cover
Contact Name
Muhammad Sofwan
Contact Email
sofwanpgsd@gmail.com
Phone
+6282391635262
Journal Mail Official
sofwanpgsd@gmail.com
Editorial Address
Muara Bulian Kab Batang Hari, Jambi, Indonesia
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan Dasar
Published by Universitas Jambi
ISSN : -     EISSN : 29628075     DOI : https://doi.org/10.22437/jtpd
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar publishes articles on research and theoretical studies in the field of basic education: Teaching and Learning Science, Social Sciences, Mathematics, Education for Citizenship, Indonesian Language, Cultural Arts and Crafts, Local Content in Primary Schools / Madrasas Ibtidaiyah, Thematic Learning in Primary Schools / Madrasah Ibtidaiyah, Character Education, Curriculum, Educational Evaluation, Pedagogic, Learning Innovation, Development Psychology, Inclusive Education, Management of Education, Guidance and counseling, Educational Technology from various types of research such as Classroom Action Research, Research Survey, Research and Development, Descriptive Research , Experimental Research, Etc.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2023): JTPD" : 9 Documents clear
Manajemen Mutu Pendidikan di SMP Islam Al Arief Muaro Jambi Berbasis Pesantren Choirunnisa'nur Rahmaningsih; M. Saifu Rizal
Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2023): JTPD
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jtpd.v2i2.26846

Abstract

This study aims to determine the quality component planning carried out at Al Arief Islamic Middle School, the implementation of the quality components carried out in an effort to develop Islamic Boarding School-Based Education Management, Quality Control carried out related to the implementation of the development of Islamic Boarding School-Based Education Management, and Follow-up efforts carried out by schools regarding the implementation development of Islamic Boarding School-Based Education quality management. This study uses a qualitative research approach that is analytical-descriptive in nature. Data collection is done by observation (Observation), Interview (Interview), Documentation and Audio and Visual Data. The results of the study stated that in the preparation of educational planning. it was found that planning was adjusted to the availability of human resources in the environment and supplemented by external resources, taking into account conditions and situations in society, based on a sense of responsibility to foster the interests of educational institutions. Pesantren-based education quality planning is based on eight National Education Standards (SNP) covering: Graduate competency standards, Content Standards, Process Standards, Education Assessment Standards, Education Personnel Standards, Facilities and Infrastructure Standards, Management Standards, Financing Standards. Implementation of Islamic Boarding School-based Quality Components for SMP Islam Al-Arief Muaro Jambi through habituation and self-development for students. Quality control in the implementation of quality management in Islamic boarding schools, namely the production of teaching materials and learning tools, student evaluation plans, student development evaluation plans, guidance and counseling evaluations carried out at the beginning of the semester before teaching and learning activities take place. Follow-up efforts by teachers and principals took the form of supervision and self-evaluation and were followed up on evaluating the learning process at the end of semester internal meetings. Al Arief Islamic Middle School is a quality school because it meets the National Education Standards (SNP). Keywords: Quality Management, Education, Islamic Boarding Schools
Analisis Upaya Guru Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila Pada Dimensi Gotong Royong di Sekolah Dasar Ella Alfinda Oktaviani; Maryono Maryono; Issaura Sherly Pamela; Muhammad Warosatul Ulum
Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2023): JTPD
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jtpd.v2i2.28457

Abstract

Seiring perkembangan dunia yang kian cepat dan teknologi yang semakin canggih, gotong royong mulai dilupakan dan ditinggalkan. Gotong royong sebagai salah satu dimensi profil pelajar pancasila diharapkan mampu menghidupkan kembali karakter gotong royong yang memudar. Guru mempunyai tugas untuk mewujudkan profil pelajar pancasila. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembiasaan dan keteladanan, hasil dari pembiasaan, faktor pendukung dan kendala dalam mewujudkan profil pelajar pancasila pada dimensi gotong royong di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek pada penelitian ini yaitu guru dan peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini pembiasaan yang dilakukan yaitu memungut sampah, piket kelas, infaq, kerja bakti, kerja kelompok, P5 dan keteladanan yang ditunjukkan guru yaitu ikut serta dalam kegiatan yang diadakan sekolah. Hasil dari upaya yang dilakukan yaitu 38,46% berkembang sesuai harapan, 46,15% mulai berkembang dan 15,38% sedang berkembang. Faktor pendukung yaitu kepribadian peserta didik yang baik, keteladanan guru dan kerjasama guru . Kendalanya yaitu kepribadian peserta didik, kegiatan kurang terlaksana secara konsisten dan sarana prasarana. Berdasarkan temuan hasil maka dapat disimpulkan dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila dimendi gotong royong melalui berbagai pembiasaan dan keteladanan oleh sekolah dan guru
Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Index Card Match (ICM) Muatan IPA Sekolah Dasar Azazi Dwi Rizkiani; Ahmad Hariandi; Alirmansyah Alirmansyah; Tri Zutha Berliana
Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2023): JTPD
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jtpd.v2i2.28487

Abstract

Meningkatkan Keaktifan Belajar Peserta Didik pada Muatan IPA dengan Menggunakan Model Pembelajaran Index Card Match (ICM) pada Peserta Didik. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dimana data yang diambil yaitu berupa data observasi melalui lembar observasi keterampilan sosial peserta didik dan juga observasi guru yang menggunakan model pembelajaran Index Card Match (ICM). Penelitian ini dilakukan dengan 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan keaktifan belajar peserta didik pada muatan IPA dengan menggunakan model pembelajaran Index Card Match (ICM) yang dapat dilihat pada tabel peningkatan keaktifan belajar peserta didik kelas V SDN 48/1 Penerokan. Pada siklus I, keaktifan belajar peserta didik sebesar 58,88% dan pada siklus II sebesar 85,36%. Berdasarkan hasil yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa keaktifan belajar peserta didik pada muatan IPA melalui model pembelajaran Index Card Match (ICM) pada peserta didik kelas V Sekolah Dasar berhasil untuk di tingkatkan.
Implementation of the Teams Games Tournament (TGT) Learning Model Assisted with Lost Card Media to Improve the Numeration Abilities of Class I Students in Primary Schools Rara Deyu Kaslita; Yantoro Yantoro; Violita Zahyuni; Risti Risti Meylani
Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2023): JTPD
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jtpd.v2i2.28502

Abstract

This research aims to describe the application of the Teams Games Tournament (TGT) learning model assisted by Missing Card media to improve the numeracy skills of Class I students in elementary schools. The subjects of this research were 24 grade 1 students at SD Negeri 078/I Teluk Ketapang. This research is classroom action research (PTK). Observation, interviews, tests, and documentation were obtained from this research data. The results of research that implemented the Teams Games Tournament learning model assisted by Lost Card media showed an increase in students' numeracy skills as indicated by recapitulation data which was guided by indicators of class I students' numeracy abilities. The percentage of students' numeracy abilities in cycle II reached 79.16%. there was an increase in numeracy ability, which in the pre-cycle was 29.16%. and cycle I reached 59.09%.
Analysis of Critical Thinking Skills Students of Sanata Dharma University Through LAVA LAMP Experiments Wintan Pareza; Wizziah Pratiwi
Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2023): JTPD
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jtpd.v2i2.29019

Abstract

This study aims to describe the analysis of the implementation of learning critical thinking skills for Sanata Dharma University students through the LAVA LAMP experiment. This study uses a qualitative approach with the type of experimental research. Data from this study were obtained through participatory observation, through interviews with supervisors, and through student work, as well as documentation to support student work. The results showed that the researchers efforts were in using the LAVA LAMP experiment to improve the critical thinking skills of university students Sanata Dharma: The research results show that the researchers' efforts in using the LAVA LAMP experiment to improve the critical thinking skills of Sanata Dharma University students: focusing questions 10 % with category good, ask and answer questions that require explanation 20 % with category very good, observe and consider the results of observations 20 % very good, carry out deductions and assess the results of the deduction 10 % with category good, doing induction 10 % with category good, define terms and consider definitions using appropriate criteria 10 % with category good, identify assumptions 10 % with category very good, and integrate with others 10 % with category good.
Analisis Kemampuan Manajerial Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru Sekolah Dasar Dhea Annisa Oktarizka; Leli Haimah
Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2023): JTPD
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jtpd.v2i2.29162

Abstract

The principal is a functional teacher who carries out the mandate to become a leader in a school, which is carried out by the learning process or the connection between teachers and students in the implementation of learning. Managerial principals include planning, implementing, monitoring and evaluating. In improving teacher performance, managerial leadership skills are needed. The performance of a teacher greatly influences the quality of learning/education which has implications for the quality of educational output after finishing school. Teacher performance is the teacher's perception of teacher work performance related to work quality, responsibility, honesty, cooperation and initiative. improving teacher performance, namely, program personnel discussing to determine the program and steps that must be taken by involving teachers in various education and training, activating the MGMP forum, providing the necessary facilities and supervising, encouraging/directing. The efforts made by the principal of the school turned out to be effective. The purpose of this research is to describe the managerial abilities of school principals in improving the performance of elementary school teachers. By using a qualitative approach and descriptive research methods.
Evaluasi Motivasi Belajar Peserta Didik dalam Mata Pelajaran IPAS Kelas IV di Sekolah Dasar Eka Sumbulatim Miatu Habbah; Lingga Agustina Dwi Sari
Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2023): JTPD
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jtpd.v2i2.29172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang evaluasi motivasi belajar peserta didik dalam mata pelajaran IPAS kelas IV di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan subjek penelitian adalah guru kelas IV SDN 110/I Tenam sebanyak satu orang. Data dari penelitian ini diperoleh melalui observasi dan wawancara bersama guru kelas serta dianalisis dengan cara pengklasifikasian data, reduksi data, menyajikan dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan motivasi belajar peserta didik dalam mata pelajaran IPAS kelas IV di SDN 110/Tenam tergolong cukup rendah diantaranya sebagian peserta didik terdistraksi dengan hal-hal di sekitarnya sehingga membuat perhatian peserta didik teralihkan, kurangnya semangat dalam mengerjakan tugas, sebagian peserta didik tidak memiliki tanggung jawab terhadap tugasnya ditandai dengan peserta didik bermain saat guru memberikan tugas, rendahnya respon peserta didik terhadap rangsangan yang telah diberikan, dan kurangnya kesenangan dan kepuasan dalam menyelesaikan tugas yang diberikan. Peneliti memberikan kesimpulan bahwa diperlukan peran guru yang lebih aktif dalam memotivasi peserta didik dalam pembelajaran.
Analisis Kebutuhan Guru dan Peserta Didik pada Pengembangan Media Counting Box Kelas 1 Sekolah Dasar M. Ibrohim; Cindy Arsita
Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2023): JTPD
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jtpd.v2i2.29313

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Analisis Kebutuhan Guru dan Peserta Didik pada Pengembangan Media Counting Box kelas 1 sekolah dasar. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menilai respons guru dan peserta didik terhadap kebutuhan pengembangan media pembelajaran Counting Box. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan metode survei untuk mengidentifikasi kebutuhan guru dan peserta didik pada pengembangan media Counting Box kelas 1 sekolah dasar. Dalam penelitian ini anallisis kebutuhan mengacu pada pencapaian hasil belajar peserta didik. Subjek penelitian ini terdiri dari 26 peserta didik kelas 1 dan 1 guru wali kelas SD Negeri 103/II Tanjung Agung. Data diperoleh melalui proses wawancara langsung dan kemudian dianalisis untuk disimpulkan berdasarkan interpretasi hasil analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Sebanyak 42,30% nilai peserta didik pada pembelajaran matemtika masih di bawah KKM, 2) Diperlukan pengembangan media Counting Box, untuk mendukung pembelajaran dalam mata pelajaran matematika.
Implementasi Instrument Assessment HOTS (Higher Order Thinking Skills) Tema 7 di Kelas 1 Sekolah Dasar Maria Magdalena
Jurnal Tonggak Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Teori dan Hasil Pendidikan Dasar Vol. 2 No. 2 (2023): JTPD
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jtpd.v2i2.29330

Abstract

Assessment adalah upaya yang dilakukan untuk mendapatkan data/informasi dari proses dan hasil pembelajaran. Dengan demikian, untuk melakukan penilaian pendidik membutuhkan alat penilaian yang disebut instrumen yang berupa soal-soal untuk menguji kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan prosedur pengembangan, tingkat validitas, dan tingkat kepraktisan dari produk yang dikembangkan. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE dengan 5 tahapan yaitu: Analyze, Design, Develop, Implementation and Evaluate. Hasil implementasi yang telah didapatkan dalam penelitian menunjukkan bahwa tingkat validitas materi pada produk sebesar 100% dan berada pada kategori sangat valid, tingkat validitas bahasa pada produk sebesar 92% dan berada pada kategori sangat valid. Tingkat kepraktisan produk yang didapatkan dari respon guru sebesar 87% dan berada pada kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil implementasi dari penelitian dapat disimpulkan bahwa instrument assessment HOTS (Higher Order Thinking Skills) secara keseluruhan dapat digunakan dalam pembelajaran.

Page 1 of 1 | Total Record : 9