjusting the position and doing massage. Changing body position can reduce the pressure of continuing to stay in one body position. Generally decubitus sores will occur in the back, buttocks, hips, heels, arms, or spinal area, for this reason massage actions need to be done to improve blood circulation, boost the immune system, and improve the respiratory system. The general objective of this study was to determine the effectiveness of position changes and massage in bed rest patients in preventing decubitus at RSUD Al-Ihsan Kabupaten Bandung. The type of research used is analytic research with a quasi-experimental approach using pre and post test designs. The study population was all bed rest patients treated at Al Ihsan Hospital using an accidental sample. The results showed that position changes in bed rest patients were effective in preventing decubitus at RSUD Al-Ihsan Kabupaten Bandung with a tailed significant value of 0.00 <0.05. Massage performed on bedridden patients is effective in preventing pressure sores, with a tailed significant value of 0.02 <0.05. The action of changing position every 1 hour is more effective than the act of massage every 3 times a day. in treating patients who require bed rest in the prevention of decubitus. Keywords: Change of Position, Massage, bed rest, decubitus
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PERAWATAN LUKA PERINEUM (LITERATURE REVIEW)
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v2i2.1191

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh angka kematian ibu di Indonesia masih tinggi sebesar 339/100.000 KH. Angka kematian ibu di Indonesia masih didominasi oleh perdarahan (42%), eklampsia/preeklampsia (13%), abortus (11%), infeksi (10%), partus lama/persalinan macet (9%). Infeksi masa nifas masih berperan sebagai penyebab kematian ibu terutama di Indonesia, infeksi tersebut mencakup semua peradangan yang disebabkan oleh masuknya kuman-kuman kedalam alat genital pada waktu persalinan dan nifas yang terjadi pada perineum bisa terjadi di vu lva, vagina, serviks dan endometrium. Pada ibu primigravida maupun multigravida ssat persalinan sering mengalami robekan pada jalan lahir dan perlu pengetahuan yang luas terhadap perawatan luka perineum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu nifas tentang perawatan luka perineum. Jenis Penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan desai penelitian literature review, yaitu merujuk pada riset yang berfokus pada topik tertentu. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa buku atau artikel yang dicari melalui situs pencarian seperti google scholar, PubMed, atau Portal garuda dengan kata kunci pengetahuan, ibu nifas, perawatan luka perineum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada jurnal 1 pengetahuan ibu nifas tentang perawatan luka perineum baik sebesar (97,5%) 39 orang, jurnal 2 pengetahuan cukup sebesar (53,3%) 16 orang, dan jurnal 3 pengetahuan baik sebesar (54%) 27 orang. Dapat disimpulkan sebagian besar ibu nifas sudah mengetahui tentang perawatan luka perineum. Pengetahuan dikatakan kurang karena belum mengetahui perawatan luka perineum, tanda bahaya selama nifas dan kebutuhan perawatan luka untuk penyembuhan luka. Direkomendasikan kepada profesi keperawatan untuk memberikan pendidikan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan ibu nifas tentang perawatan luka perineum. Kata Kunci : Pengetahuan, Ibu nifas, Perawatan luka perineum
PENGETAHUAN PASIEN TENTANG PENCEGAHAN KOMPLIKASI HIPERTENSI DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v2i2.1195

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya perubahan penyakit di Indonesia, dari penyakit menular ke penyakit tidak menular, salah satunya adalah penyakit hipertensi. Penyakit hipertensi dapat mengakibatkan komplikasi jika tidak dilakukan pencegahan, salah satunya adalah stroke. Maka dari itu, sangat penting untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien hipertensi terhadap pencegahan komplikasi, karena salah satu faktor tindakan pencegahan komplikasi dipengaruhi oleh pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan pasien hipertensi tentang pencegahan komplikasi di poliklinik penyakit dalam RS Al Islam. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi pasien hipertensi primer di RS Al Islam. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 48 orang dengan teknik consecutive sampling menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 48 responden, sebanyak 42 (87,5%) orang memiliki pengetahuan baik, 6 orang (12,5%) memiliki pengetahuan cukup dan tidak seorang pun (0%) memiliki pengetahuan kurang tentang pencegahan komplikasi hipertensi. Perlu adanya peningkatan promosi kesehatan tentang pencegahan komplikasi hipertensi agar tingkat pengetahuan pasien hipertensi primer yang menjalani pengobatan di Poliklinik Penyakit Dalam RS Al Islam meningkat. Kata kunci: Pengetahuan, Hipertensi, Komplikasi.
Tindakan Kompres Hangat Air Jahe Pada Klien Gout Arthritis Untuk Menurunkan Nyeri Di Yayasan Pondok Lansia Tulis Kasih
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v2i2.1201

Abstract

Lanjut usia (lansia) adalah seseorang yang mencapai usia berumur >60 tahun. Lansia mengalami berbagai penurunan di fisiknya terutama sering mengeluh terjadinya nyeri di persendian akibat gout arthritis. Gout arthritis merupakan penyakit yang menyerang sendi akibat tingginya kadar asam urat dalam darah sehingga menyebabkan nyeri yang berulang pada daerah persendian terutama bagian lutut. Salah satu tindakan untuk mengatasi nyeri tersebut adalah dengan melakukan kompres hangat air jahe. Rancangan dalam studi kasus ini yaitu menggunakan studi kasus deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan pemberian tindakan kompres hangat air jahe untuk menurunkan nyeri pada klien lansia dengan gout arthritis. Pengumpulan data melalui penilaian nyeri, observasi, wawancara, dan pemeriksaan fisik pada dua klien lansia. Pelaksanaan tindakan dilakukan dari tanggal 14-20 Maret 2022 di Yayasan Pondok Lansia Tulus Kasih selama 20 menit dengan frekuensi 1 kali tindakan pada pagi hari. Hasil studi kasus ini menunjukkan kedua klien sebelum diberikan tindakan kompres hangat air jahe mengeluh nyeri dengan skala nyeri 5 atau dalam kategori nyeri sedang dan setelah diberikan kompres hangat selama 7 hari terjadi penurunan skala nyeri menjadi skala 0 yang berarti tidak nyeri pada klien 1 dan skala 1 yang berarti nyeri ringan pada klien 2. Diharapkan studi kasus dapat menjadi pedoman untuk mengatasi masalah nyeri pada lansia akibat gout arthritis terutama di panti dan dapat dilaksanakan oleh lansia maupun petugas panti secara mandiri.