cover
Contact Name
-
Contact Email
yayasan.pad@gmail.com
Phone
+6287777899993
Journal Mail Official
yayasan.pad@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bougenville, WPU, Kab Bekasi, Jawa Barat 17610, Indonesia
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
ISCO
ISSN : -     EISSN : 30263158     DOI : -
Core Subject : Education,
INCLUSIVE SOCIETY COMMUNITY SERVIES (ISCO) is an academic journal that focuses on community service publications carried out by practitioners and academics in the field of community service. This journal aims to document and disseminate relevant knowledge and experience in an effort to improve community welfare.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 52 Documents
Transformasi Digital UMKM melalui QRIS, Literasi Keuangan, Pembiayaan Digital KKN Desa Siangan I Gst. B. Ngr. P. Putra; Ida Ayu Dinda Priyanka Maharani; Anak Agung Ketut Jayawarsa
Journal Inclusive Society Community Servies Vol. 4 No. 4 (2026): Agust 2026
Publisher : Yayasan Putra Adi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61402/isco.v4i4.646

Abstract

Desa Siangan, Kabupaten Gianyar, merupakan salah satu wilayah yang memiliki aktivitas ekonomi masyarakat yang didukung oleh keberadaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM memiliki peranan penting dalam menunjang perekonomian masyarakat melalui penciptaan sumber pendapatan, penyediaan lapangan pekerjaan, serta pemenuhan kebutuhan barang dan jasa bagi masyarakat. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan transformasi ekonomi digital, pelaku UMKM perlu memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan dalam pola transaksi, pengelolaan keuangan, serta akses terhadap layanan keuangan digital. Perkembangan teknologi juga telah mendorong semakin mudahnya masyarakat mengakses berbagai layanan keuangan digital, termasuk pinjaman online. Adapun permasalahan yang dihadapi oleh UMKM di Desa Siangan yakni Belum Optimalnya Pemanfaatan Pembayaran Digital, Rendahnya Literasi Keuangan Pelaku UMKM, serta Rendahnya Pemahaman terhadap Risiko Pinjaman Online. Oleh karena itu, melalui kegiatan KKN Reguler Universitas Warmadewa menawarkan program kerja yakni Pembuatan dan Pendampingan Penggunaan QRIS, Sosialisasi Literasi Keuangan UMKM, Sosialisasi Pinjaman Online yang Aman dan Bertanggung Jawab. Melalui kegiatan KKN Reguler Universitas Warmadewa, diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memanfaatkan layanan keuangan digital secara aman, bijak, dan produktif melalui penggunaan QRIS, penguatan literasi keuangan, serta pemahaman mengenai pembiayaan digital yang bertanggung jawab.
Penguatan Kapasitas Pemasaran dan Visibilitas UMKM melalui Pendampingan di Desa Jagapati Budi Anggiriawan
Journal Inclusive Society Community Servies Vol. 4 No. 4 (2026): Agust 2026
Publisher : Yayasan Putra Adi Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61402/isco.v4i4.649

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a vital role in supporting the rural economy; however, there remain limitations regarding marketing knowledge and the use of promotional media. This community service initiative aimed to strengthen the marketing capacity and visibility of MSMEs in Jagapati Village through a marketing seminar and promotional media support. The project began with a mapping process that identified 20 MSMEs, followed by a marketing seminar attended by 20 MSME owners. The seminar covered topics such as marketing fundamentals, consumer insights, branding, promotional strategies, and the use of digital media. In addition to the seminar, practical support was provided through the installation of banners for two MSMEs: a laundry business and a business selling Balinese porridge and traditional snacks. The activities were conducted in a participatory manner in August 2026. The results show that the seminar was successfully held with the participation of 20 MSME owners, and two MSMEs received promotional banners. This initiative provided initial support for strengthening the marketing capacity and visibility of local MSMEs while contributing to the achievement of SDG 8.