cover
Contact Name
Firman Firdausi
Contact Email
journal.issr@gmail.com
Phone
+6285230383570
Journal Mail Official
journal.issr@gmail.com
Editorial Address
Perum Pesona Mutiara, Karangwidoro, Dau, Kabupaten Malang 65151
Location
Kab. malang,
Jawa timur
INDONESIA
Indonesian Social Science Review
ISSN : 30260035     EISSN : 30257352     DOI : -
This paper is a means of scientific communication in social science fields such as Sociology, Administration, Communication, Politics, Law and Public Policy.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2025)" : 5 Documents clear
Implementasi Kebijakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Di Desa Pujon Kidul Kecamatan Pujon Kabupaten Malang Aja, Sabina; Lestari, Asih Widi; Rohman, Abd.
Indonesian Social Science Review Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v3i1.107

Abstract

The Village-Owned Enterprise as village development instrument is about to develop its village potency and support village goverment based on the capibility and village authority. According to the Village Regulation Number 2, 2022 about Village-Owned Enterprise Source of Prosperity described that in order to advance the business in economic sector and public service in Pujon Kidul Village needs to build Village-Owned Enterprise, Source of Prosperity. Based on theory George Edward III, to observe four main issues in order the policy implementation be more effective are communication, resource, bureaucracy structure and disposition. This observation purposed to find out how far the implementation of Village-Owned Enterprise policy in Pujon Kidul village. The methods of observation are qualitative observation, data collecting technique by interviewing, observation and documentation. The sampling techniques are purposive sampling, data analysis by data collecting, data condensation, data presentation and conclusion. Based on the observation and discussion, it may concluded that the Implementation of Village-Owned Enterprise Policy in Pujon Kidul village, Pujon Subdistrict, Malang Regency was run expected, means commucation, resource, bureaucracy and disposition were maximal. It caused of good corporation between goverment village and policy executor. There is a support and barrier factor on the Implementation of Village-Owned Enterprise Policy, Source of Prosperity. The support factor is all managments have high effort so all program finished well. Meanwhile, the barrier factor is participation of local society. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai instrumen pembangunan desa adalah untuk mengembangkan potensi desanya dan mendorong pemerintah desa sesuai dengan kemampuan dan kewenangan desa. Dalam Peraturan Desa Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Sejahtera, memberi penjelasan bahwa dalam rangka memajukan usaha dibidang ekonomi dan atau pelayanan umum di desa Pujon Kidul perlu dibentuk Badan Usaha Milik Desa Sumber Sejahtera. Berdasarkan teori George Edward III, untuk memperhatikan empat isu pokok agar implementasi kebijakan menjadi efektif, yaitu komunikasi, sumber daya, struktur birokrasi dan disposisi.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan kebijakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) di desa Pujon Kidul, jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi.  Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling, teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Berdasarkan penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa Implementasi kebijakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Pujon Kidul kecamatan Pujon Kabupaten Malang sudah sesuai harapan, dalam artian mulai dari Komunikasi, sumber daya, struktur birokrasi dan disposisi sudah maksimal. Hal ini karena kerja sama yang baik antara pemerintah desa dan pelaku kebijakan tersebut.   Adapun Faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi kebijakan BUMDes Sumber Sejahtera, faktor pendukung adalah semua kepengurusan memiliki semangat kerja yang tinggi sehingga semua program yang dicanangkan dapat diselesaikan dengan baik. Sementara itu faktor penghambatnya itu partisipasi masyarakat desa. 
Kampanye Destinasi Wisata Melalui Peran Bujang Gadis pada Akun Instagram @bujanggadiskotajambi Magfirah, Noor Khalida; Syahputra, Dendy Seftiawan Eka
Indonesian Social Science Review Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v3i1.138

Abstract

Social media-based tourism destination campaigns have become one of the effective strategies in increasing the popularity of regional tourism. This research aims to analyze the role of Bujang Gadis Kota Jambi as tourism ambassadors in promoting tourist destinations through their official Instagram account, @bujanggadiskotajambi. The concepts applied in this research include promotion mix, tourism branding, and communication media. Qualitative is the method used in this research by describing the results obtained. Data were analyzed by content analysis of Instagram posts, in-depth interviews with account managers, and participatory observation of promotional activities. The results showed that the @bujanggadiskotajambi account consistently utilizes Instagram features such as feeds, stories, reels, and IGTV to showcase leading destinations in Jambi, such as Gentala Arasy, Lake Sipin, and Muaro Jambi Temple. Bujang Gadis also maximize their role as local icons in delivering informative and inspiring information through interesting captions and high-quality visual narratives. In addition, the use of hashtags, geotags, and collaboration with local influencers is proven to increase the reach of promotional content. Bujang Gadis Kota Jambi has a role in creating a good image of regional tourism through content on Instagram. The campaign not only increased tourist interest but also motivated the local community to contribute to tourism development. Thus, collaboration between the government, tourism ambassadors, and digital technology is the key to successful promotion of tourist destinations in the modern era. Kampanye destinasi wisata berbasis media sosial telah menjadi salah satu strategi efektif dalam meningkatkan popularitas pariwisata daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Bujang Gadis Kota Jambi sebagai duta wisata dalam mempromosikan destinasi wisata melalui akun Instagram resmi mereka, @bujanggadiskotajambi. Konsep yang diterapkan dalam penelitian ini mencakup bauran promosi, branding pariwisata, dan media komunikasi. Kualitatif merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan mendeskripsikan hasil yang didapat. Data dianalisis dengan analisis konten dari unggahan Instagram, wawancara mendalam dengan pengelola akun, serta observasi partisipatif terhadap kegiatan promosi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akun @bujanggadiskotajambi secara konsisten memanfaatkan fitur Instagram seperti feed, stories, reels, dan IGTV untuk menampilkan destinasi unggulan di Jambi, seperti Gentala Arasy, Danau Sipin, dan Candi Muaro Jambi. Bujang Gadis juga memaksimalkan peran mereka sebagai ikon lokal dalam menyampaikan informasi yang informatif dan inspiratif melalui caption yang menarik serta narasi visual berkualitas tinggi. Selain itu, penggunaan hashtag, geotag, dan kolaborasi dengan influencer lokal terbukti meningkatkan jangkauan konten promosi. Bujang Gadis Kota Jambi memiliki peran menciptakan citra baik pariwisata daerah melalui konten di instagram. Kampanye ini tidak hanya meningkatkan minat wisatawan tetapi juga memotivasi masyarakat lokal untuk berkontribusi dalam pengembangan pariwisata. Dengan demikian, kolaborasi antara pemerintah, duta wisata, dan teknologi digital menjadi kunci keberhasilan promosi destinasi wisata di era modern.
Penggunaan Media Sosial @Collegemenfess terhadap Pemenuhan Kebutuhan Informasi Mengenai Perkuliahan bagi Followers Anggraini, Laila; Mardiana, Siska
Indonesian Social Science Review Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v3i1.139

Abstract

Saat ini media sosial X menjadi salah satu platform populer di Indonesia yang menyediakan fitur automenfess (mention confess) yang dimanfaatkan untuk mencari informasi-informasi tertentu oleh penggunanya. Akun @collegemenfess hadir sebagai akun yang ditujukan untuk berbagi informasi mengenai perkuliahan khususnya bagi para mahasiswa di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggunaan media sosial @collegemenfess terhadap pemenuhan kebutuhan informasi mengenai perkuliahan bagi followers yang dibuktikan dengan Teori Uses and Gratification. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang disebarkan menggunakan teknik random sampling sebanyak 100 dari 1,2 juta followers @collegemenfess. Hasil analisis data melalui perhitungan SPSS v29 dalam penelitian ini dilihat dari perolehan hasil uji t dimana nilai t hitung > t tabel (9,538 > 1,924) dengan Sig. 0,001 serta R Square sebesar 48,1% yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan mengenai penggunaan media sosial @collegemenfess terhadap pemenuhan kebutuhan informasi bagi followers.
Peran Pemerintah Desa dalam Konsep Perencanaan Pembangunan di Bidang Ekonomi Bagus, Nanang; Waldus, Frumensius
Indonesian Social Science Review Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v3i1.140

Abstract

The aim of this research is to find out what the role of the Village Government is in the Development Planning Concept in the Economic Sector of Torongrejo Village as well as the supporting and inhibiting factors in the Development Planning Concept in the Economic Sector of Torongrejo Village. The method used in this research was qualitative with five informants. Data collection techniques used in this research were interviews, observation and documentation. The theory used in this research is the Role Theory from Rivai 2006. The focus of this research is the Government's Role in the Development Planning Process in the Economic Sector of Torongrejo Village. The results of field research show that the Torongrejo village government has played a major role in the concept of development planning in the economic sector, which is implemented according to community aspirations and processed according to applicable laws and regulations. Supporting factors for the role of the Village Government in the Development Planning Concept in the Economic Sector, namely by building a strong business network to support business growth and access to wider markets and strengthening cooperatives as a means of empowering the community's economy to complement each other. each other so that they can create and realize good village economic development planning and can improve community welfare so that they can build a more advanced village. Meanwhile, the inhibiting factors are related to honesty, because economic conditions must be acknowledged with a sense of honesty and an honest nature. In general, people tend to be dishonest about their condition. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apa saja Peran Pemerintah Desa Dalam Konsep Perencanaan Pembangunan di Bidang Ekonomi Desa Torongrejo serta faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam Konsep Perencanaan Pembangunan di Bidang Ekonomi Desa Torongrejo. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jumlah informan lima orang. Teknik pengumpilan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Peran dari Rivai 2006. Fokus Peneliitian ini adalah Peran Pemerintah dalam Proses Perancanaan Pembanguan di Bidang Ekonomi Desa Torongrejo. Hasil penelitian  menunjukan bahwa pemerintah desa torongrejo telah berperan utama dalam konsep perencanaan pembangunan di bidang ekonomi, yang dilaksanakan sesuai aspirasi masyarakat dan diproses ditetapkan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku. faktor pendukng dari Peran Pemerintah Desa dalam Konsep Perencanaan Pembangunan di Bidang Ekonomi dengan membagun jaringan bisnis yang kuat untuk mendukung pertumbuhan usaha dan akses ke pasar yang lebih luas dan memperkuat koperasi sebagai sarana pemberdaya ekonomi masyarakat agar saling mengisi satu sama lain sehingga dapat menciptakan dan mewujudkan perencanaan pembangunan ekonomi desa yang baik serta bisa meningkatkan kesejahtraan masyarakat sehingga bisa membangun desa yang lebih maju. Sedangkan faktor peenghamat Faktor Penghambatnya yaitu berkaitan dengan kejujuran, karna kondisi ekonomi itu harus diakui dengan rasa jujur dan juga sifat yang jujur. Pada umumnya masyarakat cendrung tidak jujur dengan kondisi dirinya. 
Peran Dinas Sosial Dalam Pemerataan Penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota Batu Wulandary, Roro Merry Chornelia; Trihardiyanto, Willy; Rinung, Irenia
Indonesian Social Science Review Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Lentera Avanya Nagari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61105/issr.v3i1.141

Abstract

One effort to overcome poverty through social services is the Family Hope Program (PKH). The Social Service has the authority to supervise and evaluate the distribution of PKH to the community and implement it. Knowing how social services carry out their duties and the elements that help and hinder the distribution of PKH is the main objective of this research. This research uses qualitative data collection methods in the form of observation, documentation and interviews. The stages of data reduction, data visualization, and drawing up conclusions are part of the data analysis process. Based on the research results, the Batu City Social Service has carried out its duties well in supporting the Family Hope Program (PKH). In addition to providing information and assistance, social workers also act as educators, healers, community organizers, inspirational figures, and sources of support. One form of the role of the Social Service in education is through providing teaching materials about PKH and Family Capacity Building Meetings (P2K2). Coordination with channeling institutions, namely Bank BRI and the Post Office, is one form of representation work carried out by the Social Service. Ensuring that KPM receive PKH social assistance is the main technological responsibility of the Social Service. Salah satu upaya penanggulangan kemiskinan melalui layanan sosial adalah Program Keluarga Harapan (PKH). Dinas Sosial memiliki kewenangan untuk mengawasi dan mengevaluasi penyaluran PKH kepada masyarakat serta melaksanakannya. Mengetahui bagaimana dinas sosial menjalankan tugasnya dan unsur-unsur yang membantu dan menghambat penyaluran PKH merupakan tujuan utama penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data kualitatif berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara. Tahapan reduksi data, visualisasi data, dan penyusunan kesimpulan merupakan bagian dari proses analisis data. Berdasarkan hasil penelitian, Dinas Sosial Kota Batu telah melaksanakan tugasnya dengan baik dalam mendukung Program Keluarga Harapan (PKH). Selain memberikan informasi dan bantuan, pekerja sosial juga berperan sebagai pendidik, penyembuh, pengorganisir masyarakat, tokoh inspiratif, dan sumber dukungan. Salah satu bentuk peran Dinas Sosial dalam edukasi adalah melalui pemberian materi ajar tentang PKH dan Pertemuan Peningkatan Kapasitas Keluarga (P2K2).Koordinasi dengan lembaga penyalur, yaitu Bank BRI dan Kantor Pos merupakan salah satu bentuk kerja representasi yang dilakukan Dinas Sosial. Memastikan KPM menerima bantuan sosial PKH merupakan tanggung jawab teknologi utama Dinas Sosial.

Page 1 of 1 | Total Record : 5