cover
Contact Name
Elvis Salouw
Contact Email
elvisalvred@gmail.com
Phone
+6282122727114
Journal Mail Official
juparita@bukitpengharapan.ac.id
Editorial Address
Jl. Grojogan Sewu, Kalisoro, Kec. Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57792
Location
Kab. karanganyar,
Jawa tengah
INDONESIA
JUPARITA: Jurnal Pariwisata Tawangmangu
ISSN : -     EISSN : 30249430     DOI : https://doi.org/10.61696/juparita.
JUPARITA: Jurnal Pariwisata Tawangmangu terbit tiga kali dalam satu tahun (Februari, Juli dan Desember). Kami mengundang semua peneliti, mahasiswa, praktisi, dan akademisi untuk mempublikasikan karya tulisnya di JUPARITA. Template artikel dapat ditemukan pada link berikut: Scope jurnal ini: Tourism, Management, Sustainable Development, Hospitality
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2023): Desember 2023" : 5 Documents clear
TATA KELOLA KEBIJAKAN DI SEKTOR PARIWISATA PADA MASA AWAL PANDEMI COVID-19: PENGALAMAN DARI KABUPATEN GUNUNGKIDUL Aji, Khusnul Bayu; Anandito, Erlangga
Jurnal Pariwisata Tawangmangu Vol 1 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengharapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/juparita.v1i2.138

Abstract

Similar to other territories across the globe, the tourism industry in Gunungkidul has also been negatively affected by the COVID-19 pandemic. In response to this dreadful situation, the local government immediately developed various tourism policies. Therefore, this research intends to: a) identify policies issued by the Gunungkidul local government in response to the COVID-19 outbreak crisis; b) analyze the dynamics of the implementation of these policies; and c) examine the appropriation of the policies in accordance with a strategic and holistic framework of disaster and crisis management in tourism. This was a qualitative study in which data were collected through direct observation and literature review. The data in this study were then analyzed using thematic analysis techniques. The findings indicate that local governments published at least five strategic policies during the early period of the COVID-19 pandemic. These policies typically focus on the adaptive capacity dimension, particularly in the domain of strategic implementation, and result in more emergency response measures that are also oriented toward short-term action. It means that, so far, no policy has led to the restoration and reinvestment of the tourism sector in Gunungkidul in an effort to recover from long-term conditions. On the other hand, all stakeholders should go further to initiate policies that point to preventive and mitigating measures that emerge from the current crisis as well as to anticipate similar conditions that may occur in the future.
POTENSI UPACARA ADAT MONDHOSIYO SEBAGAI DAYA TARIK BUDAYA DI DUSUN PANCOT, KALISORO Martalia, Diana; Dadari, Febriana Widyastuti; Kurniawan, David
Jurnal Pariwisata Tawangmangu Vol 1 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengharapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/juparita.v1i2.139

Abstract

Tawangmangu merupakan salah satu daerah di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah yang terkenal sebagai daerah wisata. Salah satu dusun yang memiliki daya tarik budaya tersebut adalah Dusun Pancot. Dusun Pancot sendiri ditinggali oleh mayoritas penduduk dengan suku Jawa tersebut memiliki sebuah upacara adat bersih desa dan sedekah bumi bernama Upacara Adat Mondhosiyo. Apabila upacara adat ini dapat dikelola dengan baik, maka upacara tersebut berpotensi menjadi sebuah daya tarik wisata. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa paparan, gambar, dan eksplorasi dari hasil wawancara bersama key informan. Hasil dari penelitian ini menunjukan; Pertama, Upacara Adat Mondhosiyo Dusun Pancot memiliki atraksi budaya yang begitu kaya untuk dikembangkan menjadi wisata budaya. Kedua, fasilitas untuk memenuhi kebutuhan pengunjung atau calon wisatawan masih belum tersedia di Dusun Pancot. Ketiga, aksesibilitas dari jalan raya menuju dusun pancot sudah ada, namun belum ada pegiat tour and travel yang membuka paket wisata budaya Mondosiyo di Dusun Pancot. Ketiga, Dusun Pancot belum memiliki lembaga kepariwisataan yang fokus dalam mengembangkan kepariwisataan di dusunnya. Dari keempat konsep yang ada, Dusun Pancot masih memenuhi konsep atraksi dan aksesibilitas. Oleh sebab itu, dua konsep tersebut perlu untuk dikomunikasikan dan dirumuskan kembali antara masyarakat, tetua adat, ketua lingkungan, karang taruna, maupun kelompok sadar wisata yang nantinya terbentuk
ANALISIS PENGELOLAAN VENUE UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN MICE PADA HOTEL RIVER HILL TAWANGMANGU Widya
Jurnal Pariwisata Tawangmangu Vol 1 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengharapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/juparita.v1i2.141

Abstract

Tawangmangu merupakan salah satu wilayah destinasi unggulan di Jawa Tengah yang berlokasi di Kabupaten Karanganyar. Sebagai wilayah destinasi wisata yang menjadi rujukan bagi para wisatawan di sekitar Solo, di Tawangmangu terdapat berbagai hotel yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan kegiatan MICE (meeting, incentive, convention, dan exhibition). Salah satu venue yang memiliki standard berdasarkan Peraturan Menteri Pariwisata No 2 Tahun 2007 tentang Pedoman Tempat Penyelenggaraan Kegiatan (Venue) Pertemuan, Perjalanan Insentif, Konversi dan Pameran adalah Hotel River Hill. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan studi literatur, observasi langsung dan indepth interview. Melalui data yang diperoleh dalam wawancara dengan narasumber yaitu pengelola/manager hotel River Hill, kemudian dilakukan analisis data yang menggunakan interactive model yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Penelitian ini menghasilkan kajian deskriptif mengenai analisis Hotel River Hill sebagai salah satu venue yang secara garis besar masuk dalam katagori hotel berstandart MICE dan telah memenuhi ketentuan MICE berdasarkan PermenPar No 2 Tahun 2017.
PENGEMBANGAN DESTINASI WISATA BUDAYA DI NEGERI EMA KOTA AMBON Saineran, Wahyu H; Rumahuru, Yance Z; Kristyowidi, Belly I
Jurnal Pariwisata Tawangmangu Vol 1 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengharapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/juparita.v1i2.142

Abstract

Negeri Ema, adalah salah satu negeri yang terletak di kecamatan Leitimur Selatan, Kota Ambon, Maluku, Indonesia. Negeri Ema juga merupakan salah satu negeri di kota ambon yang memiliki banyak nilai dan budaya, penelitian ini dilakukan karena adanya potensi wisata budaya yang ada di negeri Ema yaitu Rumah Dokter Johannes Leimena dan Peninggalan Kerajaan Majapahit, potensi wisata budaya yang ada di negeri Ema ini tidak dimiliki oleh daerah lain yang ada di maluku sehingga harusnya pemerintah memperhatikannya, tetapi karena kurangnya perhatian dari pemerintah maka ada beberapa peninggalan Kerajaan Majapahit yang telah rusak seperti Kendi emas dan Gamelan. maka solusi yang penulis berikan yaitu pemerintah dan masyarakat harus di setarakan karena pemerintah memberi dana untuk pembangunan dan pengembangan tetapi masyarakat juga yang mempunyai atau memiliki budaya tersebut sehingga kerjasama antar kedua pihak sangat dibutuhkan, perencanaan strategi promosi selain media sosial dan dari mulut ke mulut, seperti pembuatan film dokumentar, promosi lewat festival-festifal dan melalui poster, libatkan semua pemangku kepentingan atau pentahelix dalam pembangunan dan pengembangan destinasi wisata budaya supaya destinasi wisata ini tetap berkelanjutan dan memberikan dampak yang baik bagi pemerintah maupun masyarakat.
EKONOMI KREATIF BERBASIS MUSIK SEBAGAI ALTERNATIF PENGEMBANGAN PARIWISATA DI KOTA AMBON: STUDI PADA SANGGAR BOOYRATAN NEGERI AMAHUSU Peilouw , Eirene Syela; Picanussa, Branckly; Houten, Lauraincia Van
Jurnal Pariwisata Tawangmangu Vol 1 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengharapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/juparita.v1i2.166

Abstract

Musik juga merupakan kegiatan kreatif dengan pertunjukan, kreasi, produksi, distribusi dan rekaman suara. Dengan meningkatnnya minat dan antusias musisi muda untuk terjun ke dunia musik sehingga dapat menunjukan bahwa musik memiliki potensi yang besar di Kota Ambon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak ekonomi kreatif berbasis musik sebagai alternatif pengembangan pariwisata di Kota Ambon pada Sanggar Booyratan Negeri Amahusu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data dengan wawancara yang dilakukan dengan Pengelola Sanggar Booyratan, Pemerintah Negeri Amahusu, komunitas Sanggar Booyratan, serta Masyarakat Negeri Amahusu. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dampak kehadiran Sanggar Booyratan Negeri Amahusu sebagai alternatif pengembangan pariwisata di Kota Ambon telah berhasil dengan baik. Kegiatan yang dilakukan oleh sanggar Sanggar Booyratan Negeri Amahusu disambut dengan positif oleh pemerintah dan masyarakat sebagai alternatif pariwisata Kota Ambon berbasis Musik.

Page 1 of 1 | Total Record : 5