cover
Contact Name
Musa Thahir
Contact Email
musa.thahir@uin-suska.ac.id
Phone
+6285263678409
Journal Mail Official
musa.thahir@uin-suska.ac.id
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.94, Kp. Melayu, Kec. Sukajadi Kota Pekanbaru, Riau 28122
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
At-Tajdid: Journal of Islamic Studies
ISSN : -     EISSN : 28093941     DOI : http://dx.doi.org/10.24014/at-tajdid.vxix.xxxxx
At-Tajdid: Journal of Islamic Studies (E-ISSN: 2809-3941) diterbitkan oleh Pascasarjana UIN Sultan Syarif Kasim Riau pertama kali pada bulan Oktober tahun 2021. At-Tajdid: Journal of Islamic Studies terbit 4 (empat) kali setahun pada bulan Oktober, Januari, April dan Juli berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh para pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam disiplin ilmu pendidikan dan pembelajaran, hukum kontemporer dan Islam, ekonomi kontemporer dan Islam.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 3 (2022): Juli 2022" : 5 Documents clear
Model Pendidikan Anak Menurut Hadits dan Urgensinya Susiba Susiba; Ilyas Husti; Nurhadi Nurhadi
At-Tajdid : Journal of Islamic Studies Vol 2, No 3 (2022): Juli 2022
Publisher : At-Tajdid : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/at-tajdid.v2i3.16010

Abstract

Pendidikan anak merupakan suatu yang sangat urgen, karena masa pada masa anak-anak inilah terjadi berbagai perkembangan kecerdasan yang dimiliki oleh seseorang. Untuk bisa mendidik anak dengan baik tentu memerlukan suatu model yang tepat yang sudah teruji keefektifannya. Banyak model pendidikan anak yang terdapat dalam hadits Rasulullah Saw yang bisa dijadikan rujukan dalam mendidik anak. Tujuan artikel ini adalah untuk mengkaji model-model pendidikan anak yang terdapat dalam hadits dan urgensi penerapannya pada zaman sekarang. Jenis penelitian ini menggunakan literature review, berdasarkan literature review diketahui bahwa banyak model-model pendidikan kekinian yang sebenarnya sudah diterapkan Rasulullah Saw dalam mendidik anak, diantaranya model Value Clarification Technique, model pembelajaran lansung, Internal Working Model, dan belajar sambil bermain. Hal ini bisa dijadikan sebagai rujukan dalam mendidik anak.
Pendidikan Ibadah Shalat Anak Usia Dini Menurut Al-Qur’an di Era Modern Armadis Armadis; Said Agil Husin Al Munawar; Alwizar Alwizar
At-Tajdid : Journal of Islamic Studies Vol 2, No 3 (2022): Juli 2022
Publisher : At-Tajdid : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/at-tajdid.v2i3.18447

Abstract

Tujuan dari artikel ini adalah untuk menjelaskan konsep metode Nabi Muhammad dalam mengajarkan sholat kepada anak-anak dan menjelaskan metode pengajaran sholat yang tepat di era modern. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini berupa penelitian kepustakaan berupa buku dan artikel jurnal dengan topik ibadah untuk pendidikan anak. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan metode naratif untuk menjawab pertanyaan penelitian dengan mengelompokkan berbagai sumber kemudian mendeskripsikan datanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Nabi Muhammad SAW dalam mengajarkan perintah sholat kepada anak-anak adalah metode pembiasaan dan hukuman. Hal ini harus didasarkan pada enam petunjuk dasar Nabi Muhammad SAW, salah satunya mengatakan bahwa diperbolehkan memukul anak-anak ketika mereka tidak berdoa. Ada beberapa jenis perkembangan dalam pelaksanaan ibadah sholat di era modern bagi anak, salah satunya adalah perlunya mengikuti metode modern yang berbasis digital.
Pelaksanaan Mediasi Penal terhadap Kasus KDRT Kekerasan Fisik di Polsek Bungaraya Endang Conik Februani
At-Tajdid : Journal of Islamic Studies Vol 2, No 3 (2022): Juli 2022
Publisher : At-Tajdid : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/at-tajdid.v2i3.18472

Abstract

Perkara Kekerasan Dalam Rumah Tangga dalam bentuk kekerasan fisik masih terjadi di Kecamatan Bungaraya. Pelaksanaan perdamaian perkara KDRT kekerasan fisik yang terdata di Polsek Bungaraya diselesaikan dengan cara mediasi.namun penelitian tentang bagaimana pelaksanaan mediasi penal terhadap kasus KDRT di Polsek Bungaraya belum pernah dilakukan. Penelitian ini bertujuan mengetahui bentuk-bentuk KDRT kekerasan fisik yang terjadi di Polsek Bungaraya dan Untuk mengetahui strategi pelaksanaan mediasi penal terhadap KDRT kekerasan fisik di Polsek Bungaraya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian hukum empiris. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bentuk-bentuk kekerasan fisik yang terjadi di Kecamatan Bungaraya diantaranya adalah kekerasan dengan tangan kosong seperti dipukul, ditendang dan di tampar, serta kekerasan dengan benda-benda tumpul yang mengakibatkan luka memar pada tubuh korban. Adapun strategi yang dilakukan oleh Polsek Bungaraya dalam menyelesaikan perkara KDRT kekerasan fisik dengan cara mediasi adalah dengan memberikan pengertian kepada para pihak terkait agar dapat menempuh jalan damai. Selain itu, Polsek Bungaraya juga memberikan edukasi kepada pihak terkait tentang sulitnya menyelesaikan perkara di pengadilan.
Pendanaan, Kurikulum dan Guru sekolah Islam: Kebijakan Pendidikan Islam di Jerman Masrul Hakim; Hairunnas Hairunnas; Helmiati Helmiati
At-Tajdid : Journal of Islamic Studies Vol 2, No 3 (2022): Juli 2022
Publisher : At-Tajdid : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/at-tajdid.v2i3.18473

Abstract

Artikel ini dimaksudkan untuk menunjukkan kebijakan negara Jerman terhadap sekolah-sekolah Islam. Fokus kajian mencakup tiga hal yang saling terkait: kebijakan pendanaan pendidikan, Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI), dan pemberdayaan guru PAI. Data dari literatur yang relevan dikumpulkan dan dianalisis menggunakan pendekatan analitik kualitatif. Hasil utama dari survei ini adalah: Pertama, dari sisi pendanaan, Jerman hanya mendanai gaji guru PAI. Kedua, Jerman memasukkan PAI di sekolah umum untuk kebijakan kurikulum. Ketiga, Jerman mewajibkan guru untuk mengambil kuliah teologi Islam.
Worship Education in the Quran Perspective Heni Rahmadani; Musa Thahir
At-Tajdid : Journal of Islamic Studies Vol 2, No 3 (2022): Juli 2022
Publisher : At-Tajdid : Journal of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/at-tajdid.v2i3.18474

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui pendidikan ibadah dalam AlQuran, hakikat pendidikan, hakikat ibadah dan beberapa ayat yang berkaitan dengan pendidikan ibadah. Pendidikan adalah kegiatan mendidik yang dilakukan dengan rencana yang matang, sungguh-sungguh dan terprogram. Ibadah adalah seluruh aktivitas seseorang yang dicintai dan diridhai Allah. Tulisan ini bersifat analisis konseptual, dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Dapat diketahui bahwa implikasinya dalam dunia pendidikan adalah pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan harus diarahkan kepada pembentukan kesadaran dan pengakuan akan fungsi manusia sebagai hamba Allah yaitu beribadah. Diharapkan manusia menyadari bahwa Pendidikan merupakan salah satu bentuk ibadah kepada Allah.

Page 1 of 1 | Total Record : 5